Headlines News :

WELCOME LUCIANO

WELCOME LUCIANO

Berita Terbaru FC Internazionale

Tampilkan postingan dengan label Cambiasso. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cambiasso. Tampilkan semua postingan

Atasi Problem Lini Tengah, United Lirik Cambiasso

Written By Japrax on Sabtu, 04 Januari 2014 | 21.00

Atasi Problem Lini Tengah, United Lirik Cambiasso

 Bola.net - Problem lini tengah Manchester United tampaknya bakal menyeret nama baru untuk mengatasinya. Kini dikabarkan, Setan Merah melirik midfielder Internazionale, Esteban Cambiasso.

Cambiasso yang hampir satu dekade membela Nerazzurri rencananya bakal ditendang. Pihak Inter ingin memangkas pengeluaran mereka untuk gaji pemainnya. Dan gelandang 33 tahun tersebut termasuk pemain bergaji tinggi yang berada di Inter. Sekitar 3,5 juta pounds mereka harus membayar Cambiasso per tahunnya.

Kondisi tersebut tampaknya bakal dimanfaatkan oleh United. Mereka bersedia menampung Cambiasso demi mengatasi masalah lini tengah mereka.

Namun ternyata, keinginan Setan Merah tersebut bukan tanpa halangan. Chelsea yang ditangani Jose Mourinho juga ingin mendapatkan Cambiasso. Apalagi, pemain asal Argentina tersebut juga pernah bekerjasama dengan Mourinho ketika Inter meraih treble winners lalu. (bwn/gag)

"Duel Derby, Main Bagus Saja Tidak Cukup"

Written By Japrax on Sabtu, 21 Desember 2013 | 14.00

Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso (Foto: Getty Images)
Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso menilai, kemenangan di Derby della Madonnina tidak sekadar ditentukan dengan bermain bagus. Cambiasso berharap, I Nerazzurri bisa mengalahkan AC Milan dalam duel derby tersebut.

Performa Inter musim ini lebih baik jika dibandingkan dengan Milan. Namun dalam beberapa laga terakhir, kedua tim sama-sama meraih hasil yang kurang meyakinkan.

Akhir pekan lalu, Inter takluk 2-4 di kandang Napoli. Di sisi lain, Milan juga hanya meraih satu kemenangan dalam delapan laga terakhir di Serie-A.

"Performa bagus tidak begitu berpengaruh. Derby adalah derby dan itu ditentukan oleh banyak faktor lain," tegas Cambiasso, seperti dikutip dari Football Italia .

"Derby berbeda dengan pertandingan lainnya. Itu selalu berarti spesial bagi kami dan Milan, kami akan melakukan segalanya untuk memberi kebahagiaan untuk fans," tutup pemain asal Argentina tersebut. (Yosua)

Esteban Cambiasso: Ini Gaya Main FC Internazionale!

Written By Japrax on Senin, 04 November 2013 | 08.00


Esteban Cambiasso puas dengan performa Inter 
 
Kapten FC Internazionale Esteban Cambiasso mengaku sangat senang dengan bagaimana ia dan rekan-rekannya bermain ketika menghadapi Udinese kemarin malam (3/11).

Seperti yang diketahui, Inter membawa pulang tiga poin penuh dari Friuli usai melibas tuan rumah Udinese dengan skor telak 3-0, berkat gol yang dicetak oleh Rodrigo Palacio, Andrea Ranocchia dan Ricky Alvarez.

"Saya gembira tim bermain seperti ini dan memberi kesan mendominasi permainan karena itu adalah keharusan di Inter. Tim ini marah usai laga di Bergamo dan menginginkan reaksi. Hari ini kami mampu mengekspresikannya dengan baik," ujar Cambiasso seperti yang dilansir laman resmi Inter.

"Kami tahu kami memiliki tim yang kuat untuk terus maju. Sungguh bagus dapat mencetak gol cepat dan mempertahankan tekanan. Kami bermain baik untuk mempertahankan clean sheet, jika tidak pertandingan akan memiliki cerita berbeda. Kami juga mampu mengawali laga dengan baik dan berhati-hati di lini belakang."

"Skuat asuhan Walter Mazzarri selalu memiliki identitas, sesuatu yang membuatnya mampu menggapai hal-hal tertentu. Kami merasa puas dengan apa yang kami lakukan sejauh ini."

Esteban Cambiasso Puji Javier Zanetti & Ricky Alvarez

Esteban Cambiasso sanjung performa Ricky Alvarez 
 
Gelandang tangguh FC Internazionale, Esteban Cambiasso, memuji Javier Zanetti dan Ricky Alvarez dalam peran mereka pada kemenangan tim atas Udinese kemarin malam (3/11).

Seperti yang diketahui, Inter sukses memetik kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah Udinese, di mana Alvares mencetak gol penutup. Sementara itu, meski Zanetti tidak bermain, Cambiasso menilai kehadiran sosok Il Capitano di bangku cadangan membuat skuat La Beneamata lebih bersemangat.

"Saya gembira dengan kembalinya Zanetti, saya lebih memilih untuk mengembalikan ban kapten kepadanya, agar dia tidak pernah lagi berhenti memakainya," ujar Cambiasso seperti yang dilansir laman resmi klub.

"Saya tahu betapa penting dia bagi tim ini, Anda dapat merasakan kehadirannya meski dia tidak bermain dan saya gembira dia bersama kami pada laga ini."

Tribute Cambiasso Untuk Deki Stankovic

Written By Japrax on Senin, 26 Agustus 2013 | 19.30


Tribute Cambiasso Untuk Deki Stankovic

Bola.net - Laga Internazionale kontra Genoa, Minggu (25/8) ternyata dijadikan Dejan Stankovic sebagai momen perpisahannya dengan kubu La Beneamata.

Stankovic meninggalkan Giuseppe Meazza dengan 326 penampilan resmi atas namanya setelah berseragam Nerazzurri sejak tahun 2004. Gelandang Il Biscione, Esteban Cambiasso pun merasa kehilangan sosok penting yang menjadi rekan setimnya selama ini.

"Sangat menyedihkan harus mengucapkan selamat tinggal kepada Deki (panggilan akrab Stankovic). Saya gembira bukan saya yang berada di sana karena mata saya akan mengucurkan air mata." ujar Cambiasso di situs resmi klub.

"Ia merupakan seseorang yang berbagi momen-momen penting dengan saya, bukan hanya tentang kesuksesan kami. Ia akan selalu ada di hati kami, begitupun sebaliknya." lanjutnya.

Inter akhirnya bisa mempersembahkan kado perpisahan yang manis untuk Stankovic dengan mengalahkan Genoa dua gol tanpa balas. (fcim/pra)

Video Perpisahan Stankovic bisa dilihat disini:
http://inter-milan-indonesia.blogspot.com/2013/08/video-lengkap-perpisahan-dejan.html
http://inter-milan-indonesia.blogspot.com/2013/08/video-perpisahan-dejan-stankovic-di.html

Esteban Cambiasso Banggakan Pertahanan FC Internazionale


Esteban Cambiasso Banggakan Pertahanan FC Internazionale 
 
Esteban Cambiasso puas dengan kemenangan atas Genoa, terutama dengan kesolidan lini pertahanan yang mampu menjaga timnya dari kebobolan.

"Itu sangat penting untuk menang tanpa kebobolan. Itu penting karena kami harus memastikan kiper Samir Handanovic tak selalu menjadi pemain terbaik dalam pertandingan," kata Cambiasso untuk Inter Channel.

Musim lalu, Inter kebobolan total 57 gol di Serie A Italia, atau hanya kalah banyak dari Pescara.

Cambiasso berpikir, "Kami harus sabara karena banyak tim datang ke sini untuk bertahan dan Anda punya risiko terkena serangan balik."

"Tim ini semakin baik, tapi ini hanya permulaan, dan ada banyak hal yang harus dipelajari dan diperbaiki. Permainan kami belum sebaik kemampuan kami dan kami perlu memperbaiki itu," yakinnya.

Soal Eto'o, Jawaban Cambiasso Diplomatis

Written By Japrax on Rabu, 14 Agustus 2013 | 20.00

Esteban Cambiasso (Foto: Getty Images)
Wakil kapten Inter Milan, Esteban Cambiasso tak luput dari terpaan pertanyaan seputar wacana kepulangan Samuel Eto'o. Namun, jawaban Cambiasso tergolong diplomatis.

Selain Chelsea, Inter Milan memang menjadi calon destinasi favorit Eto'o. Terlebih, keluarga Eto'o masih menetap di Kota Milano.

"Segalanya dapat terjadi dalam sepak bola. Tetapi, orang-orang Italia lebih tertarik kepada pasar transfer ketimbang pertandingan yang sebenarnya," ujar Cambiasso kepada Sky Sport 24.

Berdasar laporan La Gazzetta dello Sport  termutakhir, Inter mengungguli Chelsea. Media ternama Italia tersebut mengklaim, penuturan Eto'o terkait keinginan bereuni dengan Jose Mourinho tak lantas memengaruhi putusan. Faktor keluarga diyakini akan memainkan peranan lebih penting.

Hanya saja, satu-satu faktor penghalang adalah gaji. Eto'o menjadi pemain bergaji tertinggi di dunia dengan perolehan 20 juta euro per tahun. Sementara itu, I Nerazzurri hanya menyanggupi 6 juta euro per musim. (Anju)

Esteban Cambiasso: Peringkat Ketiga? Kami Bidik Scudetto!


Esteban Cambiasso tak akan puas kalau "hanya" menempati tiga besar 
 
Setelah terpuruk musim lalu, Esteban Cambiasso langsung mencanangkan target maksimal bersama Internazionale di Serie A 2013/14.

Pada kampanye kemarin La Beneamata gagal merebut trofi, juga finis di luar zona Eropa dengan menempati peringkat kesembilan sehingga Andrea Stramaccioni dicopot sebagai pelatih.

Menyusul kegagalan tersebut, musim baru di bawah asuhan nakhoda anyar Walter Mazzarri dianggap sebagai sebuah fase transisi menuju kebangkitan dan Inter mungkin "hanya" membidik tiga besar. Cambiasso tak setuju dan menegaskan klub sebesar Inter harus selalu menargetkan juara.

"Akankah Inter menerima peringkat ketiga? Tidak, saya tak akan pernah puas dengan apa pun dari awal musim," kata gelandang Argentina itu kepada Sky Sport 24.

"Ini Inter yang sedang kita bicarakan, tak ada waktu untuk meratapi hal-hal. Entah itu Anda menang atau kalah, Anda tak boleh memikirkan tentang masa lalu."

"Ketika Anda bermain untuk Inter, Anda selalu ingin menang. Itu tak berubah dari satu tahun ke tahun berikutnya. Jika Anda menang di satu tahun, Anda harus mengulangi sukses di tahun berikutnya, jika tidak, maka Anda harus menebusnya karena tidak menang."

Cambiasso: Aneh Rasanya Inter Tanpa Moratti

Written By Japrax on Selasa, 23 Juli 2013 | 14.08


VIVAbola - Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso, menilai akan menjadi sesuatu yang aneh jika Presiden Massimo Moratti meninggalkan klub musim ini. Masalah finansial membuat Moratti dikabarkan akan menjual klub yang sejak lama dia kelola.

Moratti saat ini sedang dalam negoasiasi lanjutan dengan pengusaha Indonesia, Erick Thohir terkait rencana menjual sebagian atau seluruh saham Inter Milan yang dimilikinya. Disinyalir Moratti berniat ingin melepas seluruh sahamnya.

"Aneh rasanya jika Inter tanpa Moratti," kata pemain asal Argentina itu seperti dilansir Tribal Football.
"Moratti telah ada di sini sejak saya tiba. Jadi saya menilai ini pasti akan sulit bagi kami untuk melakukan semua tanpanya. Ini bukan karena Moratti adalah presiden klub saat ini, tapi juga apa yang telah dilakukan keluarganya yang selalu bermakna bagi klub ini."

Sebelumnya, hal yang sama juga dilontarkan kapten Inter Milan, Javier Zanetti, yang mengaku tidak bisa membayangkan klubnya tanpa campur tangan Moratti. Sebab, menurutnya, Moratti dan keluarganya punya ikatan yang cukup kuat dengan Inter. 

Ia tahu bagaimana gairah Moratti dan keluarganya untuk Inter. Karena itu, kata dia, sangat penting, Moratti tetap berada di Inter.
"Inter tanpa Presiden Moratti sangat sulit dibayangkan," beber pemain yang pernah ke Indonesia itu. (one)

Cambiasso: Scudetto? Kami Akan Mencoba Mengerahkan Segenap Kemampuan

Written By Japrax on Senin, 22 Juli 2013 | 12.00



Esteban Cambiasso (Getty Images)

Gelandang Internazionale, Esteban Cambiasso, tak berani memasang target scudetto musim depan. Pemain asal Argentina tersebut hanya bisa memastikan jika dirinya akan mengerahkan segenap kemampuan untuk I Nerazzurri.


Setelah gagal total di musim 2012/13 karena hanya mampu mengakhiri musim di peringkat kesembilan klasemen, kini Internazionale mulai berbenah. Walter Mazzarri didatangkan. Sejumlah pemain anyar diincar. Namun, Esteban Cambiasso tetap tak ingin sesumbar.

"Scudetto? Tidak ada gunanya membuat pernyataan sekarang. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah kami akan mencoba untuk mengerahkan segenap kemampuan. Kami tidak akan menjanjikan apa-apa," tutur Cambiasso.

Setelah merantau ke Inggris selama setahun bersama Manchester City, Maicon kini kembali ke Italia untuk membela panji-panji AS Roma.

"Di luar lapangan dia tetap teman kami, sementara di dalam lapangan dia adalah musuh kami," ujar Cambiasso.

Massimo Moratti dalam negosiasi lanjutan dengan pengusaha Indonesia, Erick Thohir, untuk menjual sebagian atau seluruh saham klub.

"Moratti selalu berada di sini sejak saya tiba sehingga tentu akan sulit bagi kami untuk melakukan tanpa dia. Tentu akan sangat aneh melihat Inter tanpa dia," ungkap Cambiasso.

Kontrak Cambiasso tersisa setahun lagi hingga akhir musim 2013/14.

"Klub ini memiliki prioritas lain saat ini, jadi kami belum membicarakan perpanjangan kontrak. Mereka tahu tidak akan ada masalah dengan saya. Kami akan membicarakan masalah kontrak di waktu yang tepat," kata Cambiasso.

"Biasakah saya menjadi pelatih di sini? Itu terlalu jauh," ucap Cambiasso dikutip dari Football Italia.

Cambiasso Singkirkan Pertemanan dengan Alumnus Treble

Esteban Cambiasso (Foto: Getty Images)
Esteban Cambiasso tak peduli dengan pemain-pemain dengan label eks Inter Milan. Tak terkecuali untuk Douglas Maicon dan Mario Balotelli, yang tergabung dengan skuad I Nerazzurri yang merengkuh treble winners 2010 lalu.

Maicon memang baru saja kembali ke Italia setelah meninggalkan Inter musim panas tahun lalu. AS Roma jadi destinasi full-back asal Brasil tersebut.

"Di luar lapangan, mereka tetaplah teman kami. Tetapi, di dalam lapangan, mereka adalah musuh," ungkap Cambiasso seperti dilansir Football Italia.
 
Sementara itu, Cambiasso belum memiliki proyeksi terkait kontraknya yang berakhir musim panas tahun depan.

"Klub memiliki proyeksi lain. Kami belum mendiskusikannya (kontrak baru). Apakah aku dapat menjadi pelatih? Masih terlalu jauh," tandasnya. (Anju)

Cambiasso: Inter Memang Tak Layak Ikut Kompetisi Eropa

Written By Japrax on Kamis, 09 Mei 2013 | 20.15


 

Milan - Inter Milan dipastikan gagal lolos ke kompetisi Eropa setelah kalah atas Lazio, Kamis (9/5) dinihari WIB. Esteban Cambiasso pun menerima hasil ini dan menyatakan bahwa timnya memang tak layak lolos ke Eropa.

Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun, Inter harus rela hanya bermain di kompetisi lokal Italia di musim depan setelah kalah 1-3 dari Lazio di Giuseppe Meazza.

Menelan kekalahan ke-15 sepanjang musim ini, La Beneamata kini berada di peringkat delapan Seri A dengan poin 53. Mereka berjarak tujuh angka dari Udinese yang ada di urutan lima, yang merupakan posisi terakhir kompetisi Eropa.

"Tidak ikut kompetisi Eropa musim depan akan menjadi pengalaman baru bagi kami dan ini tidak bagus bagi kami atau klub," ujar Cambiasso kepada Inter Channel seperti dikutip Football Italia.

"Tapi jika kami tidak ikut serta itu berarti kami memang tidak layak. Tim-tim lain lebih baik dari kami dan lebih layak untuk itu."

"Kami harus tampil sebaik mungkin di musim depan, baik di liga dan Coppa Italia. Jadi kami bisa kembali melakukan apa yang telah biasa kami lakukan di tahun-tahun sebelumnya," imbuhnya.

Di dua pertandingan sisa musim ini, mereka akan menghadapi Genoa dan Udinese. Meski tak lagi punya target untuk dikejar, Cambiasso menegaskan timnya harus tetap mengeluarkan kemampuan terbaik, demi nama baik tim.

"Inter harus tetap menghadang mereka dengan fokus maksimal. Kami adalah Inter dan kami tidak boleh main-main," tegasnya.

Kekalahan semalam membuat Inter mencatatkan rekor hanya menang tiga kali dalam 12 pertandingan terakhir di berbagai ajang, sisanya berakhir dengan kekalahan.

Esteban Cambiasso: Musim Negatif FC Internazionale

Esteban Cambiasso: Musim Negatif FC Internazionale

Untuk kali ketujuh dalam sembilan pertandingan FC Internazionale harus bertekuk lutut di hadapan lawan. Kali ini Lazio yang giliran menang 3-1 di Giuseppe Meazza.

Gelandang veteran Il Biscione Esteban Cambiasso menyebut kekalahan timnya dari Lazio sebuah hal yang absurd.

"Malam yang absurd karena Inter sebenarnya bisa menciptakan banyak peluang," kata Cambiasso di Inter Channel.

"Para pemain sangat kecewa dengan reaksi yang didapat setelah pertandingan. Semoga saja kami mendapat perlakuan yang lebih baik saat menang."

"Keterpurukan Inter bukan soal beruntung atau tidak karena 36 pertandigan sudah kami lalui dan kami juga tereliminasi di copa."

"Musim depan kami tidak akan beraksi di kompetisi Eropa, sebuah hal negatif namun kami hanya pantas bermain di sana ketika bisa memperlihatkan permainan impresif, tidak seperti sekarang," tandasnya.

Cambiasso Diskors, Cordoba Didenda

Written By Japrax on Senin, 01 April 2013 | 21.00


MILAN, KOMPAS.com - Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso, diskors satu pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya pada laga Serie-A melawan Juventus, di Giuseppe Meazza, Sabtu (30/3/2013), yang berakhir 2-1 untuk Juventus.

Cambiasso ganjar kartu merah karena dinilai wasit melanggar Sebastian Giovinco, pada menit ke-90+5. Cambiasso langsung meminta maaf kepada Giovinco segera setelah insiden itu dan kemudian di kamar ganti.

Selain itu, Inter didenda 20.000 euro karena tindakan suporter mengucapkan kata-kata berbau rasisme pada laga melawan Juventus itu.

Ofisial Inter, Ivan Cordoba juga didenda 5.000 euro karena melakukan protes, setelah gol kedua Juventus.

Insiden Cambiasso-Giovinco Jangan Dilebih-lebihkan



Kapten Internazionale, Javier Zanetti, meminta insiden tekel terlambat Esteban Cambiasso kepada Sebastian Giovinco di penghujung Derby d'Italia, Sabtu (30/3) malam WIB, di Giuseppe Meazza, tidak perlu dibesar-besarkan.

Esteban Cambiasso melakukan tekel yang sangat berbahaya kepada Sebastian Giovinco beberapa detik sebelum laga Derby d'Italia ke-220 berakhir. Akibat tekel yang dapat mengakhiri karier Giovinco itu, Cambiasso langsung dihadiahi wasit Nicola Rizzoli dengan kartu merah.

Beberapa pihak pun menyatakan bahwa Cambiasso harus mendapat hukuman berat atas tindakannya itu. Namun, Javier Zanetti tidak setuju dan meminta untuk tidak terlalu membesar-besarkan insiden itu.
"Insiden itu hanya pelanggaran yang sangat buruk, karena dia melakukan tekel yang terlambat," kata Zanetti di situs resmi Inter.

"Itu adalah pertama kali dia mendapat kartu merah di sepanjang kariernya."
"Saya sempat mendengar seseorang di televisi mebgatakan bahwa Cambiasso pantas menerima hukuman larangan bermain di lima pertandingan. Marilah kita tidak melebih-lebihkan insiden yang telah terjadi itu."

Esteban Cambiasso Minta Maaf kepada Giovinco

Written By Japrax on Minggu, 31 Maret 2013 | 08.15



Gelandang Internazionale, Esteban Cambiasso, menyatakan bahwa ia telah meminta maaf secara pribadi kepada Sebastian Giovinco terkait tekel terlambatnya jelang akhir laga Derby d'Italia, Sabtu (30/3) malam WIB, di Giuseppe Meazza. Cambiasso juga meminta maaf secara terbuka terkait insiden itu.

Internazionale menjamu Juventus dalam lanjutan Serie A 2-12/13 pekan ke-30, Sabtu (30/3) malam WIB, di Giuseppe Meazza. Pada laga bertajuk Derby d'Italia ini, I Bianconeri berhasil mengkandaskan tim tuan rumah 1-2.

La Vecchia Signora unggul cepat lewat gol Fabio Quagliarella pada menit ke-3. Inter berhasil menyamakan skor lewat gol Rodrigo Palacio pada menit ke-54. Juventus akhirnya mencetak gol kedua pada menit ke-60 lewat kaki Alessandro Matri.

Jelang akhir laga, Esteban Cambiasso harus menerima kartu merah dari wasit Nicola Rizzoli karena melakukan tekel berbahaya kepada Sebastian Giovinco. Setelah laga berakhir, Cambiasso pun tak segan langsung meminta maaf secara pribadi dan terbuka terhadap tekelnya kepada Giovinco.

"Sejarah hubungan antara saya dan Juventus telah berjalan dengan baik dan kejadian itu hanya sebuah insiden," kata Cambiasso kepada Inter Channel.

"Setelah laga ebrakhir, saya pergi ke ruang ganti Juventus untuk melihat keadaan Giovinco. Ia adalah teman di luar lapangan dan saya tidak ingin dia berada dalam masalah serius."

"Dia tidak terlihat terlalu buruk, meskipun sayangnya saya melakukan tekel terlambat kepadanya. Saya telah melakukan segalanya dalam karier yang membuar semua orang berpikir bahwa saya tidak pernah ingin mematahkan pergelangan kaki seseorang."

Cambiasso: Hadapi Juve, Inter Harus Fokus

Written By Japrax on Sabtu, 30 Maret 2013 | 08.00


MILAN, KOMPAS.com — Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso, menilai persaingan antara timnya dan Juventus bukan sekadar soal menang dan kalah. Ia pun mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terbawa emosi ketika menghadapi Juventus pada laga Serie-A, di Giuseppe Meazza, Sabtu (30/3/2013).

"Kami hanya berpikir soal pertandingan melawan Juventus. Rivalitas antara dua tim ini luar biasa, tetapi kami harus fokus pada apa yang terjadi di lapangan," ujar Cambiasso.

"Kami harus menunjukkan kualitas kami. Musim ini, kami mengalami pasang surut dan dalam kompetisi seperti di Italia, Anda harus konsisten," lanjutnya.

Inter saat ini duduk di peringkat kelima klasemen sementara Serie-A dengan nilai 47, atau kalah tujuh angka dari AC Milan di peringkat ketiga. Sementara Juventus berada di puncak dengan nilai 65.

Esteban Cambiasso Belum Pikirkan Jadi Pelatih

Written By Japrax on Jumat, 29 Maret 2013 | 19.20

 
Setelah pensiun, kebanyakan para pesepakbola profesional biasanya melanjutkan karier di bidang kepelatihan. Namun, tidak demikian bagi Esteban Cambiasso, gelandang FC Internazionale.

Pemain Argentina itu meragukan kapasitasnya apakah dirinya sudah pantas melatih sebuah klub. Saat ini, sang pemain veteran hanya ingin membahas kelanjutan kontraknya dengan Nerazzurri. Adapun Cambiasso kini berusia 32 tahun.

"Banyak orang mengenal saya dan membayangkan jika saya akan menjadi seorang pelatih, namun itu bukan pemikiran praktis saya," ujar Cambiasso kepada Inter Channel.

"Seorang pelatih utamanya harus menentukan 11 pemain, namun dia juga harus mengontrol bagian dari situasi sulit, yang mana bisa tercipta dalam skuat."

"Yang paling sulit bagi pelatih adalah bagaiman memahami para pemain mereka, bagaimana hidup mereka, siapa mereka, bagaimana mereka berlatih, dan apa masalah yang dihadapi."

"Tapi tentu saja saya harus melakukan sesuatu yang lain ketika saya pensiun, namun saya juga harus berhati-hati memikirkan langkah selanjutnya," pungkas Cambiasso.

Esteban Cambiasso Rela Gajinya Dipotong Demi Inter

Written By Japrax on Kamis, 28 Maret 2013 | 21.00



Gelandang veteran Internazionale, Esteban Cambiasso, kabarnya tak keberatan bila gajinya harus dipangkas klub pada perpanjangan kontrak selanjutnya.

Saat ini Esteban Cambiasso masih memiliki masa kontrak hingga satu tahun ke depan bersama Inter. I Nerazzurri pun masih membutuhkan jasa pemain gelandangnya itu untuk memperkuat tim.

Namun, seperti yang diberitakan TMW, Inter sudah menyiapkan tawaran perpanjangan kontrak yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Akibat sedang mengalami krisi Inter terpaksa menurunkan gaji pemain 32 tahu itu.

Atas dasar Loyalitas kepada klub, Cambiasso yang telah mendapat tawaran dari klub lain rela menolak tawaran tersebut. Padahal gaji yang ditawarkan melebihi pendapatannya saat ini, yaitu sekitar 4 juta euro per-tahun atau sekitar 50 miliar rupiah.

Cambiasso Jadi Panutan Pemain Muda Inter

Written By Japrax on Kamis, 21 Maret 2013 | 22.01

Marco Benassi meneladani Esteban Cambiasso. (Foto: Getty Images)

Gelandang belia Inter Milan, Marco Benassi, tidak dapat menyembunyikan kekagumannya terhadap rekan setimnya yang merupakan pemain kawakan, Esteban Cambiasso. Dia menyebut Cambiasso sebagai seorang tokoh panutan.

"Semua rekan setim sangat membantuku berkemban meski belum ada seorang pun dari mereka yang berpengalaman seperti (Javier) Zanetti dan Cambiasso. Siapakah tokoh panutanku? Tentu aku akan menjawab Cambiasso," tandas pemain berusia 18 tahun ini.

Benassi melakukan debutnya bersama Inter di Serie A pada 12 Januari 2013 lalu dan sudah tampil sebanyak delapan kali sejauh ini. Dia bertekad akan terus membuktikan kualitasnya selama merumput bersama I Nerazzurri.

"Saat ini aku hanya fokus melakukan apa pun yang bisa kulakukan semaksimal mungkin. Bulan Juli mendatang, baru aku akan berdiskusi dengan klub dan memutuskan apa yang harus dilakukan musim depan," tutur Benassi. (Keke)

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger