Headlines News :

WELCOME LUCIANO

WELCOME LUCIANO

Berita Terbaru FC Internazionale

Tampilkan postingan dengan label Andrea Stramaccioni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Andrea Stramaccioni. Tampilkan semua postingan

Dipecat Inter, Stramaccioni 'Gabung' Madrid

Written By Japrax on Senin, 29 Juli 2013 | 16.38

Dipecat Inter, Stramaccioni 'Gabung' Madrid

Bola.net - Apa kabar Andrea Stramaccioni? Setelah disingkirkan Inter Milan, pelatih muda Italia itu memutuskan untuk memulai lembaran baru di Spanyol.

Pria berusia 37 tahun itu diangkat menjadi arsitek interim Nerazzurri di bulan Maret 2012 menggantikan Claudio Ranieri yang dipecat. Membawa Inter tampil solid di sisa musim, Stramaccioni gagal mengulangi sentuhan emasnya musim kemarin dengan Inter cuma finis di posisi kesembilan Serie A.

Mei 2013 Stramaccioni pun resmi diberhentikan demi memberi jalan pada Walter Mazzarri yang digaet dari Napoli. Dan dengan statusnya yang masih menganggur saat ini, Stramaccioni memutuskan untuk mengasah ilmunya di Real Madrid.

Bukan kebetulan jika pria kelahiran Roma itu memutuskan menimba ilmu pada sesi latihan Madrid hari Jumat kemarin waktu setempat. Itu semua karena kehadiran kompatriotnya, Carlo Ancelotti yang saat ini membesut Los Blancos. (tri/row)

Terima Kasih Andrea Stramaccioni !

Written By Japrax on Rabu, 29 Mei 2013 | 13.00

Stramacioni
24 Mei 2013 menjadi hari terakhir Andrea Stramaccioni di Internazionale. Website resmi Inter merilis berita yang cukup jelas : “Walter Mazzarri is the new coach of Inter. The club thanks Andrea Stramaccioni for his efforts.” Ya, pelatih muda yang pernah membawa tim Primavera Inter menjuarai NextGen Series itu resmi digantikan oleh Walter Mazzarri, eks arsitek Napoli. Interisti tentu masih ingat 26 Maret tahun lalu, ketika Stramaccioni naik pangkat menjadi pelatih tim senior Inter sekaligus mengakhiri karier Claudio Ranieri bersama Nerazzurri. Harapan besar pun digantungkan kepada Stramaccioni, namun waktu pun berbicara, ketika ia harus terdepak dari kursi pelatih Inter.

Jika mengesampingkan berbagai masalah yang menimpa Inter pada musim ini, yang memang menjadi “tahun yang cukup sulit”, keputusan Massimo Moratti mengakhiri kerjasama dengan Andrea Stamaccioni memang tak bisa disalahkan. Rasio kemenangan Inter di tangan pelatih berusia 37 tahun memang tak lebih baik dari Claudio Ranieri, hanya meraih 47,69 persen kemenangan serta raihan rata-rata 1,51 poin per pertandingan. Bandingkan dengan Ranieri, yang mencatat rasio kemenangan 48,5 dan rataan 1,6o poin per pertandingan. Namun, meski kariernya di Inter telah berakhir, setidaknya ada beberapa catatan yang membuat Interisti patut berterimakasih kepada Andrea Stramaccioni.

Awalnya, Massimo Moratti memang tak salah saat menaikkan Andrea Stramaccioni dari pelatih tim primavera menjadi pelatih tim senior untuk menggantikan Claudio Ranieri. Pada awal penunjukkannya, website resmi Inter menulis: “the club wishes Andrea Stramaccioni the best of luck.” Namun, setelah Inter melakoni 65 pertandingan di tangan Stramaccioni, kariernya pun berakhir. Jika melihat statistik yang ada, Stramaccioni dapat dikatakan telah mengemban tugasnya dengan tak begitu buruk dan telah mencoba memperbaiki performa tim di Serie A. Performa Inter di Serie A saat berada dalam kepemimpinan Stramaccioni jauh lebih baik dari Ranieri, dengan mengukir rasio kemenangan mencapai 65,95 persen. Bandingkan dengan Ranieri yang hanya sanggup meraih 46,1 persen kemenangan. Namun tak bisa dipungkiri jika bersama Stramaccioni, Inter juga terlalu sering menerima kekalahan, sehingga rasio kekalahannya pun cukup besar, sekitar 38 persen, tak jauh berbeda dengan pelatih sebelumnya. Stramaccioni bisa dikatakan tidak beruntung, “wishes the best of luck” yang diharapkan Inter kepadanya justru terjadi sebaliknya. Skuad Nerazzurri rontok berjatuhan terkena hantaman cidera, satu per satu pemain masuk ke ruang medis, tak kenal muda atau tua, posisi hingga intensitas permainan. Apes dan jauh dari keberuntungan, itulah Stramaccioni di Inter.

Well, berterimakasih-lah Interisti kepada seorang Stramaccioni atas 424 harinya bersama tim senior Inter. Tak mudah untuk seorang pelatih manapun untuk bermain dengan kondisi tim apa adanya, tak banyak pilihan pemain, mencoba mengangkat moril tim disaat yang cukup sulit. Jangan lupakan pula momen saat Stramacconi mampu mencuri hati Interisti dengan melanjutkan catatan bagusnya yang sebelumnya pernah ia toreh bersama tim primavera, selalu unggul dari Ac Milan. Sebelas duabelas di tim senior Inter, Stramaccioni pun mampu menjaga kota Milan tetap biru hitam, pantang takluk dari rival sekota. Bersama tim senior Inter, Stramaccioni mampu dua kali mempermalukan armada Allegri dan sebuah hasil sama kuat dari tiga kesempatan. Pada awal November 2012, Stramaccioni pun sempat memberi kejutan manis untuk Interisti dengan mempermalukan Juventus didepan pendukungnya sendiri, sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka. Berterimakasih-lah juga atas komitmennya dalam memberi kesempatan kepada pemain muda Inter untuk melakoni debut bersama tim senior. Samuele Longo, Alfred Duncan, Marco Benassi hingga Lukas Spendlhofer dan Simone Pasa adalah sebagian dari nama-nama muda yang masuk dalam buku catatan sejarah Inter. Terima kasih Stramaccioni !

Pada akhirnya sebuah kutipan dari Julius Cesar, seorang diktator dan juga jenderal Romawi ribuan tahun yang lalu menjadi berharga untuk saat ini, “Experience is the teacher of all things”. Menduduki bangku kepelatihan Inter tanpa memiliki pengalaman di level yang sama, membuat Stramaccioni gagal menunjukkan talentanya seperti yang ia tunjukkan di level junior. Tak sanggup menang dari AS Roma dari tiga kesempatan yang ada merupakan salah satu bukti kecil kurangnya pengalaman sekaligus aib bagi Stramaccioni yang lahir di Roma dan juga besar bersama tim kepelatihan AS Roma. Selain memang berada di masa yang tidak tepat, kurangnya pengalaman juga membuat Inter tak sanggup meraih satu pun poin saat berhadapan dengan Lazio dan bahkan Atalanta. Kemenangan besar yang diukir Stramaccioni saat mengarsiteki Inter, yakni ketika menaklukkan Tottenham Hotspurs 4-1 di Liga Eropa justru menjadi akhir keikutsertaan Inter di kompetisi yang sama. Sementara kekalahan terbesar Stramaccioni semasa membesut Inter justru menjadi salam perpisahan yang pahit untuk Interisti. Awal yang manis, namun berakhir pahit, itulah gambaran berikutnya dari Stramaccioni bersama Inter.

Experience is one thing you can’t get for nothing.” kutipan berharga dari seorang penulis Irlandia, Oscar Wilde. Pengalaman tidak akan pernah hadir secara gratis alias cuma-cuma, tetapi ada harga yang harus dibayar. Itulah yang mungkin harus dipahami oleh seorang Andrea Stramaccioni. Pengalaman tak hanya berarti telah melakukan sebuah pencapaian, namun juga butuh proses belajar atas pengalaman yang telah diraih. Penulis sepakat dengan apa yang diutarakan oleh Massimo Moratti terhadap sosok Stramaccioni, bahwasanya ia mampu menjadi salah satu pelatih terbaik di Italia menilik potensi dan bakat menjanjikan yang dimilikinya. Tentu, pengalaman berada di kursi kepelatihan Inter akan menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran yang cukup mahal untuk pelatih muda yang juga memegang gelar sarjana hukum tersebut. Setelah melepas seorang pelatih bertalenta, rupanya Massimo Moratti paham jika Inter membutuhkan lebih dari sekedar seorang pelatih bertalenta, yakni pun ia yang berpengalaman. Atas dasar itulah, kemudian ia menunjuk seorang pelatih berusia 51 tahun yang sarat akan pengalaman menjadi pelatih anyar Internazionale. 

Selamat datang Walter Mazzari, Terima kasih Andrea Stramaccioni !

sumber: http://www.interclubindo.com/2013/05/terima-kasih-andrea-stramaccioni/

Moratti: Pemecatan Stramaccioni Adalah Keputusan Sulit

Written By Japrax on Selasa, 28 Mei 2013 | 16.30

Moratti: Pemecatan Stramaccioni Adalah Keputusan Sulit

Bola.net - Massimo Moratti baru-baru ini mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa pemecatan Andrea Stramaccioni merupakan keputusan yang sangat sulit.

"Pemecatan jelas bukan hal yang menyenangkan. Tapi harus dilakukan karena kami butuh perubahan, melihat kenyataan bahwa Internazionale menjalani musim yang buruk," beber Moratti seperti yang dilansir oleh tribalfootball.

"Saya pikir Inter membutuhkan pelatih berpengalaman seperti Walter Mazzarri. Meskipun begitu, kami tetap berpandangan bahwa Stramaccioni adalah pelatih yang berbakat dan sangat potensial. Saya yakin dia akan menjadi salah satu pelatih terbaik di Italia."

Musim ini La Beneamata menjalani musim dengan buruk dan hanya mampu finish di posisi 9 klasemen akhir. Penunjukan Mazzarri diharapkan mampu untuk membawa Inter tampil lebih baik musim depan.  (tri/mri)

Dipecat Inter, Stramaccioni Diincar Genoa

Written By Japrax on Minggu, 26 Mei 2013 | 10.30

Andrea Stramaccioni diincar Genoa (Foto: Getty Images)

Karir Andrea Stramaccioni di Inter Milan memang sudah usai setelah dipecat oleh Massimo Moratti. Kini pelatih berumur 37 tahun itu dikabarkan akan merapat ke Genoa.

Pelatih yang sukses membawa Inter Primavera menjuarai NextGen Series itu kini akhirnya benar-benar dipecat setelah gagal membawa Inter ke peringkat yang lebih tinggi. Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, kini Stramaccioni dikabarkan akan segera menjadi suksesor Davide Ballardini.

Presiden Genoa, Enrico Preziosi pun telah mengatakan dengan jelas bahwa Ballardini bukan lah sosok yang tepat menangani Genoa. Padahal Ballardini berhasil membawa Genoa lolos dari jurang degradasi. Selain nama Stramaccioni, Luigi Del Neri juga masuk ke dalam bursa pelatih Genoa musim depan.

Selain dikaitkan akan melatih Genoa, Stramma juga dikaitkan akan menjadi pelatih tim nasional Italia U-21 yang bulan depan akan mengikuti ajang Piala Eropa U-21. (Damar)

Sesal Moratti Usai Pecat Stramaccioni

Written By Japrax on Sabtu, 25 Mei 2013 | 08.00

Andrea Stramaccioni dan Massimo Moratti (Foto: Getty Images)
Andrea Stramaccioni telah didepak dan digantikan oleh Walter Mazzarri. Namun, Presiden Inter Milan, Massimo Moratti menyimpan penyesalan atas putusannya.

Pasalnya, Moratti tetap yakin akan prospek cerah dari Stramaccioni. Terbukti, nama terakhir mampu membawa tim Primavera Inter menjuarai turnamen NextGen Series musim lalu.

"Pemecatan tidak pernah menyenangkan.. Hal ini tak lantas memungkiri fakta Stramaccioni sebagai pelatih potensial," ujar Moratti seperti dilansir situs resmi klub.

Stramaccioni pun dinilai butuh jam terbang lebih untuk meniti karier kembali di klub besar. Kebetulan, dia dikabarkan bakal menjadi calon suksesor Devis Mangia di tim nasional Italia U-21.

"Dia membutuhkan situasi yang lebih mudah ketimbang di Inter. Dia akan menemukan itu dan menjadi salah satu pelatih terbaik di Italia," tandas Moratti. (Anju)

Mazzarri Berpengalaman, Stramaccioni Berbakat



Walter Mazzarri (Giuseppe Bellini/Getty Images)

Walter Mazzarri resmi menjadi pelatih Internazionale untuk musim 2013/14. Presiden I Nerazzurri, Massimo Moratti, menganggap Mazzarri berpengalaman dan Andrea Stramaccioni berbakat.


Internazionale secara resmi mengumumkan bahwa Walter Mazzarri ditunjuk sebagai pelatih baru untuk dua tahun. Hal ini berarti Andrea Stramaccioni telah dipecat dari jabatannya.

"Memecat tidak pernah bagus. Perubahan ini karena faktanya kami memiliki tahun yang buruk dan saya pikir kami memerlukan pelatih dengan pengalaman dari Mazzarri," ujar Massimo Moratti di situs resmi Inter.

"Itu bukan menepis fakta bahwa kami menilai Stramaccioni sebagai pelatih berbakat yang memiliki potensi dan saya yakin ia akan menjadi salah satu pelatih terbaik di Italia."

"Alasannya karena mungkin untuk menjaga profesionalismenya karena ia tidak beruntung pada saat ini dan perlu menemukan dirinya di situasi yang lebih muda dibanding dengan di Inter. Namun, dalam beberapa tahun ia dapat menemukannya. Ini bukan situasi yang mudah karena kami perlu untuk menunjukkan bahwa kami sangat baik dan juga memiliki beberapa keberuntungan."

"Keputusan ini sangat didasarkan kepada pengalaman," kata Moratti.
Mazzarri sebelumnya telah memutuskan untuk tidak bertahan di Napoli setelah sudah menangani tim tersebut selama empat tahun. Ia sudah bebas setelah kontraknya habis musim 20 Mei 2013.

Stramaccioni Sudah Terima Surat Pemecatan

Written By Japrax on Jumat, 24 Mei 2013 | 23.08

Andrea Stramaccioni (Foto: Getty Images)

Rumor pemecatan pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni kian mendekati kenyataan. Sang pelatih kabarnya sudah menerima "ketuk palu" dari manajemen Inter.

Seperti dilaporkan Sky Sport Italia,  Direktur Teknik Marco Branca telah menghubungi Stramaccioni pada Kamis (23/5). Dalam pembicaraan melalui telepon tersebut, Stramaccioni mendapat informasi terkait pemecatan dirinya.

Saat ini, manajemen I Nerazzurri coba meyakinkan Stramaccioni terkait negosiasi pemutusan kontrak. Ditenggarai, nilai kompensasi atas kontrak Stramaccioni yang masih tersisa dua tahun lagi belum disepakati kedua belah pihak.

Bila kabar ini benar adanya, periode kepelatihan Andrea Stramaccioni di tim utama Inter Milan berarti hanya berumur 14 bulan. Sekadar informasi, Stramaccioni ditunjuk sebagai suksesor Claudio Ranieri pada Maret tahun lalu.

Peluncuran pengumuman resmi oleh kubu Inter pun tinggal menunggu waktu saja. Di lain sisi, nama Walter Mazzarri mencuat sebagai kandidat arstitek anyar. (Anju)

Moratti Buat Perasaan Strama & Mazzarri Tak Jelas

Written By Japrax on Selasa, 21 Mei 2013 | 15.00



Massimo Moratti (Claudio Villa/Getty Images)

Presiden Klub Internazionale, Massimo Moratti, kini membuat masa depan pelatihnya, Andrea Stramaccioni, dan Allenatore Napoli, Walter Mazzarri, yang dikait-kaitkan akan menjadi pengganti Strama, menjadi tidak jelas. Ia mengatakan bahwa hanya dirinya yang mengetahui apa yang ada di dalam pikirannya.


Seperti yang dikabarkan oleh Sky Sport Italia baru-baru ini yang menyatakan bahwa Massimo Moratti akan memecat Andrea Stramaccioni dan menggantinya dengan Walter Mazzarri dalam waktu dekat.

Namun kini hal itu telah mengganggu kedua pelatih itu dan kini kejelasan dari pemberitaan itu semakin tidak jelas dan cenderung menggantung.

Stramaccioni yang kini tengah berada di Coverciano (markas FIGC) untuk mengikuti ujian sebagai pelatih resmi, sempat menyatakan ingin meninggalkan program untuk menjadi pelatih berlisensi di Italia itu.

"Saya telah berbicara dengan Stramaccioni dan ia sempat terlihat khawatir. Ia juga sempat ingin meninggalkan Coverciano. Saya mengatakan bahwa dirinya harus tetap tinggal di sana (Coverciano) dan tetap menenangkan pikirannya. Tidak satu orang pun di Inter yang mengetahui apa yang ada dalam pikiran saya," ungkap Moratti kepada Sky Sport Italia.

Pernyataan Moratti ini tidak menjelaskan apa situasi yang sebenarnya, karena ia juga tidak meyakinkan Strama bahwa pekerjaannya di Nerazzurri aman.

Dengan adanya hal ini, banyak pihak yang menyatakan bahwa pada Selasa (21/5) waktu setempat akan menjadi hari yang cukup penting bagi masa depan Strama, Mazzarri dan juga Internazionale.

Strama Lega Musim Buruk Sudah Berakhir

Written By Japrax on Senin, 20 Mei 2013 | 14.01

Strama Lega Musim Buruk Sudah Berakhir

Bola.net - Pelatih Andrea Stramaccioni mengaku lega musim buruk bagi Internazionale sudah berakhir. Strama sudah tak sabar untuk membangun kembali pasukannya. Untuk itu, dia percaya kepada sang presiden Massimo Moratti.

Inter dihantam 2-5 oleh Udinese pada giornata penutup Serie A 2012/13 di Giuseppe Meazza, Senin (20/5). Nerazzurri finis peringkat sembilan, yang merupakan finis terburuk di era Moratti.

"Dua bulan terakhir sangat berat (krisis cedera). Musim ini jelas negatif, tapi kami harus siap membuka lembaran baru," kata Strama seperti dikutip Football Italia.

"Inter adalah Massimo Moratti. Dia tidak sehat, tapi tetap datang ke stadion malam ini. Seperti itulah kecintaannya. Sekarang, yang paling penting adalah membangun kembali tim ini dan presiden punya rencana yang pasti untuk mewujudkannya," pungkasnya. (foti/gia)

Strama Takkan Komplain Andai Dipecat Inter

Written By Japrax on Minggu, 19 Mei 2013 | 11.55

Strama Takkan Komplain Andai Dipecat Inter

Bola.net - Manajer Internazionale Andrea Stramaccioni mengaku tak jadi masalah bila ia dipecat klubnya di akhir musim nanti.

Pria yang sebelumnya menangani tim Primavera Nerazzurri itu juga menegaskan presiden Massimo Moratti telah berjanji ingin mempertahankan dirinya untuk musim depan.

"Moratti telah mengkonfirmasi (ingin mempertahankan saya) kepada saya empat hari yang lalu, jadi saya meragukan ia akan berubah pikiran. Jika pun ia berubah, maka saya tak akan melakukan komplain." ujar Strama.

"Saya berterima kasih atas apa yang presiden lakukan untuk saya. Jika saya memang harus pergi, hanya ada satu penyesalan yakni saya tak bisa menuai hasil bagus karena masalah cedera." lanjutnya.

Inter saat ini terpaku di posisi sembilan klasemen sementara Serie A. Hasil ini memang banyak dipengaruhi faktor cederanya banyak pemain andalan mereka. (gl/pra)

Stramaccioni Ikuti Jejak Mazzarri dan Allegri

Massimiliano Allegri dan Andrea Stramaccioni (Foto: Getty Images)
Jelang akhir musim, rumor kepindahan dan pemecatan menerpa beberapa pelatih. Salah satunya allenatore Inter Milan, Andrea Stramaccioni.

Namun, Stramaccioni menolak berkomentar. Dia memilih untuk mengikuti jejak kedua pelatih lain, Walter Mazzarri (Napoli) dan Massimiliano Allegri (AC Milan), untuk menutup mulut soal masa depan hingga partai terakhir usai.

"Jika Mazzarri dan Allegri akan memutuskan (masa depan mereka) setelah laga terakhir, mengapa saya juga tidak?" tandasnya seperti dilansir Football Italia.

Performa Inter yang tengah di kancah Serie-A memang kerap menyudutkan pelatih berusia 37 tahun tersebut. Banyak pihak menilai Presiden Inter Massimo Moratti akan segera memecatnya

"Presiden Massimo Moratti telah memberikan konfirmasi empat hari yang lalu. Saya rasa dia tidak akan berubah pikiran begitu saja. Namun, jika ya, saya tidak akan protes," sambung Strama -julukannya-. (Keke)

Andrea Stramaccioni Raih Tapiro D'Oro

Written By Japrax on Sabtu, 18 Mei 2013 | 16.00

Andrea Stramaccioni Raih Tapiro D'Oro 
 
Pelatih FC Internazionale Andrea Stramaccioni mendapatkan Tapiro d'Oro, sebuah penghargaan ejekan untuk para selebritis Italia yang mengalami satu pekan yang tak menyenangkan.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Striscia La Notizia lewat korespondennya Valerio Staffelli. Banyak selebritis yang menghindari penghargaan ini. Akan tetapi Strama memilih bersikap santai dan menerimanya.

Ia pun menyebut faktor cedera sebagai awal mula kejatuhan Inter musim ini. Sempat menjadi pesaing utama Juventus di awal musim, performa I Nerazzuri turun drastis sejak pertengahan musim dan kini menempati posisi ke sembilan di Serie A.

Inter bahkan kehabisan ujung tombak setelah hampir semua bombernya mengalami cedera seperti Diego Milito, Rodrigo Palacio, dan terakhir Antonio Cassano.

"Kami memang mencetak rekor negatif, akan tetapi saat semua pemain bugar kami mampu membuat rekor kemenangan tandang," katanya seperti dilansir Football Italia.

"Sepertinya saat ini tinggal saya sendiri yang tidak cedera," ujarnya. "Presiden Massimo Moratti? Ia tidak cedera juga," katanya sinis.

Strama: Hanya Saya yang Tak Cedera


Andrea Stramaccioni. (Foto: Reuters) 

MILAN - Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, menyatakan bahwa dirinya saja yang berhasil lolos dari cedera pada musim ini. Guyonan Strama itu merujuk badai cedera yang menimpa anak asuhnya di La Beneamata.

Nasib buruk seakan tak lepas dari Inter Milan musim ini. Setelah dipastikan nirgelar pada musim ini, Nerazzurri malah harus “bersahabat” dengan cedera kala memasuki akhir musim kompetisi Serie A.

Terakhir, ada Antonio Cassano yang harus kembali cedera hingga patah tulang padahal dirinya baru pulih. Kemudian, Javier Zanetti dan Matias Silvestre yang cedera kala melakoni laga kontra Palermo,  Zanetti harus  absen hingga delapan bulan ke depan.

Ketiganya pun menambah daftar pesakitan pemain Inter yang lebih dulu mendapat cedera, antara lain Diego Milito, Rodrigo Palacio, Esteban Cambiasso, Yuto Nagatomo, Dejan Stankovic, Walter Gargano, Fredy Guarin, Walter Samuel, Gaby Mudingayi, Joel Obi, Ibrahima Mbaye, dan Luca Castellazz.

"Saya adalah satu-satunya anggota tim yang tidak mengalami cedera," canda Stramaccioni dalam penghargaan Tapiro d'Oro, seperti dilansir Football-Italia.

"Kami memang menorehkan sejumlah catatan negatif. Akan tetapi, saat seluruh pemain dalam kondisi bugar, kami menciptakan rentetan kemenangan tandang," sambungnya. (min)

Stramaccioni Percaya Garansi dari Moratti

Written By Japrax on Jumat, 17 Mei 2013 | 15.30

Andrea Stramaccioni (Foto: Getty Images)
Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni yakin tak akan kehilangan jabatan pada akhir musim. Sekalipun, Javier Zanetti cs tampil buruk dan gagal menembus zona Liga Europa di klasemen Serie-A.

Pasalnya, Presiden Massimo Moratti sebelumnya juga sudah mengungkapkan, Stramaccioni tetap bertahan di Giuseppe Meazza musim depan. Sang pelatih pun tak meragukannya.

"Saya rasa ucapan Moratti sudah sangat jelas," ungkap Stramaccioni seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.

Lantaran jaminan dari sang patron, Stramaccioni merasa tenang. Dia pun optimistis dapat menutup musim dengan kemenangan atas Udinese, Minggu (19/5).

"Dia ingin kami fokus untuk laga ini. Satu-satunya hal yang saya pikirkan hanyalah pertandingan melawan Udinese. Kami ingin tampil baik di depan para suporter," tandas Stramaccioni.

"Kami sadar musim ini berlangsung tidak baik. Tetapi, setelah sejumlah periode sulit, penghuni ruang ganti tetap bersatu," tegasnya. (Anju)

Taribo West: Andrea Stramaccioni Harus Pergi

Written By Japrax on Kamis, 16 Mei 2013 | 14.00

Taribo West: Andrea Stramaccioni Harus Pergi 
 
Mantan bek FC Internazionale Taribo West mengakui lebih ingin melihat mantan klubnya tersebut melakukan pergantian pelatih untuk musim depan.

Pemain asal Nigeria tersebut menilai Andrea Stramaccioni masih belum layak untuk menangani tim sebesar Inter.

"Inter? Stramaccioni harus hengkang, kami membutuhkan pelatih yang penting," ujar West kepada TMW.

"Inter harus menjadi tim yang penting di Italia dan Eripa. Dengan pelatih ini mereka tidak akan sukses, ini waktunya untuk berubah."

"[Walter] Mazzarri? Saya menyukai dirinya."

"Bersama Strama, Inter Alami Fase Terburuk"

Written By Japrax on Rabu, 15 Mei 2013 | 21.00

 
MILAN, KOMPAS.com - Legenda Inter Milan, Alessandro Altobelli, menyebut pelatih Andrea Stramaccioni sebagai pelatih yang telah membawa Inter ke momen terburuk sepanjang masa. Altobelli meminta presiden Massimo Moratti untuk segera memecat Strmaccioni.

Musim ini, I Nerazzurri mengalami penurunan prestasi. Tersisa satu pertandingan lagi, Inter terpuruk di papan tengah dan menempati peringkat kesembilan dengan perolehan 54 poin.

"Moratti terlihat menyukai Stramaccioni dan jujur saja saya tak mengerti kenapa itu terjadi. Musim ini merupakan masa-masa terburuk Inter selama saya melihatnya," beber Altobelli kepada Radio Onda Libera, Selasa (14/5/2013).

"Inter bermain sangat buruk, sulit mencetak banyak gol, dan mengalami banyak kekalahan. Masalah cedera tak menjelaskan sebuah musim negatif. Hal ini jelas tak ada filosofi sepak bola atau gaya bermain,"  lanjutnya.

Altobelli menyarankan Moratti untuk segera memecat Stramaccioni dan menggantikannya dengan pelatih Napoli, Walter Mazzarri. Mazzarri merupakan pelatih yang mampu membawa Napoli berada di papan atas Serie-A dalam beberapa tahun terakhir.

"Jika Inter ingin kembali ke jalur seharusnya, mereka harus merekrut Walter Mazzarri. Jika tak dilakukan, segalanya mungkin saja akan seperti sekarang,"  tutupnya.

Nasib Stramaccioni Akan Ditentukan di Akhir Musim

Written By Japrax on Selasa, 14 Mei 2013 | 09.00

Nasib Stramaccioni Akan Ditentukan di Akhir Musim

Bola.net - Presiden Internazionale, Massimo Moratti menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membuat keputusan terkait masa depan Andrea Stramaccioni sebelum musim ini berakhir.

Prestasi Inter dibawah asuhan Stramaccioni musim ini melorot. Tertahan di posisi ke delapan, Nerazzurri dipastikan tidak akan tampil di ajang Eropa musim depan. Hal itu adalah yang pertama kali sejak 1999-2000.

Kendati demikian, Moratti menyatakan tetap mendukung pelatih 37 tahun tersebut.
"Ada satu pertandingan sisa, mari kita membiarkan mereka melanjutkannya dalam damai," cetus taipan minyak tersebut.

"Anda memicu keraguan, bukan saya. Anda yang bertanya apakah saya memiliki keraguan, dan saya tidak punya untuk saat ini," imbuhnya. (sky/gag)

Stramaccioni Enggan Bicarakan Masa Depan Cassano

Written By Japrax on Senin, 13 Mei 2013 | 17.12


 

Milan - Kontrak Antonio Cassano bersama Inter Milan tidak lama lagi akan habis. Pelatih tim, Andrea Stramaccioni enggan membahas mengenai masa depan pemain depannya tersebut.

Striker internasional Italia itu akan purna kerja pada musim depan. Cassano kencang dispekulasikan akan kembali ke Sampdoria di musim panas setelah dikabarkan berseteru dengan Stramaccioni.

Performanya di lapangan pun tidak terlalu mengkilap belakangan ini. Cassano baru menyumbangkan tujuh gol dalam 27 laganya di liga dan terakhir kali membuat gol saat dikalahkan Fiorentina 1-4 pada 17 Februari lalu.

Di pertandingan Inter yang terakhir, saat bermain imbang tanpa gol melawan Genoa, Cassano tampil dari bangku cadangan dan baru dimasukkan pada menit ke-59.

Spekulasi tidak berhenti pada para pemain Inter saja namun juga Stramaccioni sendiri. Berulang kali pelatih muda itu disebut-sebut akan dipecat namun pihak klub sudah menyatakan dia tetap dipertahankan.

"Antonio masih punya sisa kontrak selama setahun dengan Inter. Hari ini dia bekerja keras untuk berkontribusi," ucap Stramaccioni usai pertandingan melawan Genoa yang berakhir 0-0 kepada Sky Sport Italia.

"Akan terlalu dini dan salah untuk membicarakan masa depan daripada masa depan seorang pemain. Itu adalah sesuatu hal yang akan dibahas oleh para direktur, bukan saya. Saya percaya saja dengan pekerjaan mereka."

"Sedangkan saya sendiri, saya akan terus memberikan 101% untuk Inter," tegas Stramacconi.

Andrea Stramaccioni: Saya Selalu Memberikan 101 Persen Demi FC Internazionale

Andrea Stramaccioni: Saya Selalu Memberikan 101 Persen Demi FC Internazionale 
 
Pelatih FC Internazionale Andrea Stramaccioni menegaskan, ia dan para pemain selalu memberikan 101 persen bagi Nerazzurri. Inter hanya bermain imbang tanpa gol melawan Genoa, Minggu (12/5).

Hasil imbang di Marassi itu membuat Inter menghentikan catatan tiga kekalahan beruntun, dan menempatkan mereka di peringkat kesembilan. Bagi Genoa, hasil ini membuat mereka tetap berada di Serie A Italia musim depan.

Dalam sesi jumpa wartawan, pembicaraan tidak jauh dari kisaran mengenai nasib Stramaccioni dan striker Antonio Cassano, yang tampil sebagai pemain pengganti di laga tersebut.

“Antonio masih mempunyai ikatan kontrak hingga tahun depan bersama Inter. Hari ini dia bekerja keras untuk memberikan kontribusi. Sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakan itu,” ujar Stramaccioni kepada Sky Sport Italia.

“Itu sesuatu yang dibahas para direktur kami, dan bukan saya. Saya yakin terhadap kerja mereka. Sedangan untuk diri saya sendiri, saya akan terus memberikan 101 persen untuk Inter.”

Stramaccioni Beri Kepercayaan Pada Pemain

Stramaccioni Beri Kepercayaan Pada Pemain

Bola.net - Hasil seri tanpa gol antara Inter melawan Genoa membuat Andrea Stramaccioni bertekad untuk melihat nilai positif dari pertandingan tersebut.

Sebelumnya, Nerazzurri memang tengah terpuruk. Mereka kehilangan poin di tujuh laga dari sembilan pertandingan terakhir yang mereka lakoni. Tidak berlebihan jika Stramaccioni mengaku senang dengan hasil seri yang didapatkan anak asuhnya tersebut

"Tim ini berkembang dalam hal penguasaan bola. Para pemain muda bermain dengan karakter melawan tim Genoa dalam kondisi yang baik," tegasnya.

"Selama beberapa pertandingan terakhir kami telah meningkatkan kinerja kami. Di babak kedua kembalinya Antonio Cassano sangat berguna, karena itu membuat kami lebih sulit diprediksi," imbuh Stramaccioni. (foti/gag)

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger