Headlines News :

Grazie IL Capitano

Grazie IL Capitano

Berita Terbaru FC Internazionale

Inter Milan Tawarkan Kontrak Fantastis kepada Icardi

Written By Japrax on Rabu, 11 Maret 2015 | 14.32

Liputan6.com, Milan - Inter Milan kembali mengajukan tawaran perpanjangan kontrak kepada Mauro Icardi. Kali ini, manajemen 'I Nerazzurri' menyodorkan kontrak baru dengan kenaikan nilai kontrak tiga kali lipat kepada bintang muda asal Argentina itu.

Manajemen Inter berharap kenaikan gaji fantastis mencapai angka 2 juta poundsterling atau Rp 39 miliar per tahun hingga tahun 2019 itu bisa membuat Icardi tetap bertahan di Giuseppe Meazza.

Inter bukan tanpa alasan menyodorkan kontrak baru dengan gaji menggiurkan tersebut. Kebijakan itu diambil seiring munculnya ketertarikan dari dua klub papan atas Liga Premier Inggris Manchester City dan Arsenal.

Mantan pemain Sampdoria itu kabarnya senang dengan tawaran kontrak baru yang disodorkan. Manajemen Inter pun berharap Icardi akan menandantangani kontrak baru itu akhir pekan ini.

Musim ini, Icardi memang menunjukan performa memikat. Striker berusia 22 tahun termasuk salah satu pemain yang bersinar di Serie A berkat gelontoran 15 gol dari 25 pertandingan.

Hal itulah yang membuat klub-klub besar benua Biru tertarik mendapatkan tanda tangan suami dari model dan presenter asal Argentina Wanda Nara.

Agen Handanovic Bicara Kontrak Anyar dan Roma

MILAN, KOMPAS.com - Agen Samir Handanovic, Federico Pastorello, mengungkapkan pertemuan dengan AS Roma dan proses pembaruan kontrak dengan Inter Milan. Untuk saat ini, Handanovic lebih dekat dengan opsi perpanjangan kontrak dan bertahan bersama I Nerazzurri.

Sekadar informasi, kontrak Handanovic dengan Inter akan berakhir musim panas tahun depan. Kedua belah pihak pun sudah menjalin pertemuan untuk membicarakan kelanjutan kerja sama.

"Ada keinginan untuk pembaruan. Sang pemain juga ingin bertahan, tapi kami harus meninjau kesepakatan ekonomi," jelas Pastorello.

Handanovic sendiri tengah dikaitkan dengan isu transfer ke AS Roma dan Liverpool. I Giallorossi butuh pengganti Morgan de Sanctis yang sudah uzur, sedangkan The Reds mencari kiper anyar mengingat performa labil Simon Mignolet.

"Saya bertemu Walter Sabatini (Direktur Olahraga Roma) belum lama ini. Namun, dia tidak menanyakan apa pun soal Handanovic. Saya belum menerima permintaan atau kontak dari Roma untuk Handanovic," tutupnya.

Pertanyaan Financial Fair Play Bayangi Rencana Transfer Mancini

Skalanews - Pelatih Inter Milan Roberto Mancini berniat merekrut Yaya Toure, namun ia mengakui bahwa peraturan 'financial fair play' membayang-bayangi rencana-rencana transfernya untuk musim depan.

Mancini mengatakan bahwa ia telah memberikan mentalitas yang baru kepada timnya sejak mengambil alih jabatan pelatih untuk masa kerja keduanya di klub itu, dan meyakini bahwa mereka dapat bersaing untuk memperebutkan gelar Liga Italia pada musim depan.

Namun ia berkata bahwa peraturan-peraturan UEFA, yang mencegah klub-klub untuk menghabiskan dana lebih besar daripada pemasukan mereka, merupakan sesuatu yang harus dicermati.

"Itu merupakan tanda tanya, kita akan harus melihat apa yang dibawa Financial Fair Play" tuturnya kepada Gazzetta TV saat diwawancarai.

"Saya yakin kami akan melakukan sejumlah bisnis yang bagus. Yaya Toure Ia bermain di hampir semua liga, kecuali di Jerman dan Italia."

"Jika, kelihatannya itu yang terjadi, ia ingin mencoba Liga Italia kami akan melihat apa hal itu memungkinkan, namun itu tidak akan mudah."

"Ia merupakan pemain dengan kemampuan teknik yang luar biasa. Saya tidak banyak melihat pemain seperti dia."

Inter Milan, yang menghuni peringkat kedelapan di Liga Italia, tengah diselidiki oleh panel kontrol finansial klub UEFA dan media Italia melaporkan bahwa klub itu berpeluang menghadapi denda dan kemungkinan pengurangan anggota tim di Eropa musim depan, jika mereka lolos.

"Saya yakin bahwa kami akan bersaing untuk Scudetto tahun depan," kata Mancini, yang telah mencatatkan lima kemenangan dari 15 pertandingan Liga Italia sejak menggantikan Walter Mazzarri pada November.

"Ketika saya datang, tim berada dalam kondisi moral yang rendah karena sejumlah hasil negatif, namun saya menemukan sekelompok pemain yang sangat bertekad dan mereka berkembang dengan sangat cepat."

"Anda tidak sering mendapati grup yang mampu melakukan kemajuan seperti itu, dan tentu tidak mudah untuk mengubah sejumlah hal dengan musim yang sedang berlangsung."

"Tim benar-benar telah berkembang, baik dalam mentalitas dan level permainan mereka. Kami membangun dasar yang solid, dan jika kami melakukan persiapan dengan baik dan mendatangkan sejumlah pemain kami mampu mencapai hal yang lebih baik." (ant/mar)

Mancini Yakin Dapatkan Dua Pemain Man

Liputan6.com, Milan - Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini sangat menginginkan Yaya Toure berada dalam skuatnya. Ia yakin musim 2015/2016 nanti Toure akan meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan pasukan I Nerazzurri.

Kekaguman Mancini pada Toure bukan tanpa alasan. Pelatih yang akrab disapa Don Mancio itu pernah melatih Toure di Manchester City pada 2010 sampai 2013 lalu. Berbekal kedekatannya, Mancini yakin Toure mau pindah ke Inter Milan.

"Yaya sudah bermain di berbagai liga papan atas kecuali Italia dan Jerman. Jika dia ingin memiliki pengalaman bermain di Italia, dia bisa datang ke sini (Inter). Memang tidak akan mudah, tapi dia adalah pemain yang mempunyai teknik luar biasa. Apakah Inter akan jadi pilihan pertamanya? itu sudah pasti," ucap Mancini yang dilansir Football Italia.

Selain Toure, Mancini juga mengincar Micah Richards. Bek milik The Citizens yang kini sedang dipinjamkan ke Fiorentina itu diyakini bisa memperkuat lini belakang La Beneamata.

"Kami belum mendekatinya. Sebab dia masih pemain Manchester City. Di sisi lain Fiorentina juga berpeluang untuk mendapatkannya," kata Mancini.

Sejak kekuasaan Inter dikendalikan Erick Thohir, klub yang berdiri pada 9 Maret 1908 itu memang rajin belanja pemain. Sebelumnya mereka sudah mendapatkan beberapa pemain bintang seperti Hernanes, Lukas Podolski, Gary Medel, Marcelo Brozovic dan  Xherdan Shaqiri.

Inter Tawari Kapten Monaco Kontrak Tiga Tahun

Written By Japrax on Selasa, 10 Maret 2015 | 22.49

Bola.net - Serie A 2014-15 tinggal menyisakan 12giornata lagi. Dan Inter Milan masih bertarung untuk meraih posisi terbaik.

Tetapi dikabarkan RAI Sport, Roberto Mancinisudah menyiapkan satu pemain baru. Ia adalah kapten AS MonacoJeremy Toulalan yang berusia 31 tahun.

Bahkan La Beneamata dilaporkan sudah mengajukan kontrak berdurasi tiga tahun dengan gaji dua juta euro per tahun. Kontrak mantan gelandang Prancis itu memang kadaluarsa setelah musim ini selesai.

Merupakan pemain jebolan Nantes (Prancis), Toulalan pernah membawa Lyon juara Ligue 1 sebanyak dua kali. Setelah itu ia menyeberang ke Spanyol untuk memperkuat Malaga dan 2013 ia hijrah ke Monaco.

Aktif di Les Bleus dalam periode 2006-2010, Toulalan mengoleksi 36 caps. Ia juga pernah menerima penghargaan pemain muda terbaik versi asosiasi pesepakbola Liga Prancis musim 2004-05. (sky/dct)

Mancini Klaim Yaya Toure Ingin ke Inter Milan

Bola.net - Roberto Mancini mengatakan bahwa ia sudah berbicara dengan Yaya Toure soal transfer ke Inter Milan. Mancini mengklaim bahwa Toure ingin mencoba berkarier di Italia dan Inter merupakan pilihan pertamanya.

Mancini dan Toure sempat bekerja bersama saat masih sama-sama di Manchester City. Mancini tahu bahwa Toure ingin mencoba berkarier di Jerman dan Italia.

Jika nantinya Toure memilih pindah ke Italia, maka Inter Milan akan menjadi pilihan pertamanya. Meski demikian, Mancini mengatakan bahwa mendapatkan Toure tidak akan mudah bagi Inter.

"Yaya sudah bermain di banyak liga top, kecuali Jerman dan Italia. Kelihatannya dia ingin pindah ke Italia. Jika memang pindah, ada kemungkinan dia akan menuju Inter. Itu tidak akan mudah diwujudkan, tapi dia adalah pemain dengan teknik dan karakter hebat. Inter sudah pasti adalah pilihan pertamanya," terang Mancini kepadaGazzetta TV.

Saat ini Toure masih menjadi pemain kunci bagi Manchester City. Bahkan City sempat mengalami penurunan performa saat ditinggal Toure memperkuat negaranya dalam ajang Piala Afrika.(foti/hsw)

Perin: Sulit Tolak Tawaran Inter

Bola.net - Kiper Genoa Mattia Perinmengungkapkan bahwa dirinya bakal sulit untuk menolak andai Inter Milan mengajukan tawaran bergabung ke Giuseppe Meazza.

Penampilan pemain berusia 22 tahun itu bersamaGrifone memang cukup menjanjikan. Tak pelak namanya kini sedang laris manis diincar sejumlah klub besar Eropa, termasuk Nerazzuri sendiri.

Meski sedang menjadi bidikan sejumlah klub, namun Perin belum punya pikiran untuk berganti klub. Ia hanya ingin membawa Genoa berprestasi setinggi mungkin di musim ini.

"Inter adalah tim besar," ujar Perin kepada Gazzetta TV.

"Sangat sulit buat saya untuk menolak tawaran mereka, tapi saat ini saya hanya ingin membawa Genoa finis setinggi mungkin di musim ini."(ts/ada)

Perin: Sulit Tolak Tawaran Inter

Bola.net - Kiper Genoa Mattia Perinmengungkapkan bahwa dirinya bakal sulit untuk menolak andai Inter Milan mengajukan tawaran bergabung ke Giuseppe Meazza.

Penampilan pemain berusia 22 tahun itu bersamaGrifone memang cukup menjanjikan. Tak pelak namanya kini sedang laris manis diincar sejumlah klub besar Eropa, termasuk Nerazzuri sendiri.

Meski sedang menjadi bidikan sejumlah klub, namun Perin belum punya pikiran untuk berganti klub. Ia hanya ingin membawa Genoa berprestasi setinggi mungkin di musim ini.

"Inter adalah tim besar," ujar Perin kepada Gazzetta TV.

"Sangat sulit buat saya untuk menolak tawaran mereka, tapi saat ini saya hanya ingin membawa Genoa finis setinggi mungkin di musim ini."(ts/ada)

Ultah ke-107, Berikut Daftar 7 Pemain Terbaik Inter Milan

Written By Japrax on Senin, 09 Maret 2015 | 20.22

Liputan6.com, Milan - Tanggal 9 Maret menjadi tanggal yang paling ditunggu-tunggu fans Internazionale. Apa pasal? Klub mereka berulang tahun pada hari itu dan kini usianya sudah 107 tahun.

Liputan6.com mencatat ada tujuh pemain yang layak dikenang sebagai pemain terhebat La Beneamata sepanjang masa. Penasaran siapa saja mereka? Cek daftar ini.

1. Walter Zenga

Tidak ada kiper Inter yang membuat penampilan lebih banyak dari Walter Zenga. Pria Italia itu menuai 473 penampilan saat membela Il Biscione.

Setelah Ivano Bordon pindah ke Sampdoria pada 1983, Zenga tampil prima sebagai kiper utama dengan hanya melewatkan bola 23 kali selama musim. Prestasinya kian menanjak di musim 1986/1987 lantaran ia hanya kebobolan 17 kali dari 30 pertandingan. Dua musim setelahnya, ia membawa Inter meraih Scudetto. Sebelum meninggalkan Inter pada 1994, dia membawa mantan klubnya meraih dua piala UEFA. Zenga juga tercatat sebagai pemain pertama dari Eropa yang pindah ke MLS.

Semenjak pensiun, dia sempat melatih berbagai klub seperti Steaua Bucuresti, Palermo, Catania. Terakhir, klub sepak bola Uni Emirat Arab, Al-Jazira dibesutnya di musim 2013/2014.

2. Giuseppe Baresi

Masa bakti Giuseppe memang kerap dibandingkan dengan Javier Zanetti. Mendapatkan debut di usia 19 tahun, ia memainkan 559 pertandingan untuk Nerazzurri.

Memang kiprahnya kerap kali tertutupi dengan Franco Baresi yang terpilih sebagai pemain terbaik satu dekade di tahun 1999. Namun pria 57 tahun itu menolong Inter mendapatkan dua scudetti, dua Coppa Italia dan Piala Supercoppa Italia.

Bermain sebagai gelandang bertahan atau bek, Baresi hanya mencetak 13 gol saja dalam 15 tahun kariernya di Inter.

Kebersamaan pria yang sering dianggap sebagai "Baresi yang satunya lagi" itu bersama Inter berakhir pada November 2014. Disinyalir kedatangan Roberto Mancini beserta staf pelatihnya mendepak posisi Giuseppe dari Appiano Gentile.

3. Luis Suarez

Jauh sebelum ada Luis Suarez yang menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, ada Luis Suarez yang bermain di era 196-1970 untuk klub papan atas dunia.

Sempat membela Barcelona, Suarez ditransfer ke Inter dengan harga 142 ribu poundsterling atau sekitar Rp 2 miliar. Jumlah ini menjadi nilai transfer tertinggi dalam dunia sepak bola kala itu.

Awal kedatangannya di kota Milan, Suarez yang berposisi gelandang tengah diubah menjadi deep-lying playmaker seperti halnya Andrea Pirlo dan Marco Verratti. Ia pun membawa Inter dengan mendapatkan tiga scudetti, dua juara Piala Eropa secara berturut-turut dan dua piala Interkontinental.

Pria yang sekarang berusia 79 tahun initampil 328 kali dan mencetak 55 gol untuk Inter. Secara pribadi dia mendapatkan penghargaan Silver Ball pada 1961 dan 1964. Suarez menjadi salah satu kunci dalam tim Grande Inter yang dibesut Helenio Herrera di era 60-an.

4. Giuseppe Bergomi

Dalam sebuah wawancara dengan FourFourTwo, Bergomi pernah mengatakan kalau ia menyesal karena tidak pernah pindah ke Liga Inggris. Saat Bergomi berusia 36 tahun, Gordon Strachan yang melatih Coventry meminta kepadanya untuk pindah ke tanah Britania Raya tapi itu ditolaknya.

Meski sempat berpikir pindah, tapi kontribusi dan loyalitas pria yang membawa Italia juara di Piala Dunia 1982 ini tak bisa diragukan. La Beneamata adalah satu-satunya klub yang pernah ia bela dalam karier profesionalnya selama 20 tahun.

Di Appiano Gentile, dia mendapatkan satu scudetto, piala Italia, Supercoppa Italia, tiga piala UEFA.

5. Giacinto Facchetti

Faccheti dianggap sebagai salah satu fullback terbaik yang pernah dimiliki Italia. Sama halnya dengan Bergomi, pria yang menuai 634 laga  dan 75 gol untuk Inter itu hanya membela 1 klub saja. Uniknya saat diboyong dari Trevigliese, Faccheti adalah seorang striker dan pelatih Grande Inter, Helenio Herrera mengubah posisinya menjadi seorang bek.

Tak diduga, eksperimen itu berhasil dan Fachetti menjalani posisinya dengan tingkat fair-play yang sangat tinggi lantaran ia hanya diusir wasit sekali sepanjang kariernya. Kala itu, pria yang berulang tahun pada 4 Juli itu memberikan tepuk tangan berbau sarkasme menanggapi keputusan pengadil lapangan.

Selama masanya di Inter, dia mendapatkan empat scudetti, dua piala Eropa, satu Coppa Italia dan dua piala Interkontinental. Di tahun 2004 ia dinamakan Pele sebagai salah satu dar 125 pemain terbaik versi Pele. Bersama timnas Itaia, dia mengoleksi 96 penampilan dan catatan ini hanya bisa dilewati oleh Dino Zoff, Paolo Maldini, Fabio Cannavaro, dan Gianluigi Buffon.

Setelah pensiun, Fachetti sempat menduduki beberapa posisi di manajemen Inter. Ia meninggal karena kanker pankreas pada 2006 silam saat menjabat presiden klub. Mantan klubnya pun memensiunkan nomor punggung 3 yang biasa dipakainya dari musim 1960-1978.

6. Giuseppe Meazza

Ketika berbicara soal siapa pemain terbaik yang pernah dimiliki Inter ada dua nama yang kerap kali diperdebatkan. Nama pertama adalah Giuseppe Meazza sedangkan nama kedua adalah penghuni nomor satu pemain terbaik La Beneamata.

Di awal kariernya, Meazza ditolak AC Milan karena dianggap terlalu kurus. Sempat berposisi sebagai pemain bertahan, ia kemudian diubah menjadi striker.

Rekor Meazza dalam membobol gawang lawan luar biasa. Pria yang mengembuskan napas terakhirnya di usia 68 tahun itu masih memegang rekor. Dia menjadi pemain debutan yang mencatatkan 31 gol di musim perdananya dan itu masih bertahan sampai sekarang.

Uniknya, kehebatan Meazza sendiri tak luntur meski kerap kali minum alkohol dan berpacaran dengan banyak wanita. Ia sempat berpesta pora semalam sebelum pertandingan tetapi saat berada di lapangan dia  mencetak hattrick di hari yang sama.

Berkat prestasinya bersama Inter dengan 3 scudetto, satu Coppa Italia, namanya diabadikan menjadi nama stadion Il Biscione.

7. Javier Zanetti

Di tengah tingkah lakunya yang aneh dengan tidak membolehkan siapa pun memegang rambutnya kecuali anaknya, Javier Zanetti dipandang sebagai salah satu pemain Inter terhebat sepanjang masa. Sampai usia 39 tahun, dia mengoleksi 819 penampilan di semua kompetisi.

Selama 19 tahun berkarier di La Beneamata, dia total meraih 16 trofi: Piala UEFA 1998, lima scudetto, empat Coppa Italia titles, empat Supercoppa Italiana, Liga Champions 2010, dan Piala Dunia Antarklub.

Zanetti merupakan pemain dengan etos kerja luar biasa. Mantan pelatih Inter, Andrea Stramaccioni menyebut tempat latihan Inter harus dikunci agar bisa membuat Zanetti berhenti berlatih. (Deny Adi Prabowo)

Credits: Arry Anggadha

Imbangi Napoli, Inter Siap Hadapi Wolfsburg

INILAHCOM, Milan - Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, puas pasukannya bisa menahan imbang Napoli 2-2 pada lanjutan Seri A di San Paolo, kandang Napoli, Senin dini hari (9/3/15) WIB.

Hasil imbang diraih setelah Inter sempat tertinggal dua gol lebih dulu lewat Marek Hamsik dan Gonzalo Higuain. Nerazzurri lantas membalas lewat tendangan Rodrgio Palacio, memanfaatkan bola muntah, serta tendangan penalti cantik Mauro Icardi dengan teknik panenka, atau mencongkel boleh ke arah tengah gawang sementara kiper lawan terkecoh dengan bergerak ke kiri atau kanan.

Icardi adalah orang yang berani dan itu adalah salah satu kekuatannya. Saya bahkan tak melihat penalti itu, karena saya tak berani melihatnya, ujar Mancini kepada Sky Sport Italia.

Inter mendominasi jalannya pertandingan namun selalu kewalahan menghadapi serangan balik mematikan. Kedua gol Napoli tercipta lewat serangan balik, begitupun empat peluang Napoli yang lain, termasuk tiga peluang Higuain dalam situasi satu lawan satu.

Kami bermain di Naples lawan tim yang hebat, jadi kami tak menyangka kami bisa mendominasi. Masalahnya adalah kami terlalu mudah kehilangan bola dan Napoli memang menunggu kami untuk itu, ia menambahkan.

Inter akan menghadapi leg pertama putaran 16 besar Liga Europa tengah pekan ini di kandang Wolfsburg. Laga ini menjadi bekal berharga bagi Nerazzurri.

Mereka (Wolfsburg) adalah tim yang sangat mirip dengan Napoli, karena mereka memainkan umpan-umpan pendek dengan baik dan punya sejumlah penyerang yang sangat gesit, yang suka berlari di antara celah. Mereka juga meninggalkan ruang untuk mencetak gol, pelatih berusia 50 tahun itu mengakhiri.

Dengan hasil imbang ini, Inter saat ini berada di peringkat kesembilan dengan 36 poin dari 26 pertandingan.

Sumber: Football Italia

Skuad Inter vs Napoli

Written By Japrax on Minggu, 08 Maret 2015 | 20.54

Goalkeepers: 1 Handanovic, 30 Carrizo, 46 Berni

Defenders: 5 Juan Jesus, 6 Andreolli, 14 Campagnaro, 15 Vidic, 21 Santon, 22 Dodo, 23 Ranocchia, 26 Felipe, 33 D’Ambrosio

Midfielders: 10 Kovacic, 13 Guarin, 17 Kuzmanovic, 18 Medel, 20 Obi, 77 Brozovic, 88 Hernanes

Forwards: 8 Palacio, 9 Icardi, 11 Podolski, 28 Puscas, 91 Shaqiri

NAPOLI V INTER, DATA DAN FAKTA

Dengan kick-off pertandingan malam ini di Stadio San Paolo yang semakin dekat, lihat lebih dekat catatan statistik dari Football Data

200 kali penampilan Campagnaro di Serie A
Hugo Campagnaro menandai penampilan Serie A ke-200 malam ini. Dia akan debut di divisi teratas sepakbola Italia pada 22 September 2002 di Piacenza dan menang 2-0 atas Udinese. Pemain Argentina itu berkiprah di Piacenza, Sampdoria, Napoli dan Inter.

Duel para striker
Pemain depan paling tajam dan tersubur ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak di Liga Italia akan saling berduel malam ini di Stadio San Paolo. Mauro Icardi dari Nerazzurri memimpin daftar dengan 19 gol (yang membuatnya setara dengan Carlos Tevez dari Juventus), sedangkan Gonzalo Higuain di posisi ketiga dengan 17 gol.

Napoli mencetak gol di 17 pertandingan kandang beruntun
Napoli selalu menjebol gawang lawan dalam 17 laga terakhir di Stadio San Paolo. Totalnya, tim Rafa Benitez melesakkan 41 gol selama periode tersebut dan tidak pernah gagal mencetak gol sejak kekalahan mereka 0-1 dari Chievo pada 14 September 2014.

Tidak menghadapi tendangan penalti
Napoli menjadi satu-satunya tim yang tidak pernah menghadapi tendangan penalti di Serie A musim ini. Terakhir kali Napoli kejebolan gol penalti, terjadi pada 30 Oktober 2013 di Stadio Artemio Franchi, saat Napoli menang 1-2 di kandang Fiorentina (Giuseppe Rossi gagal mengeksekusi dari titik putih). Sejak itu, Napoli melewati 53 pertandingan Serie A tanpa menghadapi tendangan 12 pas.

Mancini Ingin Tampung Szczesny di Inter

Bola.net - Pelatih Inter Milan Roberto Mancini dikabarkan ingin memboyong kiper Arsenal Wojciech Szczesny ke Giuseppe Meazza.
Nasib Szczesny di Emirates Stadium memang sedang tidak menentu. Pemain asal Polandia itu sudah kehilangan tempatnya setelah penampilannya menurun dan tertangkap merokok di ruang ganti usai pertandingan melawan Southampton. Manajer Arsene Wenger kini lebih mempercayakan posisi di bawah mistar gawang kepada David Ospina.

Mancini membutuhkan kiper baru setelah mengetahui Samir Handanovic akan segera angkat kaki meninggalkan Nerazzuri. Kiper asal Slovenia itu tak kunjung menemui kata sepakat untuk menandatangani kontrak baru bersama klubnya.

The Daily Star melaporkan bahwa Szczesny dipersiapkan untuk mengganti peran yang ditinggalkan Handanovic. Kiper berusia 24 tahun itu tentu saja tidak keberatan hengkang mengingat tempatnya sudah tergeser oleh Ospina.

Wenger sendiri ingin mengisi posisi yang ditinggalkan Szczesny dengan berusaha memboyong Neto yang kontraknya bersama Fiorentina habis pada akhir musim ini.(tds/ada)

Napoli vs Inter Milan, Tiga Poin Harga Mati

NAPLES - Arsitek Napoli Rafael Benitez kerap menjadi pengganjal dalam perjalanan karir Roberto Mancini.  Selama tujuh kali bentrok, Benitez sudah empat kali menaklukkan tim asuhan Mancini.

Satu laga lainnya berakhir imbang.  Duel terakhir kedua pelatih terjadi di babak delapan besar Coppa Italia bulan lalu.  Saat itu, Napoli berhasil menaklukkan Inter Milan dengan skor tipis 1-0.

Nah, dini hari nanti Inter akan kembali menghadapi Napoli di San Paolo (tayangan langsung Kompas TV pukul 02.45 WIB).  Mancini mengakui, laga di San Paolo nanti bukanlah laga ringan.  Tapi, Inter harus meraih hasil maksimal lantaran pekan lalu sudah dikalahkan Fiorentina dengan skor 0-1 di Giuseppe Meazza.

"Akan sangat sulit mengalahkan tim hebat seperti Napoli, tapi kami harus bisa melakukannya. Ini akan menjadi laga penting bagi kami," papar Mancini kepada Football Italia.

Sejarah pertemuan kedua tim juga tak berpihak pada tim tamu.  Inter tak pernah menang di San Paolo sejak 2011 lalu.  Jadwal padat sepanjang pekan ini menambah situasi yang dilematis di kubu Inter.  Ya, setelah melawat ke markas Napoli, Nerazzurri-julukan Inter harus terbang ke Jerman menghadapi Wolfsburg di leg pertama babak 16 besar Europa League.

"Mungkin saja saya akan mengubah beberapa posisi. Termasuk dengan Mauro Icardi, dia akan menjadi starter jika dalam kondisi terbaik. Segala kemungkinan masih bisa terjadi," tutur pelatih 50 tahun tersebut.

Benitez sendiri masih menganggap Mancini sebagai pelatih hebat. Kepada Radio Kiss Kiss, pelatih berkebangsaan Spanyol itu menilai Inter sudah mulai meningkat performanya sejak ditangani Mancini.

Namun, karena sudah tujuh kali bertemu, Benitez sudah tahu apa yang harus diperbuat dini hari nanti. "Kami ingin hasil yang sama di Coppa Italia terjadi di San Paolo," koar Benitez.

Motivasi penggawa Napoli juga terangkat setelah sukses menahan Lazio di Olimpico pada leg pertama semifinal Coppa Italia Kamis lalu (5/3)."Tim ini sudah mampu bereaksi dengan bagus, dan sekarang yang harus kami lakukan adalah meneruskan trek bagus ini," tegasnya. (ren/bas/jos/jpnn)

Pedro Rodriguez Masuk Radar Inter Milan

Bola.net - Roberto Mancini, bos Inter Milan, dikabarkan sudah menghubungi Erick Thohir, pemilik klub, untuk melakukan pendekatan terhadap striker Barcelona, Pedro Rodriguez, menurut laporan yang diturunkan Sport.
Pedro memang sudah sempat dikabarkan bakal pergi dari klub di musim panas ini, usai tak mendapat jatah bermain reguler di skuat inti Luis Enrique musim ini. Ditambah lagi, Mancini menilai Pedro merupakan sosok yang tepat untuk membawa Inter kembali berjaya di Eropa musim depan.

Selain itu, sang manajer juga disebut tidak puas dengan kinerja Lukas Podolski, pemain pinjaman dari Arsenal, yang hingga kini masih tak kunjung mencetak gol bagi Inter.

Barcelona sendiri kabarnya sudah siap melepas Pedro, asalkan ada klub yang bersedia membayar tak kurang dari 30 juta euro di musim panas mendatang. (spo/rer)

Demi Mendongkrak Kepercayaan Diri Nerazzurri

Milan - Inter Milan membutuhkan tambahan kepercayaan diri setelah dikalahkan Fiorentina di kandang sendiri. Menjamu Napoli, Inter membidik kemenangan sekaligus modal menghadapi laga Liga Europa.

Nerazzurri dipermalukan Fiorentina 0-1 lewat gol tunggal Mohamed Salah dalam lanjutan Serie A awal pekan ini. Kekalahan itu sekaligus menyudahi laju kemenangan Inter yang sudah berjalan di tiga pertandingan.

Misi bangkit Inter mendapat ujian berat. Freddy Guarin dkk. akan menantang tim peringkat ketiga, Napoli, di San Paolo pada Senin (9/3/2015) dinihari WIB. Mengingat, Partenopei juga sama-sama ingin bangkit setelah sebelumnya kalah tipis 0-1 dari Torino.

"Itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit melawan sebuah tim hebat. Jadi sulit mendapatkan sebuah hasil yang positif," ucap pelatih Inter Roberto Mancini yang dikutip Football Italia.

"Meski begitu, kami ingin bermain dengan baik melawan sebuah klub seperti Napoli. Klub yang ada di atas kami di papan klasemen. Itu akan menjadi pendongkrak kepercayaan diri yang penting bagi kami."

Mancini mengisyaratkan akan menyimpan beberapa pemainnya. Inter bermaksud menurunkan skuat penuh saat berjumpa Wolfburg di laga 16 besar Liga Europa tengah pekan nanti.

"Mungkin saya akan mengubah beberapa elemen. Mauro Icardi bisa bermain lagi dan jika dia berada di bentuk yang bagus, maka dia bisa mulai," imbuh Mancini.

Di pertemuan pertama di Meazza pada awal musim ini, Inter dua kali ketinggalan dari Napoli sebelum memastikan laga berimbang 2-2.

(rin/roz)

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger