Headlines News :

WELCOME LUCIANO

WELCOME LUCIANO

Berita Terbaru FC Internazionale

Tampilkan postingan dengan label Mateo Kovacic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mateo Kovacic. Tampilkan semua postingan

Usai Lelang Kovacic, Inter Buru 2 Penyerang Baru

Written By Japrax on Rabu, 19 Agustus 2015 | 21.54

Liputan6.com, Jakarta - Kepindahan Mateo Kovacic ke Real Madrid membuat Inter Milan kembali memiliki kesempatan melanjutkan perburuan pemain anyar. Kabarnya, sekarang pelatih Roberto Mancini ingin mendatangkan dua penyerang sekaligus.

Kovacic hengkang ke Real Madrid dengan biaya transfer 35 juta euro. Dana yang lumayan besar untuk digunakan mengincar pemain lain.

Dikutip La Gazzetta dello Sport, Mancini masih belum puas dengan barisan penyerang La Beneamata meski sudah memilik trio Rodrigo Palacio, Mauro Icardi, dan Stevan Jovetic. Oleh sebab itu dia kini getol memburu bomber lain.

Ivan Perisic masih menjadi target utama Inter. Dengan uang hasil penjualan Kovacic, kini mereka berani mengajukan tawaran peminjaman dengan biaya 8 juta euro. Tapi mereka juga meminta opsi permanen dengan tambahan 12 juta euro kepada sang pemilik, VfL Wolfsburg.

Sementara bidikan lainnya adalah Manolo Gabbiadini dan Dries Mertens dari Napoli. Inter mengintip peluang mendapatkan mereka karena keduanya sekarang diisukan tidak betah sebab hanya menjadi cadangan bagi duet Jose Callejon dan Gonzalo Higuain.

Ada kemungkinan pula Inter memboyong Gabbiadini dan Mertens dalam satu paket. Hanya saja bila hal tersebut terjadi, maka dipastikan Perisic juga batal merapat ke Giuseppe Meazza. (Rma/Ary)

Pro-Kontra Kepergian Mateo Kovacic dari Inter Milan

Written By Japrax on Selasa, 18 Agustus 2015 | 20.22

Bola.com, Milan - Rencana penjualan gelandang Inter Milan, Mateo Kovacic, ke Real Madrid mendapat respon positif serta negatif dari dua legenda klub.

Beppe Bergomi adalah mantan pemain Inter yang mendukung kepergian pemain 21 tahun itu. Ia mengatakan, "Saya pikir menjual Kovacic adalah pilihan yang tepat."

"Saya tidak berpikir pemain Kroasia itu pernah menunjukkan dirinya 100 persen, dia tidak pernah menemukan peran ideal baik dengan Andrea Stramaccioni, Walter Mazzarri, dan dengan Roberto Mancini sekarang," paparnya.

Sementara itu, respon negatif diungkapkan oleh mantan pemain Inter era 1961-1970, Luis Suarez. Ia menyebut, "Mateo harus menjadi titik fokus dari masa depan Inter."

"Kovacic memiliki kualitas untuk menjadi Pirlo baru. Jangan katakan perjuangannya tidak maksimal karena pada usia yang sama Pirlo juga bermain dengan buruk, tapi kemudian aspek permainannya mulai membaik," jelas Suarez.

Akan tetapi tampaknya dua penilaian ini tak akan memperngaruhi penjualan Kovacic. Pasalnya, Rafael Benitez dikabarkan ngebet mendatangkan gelandang muda Kroasia itu untuk memperkuat lini tengah Real Madrid. Apalagi setelah Madrid kesulitan merekrut gelandang Wolfsburg, Kevin de Bruyne.
Real Madrid dikabarkan telah siap memberikan mahar sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp 462 miliar ke Nerazuri untuk Kovacic.

Sumber: Football Italia

Lepas Kovacic, Inter Dinilai Mengulang Kesalahan Saat Jual Pirlo

Lepas Kovacic, Inter Dinilai Mengulang Kesalahan Saat Jual Pirlo 
Milan - Inter Milan dikabarkan sudah sepakat dengan Real Madrid terkait transfer Mateo Kovacic. Keputusan melepas Kovacic diyakini adalah sebuah kesalahan, serupa saat menjual Andrea Pirlo dahulu.

Inter dikabarkan setuju melepas Kovacic ke Madrid dengan nilai transfer sekitar 35 juta euro. Gelandang 21 tahun itu akan jadi penjualan besar Nerazzurri berikutnya di musim panas ini setelah Xherdan Shaqiri, yang diboyong Stoke City senilai 17 juta euro.

Langkah tak mempertahankan dan menjaga Kovacic sendiri disayangkan eks pemain Inter, Luis Suarez. Dia menilai keputusan itu bakal mengulang kesalahan saat klub menjual Pirlo ke AC Milan pada 2001.

Pirlo memang tak sempat berkembang di Inter. Namun setelah itu, dia menjadi salah satu pemain terbaik dunia dan memenangi berbagai gelar penting. Dia meraih enam Scudetto, dua trofi Liga Champions, dan memenangi Piala Dunia bersama tim nasional Italia.

"Mateo patutnya menjadi titik fokus untuk masa depan Inter. Ketika Anda melihat dia bermain, Anda bisa mengatakan bahwa dia berada di level lain dibandingkan dengan para pemain lainnya," kata Suarez kepada Gazzetta dello Sport.

"Perbandingan dengan Pirlo itu layak. Andrea pergi karena klub tidak punya kesabaran untuk menunggunya matang, kemudian dia menjadi pemain yang semua orang tahu bakal bagaimana."

"Kovacic punya kualitas untuk menjadi Pirlo baru. Dan jangan katakan pada saya dia kesulitan dalam fase bertahan karena pada usia yang sama Pirlo bertahan dengan buruk. Tapi kemudian meningkat di aspek itu dalam permainannya."

"Anak itu perlu rekan-rekan di level yang lebih tinggi yang bisa membantunya tumbuh, tapi malah menemukan dirinya sebagai seorang pemimpin di usia 20 tahun. Dan dia harus memikul tanggung jawab yang terlalu besar, sehingga kekurangannya telah tampak diperbesar dan produktivitasnya menghilang," ujar pria yang tampil 256 kali bersama Inter ini, seperti dikutip Football Italia.

Kovacic tercatat sudah bermain 97 kali bersama Inter di berbagai ajang. Dia mencetak delapan gol dan 11 assist dalam periode itu.(raw/roz)

Inilah Alasan Kovacic Ogah Tinggalkan Inter Milan

Written By Japrax on Jumat, 24 Juli 2015 | 19.25

Bola.net - Mateo Kovacic masih ingin tetap berseragam Nerazzurri meskipun ada sejumlah klub besar yang mendekatinya. Sebab, gelandang asal Kroasia tersebut menyatakan ingin mengantar Inter Milan meraih satu trofi, jika pun pada akhirnya ia meninggalkan San Siro.
Inter Milan hanya mampu berada di peringkat kedelapan di Serie A musim lalu. Setelah melakukan aktivitas transfer pada musim panas ini, Inter dikatakan ingin kembali bersaing lagi.

"Target kami harus kembali menjadi tiga besar, membawa Inter kembali ke Liga Champions. Lalu, kita akan melihat apa yang akan terjadi." tutur Kovacic di laman Football Italia.

"Harapan saya adalah memenangkan trofi dengan Inter. Saya sudah dua tahun setengah [bersama Inter] dan menurut saya penantian itu sudah cukup lama." tandasnya.

Inter Milan melakukan pemugaran skuat untuk mengahadapi musim depan pada bursa transfer kali ini. Geoffrey Kondogbia, Jeison Murillo, dan Martin Montoyo adalah pemain yang akan bersama Roberto Mancini musim depan. (foti/shd)

Tolak Liverpool dan Leverkusen, Kovacic Setia Bersama Inter Milan

Written By Japrax on Kamis, 16 Juli 2015 | 05.03

VIVA.co.id - Gelandang Inter Milan, Mateo Kovacic beberapa kali dikaitkan dengan Liverpool. Pemain internasional Kroasia ini akhirnya menanggapi soal isu transfer ini.

Kovacic dikabarkan akan dijual dengan nilai transfer €30 juta. The Reds diprediksi semakin serius usai mendapatkan dana segar hasil penjualan Raheem Sterling ke Manchester City.

"Klub tak pernah berkata bahwa mereka ingin menjual saya. Tidak. Saya bertahan di sini. Itulah yang saya inginkan. Itulah perpanjangan kontrak hingga 2019 yang saya tunjukkan, akan ada hubungan panjang antara saya dan Inter," kata Kovacic pada Gazzetta dello Sport.

Kovacic kabarnya akan menjadi pengganti Sterling di The Reds. Namun, pemain 21 tahun ini sekali lagi menegaskan komitmennya bersama La Beneamata.

"Saya ingin menunjukkan layak berada di Inter. Saya ingin juara dengan seragam ini. Inter itu mirip dengan Real Madrid atau Barcelona," tutur Kovacic.

"Apakah saya bisa mengganti Sterling? Kami punya dua peran yang berbeda. Bukan saya yang mengatakan ada tawaran dari The Reds atau tidak, mungkin itu dari agen saya. Saya ulangi lagi. Saya. Ingin. Berada. Di sini," tegas mantan pemain Dinamo Zagreb ini. (art)

Liverpool Segera Dapatkan Mateo Kovacic

Written By Japrax on Senin, 22 Juni 2015 | 17.28

Nasib Kovacic yang semakin buram di Internazionale bakal dimanfaatkan dengan baik oleh Liverpool yang mengincarnya.

Nasib Mateo Kovacic di Internazionale semakin buram dan Liverpool siap memanfaatkan situasi ini untuk mendaratkannya ke Anfield.

La Beneamata sangat aktif di bursa transfer ini dan sudah mengincar beberapa gelandang ternama. Giannelli Imbula dan Geoffrey Kondogbia jadi sasaran utama, sementara nama kedua sudah nyaris resmi merapat ke San Siro.

Situasi ini tentu menyudutkan Kovacic yang bermain di sektor tengah. Menurut Gazzetta dello Sport, Inter bahkan siap melego Kovacic untuk merealisasikan rencana transfer Roberto Mancini musim panas ini.

Liverpool pun mendapat lampu hijauh akan transfer ini. Mereka sudah memantau kondisi Kovacic dan disinyalir hanya terpaut £3,5 juta dari kesepakatan dengan Inter. The Reds berpeluang mematenkan transfer dalam waktu dekat.

KOVACIC: "SAYA TELAH MENEKEN KONTRAK HINGGA 2019"

Written By Japrax on Minggu, 14 Juni 2015 | 15.52

Gelandang Nerazzurri diwawancarai oleh Sky Sporti Italia pada malam jelang Kroasia v Italia: "Saya 100% bertahan"

SPLIT – Mateo Kovacic berbicara dengan Sky Sport Italia hari ini sebelum pertandingan Kroasia kontra Italia: "Pernah bermain di belakang pintu tertutup adalah keuntungan bagi Italia."

"Rakitic? Kami sangat senang dia menjuarai final dan sekarang ia siap untuk laga melawan Italia," ucap Kovacic.

"Perisic itu pemain hebat, dan saya tidak hanya mengatakan itu dari sudut pandang Inter. Dia pemain yang bagus sekali dan banyak membantu kami di tim nasional. Saya telah meneken kontrak sampai 2019 sehingga saya 100% tetap tinggal," ungkap pemain Nerazzurri bernomor punggung 10 itu.

Kovacic Yakin Inter Bakal Bangkit di Sisa Musim Ini

Written By Japrax on Minggu, 08 Maret 2015 | 20.28

Milan - Penampilan Inter Milan musim ini masih belum memuaskan. Meski demikian Mateo Kovacic yakin Nerazzurri bakal bangkit di sisa musim dan memenuhi target mereka lolos ke Eropa.

Sejak ditangani Roberto Mancini, penampilan Inter memang tak jua membaik. Malah rataan poin Inter di tangan Walter Mazzarri lebih baik, yakni 1,45 per laga dibanding bersama Mancini yakni 1,35 poin per laga.

Sudah begitu Inter telah tersingkir di Coppa Italia dan kini terlempar ke posisi kesembilan klasemen dengan 35 poin, selisih tujuh angka dari Fiorentina di posisi kelima yang merupakan batas akhir zona Liga Europa.

Peluang terakhir Inter jika memang ingin lolos ke kompetisi Eropa adalah dengan jadi juara Liga Europa musim ini. Itu pun masih harus melewati hadangan Wolfsburg di babak 16 besar.

Meski kondisi tim tengah kurang baik, Kovacic yakin bahwa Inter bisa bangkit di sisa pertandingan musim ini.

"Musim ini sungguh sulit memang, tapi masih ada tiga bulan tersisa. Kami masih punya peluang untuk meraih kesuksesan," ujar Kovacic di situs resmi tim.

Inter akan melanjutkan kiprahnya di Serie A akhir pekan ini dengan tandang ke San Paolo melawan Napoli.

(mrp/din)

Inter Tolak Tawaran MU Untuk Kovacic

Written By Japrax on Sabtu, 28 Desember 2013 | 18.30

Inter Tolak Tawaran MU Untuk Kovacic

Bola.net - Sempat tampil menawan dengan mencuri posisi inti di musim debutnya bersama Internazionale saat didatangkan pada Januari tahun ini, musim ini kesempatan bermain Mateo Kovacic menurun drastis usai kedatangan allenatore anyar, Walter Mazzarri.

Hingga pekan ke 17, pemuda 19 tahun ini baru enam kali diturunkan sebagai starter di kompetisi Serie A. Hal ini tentu menyebabkan sejumlah spekulasi transfer mulai menyeruak. Apalagi Kovacic tentu butuh waktu bermain lebih untuk memastikan posisinya di Piala Dunia tahun depan.

Meskipun banyak klub besar yang mengajukan tawaran untuk menggaet Kovacic, namun Inter tak tergoda untuk melepas pemain asal Kroasia tersebut. Sportmediaset melaporkan bahwa Il Biscione telah menolak tawaran dari raksasa Inggris, Manchester United untuk mendapatkan sang gelandang muda. Selain MU, klub lain yang harus gigit jari karena tawarannya ditolak oleh Inter adalah Galatasaray dan juga Shakhtar Donetsk.

Sejauh ini, Kovacic telah bermain dalam 29 laga Serie A dan belum mampu menyumbangkan gol untuk Inter. Ia didatangkan dengan harga 13 juta Euro dari Dinamo Zagreb dan langsung dipercaya mengenakan nomor punggung keramat, 10, peninggalan Wesley Sneijder.(sms/mri)

Inter Milan Siap Pinjamkan Mateo Kovacic

Written By Japrax on Sabtu, 07 Desember 2013 | 20.04

Inter Milan Siap Pinjamkan Mateo Kovacic

Liputan6.com, Milan : Inter Milan dikabarkan siap melepas pemain mudanya, Mateo Kovacic. Pemain yang baru berusia 19 tahun itu siap dilepas Inter di bursa transfer Januari dengan status sebagai pinjaman.

Langkah ini diambil agar sang pemain bisa mendapat banyak pengalaman di tim utama. Meski saat ini dirinya belum tersingkir dari skuat utama I Nerazzurri, Kovacic tetap dianggap kalah bersaing dari gelandang lainnya seperti Ricky Alvarez dan Fredy Guarin.

Kovacic sendiri kabarnya setuju dengan rencana peminjaman dirinya. Namun sejauh ini belum ada klub yang melontarkan ketertarikannya pada pemain kelahiran 6 Mei 1994 tersebut.

Pada Januari 2013 lalu, Kovacic resmi diboyong Inter dari Dinamo Zagreb. Uang sebesar 11 juta euro atau Rp 117 miliar harus dikelaurkan Inter demi mendapatkan pemain kebangsaan Kroasia ini.

Musim ini, Kovacic sudah mencatatkan 13 penampilan di Serie A. Namun sayang, dari kesempatannya tersebut ia belum bisa mempersembahkan gol untuk klub milik Erick Thohir tersebut. (Van)

Trapattoni: Kovacic Perpaduan Kaka dan Seedorf

Written By Japrax on Minggu, 24 November 2013 | 20.04

Trapattoni: Kovacic Perpaduan Kaka dan Seedorf

Bola.net - Mantan pelatih Internazionale Giovanni Trapattoni turut memberikan penilaian kepada pemain muda Mateo Kovacic. Menurutnya kemampuan Kovacic merupakan perpaduan antara Kaka dan Clarence Seedorf.

Pemain berusia 19 tahun itu berseragam Nerazzuri sejak Januari dan mampu berperan sebagai deep-lying playmaker dibawah Andrea Stramaccioni. Kehadiran allenatore Walter Mazzarri di Inter mengembalikan posisinya sebagai gelandang serang di musim ini.

"Ia tidak mengatur serangan seperti Pirlo. Karakter bermain dan tekniknya seperti perpaduan antara Kaka dan Clarence Seedorf," ujarnya kepada Radio 105.

"Kovacic sering menggiring bola, punya teknik tinggi dan akselerasi yang bagus. Dia pemain berkelas dan kemampuannya harus dikeluarkan maksimal."

Kovacic turut memberi assist atas terjadinya gol Dario Srna saat membawa negaranya Kroasia lolos ke Piala Dunia 2014 di babak play-off melawan Islandia yang berkesudahan 2-0. Musim ini Ia telah tampil 11 kali di Serie A dan membawa Inter bertengger di peringkat empat klasemen. 

Puja-Puji untuk Palacio, Jonathan, dan Kovacic

Written By Japrax on Minggu, 27 Oktober 2013 | 08.00

Palacio dan Jonathan dipuji Mazzarri. (Getty Images)
Selain mengkritik Ishak Belfodil yang diganjar kartu merah saat Inter Milan menang 4-2 dari Hellas Verona, (26/10), pelatih Walter Mazzarri juga turut melantunkan pujian kepada beberapa pemainnya.

Nama pertama yang mendapat sorotan dari Mazzarri adalah Mateo Kovacic. Tidak seperti biasanya, Kovacic dimainkan sebagai starter bersama Ricky Alvarez. Sang allenatore pun memberi posisi khusus kepada gelandang muda Kroasia itu guna menopang kinerja striker Rodrigo Palacio di idepan.

"Mateo berada di posisi baru dan masih belajar apa yang harus dilakukannya. Dia sudah berkembang setelah babak pertama. Sayangnya, beberapa pemain saya lebih suka menunjukkan sesuatu yang spektakuler ketimbang tampil efektif," bilang Mazzarri.

Terkait penampilan Jonathan, yang sukses mencetak gol pembuka Inter melalui tendangan voli pada menit ke-9, Mazzarri pun memiliki sanjungan khusus.

"Jonathan berlatih pada pramusim dengan sangat berbeda. Saya tak menyangka dia bisa bermain bagus dalam menyerang dan bertahan. Dia akan menjalani musim yang luar biasa," puji Mazzarri.

Selain Jonathan, Rodrigo Palacio pun ikut mencatatkan namanya di papan skor. bagi Palacio, ituah gol keenam pada musim ini.

"Palacio sudah tampil baik sejak musim lalu dan dia secara natural menjadi figur kunci untuk kami," pungkas Mazzarri. (irawan)

Mateo Kovacic Siap Persembahkan Gol Untuk Erick Thohir

Written By Japrax on Minggu, 20 Oktober 2013 | 16.30

Kovacic belum mencetak gol bagi Inter sejak pindah pada Januari lalu 
 
Mateo Kovacic berharap bisa ‘pecah telur’ untuk mencetak gol pertamanya bagi Internazionale ketika bertandang ke Torino, Minggu (20/10), sekaligus bisa menghadirkan kemenangan perdana bagi pemilik baru Nerazzurri, Erick Thohir.

Kovacic, yang didatangkan dari Dinamo Zagreb pada Januari lalu, tak terlalu sering tampil reguler karena terhalang cedera. Ia pun siap membuktikan kemampuannya di musim ini bersama pelatih Walter Mazzarri.

“Kami akan datang di sini dan menang. Dan kami akan memberikan kemenangan perdana bagi Thohir,” ujar Kovacic seperti dikutip SportMediaset.

“Masalah saya saat ini adalah, saya tidak bisa mencetak gol. Saya harus mengakui fakta bahwa saya belum pernah mencetak gol bersama Inter,” tegasnya.

Kovacic, yang baru tampil dua kali di Serie A Italia musim ini, juga mengakui lebih nyaman dengan posisinya saat ini. “Dengan Andrea Stamaccioni saya ditempatkan lebih dalam, sementara Walter Mazzarri menginginkan saya lebih ke depan untuk menciptakan assist dan mencetak gol,” tambahnya.

Trequartista atau Regista, Kovacic Sama Saja

Written By Japrax on Sabtu, 19 Oktober 2013 | 22.30

Mateo Kovacic (Foto: Getty Images)
Penggawa Inter Milan, Mateo Kovacic tak merisaukan perubahan posisi dalam skema Walter Mazzarri. Hanya saja, Kovacic mengaku butuh adaptasi terkait peran anyarnya.

Pada rezim Andrea Stramaccioni, Kovacic lebih banyak mengatur permainan dari kedalaman. Dengan kata lain, dia mengemban lakon regista  atau deep-lying playmaker.

Beda hal saat Walter Mazzarri mengambil tongkat estafet pelatih. Dua dari pos lima gelandang dalam formasi 3-5-1-1 sudah dihuni Fredy Guarin, Esteban Cambiasso, dan Saphir Taider. Tak ayal, Kovacic digeser untuk menjadi trequartista, bergantian atau bersanding dengan Ricky Alvarez.

"Aku menyukai seluruh peran gelandang. Posisi apa pun yang diberikan pelatih, aku merasa baik-baik saja," ucap Kovacic seperti dilansir situs resmi klub.

Meski begitu, Kovacic mengakui ada kesulitan dalam skema Mazzarri. Dia mengaku tak biasa saat harus mendekati gawang. Terbukti, Kovacic belum sekali pun mencetak gol sepanjang kariernya di Giuseppe Meazza.

"Sebuah kepuasan bisa bekerja dengan Mazzarri. Dia menginginkan lebih berbahaya dan menentukan di depan gawang. Itulah masalah utamaku," papar Kovacic.

"Di bawah Andrea Stramaccioni, aku bermain lebih jauh dari gawang. Jadi, aku harus membiasakan diri," tandasnya. (Anju)

Sudah 9 Bulan di Inter, Kovacic Merasa Ada yang Kurang

Mateo Kovacic rindu mencetak gol. (Getty Images)
Penampilan Mateo Kovacic sejak datang ke Inter Milan memang sudah menyita perhatian banyak pengamat. Akan tetapi, ada fakta yang masih mengganjal sang pemain, yakni soal koleksi gol.

Sejak didatangkan Inter pada Januari, Kovacic memang urung mencetak gol. Kenyataan tersebut ternyata masih diratapi gelandang berusia 19 tahun tersebut.

"Aku menyadari fakta aku belum mencetak gol untuk Inter," sesal Kovacic.
Saat pertama datang, Kovacic memang dipasang pelatih Andrea Stramaccioni sebagai regista yang bermain sedikit ke belakang. Posisi itu pula yang membuat eks pilar Dinamo Zagreb tersebut urung mendapat kesempatan mencetak gol.

"Masalahnya adalah aku belum bisa mencetak gol hingga saat ini. Bersama Andrea Stramaccioni, aku bermain lebih ke dalam, sedangkan Walter Mazzarri memintaku lebih berperan memberi assist dan juga mencetak gol," sambung dia.

Sementara soal kehadiran pemilik baru di Inter, Kovacic berharap kemenangan atas Torino, Minggu (20/10) bisa menjadi awal yang bagus.

"Kami ingin memberikan hadiah kepada Erick Thohir (pemilik baru Inter), berupa kemenangan," bilang dia. (irawan)

Kovacic Siap Berikan Kado Kemenangan Untuk Thohir

Pemain Muda Inter Siap Berikan Kado Kemenangan Untuk Thohir

Liputan6.com, Milan : Pada akhir pekan ini, Inter akan bertemu Torino pada Minggu (20/10/2013) di ajang Liga Serie A Italia. Pemain muda Inter, Mateo Kovacic berharap timnya bisa mengalahkan Torino untuk memberikan hadiah kepada pemilik baru klubnya, Erick Thohir.

"Kami akan memberikan Thohir kemenangan pertamanya setelah resmi membeli Inter," ujar pemain berusia 19 tahun itu seperti yang dikutip dari SportMediaset, Sabtu (19/10/2013).

Erick Thohir bersama Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo resmi membeli grup sepak bola asal Italia, Inter Milan. Pembelian itu ditandai dengan penandatanganan antara pemegang saham mayoritas Inter, yakni Internazionale Holding pada Selasa 15 Oktober 2013.

Massimo Moratti selaku pemegang Internazional Holding menyatakan sebesar 70 persen saham Inter akan dimiliki oleh perusahaan International Sports Capital yang dimiliki oleh ketiga pengusaha Indonesia tersebut.
Hingga pekan ke-7, Inter masih berada di posisi ke-4 dengan raihan 14 angka, sementara Torino di peringkat ke-9 dengan torehan 9 poin. Kovacic juga siap dimainkan dimana saja oleh pelatih Inter, Walter Mazzari.

"Kami akan bermain dan meraih kemenangan. Saya juga akan bermain semaksimal mungkin walaupun ditempatkan dimana saja oleh sang pelatih," tambahnya. (Ary)

Resep Kebangkitan Alvarez & Alasan Pencadangan Kovacic

Nicolo Frustalupi (Foto: Getty Images)
Asisten pelatih Inter Milan, Nicolo Frustalupi membeberkan kiat di balik peningkatan performa Ricky Alvarez. Deputi Walter Mazzarri ini juga menegaskan, status pemain reguler masih bisa didapatkan Mateo Kovacic.

Tak seperti dua musim pertamanya, Alvarez tampil impresif pada rezim Mazzarri. Rapor versi Whoscored  bisa jadi barometer. Alvarez mendapatkan nilai 8,3, tertinggi kedua setelah penggawa Verona, Juan Iturbe.

"Pelatih menanganinya secara psikologis. Sebab, dia suka bicara banyak dengan para pemainnya," ucap Frustalupi kepada Sky Sport Italia.
 
"Ada juga usaha dalam level fisik dan taktik. Segala komponen tersebut membantu dalam mendongkrak performa pemain," tambah Frustalupi.

Lantaran kesuksesan Alvarez pula, Mateo Kovacic harus tergusur ke bangku cadangan. Nama terakhir juga kesulitan bersaing dalam barisan lima gelandang dalam formasi 3-5-1-1 karena keberadaan Saphir Taider, Fredy Guarin, dan Esteban Cambiasso.

"Kovacic tak beruntung karena mendapatkan cedera pada pramusim, saat Mazzarri tengah mematangkan taktik," ucap sang asisten.

"Kami akan menantinya. Saya yakin, dia bukanlah pemain terbelakang di dalam skuad. Ini hanya perkara taktik," tandas Frustalupi. (Anju)

Mazzarri Siapkan Posisi Baru Untuk Kovacic Sebagai Penyerang Lubang

Written By Japrax on Minggu, 01 September 2013 | 19.15

Mateo Kovacic (Foto: Getty Images)
Mateo Kovacic memang dikenal sebagai pemain muda berbakat. Pemain Inter Milan 19 tahun itu bisa bermain di posisi mana saja pada lini tengah.

Pelatih Inter Milan, Walter Mazzarri pun menyadari bakat yang dimiliki Kovacic. Namun, saat Inter akan berhadapan dengan Catania, Mazzarri mengaku sudah menyiapkan posisi baru untuk Kovacic.

“Saya pikir dia (Kovacic) bisa membuat perbedaan jika diposisikan sebagai penyerang lubang. Saya sudah memberikan saran kepadanya. Dia masih sangat muda dan butuh waktu untuk berkembang. Saya beranggapan bahwa dia adalah pemain yang bisa beroperasi lebih jauh di depan,” kata Mazzarri.

“Di mana saya akan mainkan dia? Dia adalah pemain yang versatile yang bisa bermain di tiga posisi. Ke depannya, saya pikir dia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya jika diposisikan di depan tiga gelandang,” tambahnya. (Damar)

Kovacic Ingin Menjadi Pemain Hebat Di Inter

Written By Japrax on Minggu, 25 Agustus 2013 | 20.00

Mateo Kovacic (Foto: Getty Images)
Gelandang muda Inter Milan, Mateo Kovacic menganggap bahwa kini dirinya sedang belajar di Universitas Inter untuk menjadi seperti Marek Hamsik, Andres Iniesta, dan Luka Modric. Pemain 19 tahun itu memang menjadi salah satu youngster  menjajikan yang ada di dalam skuad Walter Mazzarri.

Dibeli dari Dinamo Zagreb pada Januari lalu, Kovacic langsung diberikan amanah menggunakan nomor punggung 10. Hal ini ternyata disadari betul oleh Kovacic bahwa dirinya kini memiliki beban berat di pundaknya, tapi dia merasa senang dengan nomor 10 tersebut.

"Aku benar-benar bangga ketika Presiden Massimo Morratti mengatakan aku adalah pemilik nomor 10. Aku juga baru saja menyelesaikan membaca sebuah buku tentang sejarah Inter, jadi aku tahu lebih banyak tentang klub ini dan pemilik nomor 10 terdahulu," jelas Kovacic kepada Gazzetta dello Sport .

Meski belum mencetak satu gol pun untuk I Nerazzurri, ternyata tidak membuat niat belajar Kovacic surut. Dia bahkan menjadikan beberapa pemain top Eropa sebagai panutan.

"Mazzarri menyuruhku agar bisa sedikit beradaptasi dengan posisi Hamsik. Aku selalu mempelajari gerakan Hamsik, ditambah lagi Modric, Iniesta, dan juga David Silva. Aku melihat pergerakan mereka, timing mereka, dan cara mereka memberikan passing  dan bekerja untuk rekan-rekan lain," ujar Kovacic lebih jauh.

"Modric juga telah memberitahuku bahwa aku harus hidup seperti seorang profesional, baik dalam asupan nutrisi dan sikap. Ini tidak hanya ketika aku bermain di atas lapangan, tapi juga mengatur jadwal juga sangat penting," tambahnya. (Damar)

Wonderkid Inter Siap Rebut Tempat di Tim Inti

Written By Japrax on Jumat, 19 Juli 2013 | 20.20

Headline 
 
INILAH.COM, Milan - Tak banyak pemain muda dari luar Italia yang bisa menembus skuad inti klub besar seperti Inter Milan. Mateo Kovacic adalah salah satu diantara mereka yang beruntung.
 
Pemuda 19 tahun itu bergabung bersama Inter dari Dinamo Zagreb pada Januari 2013 lalu. Pelatih Inter saat itu, Andrea Stramaccioni, memberinya kepercayaan di lini tegah Il Biscione menyusul hengkangnya Wesley Sneijder serta cedera panjang yang dialami Dejan Stankovic.

“Saya menganggap diri saya sangat beruntung bahwa Inter memberi kepercayaan kapada diri saya,” demikian Kovacic di situs resmi Inter.

Musim depan, Nerazzurri akan dipenuhi nama-nama baru, hal ini membuat persaingan di skuad inti makin sengit. Namun, hal itu bukan suatu halangan bagi pemain setinggi 181cm itu untuk membalas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

“Saya berharap saya dapat seperti ini dan terus berusaha meningkatkan permainan saya. Saya ingin memberi segalanya bagi klub ini,” ia mengakhiri.

Debut Kovacic bersama Nerazzurri di Liga Seri A Italia terjadi di tanggal 3 Febuari 2013 saat Inter berhadapan dengan Siena. Ia diberi suatu kehormatan mengenakan jersey bernomor 10 yang sempat dikenakan gelandang internasional Belanda, Wesley Sneijder.

Meski baru tampil 13 kali karena masuk di putaran kedua, penampilan Kovacic terbilang stabil. Di bawah pelatih baru Inter, Walter Mazzarri, pemain Timnas Kroasia ini masih akan menjadi andalan di lini tengah Si Hitam Biru.[yob]

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger