Headlines News :

Eto'o Bawa Inter Kuasai Coppa Italia

Written By Japrax on Senin, 30 Mei 2011 | 05.37

Bola.net - Internazionale berhasil berpesta di stadion Olimpico Roma, Inter berhasil meraih trofi Coppa Italia dengan mengalahkan Palermo 3-1, Senin dini hari (30/5).

Pertandingan baru berjalan satu menit, Abel Hernandez sudah mengancam gawang Inter, tendangan keras pemain asal Uruguay tersebut masih melebar ke sisi gawang Julio Cesar.

Selanjutnya, pemain incaran tim-tim besar Eropa, Javier Pastore, setelah melakukan pergerakan dengan rekannya, Pastore berhasil memasuki kotak penalti Inter, namun Julio Cesar dengan sigap mengamankan gawangnya.

Bermain sedikit lamban, Inter malah berhasil mencuri gol, umpan terobosan Wesley Sneijder berhasil diterima oleh Samuel Eto'o yang kemudian melakukan solo run ke dalam kotak penalti dan menempatkan bola ke pojok kiri gawang Sirigu, gol bagi Inter di menit ke-25.

Palermo pun tak putus asa, mereka terus menekan Inter, berawal dari sebuah kemelut di kotak penalti berhasil diakhiri dengan tendangan keras dari Hernandez, namun Julio Cesar lagi-lagi mampu mementahkan peluang tersebut.

Hernandez menjadi pemain yang paling sering merepotkan Cesar, di menit-menit akhir babak pertama, tendangannya dari dalam kotak penalti kembali mengancam gawang Cesar, meski Cesar masih mampu menangkap bola dengan baik.

Sampai peluit ditiup oleh Wasit Morganti kedudukan tak berubah, Inter masih unggul 1-0.

Mengawali babak kedua, Palermo langsung mengacam Inter, tendangan Pastore dari luar kotak penalti membuat Lucio berjibaku mengamankan gawang Inter.

Palermo terus menekan Inter, Palermo seperti menunjukkan diri bahwa mereka adalah tim yang tak bisa diremenhkan, sekalipun oleh Inter.

Fabrizio Miccoli kini ikut-ikutan membuat Cesar bekerja keras, sundulan kepala yang diarahkan ke tanah dan memantul ke gawang Inter masih mampu ditepis oleh Cesar.

Namun, hanya sampai di menit ke-70 Palermo mendominasi pertandingan selanjutnya Inter yang mengambil alih permainan.

Di menit ke-79, lagi-lagi dari umpan manis Wesley Sneijder, Samuel Eto'o berhasil menaklukkan Sirigu yang coba menerkam bola dengan keluar dari sarangnya, 2-0 untuk Inter.

Seperti tak ingin hanya memberi umpan, Sneijder juga ingin mencetak gol, namun tendangan lengkungnya dari luar kotak penalti masih mampu ditepis oleh Sirigu.

Akhirnya, secara tak terduga, Palermo yang mendapat tekanan malah berhasil mencetak gol, Ezequiel Munoz berhasil menyundul bola hasil tendangan penjuru dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 di menit ke-88.

Sungguh sial, baru dua menit yang lalu mencetak gol, Munoz harus diganjar kartu merah karena melanggar McDonald Mariga di luar kotak penalti Palermo.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan oleh Inter, Diego Milito, pemain yang sedikit menurun penampilannya musim ini karena cedera, berhasil mencetak gol di menit ke-92 yang membuat gelar pertama Leonardo semakin dekat.

Umpan kembali diberikan oleh Wesley Sneijder yang pantas menjadi Man of The Match di pertandingan ini.

Akhirnya peluit panjang dibunyikan oleh wasit sebagai tanda berakhirnya pertandingan, dan membuat Internazionale menjadi kampiun Coppa Italia musim 2010-2011. (bola/end)

Imbangi Inter, Napoli Pasti ke Liga Champions

Written By Japrax on Senin, 16 Mei 2011 | 04.45

Napoli berhasil mencuri satu poin saat menjamu Inter Milan di Stadion San Paolo, (15/5). Hasil ini sekaligus memastikan I Partenopei bertahan di posisi tiga besar, dan berhak atas tiket otomatis ke Liga Champions musim depan.

Tanpa diperkuat bomber utama, Edinson cavani yang harus menjalani skorsing, Napoli tampil kurang menggigit pada awal babak pertama. Tim tamu justru mampu lebih dulu menggebrak dengan melancarkan tekanan ke lini belakang Inter.

Peluang pembuka langsung diraih Inter melalui Diego Milito. Sayang, tendangan kaki kanan striker asal Argentina itu masih menyamping di sisi gawang Morgan De Sanctis meski sempat berbelok arah akibat memantul bek Napoli.

Akan tetapi, memasuki menit ke-15 Inter akhirnya benar-benar mampu unggul lebih dulu atas tuan rumah. Memanfaatkan kelengahan Christian Maggio dalam menggalang pertahanan Napoli, Samuel Eto'o membuka skor melalui tendangan keras kaki kanan yang bersarang telak di gawang De Sanctis.

Gol itu membuat kubu Napoli terlecut. Alhasil, di sisa babak pertama Napoli kian berani tampil terbuka dan mulai memberi tekanan ke daerah pertahanan Inter.

Bahkan, I Nerazzurri dibuat gagal mengembangkan permainan seperti pada awal-awal babak karena kerap mendapat tekanan dari tuan rumah. Beberapa kali juga kiper Julio Cesar dipaksa bekerja keras menahan gempuran Napoli, termasuk mementahkan peluang Walter Gargano pada menit ke-31.

Sesaat menjelang babak pertama berakhir, Napoli akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang. Berawal dari kesalahan kontrol Thiago Motta, Camilo ZUniga mampu mencuri bola sebelum melesakkan bola ke dalam gawang. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Inter lebih dulu mengambil inistatif menyerang. Milito membuka peluang tim tamu dengan memaksa De Sanctis bekerja keras menepis bola pada menit ke-50.

Sementara, Napoli langsung bereaksi positif dengan mengancam gawang Inter enam menit berselang. Kali ini umpan matang Maggio gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Zuniga saat sepakannya masih melebar dari gawang Cesar.

Memasuki menit ke-60, Pelatih Inter, Leonardo coba merubah taktik dengan menganti Eto'o dengan Giampaolo Pazzini. Serupa di kubu Napoli yang juga mengganti sang pencetak gol, Zuniga dengan Hassan Yebda sepuluh menit setelahnya.

Selain itu, laga ini juga dihiasi kembalinya bek asal Argentina, Walter Samuel, yang sudah lama tak memperkuat Inter akibat cedera berkepanjangan. Samuel masuk pada menit ke-77 menggantikan posisi Andrea Ranocchia.

Di sisa sepuluh menit pertandingan, kedua kubu semakin mengendurkan intensitas serangan. Agresivitas Napoli tak lagi segencar pada akhir babak pertama serta awal babak kedua. Pun dengan Inter yang seolah memilih bermain aman.

Hasilnya, hingga akhir laga skor 1-1 pun tetap tak berubah. Inter tetap berada di urutan dua klasemen Serie-A dengan 73 poin. Sementara Napoli pun memastikan satu tiket otomatis ke Liga Champions dengan kokoh di urutan tiga, berjarak empat poin dari I Nerazzurri. (Irawan)

Napoli vs Inter Tanpa Pemenang

Napoli - Laga antara Napoli kontra Inter Milan berakhir imbang 1-1. Tambahan satu angka sudah cukup bagi Inter dan Napoli untuk menyegel posisi kedua dan ketiga Seri A musim ini.

Napoli berbagi angka dengan tamunya Inter Milan dalam pertandingan di San Paolo, Senin (16/5/2011) dinihari WIB. Tim tamu unggul dahulu melalui Samuel Eto'o saat laga berusia 15 menit. Gol Juan Zuniga di pengujung 45 menit pertama menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan.

Tambahan satu poin membuat Inter memastikan finis di urutan kedua Seri A musim ini. Perolehan poin Inter yakni 73 sudah tidak mungkin lagi dikejar Napoli (poin 69). Ada pun kompetisi tinggal menyisakan satu pertandingan lagi.

Posisi Napoli sendiri juga sudah aman di peringkat ketiga. Koleksi nilai yang dimiliki anak buah Walter Mazzari juga tak mungkin dikejar Udinese yang ada di urutan keempat (poin 65).

Hasil ini sekaligus memastikan kedua tim finis di zona Liga Champions untuk musim depan. Bagi Napoli ini adalah kali pertama setelah dalam kurun waktu sekitar dua dekade terakhir mereka melaju ke Liga Champions.

Jalannya Pertandingan

Napoli tampil tanpa penyerang andalannya Edinson Cavani. Sedangkan di kubu Inter, playmarker Wesley Sneijder absen.

Napoli mengancam di menit awal pertandingan. Ezequiel Lavezzi berhasil melewati penjagaan sejumlah pemain Inter melepas tembakan yang masih bisa ditangkap Julio Cesar.

Gol! Samuel Eto'o membuka skor untuk Inter Milan di menit 15. Sepakan keras dilancarkan pemain Kamerun iin dari luar kotak penalti. Kiper Morgan de Sanctis yang terbang ke arah kanan gagal menghentikan bola .

Ketinggalan satu gol membuat Napoli meningkatkan serangan. Sepakan Lavezzi di menit ke-28 masih bisa digagalkan oleh Julio Cesar. Setelahnya tendangan datar Hugo Campagnaro dari luar kotak penalti kembali bisa dihentikan oleh kiper asal Brasil tersebut.

Di tengah tekanan I Vesuviani, Nerazzuri berhasil mencuri peluang di menit ke-42. Sepakan Diego Milito usai menerima umpan Samuel Eto'o masih tipis di samping gawang Napoli. Selanjutnya tendangan Maicon dari luar kotak penalti masih menghantam tiang sebelah kiri gawang I Vesuviani.

Napoli menyamakan skor menjadi 1-1 di akhir babak pertama! Berawal dari kesalahan komunikasi pemain Inter di kotak penalti, bola berhasil dicuri oleh Christian Maggio. Ia kemudian terjatuh, namun bola dengan cepat disambar Juan Zuniga untuk dilesakkan ke gawang La Beneamata.

Diego Milito! Tiga menit babak kedua berjalan, sepakan pemain depan Inter Milan ini masih bisa ditepis Morgan De Sanctis.

Dua peluang yang didapatkan Napoli masing-masing lewat Zuniga dan Marek Hamsik masih belum berbuah skor.

Memasuki pertengahan babak kedua, tempo permainan terlihat mengalami penurunan. Tak banyak serangan berbahaya tercipta. Kedua tim pun tampak sudah puas dengan hasil imbang ini.

Susunan Pemain

Napoli: De Sanctis; Cannavaro, Aronica, Campagnaro, Gargano, Pazienza, Dossena (Vitale 83), Maggio, Lavezzi, Hamsik (Sosa 78), Zuniga (Yebda 70)

Inter Milan: Julio Cesar; Materazzi, Ranocchia (Samuel 76), Nagatomo, Maicon, Cambiasso (Mariga 75), Motta, Kharja, Zanetti, Eto'o (Pazzini 60), Milito

Inter Milan Ancam Boikot Transfer

Ernesto Paolillo, general manager Inter Milan, mengancam tidak akan membeli pemain dari klub-klub kecil jika persoalan pembagian hak pay-per-view tidak terselesaikan.

"Jika mereka mengambil uang kami, kami tidak akan membeli pemain mereka," ujar Paolillo dengan nada tinggi.

Hampir setiap tahun Serie A selalu dikoyak oleh konflik pembagian rezeki dari pay-per-view. Klub-klub kecil selalu menuntut pembagian lebih banyak dari musim lalu, dan klub-klub besar merasa harus mendapat pembagian lebih besar.

Musim ini, Inter, Milan, Juventus, Napoli dan AS Roma, menentang pembagian merata rezeki pay-per-view ke seluruh dari 20 klub Serie A.

"Sengketa ini akan meluas ke pasar transfer, karena klub-klub besar hanya akan memutuskan apakah melanjutkan transaksi dengan klub-klub kecil jika masalah ini selesai," ujar Paolillo kepada Radio Crc.

"Jika 15 klub kecil mengambil uang kami, kami tidak akan memberi lebih banyak dana lagi dengan membeli pemain mereka," lanjutnya.

Pembagian par-per-view memang sangat rumit dan rawan konflik. Masalahnya bukan lagi pada bagaimana uang itu dibagi, tapi lebih pada sistem apa yang akan digunakan untuk menentukan klub mana yang memiliki fanbase lebih besar dan kecil.

Paolillo membantah lima klub besar menentang hasil survey terhadap fans yang baru saja dirilis. Menurutnya, yang terjadi justru 15 klub kecil memaksa agar hasil survey itu digunakan dalam pembagian par-per-view. Padahal, hasil survey itu tidak sesuai dengan realitas di lapangan.

"Sebagai contoh; laga Inter-Chievo disaksikan satu juta pemirsa televisi pay-per-view. Apakah Anda yakin dari jumlah itu, setengahnya adalah pendukung Chievo," kata Paolillo.

"Saya tidak yakin. Namun, Chievo menuntut pembagian sama," lanjutnya.

Lebih pelik lagi, survey tidak memperlihatkan secara rinci berapa besar fans Inter dan Chievo yang menyaksikan pertandingan itu.

Massimo Moratti Bantah Jual Samuel Eto'o Ke Manchester City

Presiden Inter Milan Massimo Moratti menegaskan bahwa striker asal Kamerun, Samuel Eto'o, tidak akan hengkang ke Manchester City.

Seperti yang diketahui, akhir-akhir ini mantan bintang Barcelona tersebut dirumorkan akan mempertajam lini depan skuad asuhan Roberto Mancini di Liga Primer Inggris musim depan. Tetapi Moratti dengan tegas membantahnya.

"Manchester City mengajukan penawaran untuk Eto'o? Saya sudah membaca tentang hal itu, tetapi saya juga membaca kabar yang menyatakan bahwa Inter akan ke Spanyol untuk membeli pemain dan semua kabar tersebut tidak benar," ungkap Moratti kepada Sky Sport Italia.

"Tidak menyakitkan apabila seseorang ingin membeli pemain-pemain kami, tetapi kabar-kabar tentang itu semuanya tidak benar. Saya berencana untuk mempertahankan pemain-pemain kami. Saya harap tidak ada yang perlu dikorbankan, bahkan semua klub Italia sekarang harus lebih berhati-hati secara finansial."

Agen Maicon Bantah Didekati Besiktas

Written By Japrax on Sabtu, 14 Mei 2011 | 04.34

Menurunnya penampilan Maicon musim ini membuat spekulasi penjualan bek kanan Inter Milan itu menguat.

Setelah dikabarkan akan menjadi bagian pertukaran transfer bintang muda Udinese Alexis Sanchez, kini Maicon menjadi incaran Besiktas. Namun, agen sang pemain membantah pendekatan dari klub Turki itu.

"Kami tidak tahu apapun soal penawaran itu. Kami tetap menjalin kontak dengan Inter hari per hari, kalau ada sesuatu yang terjadi pasti mereka memberi tahu saya. Saya juga telah menyatakan Maicon tidak akan dijual. Dia punya kontrak di Inter dan dia akan bertahan. Untuk saat ini," ujar Roberto Calenda kepada Sky Sport 24.

"Saya bisa memastikan untuk saat ini tidak ada kesepakatan transfer apapun untuk Maicon."

"Maicon pemain terbaik di posisinya saat ini. Wajar kalau ada klub yang tertarik merekrutnya. Tapi saat ini dia sudah bermain untuk salah satu klub terkuat Eropa. Namun, sekali lagi saya ingatkan, mulai hari ini hingga 31 Agustus, apapun bisa terjadi. Tapi saat ini tidak ada kemungkinan berpindah klub."

Sunderland Batal Beli Sulley Muntari

Sunderland memutuskan akan mengembalikan Sulley Muntari ke Inter setelah kontrak pinjaman Muntari berakhir, meskipun memiliki opsi untuk membeli gelandang Ghana itu.

Muntari dianggap gagal bersinar oleh manajer Steve Bruce, selain mungkin masalah keuangan Sunderland.

"Sulley adalah seorang pemain yang profesional selama di sini dan sewajarnya kami ingin berterimakasih atas kontribusinya musim ini dan berharap yang terbaik baginya di masa depan," jelas Bruce.

Mantan pemain Portsmouth berusia 26 tahun itu hanya tampil sembilan kali bagi Sunderland, dan kini harus mempertimbangkan apakah akan tetap bersaing di Inter atau mencari klub baru lain.

Houssine Kharja Ingin Bertahan Di Inter

Houssine Kharja segera menginformasikan Genoa keputusannya untuk bergabung secara permanen dengan Inter Milan, demikian ungkap agen Giuseppe Gallo.

Kharja dipinjamkan ke Inter sejak Januari hingga akhir musim ini. Pemain internasional Maroko 28 tahun ini bermain 13 kali dan mencetak satu gol. Leonardo memandang kemampuan Kharja bermanfaat bagi skuad Inter sehingga berencana memasukkannya ke dalam skema tim musim depan.

"Kharja bermain baik di Inter," cetus agen Gallo kepada Itasportpress.

"Baik saya dan klien ingin bertahan di Inter. Begitu musim berakhir kami akan membahasnya dengan presiden Genoa Enrico Preziosi perihal keinginan tersebut."

Inter kini bersiap menghadapi Napoli, Minggu (15/5) malam, dengan posisi kedua di depan mata jika berhasil merenggut minimal satu poin.

AC Milan Mulai Lirik Thiago Motta

Thiago Motta berpeluang berganti klub di bursa transfer pemain musim panas mendatang setelah rival satu kota Inter, AC Milan dilaporkan Il Corrierre dello Sport tertarik menggunakan jasanya.

Juara baru Serie A Italia itu dipastikan memasuki pasar pemain bulan Juni kelak dengan tujuan utama mencari gelandang baru. Hal ini tidak terlepas dari tak menentunya masa depan Andrea Pirlo dan Clarence Seedorf di San Siro dan Motta dinilai memiliki kapasitas cukup untuk mengisi lubang di lini tengah.

Pemain berusia 28 tahun itu memulai karir profesional di Spanyol. Sempat bermain bagi Barcelona dan Atletico Madrid, Motta hijrah ke Italia dan merapat ke Genoa sebelum jatuh ke pelukan Inter musim panas 2009 lalu.

Di musim perdananya, Motta sukses menghadirkan tiga gelar sekaligus bagi Il Biscione, namun Inter dispekulasikan membutuhkan dana segar untuk menambah modal di bursa transfer Juni nanti.

Pemain timnas Italia kelahiran Brasil tersebut masih menyisakan kontrak bersama I Nerazzurri hingga 2013 dan saat ini menempati peringkat 406 dalam Castrol EDGE Rankings.

Andrea Ranocchia: Musim Inter Cukup Positif

Bek Inter Andrea Raocchia mengeluarkan opini soal petualangan klubnya musim ini dengan menyebut secara keseluruhan aksi Inter masih bisa disebut positif.

Il Biscione gagal mempertahankan gelar juara Liga Champions dan Serie A Italia, tetapi mereka sukses mengamankan trofi Juara Dunia Antar Klub, Piala Super Italia dan melaju ke partai puncak Coppa Italia.

"Jangan lupa, jika kami mengalahkan Palermo, artinya Inter telah mengumpulkan tiga gelar. Musim ini masih bisa disebut positif," ungkapnya di laman resmi klub.

"Kami tidak peduli harus berhadapan dengan Palermo dan bukan Milan di final. Hal terpenting adalah Inter menjadi jawara di partai puncak."

Pemain tim nasional Italia itu lalu memuji kinerja Leonardo.

"Dia memperlakukan saya dengan baik dan saya berterima kasih untuk itu. Dia tidak memasukkan saya langsung ke tim utama. Dia menunggu hingga waktu yang tepat itu datang."

Penampilan impresif Ranocchia bersama Inter membawanya ke peringkat 286 dalam Castrol EDGE Rankings.

Zanetti: Siapa Bilang Musim Inter Jelek?

Bola.net - Setelah menyelesaikan laga Inter vs AS Roma, Javier Zanetti menandai partai ke-1.000-nya dengan begitu manis, yakni membawa La Beneamata lolos ke Final Coppa Italia.

Hasil akhir 1-1 membuat secara agregat Inter unggul 2-1 dan berhak maju ke partai puncak untuk menantang Palermo pada laga yang akan digelar tanggal 29 Mei mendatang.

"Ini malam yang begitu istimewa, Saya berterima kasih kepada semuanya, terutama istri saya Paula dan anak-anak saya yang hadir di tribun,"

"Laga malam ini, menjadi yang paling spesial. Laga yang begitu penting dan untuk hal itu saya benar-benar bisa merayakan malam ini," terang sang La Bandiera kepada football-italia.net.

"Roma buka tim yang mudah untuk diatasi, namun kami sanggup menjalankannya dan memang lebih layak untuk lolos ke Final,"

"Dari awal kami ingin memenangi laga ini, namun sayangnya kami tak bisa secepat mungkin mengatasi mereka, karena perlawanan mereka cukup alot,"

Inter menjalani musim yang begitu kompleks musim ini, naik turun seperti roller coaster dihiasi pula pergantian nahkoda di Hari Natal dari Rafael Benitez ke Leonardo.

Meski begitu pemain berjuluk Si Traktor ini menilai musim Inter tak seburuk yang banyak orang katakan, "Saya pikir ini menjadi musim yang cukup positif bagi kami,"

"Kami memulai musim ini dengan meraih gelar Piala Super Italia, lalu dilanjutkan dengan trofi Piala Dunia Antar Klub dan menutupnya dengan gelar Coppa Italia akan menjadikannya indah nantinya," pungkas sang kapten

Inter Ikut Berburu Hazard Untuk Musim Depan

Bola.net - Eden Hazard bisa jadi akan segera meninggalkan klubnya, Lille di akhir musim nanti menyusul ketertarikan dari Inter Milan. Demikian seperti yang dilansir oleh SkySport.

Finalis Coppa Italia tersebut sepertinya ingin menambah amunisi untuk memperkuat daya serang di bursa transfer musim panas nanti. Dan nama pemain berusia 20 tahun ini dinilai sebagai sosok yang untuk menambah kekuatan Inter.

Hazard bergabung dengan akademi sepak bola Lille dari Tubize pada musim panas 2005, di usianya yang relatif muda, Hazard telah tampil sebanyak 100 kali bersama Lille sejak debutnya bulan November 2007.

Pemain yang bisa bermain di banyak posisi ini sebelumnya menjadi highlight di kompetisi Eropa berkat penampilan menawannya bersama klub pemuncak klasemen Ligue 1 itu. Klub top Eropa seperti, Juventus, Real Madrid, Bayern Munich dan Arsenal kerapkali dihubungkan dengan pemain berkebangsaan Belgia ini.

Diperkirakan memerlukan uang sebesar 20 juta Euro untuk dapat memboyong pemain muda bertalenta ini yang sudah meneken kontrak berdurasi panjang bersama Lille.

Coppa Italia - Tak Berjumpa Milan di Final, Moratti 'Kecewa'

Beritabola.com Milan - Presiden Inter Milan Massimo Moratti sedikit "kecewa" ketika timnya tidak berjumpa AC Milan di final Coppa Italia. Ia pun berharap bahwa bisa bertemu sang rival berat di Super Coppa Italia.

Milan gagal melaju ke final Coppa Italia usai disingkirkan oleh Palermo. Sementara itu satu tiket lain di laga puncak menjadi milik Inter Milan setelah mereka mengeliminasi AS Roma.

Moratti mengatakan dirinya lebih berharap bahwa timnya bertemu dengan Milan. "Derby lebih indah, namun juga bisa menciptakan kontroversi. Namun saat kami bisa berjumpa dengan tim mana pun yang memang layak ke final, itu juga bagus," tandas presiden Inter itu di situs resmi klub.

Gagal jumpa di Coppa, Moratti berharap bisa bertemu Rossoneri di Super Coppa Italia yang berlangsung Agustus mendatang di Stadion Sarang Burung, Beijing, China. Untuk mewujudkan hal ini, Javier Zanetti dkk. tentu saja harus memenangi Coppa Italia terlebih dahulu.

"Adanya derby Milan di Beijing mungkin akan menjadi sesuatu yang berbeda dibandingkan bila yang tersaji di sana adalah pertandingan lain," ujar sang taipan minyak.

"Derby tersebut akan menjadi sesuatu yang menambah semangat masyarakat China, di mana di sana merupakan basis fans yang sangat besar. Selain itu adanya derby Milan di Beijing juga akan menjadi sesuatu yang penting bagi sepakbola Italia," tutup dia.

Inter Tak Pernah Hubungi Tevez

Isu pembelian Carlos Tevez oleh Inter Milan memang santer diberitakan akhir-akhir ini. Namun, manajemen I Rossoneri sendiri membantah kabar tersebut.

"Terlepas dari isu yang berkembang di media-media, kami sama sekali belum pernah menghubungi Tevez," kata Ernesto Paolillo, Direktur Inter.

Rumor pembelian Tevez memang tak lepas dari kebutuhan striker yang menghinggapi Inter. Lain itu, Roberto Mancini, pelatih Manchester City dan eks pelatih Inter, mengatakan strikernya itu berharap bisa main di Italia.

Satu yang pasti adalah kembalinya Sulley Muntari dari masa peminjaman di Sunderland. Hal tersebut dijelaskan manajemen The Black Cats. (jalu)

Milly Moratti: Inter Masih Lebih Baik Dibanding Milan

Written By Japrax on Jumat, 13 Mei 2011 | 04.38

Milly Moratti, istri dari presiden Inter Milan Massimo Moratti, menyatakan Nerazzurri masih lebih baik ketimbang rival abadinya AC Milan.

Milly menilai sukses Rossoneri yang baru saja menggenggam Scudetto musim ini bukan alasan untuk mengklaim diri sebagai tim terbaik di liga Serie A Italia.

"Inter masih lebih baik dibanding Milan, meski mereka telah memenangkan Scudetto," ujar Milly kepada Il Giorno.

"Mungkin segalanya itu berjalan dengan cara tertentu karena kami telah bermain di begitu banyak turnamen. Pada akhirnya masalah kebugaran menjadi persoalan."

"Kami ini adalah juara dunia dan masih memiliki hak untuk menikmatinya secara utuh. Selain itu kami juga sudah memenangkan lima gelar Serie A secara berturut-turut. Rasanya tak ada seorang pun yang dapat mengambil semua itu dari kami."

Coppa Italia - Diimbangi Roma, Inter ke Final

Beritabola.com Milan - Inter Milan cuma bisa bermain imbang 1-1 saat menjamu AS Roma di leg kedua semifinal Coppa Italia. Namun berkat kemenangan di pertemuan pertama, Nerazzurri tetap masuk ke final dengan keunggulan agregat 2-1.

Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (12/5/2011) dinihari WIB, Inter lebih dulu unggul melalui Samuel Eto'o di menit 58. Namun enam menit sebelum bubaran Marco Boriello menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Hasil tersebut membuat Inter lolos ke final dengan agregat 2-1, setelah pada laga pertama di Roma justru mampu menang 1-0. Masuk ke final Inter akan menghadapi Palermo, yang kemarin sukses mengalahkan AC Milan dengan agregat 4-3.

Pertandingan final Coppa Italia akan dilangsungkan di Stadion Olimpico Roma pada 29 Mei mendatang.

Jalannya Pertandingan

Tandukan Douglas Maicon yang cuma membentur sisi luar jala gawang mengawali serangan Inter di menit kedua. Namun tim tamu segera membalas ketika sepakan Borriello dari tepi kotak penalti masih melayang tinggi di atas sasaran.

Peluang selanjutnya Inter datang dari hasil umpan terukur MacDonald Mariga yang kemudian ditanduk dengan tidak sempurna oleh Giampaolo Pazzini. Inter lebih mengendalikan permainan di babak pertama namun gagal mengkreasikan peluang dan bikin gol hingga turun minum.

Kebuntuan Inter baru pecah saat pertandingan masuk menit 68. Mendapat bola di dalam kotak penalti, Eto'o dengan dingin melepaskan tendangan yang mengarah ke dalam gawang dan membawa Inter unggul 1-0.

Inter punya peluang memperbesar keunggulan di menit 66 saat Pazzini berhasil menggiring bola dari tengah lapangan. Berhasil melewati bek-bek lawa, sepakan yang dilepaskan Pazzini luput dari sasaran.

Roma sendiri masih punya kans menyamakan kedudukan lewat Boriello. Namun sepakan keras striker internasional Italia itu ke tiang dekat masih bica dibaca dengan baik oleh Julio Cesar. Di menit 76 striker pinjaman Milan itu kembali membuang peluang matang saat dia justru menedang tiang gawang saat mencoba menceploskan bola umpan Mirco Vucinic.

Tepat enam menit sebelum laga tuntas Roma akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Umpan melengkung yang dilepaskan Caprari dari sisi kanan berhasil diserobot Borriello, yang memenangi perebutan bola kontra Lucio, untuk dimasukkan ke dalam gawang. Skor imbang 1-1.

Susunan Pemain

Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Chivu, Nagatomo; Cambiasso, Mariga, Zanetti; Kharja (Thiago Motta 75), Eto'o; Pazzini (Milito 67)

Roma: Doni; Cassetti, N Burdisso, Juan, Riise; Pizarro (Greco 46), De Rossi; Perrotta, Simplicio (Vucinic 56), Menez (Caprari 74); Borriello

Udinese Incar Santon di Musim Panas Nanti

Bola.net - Keinginan Davide Santon untuk kembali ke Inter Milan bisa saja tidak terwujud menyusul adanya ketertarikan dari Udinese. Demikian seperti yang diungkapkan oleh media ternama Italia, Il Corriere dello Sport.

Udinese saat ini sedang mencari pemain untuk memperkuat lini belakang mereka pada transfer musim panas nanti. Dan nama pemain berusia 20 tahun ini dinilai cocok dengan kriteria mereka.

Santon adalah jebolan akademi muda Inter, dan memulai debutnya di skuad utama pada bulan Januari 2009.

Penampilan Santon pada bulan pertama di Cesena lantas mengundang perhatian banyak orang yang membuatnya dipanggil memperkuat Timnas. Namun begitu, Santon masih kesulitan untuk bermain reguler di tim utama Inter, dan karena itu Nerazzurri lantas menjadikan dirinya sebagai alat tukar mendapatkan Nagatomo.

Inter mendapatkan Yuto Nagatomo dengan status sebagai pemain pinjaman dengan opsi kepemilikan penuh sebagai kompensasi dipinjamkannya Santon ke Cesena bulan Januari lalu.

Selain Udinese, Fiorentina juga dikabarkan tertarik mendapatkan Santon. Namun semuanya masih menunggu sikap dari pihak Inter, apakah mereka ingin mempertahankan Santon atau setuju untuk melepasnya.

Liga Italia Pekan Ini - Misi La Beneamata Mengunci Posisi Runner Up

Beritabola.com Jakarta - Inter Milan sudah menyelesaikan satu misi pekan ini dengan lolos ke final Coppa Italia. Akhir pekan ini pun La Beneamata punya tugas lain yakni mengunci posisi kedua di Seri A.

Hasil imbang 1-1 kontra AS Roma di leg kedua semifinal dinihari tadi sudah cukup mengantarkan Inter ke final menantang Palermo. Di leg pertama mereka menang 1-0.

Keberhasilan melaju ke final ini membuat Inter berpeluang mengakhiri musim setidaknya dengan satu trofi di tangan, setelah gagal di Seri A dan Liga Champions.

Namun sebelum itu dilakukan Inter harus dulu menghadapi Napoli di pekan ke-37 Seri A weekend ini dan laga ini disebut sebagai duel penentuan siapa runner up musim ini.

Inter yang kini berada di urutan kedua hanya unggul empat poin atas Napoli di urutan ketiga. Dengan Seri A menyisakan dua pekan lagi, Inter cuma butuh hasil seri besok untuk finis di urutan kedua.

Tengah dalam kondisi mental yang baik serta para pemain kunci yang siap tampil, kecuali Wesley Sneijder dan Dejan Stankovic yang masih meragukan tampil, Inter pun difavoritkan meraih tiga poin di San Paolo. Tuan rumah tak akan diperkuat Edinson Cavani yang tengah dibelit skorsing.

Namun meraih kemenangan bukanlah hal mudah karena mereka sudah hampir satu dekade tak menang di kota Naples. Serta Napoli pun pasti ngotot mengincar posisi kedua demi melengkapi musim fantastis mereka.

Musim ini keduanya sudah bertemu dua kali yakni di pekan ke-18 di mana Inter menang 3-1 dan perempatfinal Coppa Italia yang juga dimenangi Il Biscione lewat adu penalti di kandang Napoli.

Laga seru lainnya terjadi di Luigi Ferraris saat Sampdoria menjamu Palermo. Tiga poin dibutuhkan Il Samp demi lolos dari jeratan degradasi. Posisi tim asuhan Alberto Cavasin di urutan ke-18 dengan 36 poin, masih berselisih dua poin dengan Lecce yang berada setingkat di atasnya.

Perebutan satu tiket tersisa ke Liga Champions pun semakin seru karena empat tim masih berpeluang yakni Udinese, Roma, Lazio dan Juventus. Ketiganya hanya dibatasi lima poin dengan peringkat empat Il Zebrette (62 poin) dan peringkat tujuh Bianconeri (57 poin).

Salah satu terpeleset saja di pekan ke-37 ini maka tim lain dengan sigap akan mengintai.

Inter Milan Inginkan Ever Banega

Menurut La Gazzetta dello Sport, Ever Banega sedang menuju Inter Milan pada bursa transfer musim panas ini.

Inter sedang mencari tenaga segar di lini tengah mereka untuk persiapan musim depan. Setelah gagal memperebutkan tanda tangan Nuri Sahin, yang memilih Real Madrid, Inter mencari pemain alternatif. Banega dianggap sebagai calon yang pantas untuk memperdalam skuad Nerazzurri.

Pemain berusia 22 tahun itu bergabung ke Valencia sejak Januari 2008 dari Boca Juniors. Meski sempat kesulitan memperoleh kepercayaan dari Los Ches, Banega pelan-pelan menjadi salah satu andalan lini tengah tim. Kontrak Banega berakhir 2013 dan Valencia bisa saja memilih menguangkannya jika ada tawaran yang dianggap menarik.

Zanetti Tembus Angka 1.000

Beritabola.com Milan - Laga melawan AS Roma di Coppa Italia dinihari tadi memiliki makna tersendiri bagi Javier Zanetti. Kapten Inter Milan tersebut mencatatkan penampilannya yang ke-1000 sebagai pesepakbola profesional.

Zanetti tampil sebagai starter dalam laga leg kedua semifinal Coppa Italia dinihari tadi saat Inter menjamu AS Roma. Pertandingan sendiri berkesudahan dengan skor 1-1. Hasil imbang sudah cukup mengantarkan tim "biru-hitam" ke laga puncak dengan agregat 2-1.

Pertandingan dinihari tadi juga memiliki makna tersendiri bagi Javier Zanetti. Kapten Inter Milan ini mencapai angka penampilan ke-1000 di sepanjang kariernya sebagai pesepakbola profesional.

"Ini merupakan malam yang indah. Saya berterimakasih kepada semuanya, mulai dari istri saya Paula dan juga anak saya yang hadir langsung di stadion. Malam ini sangat penting dari berbagai aspek, dan untuk itu lah saya bisa benar-benar melakukan perayaan," kata Zanetti di situs resmi klub.

Pemain asal Argentina itu memulai karir profesionalnya di tahun 1991 dengan memperkuat klub di negaranya, Talleres. Pria berusia 37 tahun itu menjadi orang kesepuluh yang mencatat 1000 penampilan sebagai pemain profesional, sejajar dengan nama-nama seperti Peter Shilton, Ray Clemence, David Seaman, dan Paolo Maldini.

Namun laga ke-1000 Zanetti tak berlangsung mulus. Sempat terjadi ketegangan antara dirinya dengan Nicolas Burdisso. "Ya itu memang terjadi, namun sudah selesai," kata dia.

Lebih lanjut Zanetti memberikan penilaiannya mengenai penampilan Inter di sepanjang musim ini. "Cukup positif, kami memulai dengan menang di Piala Super Italia, berlanjut dengan juara Piala Dunia Antarklub, dan kini bila mampu menuntaskannya di Coppa Italia maka itu akan sangat indah," pungkas dia.

Leonardo: Eto'o Luar Biasa

Beritabola.com Milan - Samuel Eto'o menunjukkan penampilan impresif saat Inter Milan menghadapi AS Roma di leg 2 semifinal Coppa Italia. Leonardo pun tak segan memberikan sanjungan untuk penyerang asal Kamerun itu.

Dalam laga yang digelar di Giuseppe Meazza, Kamis (12/5/2011) dinihari WIB, Inter dan Roma hanya bermain imbang 1-1. Dengan hasil itu La Beneamata unggul agregat 2-1 dan berhak maju ke final.

Meski bermain di kandang sendiri, Inter sulit menjinakkan Giallorossi. Namun Eto'o berhasil menjebol gawang tim tamu di menit 57 sebelum akhirnya disamakan oleh Marco Boriello di menit-menit akhir.

Satu gol tambahan itu menambah pundi-pundi golnya menjadi 35 di seluruh ajang baik bersama Inter. Leonardo mengakui anak Eto'o tak hanya tampil luar biasa di pertandingan ini namun juga di sepanjang musim.

"Laga ini sulit, dengan ritme permainan yang rendah dan kedua tim menunggu untuk menyerang. Tidak banyak peluang di babak pertama lalu kami menaikkan tempo dan berhasil memimpin berkat sebuah gol yang hebat," sahut dia di situs resmi klub yang dilansir dari ESPN Star.

"(Eto'o) adalah pemain yang luar biasa, universal, dan dia sudah menunjukkan hal itu sepanjang musim ini, tak hanya malam ini saja. Musim dia telah berjalan sangat luar biasa, dengan 35 gol."

"Dia menunjukkan komitmen maksimum, begitu juga dengan tim. Saya puas, sudah berbulan-bulan kami berkorban dan musim ini merupakan musim yang sulit tapi musim yang positif.

Di final, Inter akan berhadapan dengan Palermo untuk memperebutkan trofi Coppa Italia. Palermo sukses menyingkirkan AC Milan usai menang 2-1 di leg 2 sehingga unggul agregat 4-3.

Moratti Pastikan Leonardo Bertahan

Beritabola.com Milan - Berakhir sudah segala spekulasi yang menyelimuti masa depan Leonardo di Inter Milan. Massimo Moratti memastikan kalau pelatih asal Brasil tersebut masih akan menjadi bos Nerazzurri musim depan.

"Masa depan Leonardo? Dia membangun tim dan ini merupakan waktu untuk melihat ke masa depan dengan beberapa kepastian. Leonardo adalah salah satu kepastian tersebut," tegas Moratti pada Rai seperti dikutip dari Football Italia.

Meski mampu mengangkat performa Inter di paruh kedua musim, masa depan Leonardo sebelumnya tetap jadi spekulasi. Itu terkait kegagalan La Beneamata di Liga Champions dan Seri A.

Apalagi kemudian muncul kabar kalau Jose Mourinho tengah diupayakan untuk dibujuk kembali ke Giuseppe Meazza. Namun pernyataan terbaru dari Moratti ini menepiskan segala kabar tak sedap tersebut.

Yang pasti Leonardo masih berpeluang memberi titel juara buat Javier Zanetti cs menyusul lolosnya mereka ke final Coppa Italia. Inter akan menghadapi Palermo dalam final yang akan dilangsungkan pada 29 Mei mendatang.

Coppa Italia Bakal Jadi Catatan Positif Inter Milan

MILAN, KOMPAS.com — Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, yakin timnya bisa menorehkan catatan positif pada akhir musim setelah berhasil melangkah ke babak final Coppa Italia.

Setelah gagal meraih scudetto, "La Beneamata" memastikan diri melaju ke final Coppa Italia setelah bermain imbang 1-1 dengan Roma pada leg kedua semifinal Piala Italia di San Siro, Kamis (11/5/2011) dini hari WIB.

Dengan unggul agregat 2-1, Samuel Eto'o dan kawan-kawan otomatis menantang Palermo di final yang akan digelar di Stadion Olimpico, Roma, pada 29 Mei mendatang.

Pertandingan itu juga merupakan penampilan ke-1.000 kapten Inter, Javier Zanetti, sepanjang kariernya. "Malam yang sangat emosional dan pertandingan yang sangat penting bagiku. Pertandingan tadi sangat sulit, seperti pertandingan-pertandingan lain melawan Roma.Tim ini memiliki pemain-pemain yang luar biasa," jelas Zanetti seusai pertandingan.

"Kami cukup baik malam ini dan itu adalah malam yang baik bagi kami. Kami telah memenangi Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub musim ini. Sekarang kami ingin mengakhiri musim dengan catatan positif," sambungnya.

Leo: Ke Final Coppa adalah Pencapaian Terbaik

MILAN, KOMPAS.com — Pelatih Inter Milan, Leonardo, menilai keberhasilan timnya masuk ke final Coppa Italia jadi pencapaian sempurna "I Nerazzurri" musim ini setelah diterpa beberapa masalah.

Inter berhasil lolos ke final setelah bermain imbang 1-1 lawan AS Roma pada leg kedua semifinal Coppa Italia, Rabu atau Kamis (12/5/2011) dini hari WIB. Inter unggul agregat 2-1 setelah pada leg pertama menang 1-0.

"Tim ini mengakhiri musim sangat baik dengan mencapai final Coppa Italia. Tahun ini kami mendapat masalah dengan banyaknya pemain cedera, tetapi tim tetap memberikan yang terbaik. Tim melakukan sesuatu yang luar biasa dengan melewati babak semifinal setelah mengalahkan Roma, tim yang sulit ditaklukkan," kata Leonardo.

Leo lantas menjelaskan, dia memang fokus memperbaiki pertahanan yang dinilai banyak orang menjadi titik lemah musim ini. Namun, itu bukan berarti Leonardo menginginkan timnya tampil bertahan.

"Sekarang orang berpikir saya mulai berpikir untuk main bertahan.... Tetapi saya bercanda karena saya merupakan orang Brasil dan saya selalu berpikir untuk menyerang," ujar Leo.

Leo kemudian menyatakan dia tak menyesal sama sekali melihat Milan yang akhirnya menjadi juara Serie-A setelah dirinya tak lagi di sana. "Saya tak punya penyesalan sama sekali. Rapor saya dengan (Presiden Massimo) Moratti tetap sempurna, bahkan setelah memutuskan datang ke sini dari Milan," jelasnya.

Wesley Sneijder Adalah Target Buruan Utama Sir Alex Musim Depan

Wesley Sneijder Adalah Target Buruan Utama Sir Alex Musim Depan. Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mendesak pemilik klub, keluarga Glazer, untuk mendatangkan playmaker Inter Milan Wesley Sneijder. Sneijder masuk dalam rancangan komposisi pemain Sir ALex musim depan.
Sneijder menjadi bidikan pertama Ferguson karena dia diproyeksikan menggantikan Paul Scholes yang pensiun akhir musim ini. Hanya, rencana pembelian tersebut terbentur gaji tinggi Sneijder. Gelandang berusia 26 ini mendapat gaji £170.000 setiap pekan.

Dengan pajak yang tinggi di Inggris, United harus menaikkan gaji Sneijder agar tidak berbeda jauh dengan yang diterimanya di Inter. Ini berarti, gaji Sneijder akan menyamai atau bahkan lebih tinggi dari Wayne Rooney yang mencapai £200.000 setiap pekan.

Inter sesungguhnya meminta harga £40 juta untuk penjualan Sneijder. Namun, keinginan pemain asal Belanda ini untuk pindah ke Inggris membuat Inter terpaksa menurunkan harga. Sneijder ingin pindah ke Inggris demi memuluskan karir istrinya, Yolanthe, yang seorang aktris dan presenter televisi.

Ferguson terakhir kali melakukan pembelian mahal saat mendapatkan Dimitar Berbatov dengan harga £30,75 juta pada 2008. Sebelumnya, fan mendesak agar United membeli pemain bintang setelah mendapatkan dana £80 juta dari penjualan Cristiano Ronaldo, dua tahun lalu.

Bila bersedia mengucurkan dana untuk pembelian pemain, Ferguson berharap bisa mendapatkan target utama buruannya. Demi mendapatkan Sneijder, United harus merogoh kocek £30 juta.

“Semua itu tergantung pada pemilik [klub],” kata sebuah sumber di United. “Jelas, Sir Alex ingin pemain. Persoalannya tergantung kesepakatan permintaan gaji,” lanjutnya.

Viviano Tak Mau Jadi Pelapis

Written By Japrax on Selasa, 10 Mei 2011 | 23.47

Liputan6.com, Bologna: Menjelang bergulirnya musim 2009-2010, Inter Milan menyerahkan Emiliano Viviano ke Bologna dengan hak kepemilikan bersama. Artinya, Nerazzurri mempunyai hak 50 persen, jumlah yang sama diperoleh Rossoblu. Di musim panas mendatang, Inter ditengarai bakal mengubah hak kepemilikan kiper berusia 25 tahun itu. Dengan kata lain, Nerazzurri berminat mengakuisisi sepenuhnya hak kepemilikan Viviano.

Keinginan Inter dipicu dari kian gemilangnya penampilan Viviano di bawah mistar. Selain menjadi pilihan utama Rossoblu di musim ini, tampil dalam 35 partai, Viviano juga menjadi portiere nomor dua Timnas Italia di belakang Gianluigi Buffon. Namun, jauh-jauh hari, Viviano mewanti-wanti Nerazzurri. Viviano menolak dirinya dijadikan pelapis bagi Julio Cesar.

“Saya akan mencoret kemungkinan menjadi kiper kedua di Inter. Hal itu tidak akan berguna bagi siapapun. Jika masa depan saya tetap bersama Bologna, maka kami akan membuat keputusan terkait soal tersebut. Pasalnya, kedua klub mempunyai hak kepemilikan bersama,” tegas Viviano.

Ketika disinggung tentang kemungkinan berkarier di luar Italia, Viviano menunjuk Liga Premier Inggris. “Jika saya pergi ke luar negeri, saya akan pindah ke Inggris. Bukan hanya soal sepakbola, tapi juga pengalaman hidup. Inggris merupakan negara yang menarik,” puji Viviano.

Andaikata Viviano jadi bergabung dengan Inter, kesempatan baginya untuk mencicipi panggung Liga Champions jadi terbuka. Viviano mengakui hal tersebut. “Tentu, saya ingin bermain di ajang Liga Champions. Tapi, saya tidak mau berhadap-hadapan dengan (Lionel) Messi. Ia merupakan sosok pemain yang membuat takut setiap penjaga gawang,” akunya.(MEG/Football Italia)

Inter Capai Kesepakatan Dengan Montolivo

Rumor kepindahan Riccardo Montolivo ke Inter Milan memasuki babak akhir. Kabar terakhir, pihak Fiorentina dan Inter sudah mencapai kesepakatan terkait transfer Montolivo pada musim panas nanti.

Karier Montolivo memang diisukan bakal segera berakhir di Artemio Franchi. Kontraknya yang akan usang pada 2012 mendatang urung diperbaharui. Hal itu membuat inter segera mengambil langkah cepat mendekati pilar timnas Italia itu.

Dan, menurut Corriere dello Spor t, I Nerazzurri akhirnya mencapai kesepakatan dengan kedua pihak, Montolivo serta Fiorentina untuk mendatangkannya pada musim panas ini.

Bagi Fiorentina, memang tak ada pilihan selain melepas Montolivo pada musim ini. Pasalnya, jika terus mempertahankan sampai bursa transfer Januari 2012, Montolivo bisa pergi dengan status bebas transfer.

Zanetti Ingin Akhiri Karir di Inter

Bola.net - Javier Zanetti pemain belakang Internaszionale sekaligus kapten tim, membantah kemungkinan dirinya mengakhiri karir di kampung halamannya, Argentina.

Kontrak Zanetti di Inter akan habis pada Juni 2013, pemain berumur 37 tahun tersebut menepis kemungkinan dirinya bakal bermain di klub yang ada di Argentina.

"Tidak! Saya tidak berpikir untuk kembali ke Argentina. Di sini, aku merasa di rumah sendiri karena aku telah membela Inter selama 16 tahun," kata Zanetti.

"Klub ini telah memberiku segalanya dan, sebagai kapten saya merasa memiliki tanggung jawab yang besar. Saya akan mengakhiri karier di sini," tegasnya.

Zanetti adalah pemain pertama yang didatangkan oleh Massimo Moratti dari Banfield ketika memegang kendali Inter di tahun 1995.

Zanetti pun menyebut, Italia merupakan rumah keduanya, bahkan keluarganya terutama anak-anaknya juga telah nyaman berada di Italia.

"Setelah pensiun, saya akan pergi Italia-Argentina karena saya memiliki lebih banyak waktu. Namun, kenyataannya, keluargaku bahagia di sini."

"Anak-anakku bersekolah di Italia dan aku akan menghabiskan waktu bersama keluarga setelah pensiun," tutup Zanetti.

Zanetti berharap ketika pensiun nanti dirinya mendapatkan kesempatan untuk tetap bekerja di Inter, sebagai pengakuan atas semua jasa-jasanya bagi Inter.

Cuma Inter di Hati Zanetti

Beritabola.com Milan - Tidak sedikit pesepakbola yang memutuskan pulang ke kampung halamannya sebelum pensiun. Namun, hal ini tak berlaku untuk Javier Zanetti. Kapten Inter Milan ini ingin menutup kariernya di Nerazzurri.

Dengan kontrak yang akan berakhir pada Juni 2013, Zanetti dispekulasikan akan bermain di negara asalnya, Argentina, sebelum menutup karier. Namun, bek 37 tahun ini membantahnya.

"Tidak, saya tidak berpikir akan kembali ke Argentina. Saya benar-benar merasa di rumah di sini, di mana saya sudah 16 tahun bersama Inter," cetus Zanetti di Football-Italia.

"Klub ini sudah memberi segalanya buat saya dan menjadi kapten membuat saya merasakan tanggung jawab luar biasa. Saya akan mengakhiri karier saya di sini," lanjutnya.

Zanetti bergabung dengan Inter dari Banfield pada tahun 1995. Dia adalah rekrutan pertama pada era Massimo Moratti. Sejak saat itu, posisinya di tim tak pernah tergantikan meski La Beneamata gonta-ganti pelatih.

"Kalau sudah pensiun nanti, saya akan bolak-balik Italia-Argentina karena saya punya lebih banyak waktu. Tapi, kenyataannya adalah keluarga saya sangat bahagia di sini," tutur Zanetti.

"Anak-anak saya bersekolah di Italia dan setelah karier saya berakhir, saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga," ujarnya.

Montolivo - Inter Sepakat?

MILAN – Gelandang serba bisa Riccardo Montolivo dikabarkan bakal berganti kostum musim depan. Inter Milan disebut-sebut menjadi pelabuhan berikutnya.

Montolivo memang sudah menjadi target I Nerazzurri yang berambisi memperkuat lini tengahnya. Meski sempat tak mempedulikan rumor tersebut, namun Montolivo tetap dihubungkan dengan La Beneamata.

Kabar terbaru yang dilansir Il Corriere dello Sport, Senin (9/5/2011) menyebut telah tercapai kesepakatan antara kubu Inter dan pemain kelahiran 26 tahun silam.

Namun, klub yang bermarkas Giuseppe Meazza belum mencapai kesepakatan dengan Fiorentina yang bersikeras mempertahankan aset terbaiknya. Kendati demikian, karena kontraknya bakal kadaluarsa musim depan La Viola diprediksi akan melepas Montolivo musim ini daripada harus membiarkannya pergi tanpa menerima imbalan.

Sebelumnya Juventus dan AC Milan juga berniat mengejar tanda tangan mantan pilar Atalanta.

Setelah Pensiun, Zanetti Ogah Pulang Kampung

MILAN, KOMPAS.com - Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, membantah akan mengakhiri kariernya di sebuah klub di kampung halamannya, Argentina. Setelah pensiun, ia menyatakan akan tetap bertahan di Italia.

"Tidak! Aku tidak berpikir akan kembali ke Argentina. Di sini, aku merasa di rumah sendiri karena aku telah membela Inter selama 16 tahun," kata Zanetti.

"Klub ini telah memberiku segalanya. Aku merasa memiliki tanggung jawab besar sebagai kapten. Aku akan mengakhiri karier di sini," sambung bek berusia 37 tahun itu.

Setelah pensiun, Zanetti mengaku akan mengahabiskan waktunya bersama keluarganya di Italia. "Setelah pensiun, aku akan pergi Italia-Argentina karena aku memiliki lebih banyak waktu. Namun, kenyataannya, keluargaku bahagia di sini. Anak-anakku bersekolah di Italia dan aku akan menghabiskan waktu bersama keluarga setelah pensiun," tukas Zanetti.

Inter sendiri disebut-sebut akan menawarkan sebuah pekerjaan baru bagi Zanetti di klub tersebut setelah ia pensiun. (FBI)

Inter Siap Rebut Kembali Scudetto Musim Depan

Beritabola.com Jakarta - Baru dua hari gelar Scudetto lepas dari genggaman, Inter Milan sudah menyatakan target untuk merebut kembali gelar juara Liga Italia musim depan. Rossoneri diprediksi tak akan mampu mendominasi Seri A sebagaimana sudah dilakukan Nerazzurri.

Akhir pekan lalu Milan akhirnya memastikan merebut Scudetto dari tangan Inter. Hasil imbang 0-0 kontra AS Roma cukup memberi Rossoneri titel yang sudah tujuh tahun tak lagi mereka rasakan.

Kalah dalam perebutan titel juara tak akan disesali lama-lama oleh skuad La Beneamata. Setelah lima tahun beruntun jadi juara, Esteban Cambiasso sudah memprediksi kalau rentetan tersebut akan terputus sewaktu-waktu.

"Saya senang mencetak gol, dan sangat penting untuk menang, tapi kami tak boleh membuat drama atas kemenangan Milan," ungkap Cambiasso. "Kami tahu setelah beberapa gelar beruntun yang didapat (Inter), ini akan terjadi."

Dengan perbedaan poin yang tak terlalu timpang dan persaingan yang sengit musim ini, Cambiasso menyimpan keyakinan kalau Inter akan bisa bangkit. Dia juga yakin kalau Milan tak akan mendominasi Seri A selama beberapa musim karena Inter bakal kembali bertahta tahun depan.

"Tentu saja kami menyesali Scudetto dan tak menyenangkan kehilangan itu. Tapi kami sudah mulai bekerja untuk memenanginya kembali," tuntas Cambiasso seperti diberitakan ESPNStar.

Cambiasso: Milan Cuma Bisa Juara Musim Ini

Bola.net - Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso mengumbar keyakinan jika seteru mereka, AC Milan tak akan berada di puncak sepak bola Italia untuk waktu yang lama karena Nerazzurri akan bangkit musim depan.

Rossoneri mengunci gelar scudetto ke-18 mereka setelah bermain imbang 0-0 kontra AS Roma akhir pekan kemarin, sekaligus mengakhiri lima tahun dominasi Inter - sesuatu yang sudah diperkirakan Cambiasso sebelumnya.

"Kami tahu setelah begitu banyak kemenangan beruntun mereka, hal itu akan terjadi," tegasnya pada Sky Sport Italia.

Gelandang asal Argentina itu sendiri mencetak satu gol untuk membawa Inter menang 3-1 atas Fiorentina di San Siro kemarin demi memastikan posisi kedua mereka genggam.

"Saya gembira bisa mencetak gol dan penting sekali untuk menang, namun kami tak perlu mendramatisir keberhasilan Milan," akunya.

"Kami sendiri sudah memenangi dua gelar musim ini (Piala Super Italia dan Piala Dunia Antar Klub). Kami mendapatkan tiket Liga Champions musim depan, dan sekarang kami harus berpikir tentang Coppa Italia (tengah pekan ini)."

Cambiasso pun memperingatkan sang rival bahwa gelar juara mereka hanya akan bertahan semusim, karena musim depan mereka berniat merebutnya kembali.

"Tentu kami menyesali scudetto yang lepas dan tak menyenangkan kehilangan hal itu. Tapi kami sudah bekerja untuk merebutnya kembali," pungkasnya.

Inter yang Kian Dewasa

Beritabola.com Milan - Scudetto sudah lepas dari tangan Inter Milan. Namun kemenangan atas Fiorentina menunjukkan jika La Beneamata tak pernah tampil setengah hati dan menunjukkan kedewasaannya setelah hasil buruk di musim ini.

Hasil imbang yang didapat AC Milan semalam kontra AS Roma sudah cukup merebut titel juara Seri A yang sudah dikuasai lima musim lebih oleh Inter. Sebuah kekecewaan bagi Nerazzurri tentunya mengingat mereka musim lalu meraih tiga gelar.

Namun kekecewaan itu tak perlu dipendam terlalu lama karena mereka masih punya target-target sisa lainnya yakni posisi runner up dan trofi Coppa Italia. Kedua-duanya Inter sudah kian mendekati targetnya.

Poin penuh atas Fiorentina, Minggu (8/5/2011) malam WIB membuat Il Biscione kokoh di urutan kedua dengan 72 poin, selisih empat dari peringkat ketiga Napoli, dengan laga menyisakan dua pekan lagi. Cukup satu poin lagi Inter akan mengunci posisi kedua.

Sementara itu kemenangan ini juga jadi modal baik untuk Inter melakoni leg II Semifinal kontra AS Roma pertengahan pekan esok. Inter saat ini unggul agregat 1-0.

"Kemenangan ini dibutuhkan untuk memastikan tiket Liga Champions dan peringkat kedua. Ini adalah pertunjukkan lain dari kedewasaan serta kepercayaan diri atas kemampuan kami," ucap Leonardo di Football Italia.

"Tidak mudah kembali ke jalur yang benar usai pekan yang sangat buruk melawan Milan dan Schalke. Namun kami bisa," sambungnya.

"Melihat ke belakangan tidak ada yang perlu aku ubah. Ini adalah bagidan dari perjalanan. Kekalahan di laga derby krusial untuk scudetto, namun aku pun bisa melakukan keputusan yang sama jika menengok ke belakang lagi," tukas pria asal Brasil itu.

"Milan merebut scudetto dan mereka pantas mendapatkannya. Mereka punya skuad yang hebat dan tidak masalah jika aku melihat masa laluku. Bila dilihat secara netral musim ini, kami tetap positif."

"Jelas Inter ingin memenangi semuanya namun klub ini sudah merebut Piala Super Italia dan Piala Dunia Antar Klub, di mana kami juga bisa mencapai final Coppa Italia," tuntas Leonardo.

Giampaolo Pazzini: Saya Bisa Sukses Di Inter

Striker Inter Giampaolo Pazzini mengaku senang dengan musim perdananya bersama Nerazzurri dengan menampilkan permainan yang cukup memuaskan.

Pazzini baru bergabung ke Giuseppe Meazza pada Januari lalu dari Sampdoria. Dari 15 penampilan, pemain internasional Italia itu sudah mencetak sembilan gol. Sebuah capaian yang terbilang sangat bagus!

Pazzini ikut mencetak gol saat Inter menumbangkan Fiorentina 3-1, Minggu (8/5). Usai pertandingan, ia menyatakan puas dengan apa yang sudah dilakukannya sejauh ini.

"Saya senang dengan gol ini," ujar Pazzini kepada Inter Channel.

"Saya ingin mempertahankan konsistenti permainan saya. Ketika datang, tujuan saya adalah bisa menjadi bagian dari tim juara seperti Nerazzurri."

Gol Pertama Coutinho untuk Sang Ibu

Beritabola.com Milan - Mencetak gol pertama adalah sebuah sensasi tersendiri bagi setiap pesepakbola. Itulah yang kini sedang dirasakan Coutinho usai menorehkan yang pertama bersama Inter Milan.

Coutinho baru masuk tim utama Inter musim ini. Di awal musim saat Rafael Benitez masih menangani tim Coutinho kerap jadi pilihan utama. Namun cedera di akhir tahun serta pergantian pelatih membuat kansnya masuk tim utama mengecil.

Ia lebih sering jadi pemain cadangan namun kesempatan sekali-sekalinya jadi starter saat laga melawan Fiorentina, Minggu (8/5/2011) malam WIB dimanfaatkan dengan baik oleh pesepakbola yang baru berumur 19 tahun itu.

Tampil menggantikan Wesley Sneijder yang diistirahatkan karena cedera, Coutinho tampil baik dan mencetak gol ketiga kemenangan 3-1 La Beneamata di Giuseppe Meazza lewat sebuah free kick.

Raut kegembiraan pun lantas terpancar dari Coutinho karena gol yang ditunggunya akhirnya tiba setelah penantian panjang hampir semusim.

"Akhirnya gol itu datang juga. Tadi laga berjalan dengan sulit namun saya senang bisa mencetak gol akhirnya," sahut Coutinho di situs resmi klub.

"Sneijder tidak ada dan dia yang selalu mengambil free kick dengan baik namun saya selalu berlatih dengannya dan harus berterimas kasih padanya, karena ini adalah jatahnya," sambungnya.

"Saya sangat lelah di akhir laga. Saya tidak bermain dalam waktu yang cukup lama dan ketika Anda memulainya lagi maka akan selalu sangat sulit," terang eks Vasco Da Gama itu.

Lebih lanjut Coutinho pun menuturkan jika gol pertamanya ini ia persembahkan untuk sang ibu.

"Saya mendedikasikan gol ini untuk ibu saya dan lagipula hari ini juga Hari Ibu," simpul Coutinho.

Moratti Bantah Spekulasi Guardiola

Written By Japrax on Senin, 09 Mei 2011 | 22.39

Presiden Inter Massimo Moratti menepis rumor ketertarikan dirinya mendatangkan Pelatih Barcelona, Pep Guardiola ke Giuseppe Meazza. Bahkan Morrati menegaskan, Guardiola bukanlah bagian dari rencana klub Nerrazuri musim depan.

"Saya tidak pernah berpikir tentang (membawa) Guardiola. Dalam dunia sepakbola, anda telah membuat kesalahan jika banyak memikirkan segala sesuatu," ujar Moratti.

Menurutnya, kinerja Allenatore Inter saat ini, Leonardo cukup meyakinkan. ia pun mengaku masih mempercayai kemampuan mantan pelatih AC Milan itu dalam menukangi skuad La Beneamatta musim depan. "Bagiku, Leonardo masih meyakinkan," ujar Moratti.

Sebelumnya, rumor tersebut telah terlebih dahulu ditanggapi oleh Pep Guardiola. Pep mengaku tersanjung atas beredarnya rumor tersebut. Namun ia mengaku harus menuntaskan sisa kontraknya terlebih dahulu bersama Barcelona." Saya tersanjung dengan minat Inter terhadap saya, tetapi saya masih terikat kontrak satu tahun bersama Barca," ujar Pep beralasan.

Mengenai gelar Scudetto yang diraih rival abadinya, AC Milan, Moratti mengungkapkan hal tersebut merupakan sesuatu yang layak didapat oleh AC Milan. Ia pun tidak sungkan mengucapkan selamat kepada AC Milan atas prestasi yang mereka raih. "Milan memiliki konsistensi permainan dan keyakinan. Mereka memiliki musim yang menakjubkan dan juga lebih kompetitif pada tahun ini. Jadi mereka layak mendapatkannya," ujar Moratti.

Kemenangan Hambar Inter Milan

Inter Milan menang 3-1 atas Fiorentina dalam lanjutan Serie-A di San Siro, Minggu (8/5/2011). Dengan hasil itu, sementara Inter berada di peringkat kedua dengan 72 poin, Fiorentina tertahan di tempat kesembilan dengan 49 poin.

Kemenangan Inter dibuka oleh Giampaolo Pazzini pada menit ke-25. Gol bermula dari pergerakan dengan bola Samuel Etoo di sektor kanan pertahanan Fiorentina. Setelah melihat Pazzini lepas dari pengawalan Cesare Natali di kotak penalti, Etoo melepaskan umpan yang ditendang Pazzini masuk sudut kiri bawah gawang Artur Boruc.

Fiorentina belum melakukan balasan ketika Boruc memungut bola tembakan Esteban Cambiasso pada menit ke-28 dari dalam gawangnya. Cambiasso menaklukkan Boruc dengan memanfaatkan umpan silang Samuel Etoo.

Fiorentina memperkecil selisih menjadi 1-2 melalui Alberto Gilardino pada menit ke-74. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan bola kiriman Mario Santana masuk ke sudut kiri bawah gawang tuan rumah.

Namun, tiga menit kemudian, Inter mendapat gol ketiga hasil tendangan bebas Philippe Coutinho.

Sepanjang pertandingan, Inter menguasai bola sebanyak 58 persen dan menciptakan tujuh ancaman serius dari 16 usaha. Adapun Fiorentina melepaskan delapan tembakan titis dari delapan percobaan.

Susunan pemain:
Inter: Julio Cesar; Marco Materazzi (Lucio 77), Andrea Ranocchia, Christian Chivu (Obi 72), Maicon; Esteban Cambiasso, Philippe Coutinho, Houssine Kharja, Javier Zanetti; Samuel Etoo, Giampalo Pazzini

Fiorentina: Artur Boruc; Cesare Natali, Alessandro Gamberini, Manuel Pasqual (Gianluca Comotto 81), Lorenzo De Silvestri; Gaetano DAgostino, Valon Behrami; Juan Vargas, Alberto Gilardino, Alessio Cerci (Mario Alberto Santana 70)

Wasit: Luca Banti

Zanetti : Milan Pantas Raih Scudetto

Written By Japrax on Minggu, 08 Mei 2011 | 03.31

Kapten Inter Milan Javier Zanetti siap memberikan selamat bagi rival sekotanya AC Milan yang hampir dipastikan meraih scudetto. Zanetti menilai Rossoneri memang pantas meraih gelar terhormat Serie A itu.

Ya, Milan hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan scudetto musim 2010/2011. Dengan kata lain, tim besutan Massimiliano Allegri hanya perlu hasil imbang saat bertandang ke Stadion Olimpico, Roma, Sabtu 7 Mei 2011 nanti.

"Benar, Milan memang pantas meraih scudetto," ujar Zanetti dalam sebuah acara penggalangan dana di Palermo.

Dalam kesempatan itu, Zanetti juga mengakui musim ini timnya memang menghadapi beberapa masalah. Badai cedera pemain di awal musim yang menimpa Inter ditengarai bek veteran Argentina ini sebagai salah satu biang keladi.

"Musim Inter agak bermasalah seperti di awal musim kami mengalami beberapa masalah dan dihantam cedera pemain," ujar Zanetti.

Menurut pemain berjuluk Si Traktor ini, gagalnya era kepemimpinan Rafael Benitez cukup memberikan dampak bagi sang suksesor, Leonardo. Meski sempat bangkit namun Inter sepertinya gagal menghadang laju AC Milan.

Namun bek 37 tahun ini tak ingin berlarut meratapi hasil kurang memuaskan yang dituai Inter di pentas Serie A. Menjuarai Coppa Italia kini menjadi prioritas Zanetti dan kawan-kawan.

"Sekarang hal terpenting mengakhiri musim ini sebaik mungkin. Semoga kami dapat menduduki peringkat dua Serie A dan memenangkan Coppa Italia," lanjut Zanetti.

Inter berpeluang melaju ke final Coppa Italia setelah di leg 1 berhasil menaklukan tuan rumah AS Roma 1-0. Leg 2 akan digelar di Giuseppe Meazza pada Rabu malam nanti.

Inter naksir Robben?

Inter Milan diisukan meminati winger internasional Belanda yang saat ini merumput di Bayern Munich, Arjen Robben. Nerazzurra siap mengambil kesempatan apabila si pemain ingin meninggalkan Bavaria.

Robben belakangan diisukan tak mau berlama-lama lagi di Allianz Arena setelah timnya tampil buruk di musim ini, dan baru-baru ini konon bertengkar dengan Franck Ribery.

Dilaporkan harian Corriere dello Sport, pihak La Beneamata berani meladeni banderol Robben yang disebut sekira 24 juta euro. Goran Pandev juga disebut bakal dijadikan leverage dalam transaksi.

Robben, yang juga pernah bermain untuk PSV Eindhoven, Chelsea dan Real Madrid, baru dua musim membela Bayern dan terikat kontrak di sana sampai Juni 2013.

via Detiksport

Leo: Inter Adalah Salah Satu Yang Terkuat di Eropa

Bola.net - Pelatih Inter Milan Leonardo bersikeras membela penampilan timnya musim ini setelah dihujani banyak kritik keras. Tahun lalu di bawah Jose Mourinho, Inter memenangkan treble yang belum pernah terjadi sebelumnya di sepak bola Italia, namun musim ini penampilan Nerazzurri jauh dari memuaskan.

Inter tersingkir dari perempat final UEFA Champions League setelah mengalami kekalahan memalukan dari Schalke 04. Sementara di Serie A saat ini Inter hanya bisa berebut tempat kedua dengan Napoli. Namun Inter masih berpeluang merebut trofi musim ini di Piala Coppa Italia. Karena itu Leonardo bersikeras menganggap Inter masih merupakan salah satu tim terkuat di Eropa.

"Saya pikir tahun ini kami memiliki skuad yang benar-benar berjuang di semua lini, itulah yang kami lakukan," kata Leonardo.

"Anda dapat mengatakan apa yang Anda inginkan dan membaca situasi sesuai pengamatan Anda, namun faktanya kita berada di posisi kedua di liga, dan kami keluar dari Liga Champions di perempat final, hal ini mengartikan bahwa Inter masih berada di delapan klub top Eropa, dan kami masih memiliki peluang untuk Piala Italia.”

"Memang benar bahwa dalam beberapa permainan tertentu terbukti menentukan hasil yang kami raih (sekarang), namun saya berpikir bahwa dalam hal konsistensi kami masih menjadi salah satu tim terbaik di Eropa."

Inter Milan sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan Minggu (8/5) besok melawan Fiorentina. Hasil pertandingan tersebut mungkin tidak bermakna jika AC Milan berhasil mengalahkan AS Roma di Stadion Olimpico dini hari nanti.

Delapan poin memisahkan dua seteru satu kota itu dengan tiga pertandingan yang tersisa untuk dimainkan. Sebuah kemenangan akan membuat Milan bisa segera mengamankan gelar meski Inter juga mampu memetik kemenangan atas Fiorentina.

Jelang Inter vs Fiorentina - Pekan Emosional Pazzini

Beritabola.com Milan - Giornata 36 Seri A minggu ini akan jadi hari spesial sekaligus emosional bagi Giampaolo Pazzini. Sebab Pazzini akan melawan klub yang membesarkan namanya, Fiorentina.

Setelah dua musim menimba ilmu di Atalanta, Pazzini memutuskan berbaju ungu-ungu pada musim 2004/2005. Namun sayang karir pesepakbola 26 tahun itu kurang cemerlang di sana.

Dari 123 tampil di seluruh kompetisi ia hanya menyumbang 25 gol. Faktor cedera dan kalah bersaing dengan Luca Toni, Alberto Gilardino dan Adrian Mutu saat itu membuatnya hengkang ke Sampdoria awal musim 2008/2009.

Di sana Pazzini menemukan ketajamannya kembali dengan torehan 46 gol dari 80 penampilan, yang membuat ditarik Inter Milan Januari lalu.

Meski karirnya tak cemerlang amat di Fiorentina namun di klub itulah Pazzini mengangkat pamornya. Apalagi ia mendapat tutor dalam diri Toni yang lebih senior.

Maka laga Inter kontra Fiorentina, Minggu (8/5/2011) malam WIB besok akan jadi momen spesial sekaligus emosional bagi Pazzini. Namun ia memilih menyingkirkan hal tersebut demi membawa Inter mengamankan posisinya di runner up Seri A dari kejaran Napoli.

"Emosiku akan sangat tinggi sekali pada Minggu besok," seru Pazzini kepada Football Italia.

"Dalam sepakbola setiap orang punya jalannya sendiri dan saya yakin ketika momen wasit meniup peluit untuk memulai laga, maka yang saya pikirkan hanyalah bermain," sambungnya.

Pazzini pun turut bercerita sedikit soal selebrasinya usai mencetak gol. Diakuinya gaya itu didapatnya saat bermain di Fiorentina dan awalnya bermaksud untuk meledek Toni saat itu.

"Gaya itu dimulai di Florence bersama Toni. Dia menaruh tangannya di dekat kuping, jadi aku membalasnya dengan menunjuk tangan ke mata. Kami dasarnya hanya ingin bercanda satu sama lain. Ya namanya juga teman," tuntas Pazzini.

Suarez : Guardiola Pasti Ke Inter

Legenda Barcelona Luis Suarez sangat yakin jika entrenador Blaugrana Josep Guardiola akan mendarat ke Inter Milan. Menurutnya, Guardiola akan sangat sulit menolak presiden Inter Massimo Moratti.

Suarez yang juga menjadi salah satu pelaku masa kejayaan Inter Milan pada era 1960an ini mengaku pernah mendapat bocoran dari Guardiola langsung. Keduanya pernah berdiskusi mengenai peluang itu.

"Guardiola akan datang ke Inter. Kami telah berbicara mengenai ini pada Desember lalu. Dia tidak dapat mengatakan tidak kepada Moratti," ujar Suarez kepada Sportmediaset.

Guardiola memang menjadi salah satu kandidat pengancam kursi pelatih Inter Leonardo. Leo terancam dipecat Moratti setelah Nerazzurri terancam tanpa gelar musim ini.

"Saya telah tahu Guardiola lama dan jika dia ingin petualangan baru maka Inter adalah tim yang tepat buat dia," tambah pria 76 tahun yang telah memberikan dua gelar Champions bagi Inter Milan ini.

"Di Spanyol dia (Guardiola) telah memenangkan segalanya dan jika Inter membutuhkan dia maka saya akan senang melihat dia di Milan," lanjutnya.

Rumor akan dicaploknya Guardiola oleh Inter tentu akan mengganggu konsentrasi Lionel Messi cs. Barca akan tampil di final Champions League melawan Manchester United pada 28 Mei mendatang.

Menebak Rencana Moratti Musim 2012

Inter Milan musim ini tampil kurang menyakinkan. Sebagai juara bertahan, Inter gagal di ajang Eropa dan nyaris tertutup peluangnya untuk mempertahankan Scudetto.

Satu-satunya peluang Inter mempertahankan gelar musim ini adalah di ajang Coppa Italia. Tim besutan Leonardo itu sudah satu langkah menuju ke final setelah pada pertemuan pertama di semifinal mengalahkan AS Roma dengan skor 1-0.

Meski minim prestasi musim ini, Presiden Inter Massimo Moratti mengaku tidak akan melakukan perubahan besar-besaran untuk menghadapi musim depan. Menurutnya, skuadnya saat ini sudah kuat.

"Saya mendengar bahwa kami akan menjual pemain bintang kami pada musim panas nanti, Tapi Inter saat ini memiliki dasar yang kuat," kata Moratti seperti dilansir dari Tribal Football.

Sejumlah pemain bintang Inter tahun ini memang sempat dilirik oleh klub-klub elite Eropa. Sebut saja Wesley Sneijder yang terus dikait-kaitkan dengan Manchester United dan Maicon yang disebut-sebut akan bergabung dengan Real Madrid.

Menjelang akhir musim, bukan hanya kabar penjualan pemain yang berhembus ke markas Inter. Tapi, sinyal seputar rencana pembelian pemain bintang juga berdering kencang.

"Kami akan lihat apa yang kami bisa lakukan di pasar. Kami ingin menyegarkan skuad ini, tapi era Inter belum berakhir," ujar Moratti.

Dalam beberapa bulan ini, media-media di Italia menulis beberapa pemain incaran Inter. Selain striker Manchester City, Carlos Tevez, I Nerazzurri juga ingin mendapatkan tenaga Riccardo Montolivo. Inter sudah menawarkan uang sebesar €15 juta untuk mendapatkan kapten Fiorentina itu.

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger