Headlines News :

#INTER108

#INTER108

Berita Terbaru FC Internazionale

Highlights Pertandingan INTER 2-0 Napoli | Serie A matchday 33, 17 April 2016

Written By Japrax on Minggu, 17 April 2016 | 09.39

Highlights Pertandingan INTER 2-0 Napoli | Serie A matchday 33, 17 April 2016


Gagal Temukan Solusi Stadion, Duo Milan Merugi €20 Juta

Written By Japrax on Rabu, 16 Maret 2016 | 22.50

Gagal Temukan Solusi Stadion, Duo Milan Merugi €20 Juta

 
Goal.com- Ancaman kerugian hingga €20 juta menghantui Internazionale dan AC Milan apabila mereka tak jua menemukan solusi terkait isu stadion yang ditempati bersama.
 
Seperti diketahui, Nerazzurri dan Rossoneri selama ini berbagi markas di Stadio Giuseppe Meazza atau yang dikenal juga dengan San Siro.

Milan sempat menggagas rencana untuk hijrah dari venue tersebut guna membangun kandang sendiri di distrik Portello, namun presiden klub Silvio Berlusconi membatalkannya akibat ongkos pembiayaan yang membubung tinggi.

Ini memaksa kedua kubu mencari solusi untuk memaksimalkan pemasukan dari San Siro. Jika tak ditemukan, sebagaimana dikemukakan presiden Inter Erick Thohir, kedua kubu akan merugi.

"Stadion penting untuk kami," ujar pengusaha asal Indonesia ini dalam konferensi pers untuk mengumumkan perpanjangan kontrak sponsorship dengan Pirelli.

Krusialnya Laga Melawan AS Roma Bagi Javier Zanetti

Krusialnya Laga Melawan AS Roma Bagi Javier Zanetti

 
Goal.com- Inter harus bisa meraih kemenangan di kandang AS Roma jika ingin bisa membuka kans masuk ke zona Champions untuk musim depan.
 
Wakil presiden Internazionale Javier Zanetti menekankan pentingnya laga melawan AS Roma di akhir minggu ini bagi timnya.


Baginya, apa pun hasil yang dipetik Inter di laga tersebut bisa mempengaruhi kans untuk mewujudkan target mereka di awal musim, yaitu bisa tampil di Liga Champions.

"Kami tahu mereka sudah bermain dengan sangat baik," kata Zanetti kepada Inter Channel, Selasa (15/3).
"Tapi kami bermain di sana dengan kesadaran bahwa laga ini merupakan laga yang sangat penting, dengan kemenangan di sana bisa membuka kembali persaingan dan kans menuju posisi tiga," tandasnya.

Inter saat ini tertinggal lima angka dari AS Roma, yang untuk sementara ini menempati peringkat tiga klasemen sementara Serie A.

Mauro Icardi Absen Kontra AS Roma

Mauro Icardi Absen Kontra AS Roma
 
Goal.com - Penyerang Internazionale ini mengalami cedera lutut kanan dan diprediksi dalam laga kontra AS Roma.
 

Internazionale mendapatkan kabar buruk jelang laga krusial melawan AS Roma di akhir pekan. Menurut kabar, Mauro Icardi bakal absen karena cedera lutut dan ini memperpanjang daftar cedera penyerang yang dimiliki Roberto Mancini.

Icardi mendapatkan cedera itu setelah Nerazzurri menang 2-1 atas Bologna akhir pekan lalu. Walau sempat mengatakan dirinya baik-baik saja lewat akun Twitter, ternyata kondisi sang penyerang tidak sebaik harapannya.

Menurut La Gazzetta dello Sport, kecil kemungkinan Icardi bakal pulih tepat waktu ketika menghadapi Roma. Namun masih akan dilakukan pemeriksaan MRI lebih lanjut untuk memastikan kondisi sang penyerang.

Stevan Jovetic juga masih belum berada dalam kondisi terbaik. Ia sudah pulih dari cedera, tetapi belum ikut berlatih bersama skuat utama. Penyerang Montenegro itu berpeluang turun bermain walau hanya dari bangku cadangan.

Ini tentu jadi masalah bagi Roberto Mancini yang mengincar posisi tiga besar di Serie A Italia. Saat ini, Nerazzurri berada di peringkat lima dengan koleksi 54 poin, tertinggal lima poin dari Roma yang ada di tempat ketiga.

Mancini Akan Tetap Melatih Inter Musim Depan?

Written By Japrax on Rabu, 09 Maret 2016 | 00.12

Mancini Akan Tetap Melatih Inter Musim Depan  
Getty Images/Gabriele Maltinti
 
detik.com Florence - Roberto Mancini menepis rumor yang menyebut dirinya akan meninggalkan Inter Milan dalam waktu dekat. Mancini mengaku masih akan menjadi pelatih Inter pada musim depan.

"Saya adalah pelatih Nerazzurri dan saya akan jadi pelatih Nerazzurri musim depan. Setelahnya, kita lihat saja," ujar Mancini yang dikutip Football Italia.

Mancini kembali ke Inter pada November 2014 lalu untuk menggantikan Walter Mazzarri. Musim lalu, dia mengantarkan timnya finis di posisi kedelapan klasemen akhir Serie A.

Pada musim ini, Inter sempat memuncaki klasemen hingga awal Januari. Namun, mereka kemudian melorot dan sekarang menempati posisi kelima. Penurunan tersebut membuat masa depan Mancini mulai dispekulasikan.

"Kami memuncaki klasemen dalam waktu yang lama, tapi kemudian kami melalui masa-masa sulit dengan hasil-hasil yang buruk. Namun, kami selalu termasuk tim top. Kami ada di lima besar," tutur Mancini.

"Kami harus yakin kepada diri kami sendiri dan kita lihat saja di mana posisi kami pada akhir musim. Dua laga terakhir bagus, saya benar-benar berharap kami melewati masa-masa sulit," tambahnya.

Inter saat ini berjarak 13 poin dari Juventus yang memimpin klasemen dan lima poin dari AS Roma yang berada di posisi ketiga atau batas bawah untuk lolos ke Liga Champions.

"Posisi ketiga? Setiap laga akan menentukan, tapi masih ada kesempatan untuk mencapai target ini dan kami harus yakin," ujar Mancini.

"Masih ada 30 poin yang bisa diraih. Apapun bisa terjadi," katanya.

Kalau Inter Bisa Pertahankan Performa, Ljajic Yakin Finis Tiga Besar

Kalau Inter Bisa Pertahankan Performa, Ljajic Yakin Finis Tiga Besar
Foto: Getty Images Sport/Tullio M. Puglia

detik.com Milan - Inter Milan tengah inkonsisten belakangan ini. Jika mampu menjaga performa saat mengalahkan Palermo, Adem Ljajic yakin target tiga besar bisa diselamatkan.

Sejak pergantian tahun, Inter menjalani periode sulit. Di Serie A, mereka sempat cuma menang tiga kali dalam 10 pertandingan dan menelan empat kekalahan.

Hasil-hasil itulah yang membuat mereka terdepak dari puncak klasemen dan kini berada di peringkat lima.

Nerazzurri berhasil memetik kemenangan 3-1 kala menjamu Palermo, Senin (7/3/2016) dinihari WIB tadi, yang merupakan laga ke-11 mereka di liga sejak tahun baru. Adem Ljajic, Mauro Icardi, dan Ivan Perisic bergantian mencetak gol, dengan balasan Palermo dicetak oleh Franco Vazquez.

Hasil itu setidaknya menjaga jarak Inter dengan tiga besar. Mengumpulkan nilai 51 dari 28 pekan di tangga kelima, mereka berjarak lima angka dari AS Roma di posisi tiga. Sementara dengan Fiorentina di posisi empat, mereka tertinggal cuma dua poin.

Ljajic berharap momentum kemenangan atas Palermo bisa dipertahankan Inter di sisa musim. Jika mampu, dia optimistis bakal finis tiga besar.

"Sulit untuk mengatakan bagaimana persaingannya akan tuntas di titik ini. Saya tahu Roma dengan sangat baik, mereka punya sejumlah talenta individu yang luar biasa dan di awal musim mereka dimasukkan sebagai salah satu favorit peraih titel," kata Ljajic yang merupakan pemain pinjaman dari Roma.

"Tapi juga masih ada Fiorentina, yang memainkan sepakbola bagus. Kami ada di persaingan dan kalau kami terus bermain seperti ini, kami bisa meraih target kami," tambahnya seperti dilansir situs resmi klub.(raw/krs)

Inter Milan Restui Brozovic ke Premier League

Inter Milan Restui Brozovic ke Premier League
Marcelo Brozovic © FC Internazionale

Bola.net - Tak ingin menumpuk banyak pemain dengan posisi yang sama, Inter Milan dikabarkan siap melepas salah satu gelandang andalan mereka musim ini, Marcelo Brozovic.

Hanya saja, hal tersebut baru akan terlaksana jika mereka sukses mendatangkan salah satu dari Ever Banega, Roberto Soriano atau Oguzhan Ozyakup.

Tiga nama tersebut sejatinya sudah menjadi buruan Inter Milan sejak bulan Januari yang lalu. Hanya saja, ancaman sanksi dari regulasi Financial Fair Play membuat skuad asuhan Roberto Mancini untuk memboyong tiga pemain yang berposisi gelandang tersebut.

Dikutip dari Tuttosport, Inter akan melepas Brozo ke salah satu klub Premier League yang selama ini memang berminat kepadanya. Klub tersebut yakni, Manchester United, Arsenal dan Liverpool.

Namun, Inter tidak akan melepas gelandang Kroasia begitu saja. Klub milik Erick Thohir ini meminta mahar senilai 20 juta euro. (tut/asa)

Hajar Frosinone 4-0, Inter Puncaki Klasemen

Written By Japrax on Senin, 23 November 2015 | 06.34

Milan - Inter Milan merebut posisi puncak klasemen Serie A dari tangan Napoli. Nerazzurri memimpin klasemen usai membukukan kemenangan telak atas Frosinone dengan skor 4-0.

Dalam pertandingan di Giuseppe Meazza, Senin (23/11/2015) dinihari WIB, Inter membuka keunggulan di menit ke-29. Gol yang dibuat Jonathan BIabiany memberi Inter keunggulan 1-0 yang bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Inter kian tak terbendung. Tiga gol dibuat oleh Mauro Icardi, Jeison Murillo, dan Marcelo Brozovic untuk memberi Inter kemenangan 4-0.

Tambahan tiga poin dari laga ini mengantar Inter ke puncak klasemen Serie A dengan 30 poin dari 13 laga .Mereka menggeser Napoli yang sebelumnya ada di posisi teratas dengan 28 poin menyusul kemenangan atas Hellas Verona.

Sementara itu, Frosinone belum keluar dari zona degradasi. Mereka menempati posisi ke-18 dengan 11 poin dari 13 pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Tim tamu menebar ancaman lebih dulu di menit ketujuh. Crossing dari Paolo Sammarco disambut dengan tendangan voli oleh Danilo Soddimo yang mampu melepaskan diri dari kawalan Yuto Nagatomo. Tapi Samir Handanovic melakukan penyelamatan dengan satu tangan untuk menghalau bola.

Inter gantian menciptakan lewat tendangan Adem Ljajic dari luar kotak penalti di menit ke-29. Tapi Nicola Leali bisa menepisnya. Namun bola muntah langsung disambar oleh Jonathan Biabiany untuk menjebol gawang Frosinone. Inter unggul 1-0 atas tim tamu.

Tertinggal satu gol, Frosinone bereaksi. Empat menit berselang, Mobido Diakite nyaris mencetak gol untuk Frosinone setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti Inter. Tapi tendangan saltonya masih melebar dari gawang Handanovic.

Memasuki babak kedua, Biabiany nyaris mencetak gol keduanya. Tapi penyelesaian akhirnya setelah melakukan kerja sama satu-dua dengan Icardi masih melambung di atas mistar gawang.

Inter akhirnya menggandakan keunggulan di menit ke-53. Umpan Ljajic dari sisi kiri dengan mudah dituntaskan Icardi yang ada di depan gawang.

Frosinone hampir mencetak gol untuk menipiskan ketertinggalan di menit ke-61. Tapi tendangan Nicolss Castillo memanfaatkan clearance yang buruk dari pemain belakang Inter masih bisa diblok oleh Jeison Murillo.

Murillo kemudian mencetak gol untuk membawa Inter menjauh tiga menit jelang laga usai. Memanfaatkan umpan tumit Stevan Jovetic, Murillo yang merangsek hingga ke kotak penalti melepaskan tembakan dengan kaki kanan untuk menjebol gawang Frosinone.

Gol Marcelo Brozovic di masa injury time melengkapi kemenangan Inter. Ljajic sekali lagi menjadi kreator dengan melepaskan assist yang langsung disambar Brozovic dengan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Inter menutup laga dengan kemenangan 4-0.

Susunan Pemain

Inter: Handanovic; Nagatomo (Ranocchia 60), Miranda, Murillo, Telles; Melo, Kondogbia; Biabiany (Perisic 86), Jovetic, Ljajic; Icardi (Brozovic 88)

Frosinone: Leali; Rosi, Diakité, Blanchard, Crivello; Paganini (Carlini 83), Gori (Gucher 77), Sammarco, Soddimo; D Ciofani (Longo 77), Castillo


(nds/din)

Jinakkan Serigala Roma, Inter Milan Rebut Puncak Klasemen

Written By Japrax on Minggu, 01 November 2015 | 06.25

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan sukses menggusur AS Roma dari puncak klasemen sementara Serie A usai berhasil menaklukan tim asuhan Rudi Garcia itu 1-0 di San Siro, Ahad (1/11) dini hari WIB. Inter menang berkat gol tunggal yang dicetak oleh Gary Medel yang melakukan tendangan jarak jauh di babak pertama, tepatnya pada menit ke-31.

Pertandingan kedua tim sebenarnya berjalan dengan cukup seimbang. Kedua tim sama-sama memainkan tempo permainan yang sangat cepat. Beberapa kali striker I Lupi Edin Dzeko melakukan ancaman terhadap gawang Inter yang dijaga Samir Handanovic.

La Beneamata yang sudah unggul pun juga tak puas dan terus mencoba mencari gol keduanya di pertandingan itu. Pada menit ke-43, Fredy Guarin nyaris saja mencetak gol saat melakukan sepakan melengkung dari bibir kotak penalti. Sepakan pemain asal Kolombia itu melenceng tipis di samping tiang gawang Roma yang dijaga Szczesny.

Memasuki babak kedua, tak banyak perubahan skema yang dilakukan kedua tim. Inter justru memperkuat lini tengahnya dengan memasukan Kondogbia untuk menggantikan Medel. Masuknya pemain yang dibeli dari AS Monaco itu memuat alur serangan Inter menjadi lebih hidup.

Tapi Roma tetap saja tak kenal lelah dalam mencoba mencari gol balasan. Pada menit ke-54 Dzeko lagi-lagi menebar ancaman melalui sundulan akurat. Untung saja Handanovic lebih siap menepis bola dari eks pemain Manchester City itu. Begitu juga dengan peluang Mohamed Salah empat menit setelahnya yang juga belum mampu menaklukkan ketangguhan Handanovic.

Meski tempo pertandingan tetap berlangsung cepat di sisa laga, gol tambahan di San Siro tak kunjung tercipta. Sehingga Roma harus mengakui keunggulan 1-0 Inter Milan. Inter memimpin perolehan angka yaitu 24 poin. Unggul satu poin dari AS Roma yang berada di posisi dua.

Inter Milan (4-3-3)
Handanovic; D’Ambrosio, Miranda, Murillo, Nagatomo; Guarin, Medel, Brozovic; Llajic, Jovetic, Perisic
pelatih: Roberto Mancini

AS Roma (4-3-3)
Szczesny; Maicon, Manolas, Rudiger, Digne; Florenzi, Nainggolan, Pjanic; Salah, Gervinho, Dzeko
pelatih: Rudi Garcia

Inter Milan Raih Kemenangan 0-1 Atas Bologna dengan 10 Pemain

Written By Japrax on Rabu, 28 Oktober 2015 | 05.44

TRIBUNNEWS.COM - Meski bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-60, Inter Milan nazionale tetap sanggup mencuri kemenangan di markas Bologna.
Skuat asuhan Roberto Mancini itu menang dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan lanjutan Liga Italia yang berlangsung di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Rabu (28/10/2015) dini hari.
Kemenangan La Beneamata dipersembahkan oleh sang kapten, Mauro Icardi, yang sukses memaksimalkan umpan manis Adem Ljajic.

Icardi mampu menjebol gawang Bologna pada menit ke-67. Gol itu jadi pemecah kebuntuan setelah kedua tim bermain tanpa gol di sepanjang babak pertama.

Inter Kembali Puncaki Klasemen

Written By Japrax on Minggu, 04 Oktober 2015 | 22.26

Inter Kembali Puncaki Klasemen
Pemain Inter Milan (REUTERS/Giorgio Perottino)
 
VIVA.co.id - Hasil mengecewakan kembali dipetik Inter Milan. Skuad asuhan Roberto Mancini itu hanya bermain imbang 1-1 melawan Sampdoria di Luigi Ferraris dalam lanjutan Serie A, Minggu 4 Oktober 2015.

Setelah laga berjalan alot tanpa gol di babak pertama, Sampdoria memecah kebuntuan di awal paruh kedua. Tepatnya di menit 51, Luis Muriel mengoyak jala Inter dan membawa Sampdoria unggul 1-0.

Tertinggal, membuat Inter bermain lebih menekan. Hasilnya, pada menit 76, Inter sukses menyamakan kedudukan melalui sontekan Ivan Perisic memanfaatkan umpan Mauro Icardi.

Inter sebenarnya mendominasi laga dengan penguasaan bola hingga 65 persen dan melepas 14 tembakan (5 shot on goal). Sayang tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Ini untuk kedua kalinya Inter tidak menang di dua laga terakhir. Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, Inter kalah dari 1-4 Fiorentina. Namun, tambahan satu poin, sudah cukup membuat Inter kembali ke puncak klasemen.

Inter memuncaki klasemen sementara Serie A dengan 16 poin dari tujuh laga. Unggul satu poin dari Fiorentina yang baru akan melakoni laga ketujuh melawan Atalanta pada Senin dinihari nanti.

Sementara itu, hujan gol terjadi di laga Palermo melawan AS Roma. Enam gol tercipta di laga ini. Kubu tamu menang 4-2. Kedua tim saling berbalas gol dari menit 2 hingga penghujung laga.

Susunan Pemain:
Sampdoria:
Emiliano Viviano, Djamel Mesbah, Niklas Moisander, Pedro Pereira, Ervin Zukanovic, Fernando, Édgar Barreto, Joaquin Correa (Angelo Palombo 56'), Roberto Soriano, Citadin Eder, Luis Muriel (Cassano 77')

Internazionale:
Samir Handanovic, Alex Telles, Gary Medel, Davide Santon, Jeison Murillo, Geoffrey Kondogbia (Jonathan Biabiany 63'), Fredy Guarín, Felipe Melo, Rodrigo Palacio (Manaj 71'), Mauro Icardi, Ivan Perisic

Link Streaming Sampdoria vs INTER (Live 20.00 WIB)

Icardi Dedikasikan Ban Kapten untuk Zanetti

Written By Japrax on Sabtu, 03 Oktober 2015 | 07.00

 
macanbola.com - Penyerang Inter Milan Mauro Icardi mengaku tidak pernah berharap menjadi kapten Nerazzurri. Striker asal Argentina itu mengaku terkejut setelah dipercaya mengambil alih ban kapten mengingat kapten sebelumnya Andrea Ranocchia hanya menghiasi bangku cadangan Inter.

"Ketika saya tiba di Inter saya tidak berharap untuk menjadi kapten. Saya hanya ingin mencetak gol dan melakukan hal-hal besar," kata Icardi kepada Inter Channel, seperti dilansir Football Italia, Kamis (1/10).

Ia mengungkapkan suatu keberuntungan bisa menjadi kapten tim sebesar Inter. Terlebih usianya masih sangat muda. Pria 22 tahun ini mendedikasikan kepercayaan tersebut kepada Javier Zanetti yang merupakan Wakil Presiden Inter Milan. Zanetti merupakan legenda Inter dan timnas Argentina serta salah satu pemegang ban kapten terlama di klub Milan itu.

"Pertama kali saya memakainya saat melawan Atalanta dan saya cukup beruntung. Kedua kalinya saat melawan Milan saya mengenakan ban kapten yang didedikasikan untuk Javier Zanetti," tambah pemain berusia 22 tahun tersebut.

Icardi berharap akan kembali dipercaya sebagai kapten tim saat menjalani pertandingan-pertandingan penting berikutnya.

Mancini dan Penantian Panjang Inter Milan

Written By Japrax on Rabu, 30 September 2015 | 20.30

Mengulang sukses 
 
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Roberto ManciniWaktu memang terus bergerak, merangsek ke depan, membentuk zaman. Serie A Italia pun semakin panas.

Tapi baiklah kita sejenak menoleh ke belakang dan menyebut nama  ini: Roberto Mancini.

Mancini lahir di Jesi, 27 November 1964. Dia ditakdirkan untuk  menjadi pesepakbola, juga pelatih. Sukses, juga apes, datang silih berganti.

Bologna, dari sana dia memulai kariernya. Tak lama, hanya setahun (1981–1982). Pindah ke Sampdoria (1982–1997), Mancini panen gelar: satu gelar scudetto, empat Coppa Italia, serta Piala Winner.

Mancini juga menggoreskan kenangan indah bagi Lazio, klub yang dibelanya selama tiga tahun (1997–2001): satu piala Winners, dua titel Coppa Italia.

Masa-masa kejayaan Mancini mulai redup, seiring dengan dipinjamkannya dia ke Leicester City (2001). Bersama  Leicester City, Mancini hanya mendapat kesempatan dalam empat laga.   

Sukses di klub, Mancini gagal moncer bersama Timnas Italia.  Berseragam  Azzurri, Mancini hanya mengantongi 36 laga dengan torehan empat gol.

Dunia balbalan tak bisa lepas dari Mancini. Sepak bola adalah  hidupnya, dunianya, hari-harinya. Tak lagi menjadi pemain, Mancini  meneruskan kariernya sebagai pelatih.

Mengawali karier, Mancini mengarsiteki Fiorentina (2001–2002). Lalu  Lazio (2002–2004). Pencapaian Mancini bersama kedua klub tersebut tak jelek-jelak amat, jika jam terbang menjadi tolok ukur.

Kepada La Viola,  Coppa Italia dia persembahkan. Gelar serupa juga dia berikan kepada Lazio.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Roberto Mancini
Sukses besar ditorehkan Mancini ketika dirinya dipercaya menukangi Inter Milan. Selama empat tahun masa pengadiannya (2004–2008), Inter super tokcer: Dua titel Coppa, dua gelar SuperCoppa, serta  tiga gelar scudetto.

Luar biasa! Tak ada yang bisa melakukan itu sebelumnnya di Inter,  setidaknya dalam 30 tahun terakhir. Mancini panen pujian. Namanya  terpatri kuat di hati para fans Nerazzurri.

Sayang, kemesraan itu akhirnya berakhir. Gagal bersaing di level  Eropa, jabatan Mancini menjadi taruhan. Dia didepak, posisinya digantikan Jose Mourinho.

Tak sedikit yang meragukan, Mancini bakal bisa mengulangi sukses  seperti yang dia pahat tatkala masih membidani La Beneamata.

Tapi Mancini mematahkan keraguan tersebut. Dia justru kembali  berjaya di Premier League, Inggris, kompetisi yang katanya paling ketat di dunia.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Roberto Mancini
Adalah Manchester City yang pernah merasakan sentuhan magis Mancini, dari 2009 - 2013. Tak hanya menjadi yang terbaik di pentas Premier League edisi 2011/2012, City juga kampiun Piala FA  2010/2011, serta Community Shield 2012.

Apa boleh buat, Mancini harus menelan pil pahit. Kegagalan di  penyisihan grup Liga Champions menjadi batu sandungan bagi Mancini. Selasa pagi, 14 Mei 2013, City resmi mengeluarkan pernyataan pemecatan Mancini.

Mancini, tak lama setelah pemecatan itu, mengaku masygul. Dia sedih, juga kecewa. Benar-benar emosional.

Kepada suratkabar Corriere dello Spor, Mancini berkata," Saya akui itu masih menyakitkan. Saya pikir, saya pantas mendapatkan respek lebih atas apa yang sudah saya lakukan untuk Manchester City".

Petualangan Mancini berlanjut ke Turki, bersama Galatasaray (2013–2014). Dia menggantikan  Fatih Terim.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Roberto Mancini
Setahun menangani Galatasaray, Roberto Mancini sebenarnya menorehkan  catatan apik, yakni menyabet gelar juara Piala Turki 2013-2014.  Galatasaray lumayan menyengat di Liga Champions, walau akhirnya kandas di babak 16 besar Liga Champions. Hanya saja, Galatasaray gagal mempertahankan gelar juara Liga Turki dan harus puas finis di posisi kedua.
Sejatinya, Mancini masih menyisakan kontrak dua tahun. Namun, Mancini memilih meninggalkan Sarı Kırmızılılar lebih cepat.

Takdir kemudian membawa Mancini kembali ke Inter, medio November 2014. Jebloknya kinerja Walter Mazzarri memaksa petinggi Inter mencari sosok pengganti yang tepat. Mancini-lah orannya.

Memaksimalkan laga tersisa, Mancini berharap ada keajaiban. Tapi itu tak terjadi. Di bawah asuhan Mancini, Inter mengakhiri Serie A edisi 2014/2015 dengan finis di posisi kedelapan.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Roberto Mancini
Mancini masih dipercaya sebagai pelatih. Musim 2015/2016 harus lebih baik. Bos Besar, Erick Thohir, menegaskan bahwa Inter harus finis di papan atas Serie A musim ini. Targetnya jelas, yakni Liga Champions 2016/2017.

Uang banyak pun digelontorkan. Sejumlah amunisi anyar didaratkan ke Giussepe Meazza. Mereka adalah Ivan Perisic, Stevan Jovetic, Martin Montoya, Jeison Murillo, Miranda, juga Geoffrey Kondogbia.

Lima kemenangan dari enam laga, setidaknya bukti bahwa Inter telah bangkit dari keterpurukan.

Masih terlalu dini untuk bicara Scudetto, memang. Jalan masih panjang dan berliku. Walau demikian, Inter dengan pelatih sekaliber Mancini, menjadi jaminan mutu.

Jika Mancini bisa melakukannya pada masa lalu, bukan tak mungkin dia pun akan melakukannya musim ini. Terakhir, Inter juara Serie A musim 2009/2010. Akan usaikan penantian panjang itu? Semoga.

Stevan Jovetic Absen Sepuluh Hari


Jovetic Inter Milan Serie A

Jovetic bermasalah dengan cedera paha dan harus absen membela Inter untuk sepuluh hari ke depan.
Stevan Jovetic terpaksa absen membela FC Internazionale untuk sepuluh hari ke depan menyusul cedera paha yang dialaminya. 

Cedera tersebut didapat Jovetic saat laga melawan Fiorentina di akhir minggu, di mana Inter kalah dengans kor 4-1.

Karena cedera tersebut, Jovetic juga akan absen membela Montenegro di kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Austria dan Rusia minggu depan.

Pemain yang merupakan pinjaman dari Manchester City tersebut kemungkinan baru bisa kembali ke tim saat Inter menjamu Juventus dalam lanjutan Serie A Italia pada 18 Oktober mendatang.

Ingin Pertahankan Peforma, Inter Bidik Dua Bek Tangguh di Januari

JawaPos.com - Kekalahan telak Inter dari Fiorentina dini hari kemarin di kandang sendiri menjadi alarm dini bagi mereka. 
 
Sederet perubahan harus kembali dilakukan jika ingin tetap tampil kompetitif sepanjang musim.
Karena itu, target utama pun dipatok oleh Presiden Inter Eirck Thohir; Inter harus agresif dengan memburu beberapa pemain berkualitas pada bursa transfer musim dingin yang bakal dibuka Januari tahun depan. 

"Beberapa tambahan pemain bakal hadir pada bursa transfer mendatang," ujar Thohir seperti dilansir Sky Sport Italia. 

"Namun, bersamaan dengan itu kami juga akan melepas beberapa pemain juga. Sebab, Anda tentunya tidak bisa memiliki 30 pemain. Maksimal hanya lima," imbuh Thohir. 

Jika rencana pengusaha Indonesia itu dalam membeli pemain terrealisasi, setidaknya ada dua nama yang bakal dibidik oleh allenatore Nerazzuri Roberto Mancini untuk menghuni San Siro. 

Yang paling utama adalah mencoba mendatangkan bek kanan AS Monaco asal Brasil Fabinho Tavares. Dirinya mencatatkan penampilan yang menawan ketika memperkuat Monaco pada periode 2013-2015 dengan status pinjaman dari klub Rio Ave. 

Adanya Fabinho dibutuhkan oleh Mancio, sapaan akrab Mancini, untuk menggantikan peran Martin Montoya sebagai pelapis utama bagi Davide Santon. Montoya yang dipinjam dari Barcelona dengan banderol EUR 1 Juta (sekitar Rp 16,4 Miliar) gagal meyakinkan Mancini dengan tidak sedetikpun turun di enam laga Serie A terakhir. 

RAI Sport melansir dana sebesar EUR 10 Juta atau sekitar Rp 164 Miliar bakal disiapkan oleh klub berjuluk Nerazzuri itu untuk mendatangkan Fabinho ke Giuseppe Meazza.  

Namun, mereka harus bersaing dengan Manchester City yang juga kabarnya juga berniat memburu tanda tangan bek yang baru mengemas tiga caps bersama timnas Brasil tersebut. 

Jika saja Fabinho gagal didapatkan, RAI Sport melansir bahwa mereka sudah membidik bek Hellas Verona Jacopo Sala sebagai alternatif. (apu/JPG)

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger