Gelandang muda Inter Milan, Mateo Kovacic menganggap bahwa kini
dirinya sedang belajar di Universitas Inter untuk menjadi seperti Marek
Hamsik, Andres Iniesta, dan Luka Modric. Pemain 19 tahun itu memang
menjadi salah satu
youngster
menjajikan yang ada di dalam skuad Walter Mazzarri.
Dibeli dari Dinamo Zagreb pada Januari lalu, Kovacic langsung
diberikan amanah menggunakan nomor punggung 10. Hal ini ternyata
disadari betul oleh Kovacic bahwa dirinya kini memiliki beban berat di
pundaknya, tapi dia merasa senang dengan nomor 10 tersebut.
"Aku benar-benar bangga ketika Presiden Massimo Morratti mengatakan
aku adalah pemilik nomor 10. Aku juga baru saja menyelesaikan membaca
sebuah buku tentang sejarah Inter, jadi aku tahu lebih banyak tentang
klub ini dan pemilik nomor 10 terdahulu," jelas Kovacic kepada
Gazzetta dello Sport
.
Meski belum mencetak satu gol pun untuk I Nerazzurri, ternyata tidak
membuat niat belajar Kovacic surut. Dia bahkan menjadikan beberapa
pemain top Eropa sebagai panutan.
"Mazzarri menyuruhku agar bisa sedikit beradaptasi dengan posisi
Hamsik. Aku selalu mempelajari gerakan Hamsik, ditambah lagi Modric,
Iniesta, dan juga David Silva. Aku melihat pergerakan mereka, timing
mereka, dan cara mereka memberikan
passing
dan bekerja untuk rekan-rekan lain," ujar Kovacic lebih jauh.
"Modric juga telah memberitahuku bahwa aku harus hidup seperti
seorang profesional, baik dalam asupan nutrisi dan sikap. Ini tidak
hanya ketika aku bermain di atas lapangan, tapi juga mengatur jadwal
juga sangat penting," tambahnya.
(Damar)