Headlines News :

Grazie IL Capitano

Grazie IL Capitano

Berita Terbaru FC Internazionale

Setelah Jovetic, Inter Segera Sambut Transfer Perisic

Written By Japrax on Rabu, 29 Juli 2015 | 20.50

Bola.net - Di saat Inter Milan sedang melakukan uji medis terhadap Stevan Jovetic yang dipinjam dari Manchester City dengan opsi permanen, kabar baik kembali mendatangi fans La Beneamata. Agen dari Ivan Perisic memberi perkembangan terbaru seputar masa depan kliennya.
Perisic memang merupakan satu dari tiga penyerang yang diminati langsung oleh Roberto Mancini. Dan sepertinya dalam sepekan ke depan, penyerang Kroasia itu bakal pindah ke Inter.

"Hal ini masih membutuhkan kesabaran. Kami berada di jalur yang tepat, tanda-tandanya juga bagus, tapi masih ada beberapa hal yang harus ditetapkan. Kedua klub sedang berusaha mencapai kesepakatan.

"Saya rasa dalam waktu tujuh hari semuanya akan terselesaikan. Saat ini saya tak bisa memberi keterangan lebih dari yang sudah saya sampaikan." terang Tonci Martic yang merupakan agen Perisic pada FantaGazetta dikutip Football Italia.

Karir pemain 26 tahun itu makin melejit setelah musim lalu membawa Vfl Wolfsburg finis di peringkat kedua Bundesliga. (foti/dct)

Mourinho: Benitez Hanya Perlu Enam Bulan Merusak Inter

Bola.net - Jose Mourinho menyinggung pelatih Real Madrid saat ini, Rafael Benitez, sebagai pelatih yang tak becus. Bahkan Mou menyebut Benitez telah menghancurkan Inter Milan setelah ditinggalkannya.
Bukan hanya itu saja, Benitez juga dinilai tak pernah menggapai kesuksesan seperti yang diraih oleh Mourinho. Komentar panas dari pelatih Portugal ini sejatinya untuk menanggapi pernyataan istri Benitez, Montse Benitez, yang lebih dulu menghinanya.

Montse mengatakan: "Real Madrid adalah klub ketiga Jose Mourinho yang dilatih Rafa. Kami harus selalu membersihkan 'kotorannya'!"

Atas kata-kata itu, Mourinho menanggapi: "Saya tidak menertawakannya. Karena suaminya ke Chelsea menggantikan Roberto Di Matteo dan ke Real Madrid menggantikan Carlo Ancelotti." Mourinho mengawali.

"Satu-satunya klub suami dia menggantikan saya adalah di Inter Milan, di mana dalam satu bulan dia telah menghancurkan tim terbaik di Eropa pada waktu itu," ucap Mourinho usai mengantar Chelsea menekuk Barcelona, Rabu (29/7). (tele/shd)

Tekad Erick Thohir Kembalikan Nama Besar Inter Milan

Written By Japrax on Selasa, 28 Juli 2015 | 20.53

Liputan6.com, Milan - Erick Thohir bertekad untuk membawa Inter Milan kembali disegani di Eropa. Itu sebabnya pengusaha asal Indonesia ini terus melakukan perombakan skuat di dalam dan luar lapangan.

Thohir menjadi pemilik Inter sejak dua tahun terakhir. Dan masalah finansial menjadi sorotan pertamanya saat tiba di Giuseppe Meazza.

"Keuangan kami merah? Saya tidak khawatir. Lagipula pendapatan kami meningkat meski tidak bermain di kompetisi Eropa," ujar Thohir seperti dilansir Football Italia.

"Sekarang pendapatan kami sekitar 160-170 juta euro. Tapi kami berusaha mendapatkan pendapatan hingga 250 juta euro untuk bisa menjadi 10 klub besar Eropa," katanya menambahkan.

Musim panas ini Inter sendiri melakukan perombakan besar pada skuat. Mereka telah mendatangkan sembilan pemain, yakni Miranda, Jeison Murillo, Davide Santon, Martin Montoya, Geoffrey Kondogbia, Saphir Taider, Ezequiel Schelotto, Jonathan Biabiany dan Samuele Longo.

"Roberto Mancini harus menyiapkan tim sebaik mungkin karena  persiapannya cukup panjang. Selain itu para pemain juga harus sadar ekspektasi besar pada mereka. Target kami adalah mengembalikan Inter menjadi klub juara," ujar Thohir. (Vid / Ian)

Jovetic Jalani tes Medis di Inter Milan

Bisnis.com, JAKARTA – Striker Montenegro Sevan Jovetic telah tiba di rumah sakit Humanitas di Milan untuk menjalani tes medis. Hal tersebut merupakan langkah akhir sebelum menandatangani kontrak empat tahun bersama klub besutan Roberto Mancini itu.

Jovetic telah tiba di Italia Senin (27/7/2015) waktu setempat dan diharapkan segera menandatangani kontrak senilai 3 juta Euro per musim.

Striker yang memiliki catatan masalah cedera itu mengaku baik-baik saja setelah menjalani tes medis. “Secara medis, Aku baik-baik saja,” kata mantan pemain Fiorentina itu setibanya di bandara Malpensa kemarin.

Jovetic tiba di Inter dari Manchester City dengan nilai transfer mencapai 15 juta euro, setelah dua tahun bermain dan berjuang untuk City di Liga Primer Inggris.

Sementara itu, Corriere dello Sport  percaya dia bakal kembali mengenakan nomor punggung 35 seperti nomor punggung sebelumnya di kostum Manchester City.

Pellegrini Ungkap Alasan Kenapa Jovetic Mesti Hengkang dari City

Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini angkat bicara terkait pindahnya strikernya Stevan Jovetic ke Inter Milan. Pellegrini mengungkapkan pemain berusia 25 tahun hengkang dari Etihad Stadium, kandang Manchester City karena dilanda cedera.

Striker Timnas Montenegro itu sudah menjalani tes medis dengan Inter yang menandai dirinya kembali bermain di Serie A. Sebelumnya Jovetic bermain di Fiorentina pada 2008-2013 sebelum merapat ke City pada 2013.

"Sayangnya, Stevan harus pergi. Dia pemain yang sangat baik, salah satu pemain terbaik yang saya lihat. Namun,  dia terlalu banyak cedera dan itu sebabnya dia tidak bisa bermain di banyak pertandingan berturut-turut,” kata Pellegrini di situs resmi klub.

"Aku ingin memberikan yang terbaik bagi masa depannya. Saya yakin dia akan menjadi pemain yang sangat penting bagi Inter," tambah pelatih asal Chile tersebut.

Jovetic mengalami masa sulit di Manchester City. Striker yang sudah mengecap 30 caps bersama Timnas Montenegro itu gagal menjadi starter setelah mantan striker Liverpool Raheem Sterling merapat ke Etihad Stadium baru-baru ini.

Dengan kepindahan Jovetic ke Inter, dia bakal memulai kembali kariernya di bawah asuhan pelatih Roberto Mancini yang juga merupakan mantan pelatih Manchester City.

Melo ke Inter, Galatasaray Minta Nagatomo

Bisnis.com, JAKARTA – Klub Serie A Inter Milan dikabarkan telah menyetujui kesepakatan dengan klub Turki Galatasaray untuk gelandangnya Felipe Melo. Laporan di Italia menyebutkan gelandang berusia 32 tahun itu bakal terbang ke Milan untuk tes medis.

Sport Mediaset mengklaim Galatasaray telah setuju untuk melego Melo ke Inter Milan. Kedua belah pihak telah menyetujui proses transer dengan nilai 3 juta Euro.

Angka tersebut jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan permintaan awal sebesar 10 juta euro. Penurunan harga tersebut dinilai memicu adanya penawaran lain dengan penukaran pemain.

Bek Inter Milan Yuto Nagatomo disebut-sebut diminta merapat ke Galatasaray sebagai bagian dari perjanjian yang sudah disepakati.

Sementara itu, Melo yang tampil 22 kali bersama Timnas Brasil itu diharapkan menjalani tes medis dalam 48 jam kedepan.

Stevan Jovetic Jalani Tes Medis di Inter Milan

Bola.com, Milan - Proses kepindahan Stevan Jovetic dari Manchester City ke Inter Milan segera tuntas. Penyerang berkebangsaan Montenegro itu bakal menjalani tes medis hari ini di Milan.

Jika tes medis berjalan dengan lancar, Jovetic akan diperkenalkan sebagai pemain baru Nerazzurri esok, Rabu (29/7/2015). Hal ini diungkapkan langsung oleh direktur klub, Marco Fassone.

"Saya harap tes medis Jovetic berjalan lancar untuk kemudian ia jadi pemain kami. Kami semua menginginkannya, baik dari presiden, direksi, dan pelatih," ucap Fassone seperti dikutip Football Italia.

"Untuk sekarang ini, kami memiliki terlalu banyak pemain di Inter, jadi saat ini tidak ada lagi yang masuk. Bursa transfer masih panjang, tidak ada lagi pembelian," lanjutnya.

Belum diketahui apakah Internazionale akan menjadikan Jovetic sebagai pemain pinjaman atau permanen.

Pemain berusia 25 tahun itu mengalami musim yang sulit selama membela Manchester City. Ia gagal menembus skuat utama pasukan Manuel Pellegrini.

Selama dua musim bersama The Citizens, Jovetic hanya mampu tampil 39 kali dan membukukan 11 gol.

Thohir: Masih Ada 2-3 Pemain Top untuk Inter

Written By Japrax on Senin, 27 Juli 2015 | 21.05

Metrotvnews.com, Milan: Presiden Inter Milan Erick Thohir percaya bahwa skuatnya bisa berkembang di musim depan. Kepercayaan diri itu ia akui lantaran optimistis dengan kerja Roberto Mancini.

Selain itu, ia juga mengatakan bakal mendukung proses transfer pemain. Sejauh ini, Inter sudah mendatangkan Geoffrey Kondogbia. Namun, Thohir mengatakan bakal ada dua sampai tiga pemain lagi di Inter.

"Kami memutuskan untuk membawa 2-3 pemain top untuk Inter dan ia adalah salah satu dari mereka," ujar Thohir.

"Kami senang dengan kedatangan Kondogbia. Kami akan membantu dia bersinar di Inter," sambungnya.

Saat ini, Inter sedang mengikuti ajang pramusim International Champions Cup di Tiongkok. Sayang, dari dua pertandingan yang sudah dilakoni Inter belum meraih kemenangan. Di laga perdana, Inter menyerah dari Bayern Muenchen dan AC Milan dengan skor 1-0. (Football-Italia)
(ACF)

Jovetic Selangkah Lagi Berkostum Inter Milan

Liputan6.com, Milan - Stevan Jovetic segera tiba di kota Milan untuk menjalani tes media bersama Inter Milan pada Selasa (28/7/2015). Adalah Jovetic sendiri yang mempublikasi bahwa dia tengah dalam perjalanan ke kota Milan.

Seperti dilansir Football-Italia, dalam akun media sosial Twitter dan Instagram miliknya, Jovetic mem-posting foto tengah berada di pesawat yang membawanya ke Milan, Italia. Jovetic dijadwalkan baru akan tiba di Milan pada Senin pagi waktu setempat.

Bila penyerang Montenegro ini benar-benar bergabung dengan Inter, maka Jovetic belum bisa bertemu skuat asuhan Roberto Mancini. Saat ini, Nerazzurri sedangan berada di Guangzhou, Tiongkok.

Inter menjalani tur pramusim mereka di Tiongkok dan akan melawan Real Madrid di ajang International Championship Cup 2015. Jovetic diharapkan dapat menjadi solusi bagi lini serang Inter yang musim lalu Cuma mengandalkan Mauro Icardi.   

Kesepakatan antara City dan Inter diyakini akan membuat Jovetic dipinjamkan selama dua musim dengan membayar 3 juta euro. Inter juga memiliki opsi pembelian Jovetic pada musim panas 2017.

Inter perlu membayar sisa sebesar 12 juta euro kala ingin mempermanenkan status kontrak Jovetic nanti. Jumlah itu setengah dari harga City kala memboyong Jovetic dari Fiorentina pada dua tahun lalu. (Wind/Rjd)

Diminati Real Madrid, Icardi Memilih Setia Di Inter

Bintang muda Argentina yang bermain untuk Inter Milan, Mauro Icardi, mengaku Real Madrid tertarik untuk memboyongnya. Namun, mantan pemain Sampdoria tersebut menegaskan ingin tetap bertahan bersama Inter.

Alasan bertahan di Giusseppe Meazza karena, dirinya percaya klub memiliki kans untuk kembali ke jalur kesuksesan. Tak hanya itu, Icardi juga optimis skuad Inter musim depan akan dihuni pemain-pemain berkualitas.

“Ketertarikan Real Madrid kepada saya itu benar. Mereka menginginkan saya. Namun saya diminta untuk bertahan di Inter dan perhatian saya sepenuhnya memang berada di sini. Saya tahu tahun ini kami memiliki skuad yang mumpuni,” terang Icardi seperti dimuat Football Italia, Senin (27/7).

“Sekarang kami mengalami perkembangan yang cukup baik, jadi kami berharap dapat melakukan segala sesuatu dengan baik dan kembali ke kompetisi Eropa,” tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, musim lalu Icardi tampil cukup gemilang dengan pencapaian 22 gol untuk Inter di ajang Serie A. Secara keseluruhan, pemain 22 tahun tersebut telah membuat 27 gol dari 48 penampilannya di seluruh kompetisi musim lalu.

Selasa, Jovetic Tes Medis di Inter Milan

Written By Japrax on Minggu, 26 Juli 2015 | 21.29

VIVA.co.id - Inter Milan selangkah lagi bakal mendapatkan striker Manchester City, Stevan Jovetic. Pemain internasional Montenegro tersebut bakal melakoni tes medis bersama La Beneamata, Selasa 28 Juli 2015.

Jovetic baru bergabung dengan ManCity dari Fiorentina di musim panas 2013. Namun, pemain 25 tahun ini gagal menunjukkan penampilan mengesankan bersama The Citizens.

Tanda-tanda Jovetic bakal hengkang mulai tercium musim lalu. Dia dicoret dari skuad The Citizens di Liga Champions di bulan Januari.

Laporan dari The Corriere dello Sport dan Sky Sport Italia, Jovetic akan melakoni tes medis dengan Inter, Selasa 28 Juli 2015. La Beneamata meminjam Jovetic dua musim dengan nilai €3 juta, ditambah opsi pembelian senilai €12 juta.

Ini akan menjadi comeback Jovetic ke Serie A. Sebelumnya, dia sempat membela Fiorentina pada 2008 hingga 2013.

Inikah Pemain Anyar Inter Milan Berikutnya?

INILAHCOM, Milan - Inter Milan dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan gelandang Galatasaray, Felipe Melo. Tapi, masih ada kendala yang mengganjal.

Di bursa transfer musim ini, Inter termasuk aktif. Tim asuhan Roberto Mancini itu sudah mendatangkan beberapa muka baru, seperti Geoffrey Kondogbia, Jeison Murillo, Miranda, dan Martin Montoya.

Hasil buruk yang diraih Inter dalam tiga musim terakhir membuat mereka gencar mendatangkan amunisi anyar demi bisa bersaing di Seri A dan kembali masuk ke Liga Champions.

Seperti diberitakan Football Italia, Inter disebut telah mencapai kata sepakat dengan Felipe Melo. Pemain asal Brasil itu tak asing lagi untuk sepak bola Italia karena pernah memperkuat Juventus dan Fiorentina.

Kabarnya Melo dikontrak selama dua tahun dan Inter memberikan gaji sebesar 3,1 juta Euro (45 miliar Rupiah) per musim. Namun, satu kendala yang mengganjal adalah belum disepakatinya nilai transfer.

Milan vs Inter: Pemanasan 2 Raksasa Italia

Written By Japrax on Sabtu, 25 Juli 2015 | 08.11

Liputan6.com, Shenzhen - AC Milan akan menghadapi Inter Milan pada lanjutan pertandingan International Champions Cup (ICC) 2015 di Shenzhen Universiade Sports Centre, Shenzhen, Sabtu (25/7/2015). Duel ini jadi pemanasan kedua tim sebelum kompetisi Serie A bergulir bulan depan.

Jelang kompetisi, Milan dan Inter sama-sama bergerak lincah di bursa transfer. Milan mendatangkan José Mauri, Luiz Adriano, Carlos Bacca, Andrea Bertolacci dan Rodrigo Ely. Sementara Inter membeli Geoffrey Kondogbia, Jonathan Biabiany, Jeison Murillo, Miranda dan Martín Montoya.

Bertolacci dan Ely sudah melakoni debut saat Milan tumbang 1-2 di tangan Lyon. Sementara sisanya kemungkinan besar akan debut lawan Inter.

Di kubu La Beneamata, harapan digantungkan pada Geoffrey Kondogbia. Eks pemain Monaco tampil cukup baik saat menghadapi Stuttgarter (Inter menang 4-3), Carpi (menang 4-2) dan Bayern Munich (kalah 0-1).

Usai laga ini, Inter dan Milan masih sama-sama harus menghadapi Real Madrid di ajang yang sama. Inter akan bentrok dengan El Real pada 27 Juli, sementara Milan tiga hari berikutnya. (Jnp/Rej)

Warna Balkan Mengental di Tubuh I Nerazzurri

Written By Japrax on Jumat, 24 Juli 2015 | 20.04

MSports.net Selama bertahun-tahun, Internazionale Milan begitu kental dengan aroma Tango. Rekam jejak pemain Argentina di skuat Inter sudah begitu panjang. Bahkan hingga saat ini. Namun, dominasi Albiceleste di skuat Inter semakin tereduksi. Kini, Inter justru mulai berpaling dengan mengentalkan aroma Balkan.

Apa keistimewaan sepak bola Balkan? Musim 2014-15, di skuat Inter sudah bercokol sederet pemain berdarah Balkan. Samir Handanovic (Slovenia) di bawah mistar gawang, di lini belakang ada Nemanja Vidic (Serbia), dilengkapi dua penggawa timnas Kroasia di lini tengah, Mateo Kovacic dan Marcelo Brozovic. Ada pula Xherdan Shaqiri, pemain kelahiran Albania-Kosovo yang memilih membela Swiss.

Empat pemain di atas, ditambah Shaqiri, masih bertahan sampai musim panas tahun ini. Namun, Inter agaknya belum puas dengan amunisi Balkan yang dimiliki. Sejauh ini, ada dua nama lain yang terus dikaitkan dengan I Nerazzurri. Keduanya merupakan pemain depan. Stevan Jovetic dari Montenegro dan Ivan Perisic yang merupakan rekan senegara Kovacic dan Brozovic. Kedua pemain semakin dekat dengan pintu masuk Giuseppe Meazza. Meski di sisi lain, Shaqiri justru tengah menunggu akses untuk pergi.

Ivan Perisic dan Stevan Jovetic bisa semakin memperkental nuansa Balkan di Inter.

Langkah yang dilakukan Inter terbilang cukup unik. Biasanya, pemain dari negara-negara besar sepak bola seperti Brasil, Argentina, Belanda, atau Jerman, kerap menjadi primadona. AS Roma pernah menumpuk pemain Brasil, AC Milan populer dengan trio Belanda. Inter, yang pernah mengusung trio Jerman dan akrab dengan sejarah pemain Argentina, kini justru berpaling ke aroma Balkan. Padahal, sejarah permainan si kulit bulat di kawasan Balkan tidak lebih elok. Terlebih sejak Yugoslavia pecah menjadi kepingan negara-negara kecil seperti Bosnia & Herzegovina, Kroasia, Slovenia, Rep. Makedonia, Serbia, Montenegro, hingga Kosovo. Ditambah lagi, konflik di antara mereka masih cukup kental.

Namun, Balkan tetaplah etnik yang begitu bangga dengan sejarah sepak bola mereka. Semangat dramatik sepak bola Balkan bahkan pernah diadopsi oleh sineas Serbia, Dragan Bjelogrlic, ke dalam sebuah film bertemakan sepak bola yang berjudul Montevideo God Bless You. Film ini berkisah tentang drama perjuangan etnik Balkan yang mengusung Yugoslavia kala mencapai peringkat ketiga pada Piala Dunia 1930 di Montevideo, Uruguay.

Episode sejarah itu sering dikenang dan digunakan oleh orang-orang Serbia untuk membanggakan keunggulan dan nama besar etniknya. Cerita kepahlawanan itu sekaligus menjadi folklore yang didendangkan sebagai pemantik mimpi kepada kaum muda negara-negara Balkan yang hendak membaktikan dirinya melalui sepak bola.

Padahal, dalam sejarahnya, Yugoslavia ditakdirkan sebagai tempat yang sulit bagi bersatunya beragam etnik. Faktor multirasial, etnik dan agama di Yugoslavia memang selalu menjadi bumbu perpecahan, perseteruan, dan bahkan peperangan satu sama lain. Perpecahan dan perseteruan itu sudah berlangsung lama, sejak Yugoslavia berbentuk kerajaan, bermutasi menjadi republik, hingga kini berintegrasi terkotak-kotak ke dalam 8 negara terpisah.

Sebuah adagium Balkan kuno berujar: “Apa yang menimpa kakek saya akan menimpa saya juga. Maka, sebelum menimpa saya, saya harus bertindak.” Pepatah itu menjadi pembenaran untuk bertindak lebih dulu. Mereka didorong untuk beraksi lebih dulu, ketimbang didahului. Lebih baik menindas daripada ditindas.

Dalam soal sepak bola, chauvinisme juga telah menghancurkan kesebelasan nasional Yugoslavia. Disintegrasi yang terjadi membuat Kesebelasan Yugoslavia akhirnya ikut porak poranda. Orang masih ingat jelang Piala Eropa 1992, kemerdekaan yang diproklamirkan oleh Kroasia dan Slovenia membuat eksodus pemain dari etnik Kroat dan Slovenians dari tim nasional. Padahal, hampir 40% skuat timnas berasal dari etnik tersebut.

Bagaimanapun juga, arena sepak bola adalah panggung untuk menumpahkan rasa nasionalisme dan patriotisme kebangsaan. Zvonimir Boban misalnya. Pria asal Kroasia ini rela menyumbang 100.000 dolar AS untuk membeli senjata bagi bangsanya guna melawan tentara Yugoslavia. “Melalui sepak bola saya ingin membiayai perjuangan di garis depan,” ucapnya secara heroik.

"Di sini saya berdiri, di hadapan wajah-wajah yang berani mengambil risiko, di depan mereka yang berani mengorbankan karier dan hidupnya. Berdiri untuk sesuatu yang dianggap pantas dan layak. Berdiri karena satu keyakinan, Kroasia!" Kalimat itu juga meluncur dari mulut Boban saat baru berusia 21 tahun, setelah insiden kerusuhan berbau SARA pada pertandingan antara Dynamo Zagreb versus Red Star Belgrade di stadion Maksimir, Zagreb, pada 10 Juni 1990.

Tawuran massal antarsuporter pecah. Petugas keamanan Kota Zagreb, yang mayoritas orang-orang Serbia, terlibat aksi saling lempar batu, adu jotos, dan bentuk kekerasan lainnya. Polisi lebih asyik mengejar dan menangkap orang-orang Kroasia. Hingga tiba pemandangan yang menarik perhatian Boban, saat Polisi meringkus seorang pendukung Dynamo Zagreb di tengah lapang.

Tak rela melihat pendukung Dynamo Zagreb dihajar dan ditangkap polisi Serbia. Boban melayangkan tendangan hingga sang petugas terjengkang. Fans yang ditolong berhasil membebaskan diri. Nahas bagi Boban yang akhirnya ditangkap dan dijerat hukuman. Tapi, rakyat Kroasia menempatkan kejadian itu sebagai serpihan perjuangan patritotik rakyat Kroasia melepaskan diri dari kungkungan orang-orang Serbia.

Dari setiap kepingan perjuangan itu, para pesepak bola dari negeri Balkan, khususnya Kroasia, mulai berbicara banyak di Eropa. Pada era modern, berjuang di atas lapangan menjadi bentuk perlawanan yang lebih positif. Semenjak generasi emas yang membawa Kroasia menduduki peringkat ketiga di Piala Dunia 1998, sederet anak muda siap menulis sejarah yang tak kalah elok demi negara yang dicintai.

Cerita heroik para pendahulu menginspirasi generasi muda Kroasia mulai Luka Modric dan Ivan Rakitic di Spanyol, hingga Kovacic dan Brozovic di Italia. Semangat perjuangan masih melekat di dalam diri setiap pemain Balkan. Semangat yang lahir dari kerasnya hidup akibat konflik berkepanjangan. Bosnia & Herzegovina, Kroasia, Slovenia, Rep. Makedonia, Serbia, Montenegro, hingga Kosovo, memiliki kebanggaan terhadap sejarah sepak bola yang mereka bangun di atas tetes keringat dan darah para pejuang.

Alasan itu pula yang mungkin melatari keputusan Inter mulai berpaling dari aroma Tango dengan kian mengentalkan warna Balkan, khususnya Kroasia. Ditambah lagi, sejarah perjuangan Kroasia dalam melepaskan diri dari arogansi Serbia pun sejalan dengan perlawanan Inter memegang teguh inovasi terhadap invasi pemain asing. Demi sebuah prinsip, Inter memutuskan lepas dari Milan Cricket and Football Club pada 1908, yang kini menjadi rival sekota, AC Milan.

"This wonderful night will give us the colours for our crest: black and blue against a backdrop of gold stars. It will be called Internazionale, because we are brothers of the world," bunyi deklarasi 'kemerdekaan' Inter pada 9 Maret 1908. Melalui slogan 'brothers of the world' itu, Inter kini mulai merangkul para pesepak bola dari negara-negara Balkan. Handanovic, Vidic, Kovacic, Brozovic, dan kelak Perisic serta Jovetic, akan mengesampingkan kentalnya perseteruan etnik di semenanjung Balkan demi panji I Nerazzurri.

Penulis: Irawan Dwi Ismunanto
Bisa Dihubungi di
Twitter @IrawanCobain
Email: iracobain@gmail.com

Inilah Alasan Kovacic Ogah Tinggalkan Inter Milan

Bola.net - Mateo Kovacic masih ingin tetap berseragam Nerazzurri meskipun ada sejumlah klub besar yang mendekatinya. Sebab, gelandang asal Kroasia tersebut menyatakan ingin mengantar Inter Milan meraih satu trofi, jika pun pada akhirnya ia meninggalkan San Siro.
Inter Milan hanya mampu berada di peringkat kedelapan di Serie A musim lalu. Setelah melakukan aktivitas transfer pada musim panas ini, Inter dikatakan ingin kembali bersaing lagi.

"Target kami harus kembali menjadi tiga besar, membawa Inter kembali ke Liga Champions. Lalu, kita akan melihat apa yang akan terjadi." tutur Kovacic di laman Football Italia.

"Harapan saya adalah memenangkan trofi dengan Inter. Saya sudah dua tahun setengah [bersama Inter] dan menurut saya penantian itu sudah cukup lama." tandasnya.

Inter Milan melakukan pemugaran skuat untuk mengahadapi musim depan pada bursa transfer kali ini. Geoffrey Kondogbia, Jeison Murillo, dan Martin Montoyo adalah pemain yang akan bersama Roberto Mancini musim depan. (foti/shd)

Jovetic Segera Jalani Tes Medis di Inter Milan

INILAHCOM, Milan - Perlahan tapi pasti, penyerang timnas Serbia, Stevan Jovetic, merapat ke Inter Milan. Ia dijadwalkan menjalani tes medis pada akhir pekan ini.

Jovetic akan bergabung dengan Inter dari Manchester City dengan status pinjaman berdurasi dua tahun. Menurut Sky Sport Italia, kedua klub masih terus membahas detail perjanjian transfer ini.

Negosiasi diperkirakan akan rampung pada akhir pekan ini, yang kemudian disusul dengan prosesi tes medis pemain berusia 25 tahun itu di Milan.

Menurut kabar, Inter memiliki hak pembelian secara permanen di akhir masa peminjaman dengan membayar sebesar 15 juta Euro atau sekitar 227 miliar Rupiah.

Sementara itu, Nerazzurri sepertinya melepaskan peluang menggaet penyerang sayap Chelsea, Mohamed Salah. Pemain berusia 23 tahun itu dikabarkan akan segera menjalani tes medis untuk bergabung dengan AS Roma.

Stevan Jovetic Hampir Dipastikan ke Inter Milan

Written By Japrax on Kamis, 23 Juli 2015 | 14.11

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN  --  Inter Milan hampir dipastikan bakal mendapatkan tandatangan striker Manchester City, Stevan Jovetic. Kemungkinan Jovetic keluar dari Etihad Stadium makin besar sejak kedatangan Wilfried Bony musim panas lalu.

Dalam laporan yang dilansir Sportsmole, Kamis (23/7), Inter telah meraih kesepakatan dengan City untuk mengambil alih pemain itu. Laporan mengatakan pemain berusia 25 tahun itu akan memenuhi kontrak peminjaman dengan pilihan kontrak permanen senilai 11 juta pounds atau Rp 230 miliar.

Laporan Coughtoffside memperkuat kabar itu dengan menyatakan Manuel Pellegrini telah mengesampingkan kemungkinan masa depan Jovetic di Manchester City musim depan.

Dalam Manchester Evening News, Jovetic pun telah menyadari kemungkinan itu. Ia tahu kariernya bersama City telah berakhir. ovetic bergabung dengan City 2013 lalu. Ia mendapat 39 kesempatan tampil dan mencetak 11 gol selama itu.

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger