Headlines News :

Leonardo Tak Peduli Hasil Laga di San Siro

Written By Japrax on Senin, 28 Februari 2011 | 14.56

Beritabola.com Genoa - Hasil imbang antara AC Milan vs Napoli akan menguntungkan Inter Milan. Tapi Leonardo tak mau ambil pusing dengan laga tersebut karena buatnya tiga pertandingan Nerazzurri ke depanlah yang bakal menentukan perebutan Scudetto.

Menyusul kemenangan 2-0 atas Sampdoria, Inter kini naik ke posisi dua klasemen menggeser Napoli. Hasil laga itu juga makin mendekatkan Javier Zanetti cs dengan Milan karena kini hanya ada dua angka pemisah.

Dengan Milan dan Napoli akan saling berhadapan malam nanti, Inter akan sangat diuntungkan jika laga berkesudahan tanpa pemenang alias imbang. Meski mengaku berharap kedua tim berbagi angka, Leonardo memilih untuk memfokuskan timnya untuk tiga laga selanjutnya yang disebutnya sangat krusial.

"Saya tak akan mendukung siapapun besok, meski imbang mungkin hasil terbaik buat kami. Apapun kondisinya, apa yang terjadi di San Siro tak akan berpengaruh, karena tiga pertandingan berikutnya akan menentukan dalam perebutan Scudetto dan kami tak ingin menjalaninya dengan buruk," sahut Leonardo di Football Italia.

Tiga laga yang dimaksud Leonardo tersebut adalah menghadapi Genoa, Brescia dan Lecce. Ketiga laga itu disebut Leonardo sangat penting karena setelahnya mereka akan menghadapi laga kontra AC Milan di San Siro.

Itu artinya, jika Inter dan Milan sama-sama terus memetik kemenangan di pekan 28, 29 dan 30, makan peluang La Beneamata untuk menggusur Diavolo Rosso dari puncak klasemen akan datang di Derby Della Madonnina.

'Wasit Ciptakan Situasi yang Menguntungkan Inter'

Beritabola.com Genoa - Pelatih Sampdoria Domenico Di Carlo tidak puas dengan kekalahan 0-2 yang harus diterima timnya dari Inter Milan. Apalagi ia merasa dirugikan dengan beberapa keputusan wasit.

Il Samp berhasil memberikan perlawanan sengit untuk Nerazzurri di Comunale Luigi Ferraris, Senin (28/2/2011) dinihari WIB. Setidaknya sampai menit 72.

Saat itu Wesley Sneijder berhasil memecah kebuntuan lewat tendangan bebasnya. Di menit-menit akhir, giliran Samuel Eto'o yang menjebol gawang Sampdoria untuk memantapkan kemenangan Inter.

"Saya tidak suka keputusan-keputusan wasit terkait dengan tendangan bebas untuk lawan, terutama yang berbuah gol Sneijder," cetus Di Carlo di Football Italia.

"Dalam kesempatan lain, seperti tatkala Massimo Maccarone dilanggar, ofisial justru tidak bertindak dengan cara yang sama," keluhnya.

Secara khusus, ia juga mengkritik tindakan wasit yang dinilainya terlalu cepat memberikan izin Sneijder menendang bola dalam gol pertama, kendati para pemain Sampdoria belum siap.

"Wasit juga meniup peluit cepat-cepat saat kami tengah mempersiapkan tembok pertahanan kami dari tendangan bebas Sneijder, jadi itu adalah sebuah situasi yang menguntungkan Inter," cibir Di Carlo.

Puasnya Leonardo Usai Menang Susah Payah

Beritabola.com Sampdoria - Leonardo mengakui kalau Inter Milan sempat kesusahan meladeni perlawanan sengit Sampdoria. Tapi karena timnya bisa menang dan merapat ke puncak klasemen, kegembiraan besar dirasakan sang pelatih.

"Saya sangat gembira dan luar biasa puas. Ini pertandingan yang sulit, baik untuk Sampdoria yang bertalenta juga karena kami belum pernah menang di sini untuk jangak waktu yang lama," sahut Leonardo di Football Italia.

Di Stadion Luigi Ferraris, Senin (28/2/2011) dinihari WIB, Inter tampil agresif dan langsung menekan tuan rumah sejak menit awal. Namun keberanian Il Samp meladeni permainan terbuka membuat laga berjalang sengit di 45 menit pertama dengan kedua kubu saling melancarkan serangan.

Nerazzurri baru bisa memecah kebuntuan di menit 73, melalui eksekusi tendangan bebas Wesley Sneijder. Di menit 90 Samuel Eto'o memastikan didapatnya tiga poin dengan gol yang dia lesakkan.

Hasil tersebut membawa Inter naik ke posisi dua klasemen, menggeser Napoli dengan keunggulan satu poin. Sementara dengan AC Milan di puncak klasemen, cuma dua angka yang kini jadi pemisah.

"Setelah kekalahan atas Bayern Munich, ini hasil yang memuaskan. Baik hasil yang didapat maupun performa yang ditunjukkan merupakan respon yang saya inginkan. Semua pemain layak dapat sanjungan," tuntas pria asal Brasil itu.(dtc/din)

Sneijder – Eto’o lambungkan Inter

Sempat dapat perlawanan sengit, Inter Milan memetik kemenangan 2-0 saat bertandang ke Sampdoria. Dua gol yang dibuat Wesley Sneijder dan Samuel Eto’o mengantar Nerazzurri naik ke posisi dua.

Bertanding di Stadion Luigi Ferraris, Senin (28/2/2011) dinihari WIB, Inter harus menunggu hingga pertengahan babak kedua untuk bisa membuka keunggulan. Setelah tendangan bebas Sneijder mengubah kedudukan di menit 73, Et’o memastikan didapatnya tiga poin dengan golnya di menit injury time.

Tambahan tiga angka dari laga ini mengantar Inter naik ke posisi dua klasemen dengan poin 53, menggeser Napoli dengan nilai 52. La Beneamata bisa bertahan di posisi tersebut jika Napoli gagal memetik kemenangan saat menjalani laga sulit di kandang AC Milan, Selasa (1/3/2011) dinihari WIB.

Sementara Il Samp tertahan di posisi 14 dengan poin dikumpulkan berjumlah 31.

Jalan pertandingan

Sampdoria di luar dugaan berani meladeni permainan terbuka yang dipraktekkan Inter. Kondisi tersebut membuat laga berlangsung menarik di sepanjang 45 menit pertama.

Inter lebih dulu membuka peluang di awal laga saat upaya Andrea Ranocchia menyambar bola yang diumpan Sneijder di muka kotak penalti masih melayang di atas gawang. Tekanan Inter berlanjut melalui tendangan bebas Sneijder dari muka kotak penalti, yang masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh kiper Gianluca Curci.

Setelah itu gantian Sampdoria mencoba menekan saat umpan Stefano Guberti dilanjutkan Stefano Poli dengan tendangan keras yang masih melebar. Di menit 29 Daniele Dessena melepaskan tembakan tepat di muka gawang Julio Cesar, namun bola justru membentur rekan setimnya Massimo Maccarone.

Meneruskan umpan dari Pazzini, Houssine Kharja melepaskan sepakan dari jarak dekat yang masih terhadang kaki bek Sampdoria. Di sisi lain Maccarone terlambat menyambar umpan silang dari sisi kiri yang dilepaskan Guberti tepat di muka gawang Inter.

Tepat sebelum turun minum Sampdoria nyaris menggetarkan gawang Inter. Sukses melewati Dejan Stankovic, tendangan Andrea Poli tak sampai dijangkau Cesar. Namun bola urung masuk ke gawang karena cuma membentur tiang.

Sebuah tendangan Sneijder yang masih melebar di tiang dekat mengawali serangan Inter di awal babak kedua. Setelah sebuah peluang yang dimiliki Maccarone berhasil diredam dua bek Inter, tim tamu akhirnya membuka keunggulan di menit 73.

Dari jarak sekitar 23 meter tendangan bebas Sneijder melengkung melewati sisi luar tembok hidup pemain Sampdoria dan bersarang di dalam gawang. Inter unggul 1-0.

Lewat skenario tendangan bebas, yang kali ini diambil oleh Jonathan Biabiany, kembali mengancam gawang Sampdoria. Cuma tiang gawang yang menghindarkan Inter dari keunggulan lebih besar.

Sesaat sebelum laga tuntas Inter akhirnya bisa menggandakan keunggulan. Lolos dari jebakan offside, Eto’o berhasil mengendalikan bola dengan dadanya dan melewati hadangan Stefano Lucchini. Dari jarak dekat ia melepaskan tendangan yang tak kuasa digapai Curci, walau kredit pantas diberikan kepada Curci yang tampil sigap dalam laga ini.

Susunan Pemain

Sampdoria: Curci; Volta, Gastaldello, Lucchini; Mannini, Dessena (Biabiany 76), Poli (Macheda 88), Palombo, Ziegler; Guberti (Koman 84), Maccarone

Inter: Julio Cesar; Nagatomo, Lucio, Ranocchia, Chivu; Kharja (Pandev 63), Zanetti, Stankovic; Sneijder; Pazzini (Mariga 88), Eto’o

Sneijder: Kemenangan Ini Bakal Krusial

Bola.net - Pencetak salah satu gol kemenangan Inter Milan dari markas Sampdoria, Wesley Sneijder meyakini tiga poin dari laga ini bakal berarti begitu krusial untuk perjalanan mereka di Serie A.

Mereka mengakhiri catatan buruk yang selama dua musim terakhir selalu tak sanggup menang dari Il Samp, dini hari tadi mereka membungkus kemenangan 2-0 dari Marassi.

"Ini kemenangan yang akan sangat penting bagi tim saya, memang begitulah faktanya, ini akan begitu krusial artinya, ini juga berarti kami mampu mengatasi kekecewaan setelah kalah di Liga Champions dari Bayern Munich," ucap Sneijder.

"Kami bermain dengan tepat dan benar sejak menit pertama, kami mampu terus menjalankan hal-hal yang logis, dan memang layak mengakhiri laga dengan tiga poin di tangan,"

Sneijder melengkungkan sebuah free kick yang cantik untuk membawa Inter Milan unggul 1-0, sebelum akhirnya gol Samuel Eto'o menggenapkan kemenangan Nerazzurri di angka 2-0.

Hasil dari markas Sampdoria ini juga membuat La Beneamata kini berada di peringkat kedua, menempel AC Milan dan melewati Napoli, sementara dua klub itu sendiri akan saling berhadapan malam ini.

"Sekarang kami dua poin tertinggal dari Milan dan kami satu poin di depan Napoli, yang artinya kini kami sedang masuk ke dalam situasi yang begitu bagus," tambah pemain asal negeri Kincir Angin tersebut.

Inter Kembali ke Dua Besar

Liputan6.com, Genoa: Juara bertahan Inter Milan memberikan tekanan kepada Napoli dan AC Milan, dua tim yang akan terlibat "peperangan" di San Siro Stadium nanti malam. Dalam lanjutan kompetisi Serie A di pekan ke-27 yang berlangsung di Luigi Ferraris Stadium, Nerazzurri berhasil mengungguli tuan rumah Sampdoria 2-0 (0-0).

Dua gol kemenangan Inter dihasilkan lewat tendangan bebas Wesley Sneijder di menit ke-73 dan sepakan Samuel Eto’o di menit ketiga injury time. Dengan hasil ini, Inter kembali menempati peringkat kedua dengan jumlah 53 poin atau unggul satu angka dari Partenopei dan tertinggal dua poin dari Rossoneri.

Sejak awal, pertandingan berlangsung seru dan diselingi permainan keras dari para pemain kedua tim. Di menit ke-13, sundulan Houssine Kharja masih melenceng tipis di sebelah kanan gawang Sampdoria yang dikawal Gianluca Curci. Tuan rumah mencoba membalas lewat sepakan striker veteran Massimo Maccarone yang terlalu lemah.

Di ment ke-19, Inter mendapat peluang bersih pertama ketika free-kick Sneijder masih dapat diantisipasi Curci. Dua menit jelang jeda tiba, Sampdoria pun mendapat kans mencetak gol ketika sepakan Andrea Poli dari dalam kotak penalti hanya membentur tiang kiri gawang Julio Cesar.

Di babak kedua, tensi pertandingan kian memanas. Di menit ke-61, Sampdoria kembali mendapat peluang emas. Lolos dari jebakan off-side, dengan kawalan ketat dari Andrea Rannochia, Maccarone gagal mencetak gol seiring dengan sontekannya yang membentur kaki Julio Cesar. Melihat kemandulan timnya, Leonardo memainkan Goran Pandev. Inter bermain dengan tiga penyerang. Usaha yang membuahkan hasil di menit ke-73. Tendangan bebas Sneijder melengkung melewati pagar betis dan bersarang di pojok kiri atas gawang Curci. 1-0 untuk Inter.

Di menit-menit terakhir, pertandingan kian berjalan dengan seru. Sampdoria berusaha keras mencetak gol balasan. Demikian pula dengan Inter yang tak mau kecolongan. Dua menit memasuki injury time, sepakan keras Eto’o di dalam kotak penalti masih dapat diblok Curci. Namun, dua menit kemudian, Curci menyerah melihat tendangan keras mantan striker Barcelona itu yang meluncur di sela-sela kakinya. Skor 2-0 untuk Inter bertahan sampai bubaran.

Leo: Inter Bisa Melampaui Ekspektasi Tinggi

Written By Japrax on Sabtu, 19 Februari 2011 | 21.15

MILAN – Perlahan tapi pasti, Inter Milan mulai menata asa merengkuh gelar scudetto musim ini. Sempat tercecer di papan bawah klasemen, La Beneamata mulai konsisten di bawah bimbingan Leonardo Araujo. Poin demi poin mereka kumpulkan dengan telaten.

Bukti kehebatan Inter pun tidak main-main, enam kemenangan beruntung yang mereka rangkai di pentas Serie A membuat Leonardo yakin, Inter bisa melampaui ekspektasi tinggi sepeninggalan Jose Mourinho. Terkahir, tim Kota Mode itu sukses menumbangkan Fiorentina dengan skor 1-2 di laga tengah pekan lalu.

“Kami berpikir bisa memenangkan semuanya. Setiap pergi ke pertandingan, kami berhasrat selalu meraih kemenangan. Tidak mungkin kami berpikir spesik tentang satu kemenangan. Ada terlalu banyak tujuan,” kata Leonardo yang pernah menukangi AC Milan ini di Goal, Sabtu (19/2/2011)

Salah satu ambisi yang ingin dicapai Leonardo adalah mempertahankan mahkota Liga Champions yang mulai tidak kasat mata akibat hasil minus yang diraih I Nerazurri di babak penyisihan grup. Tampil sebagai tim favorit, Inter harus puas duduk sebagai runner-up grup A

“Tidak ada lagi pilihan. Kami memiliki banyak komitmen untuk bergerak maju. Kami segera kembali ke Liga Champions. Ini memberikan muatan positif, tidak ada masalah. Tim ini telah menunjukkan kontinuitas dan saya sama sekali tidak khawatir,” tandas Leonardo.

Leonardo: Inter Ambisius

MILAN, KOMPAS.com - Manajer Inter Milan, Leonardo, mengatakan, ia dan tim berpikir soal meraih kemenangan di setiap pertandingan, apa pun ajangnya.

"Kami berpikir soal memenangi segalanya. Setiap masuk lapangan untuk pertandingan apa pun, kami selalu mau menang. Mustahil untuk berpikir secara spesifik soal ajang apa yang ingin kami menangkan. Ada terlalu banyak yang harus diraih," ujar Leonardo.

"Tak ada pilihan. kami punya komitmen besar dan kami maju terus. Kami akan menghadapi pertandingan Liga Champions dan ini memberi kami suntikan moral positif. Tim ini menunjukkan kontinyuitas. Saya tak khawatir," tambahnya.

Jamu Cagliari, Inter Minus Sneijder & Lucio

MILAN - Kekuatan Inter Milan dipastikan tidak full saat menjamu Cagliari pada lanjutan Serie A, Minggu (20/2/2011) dini hari WIB. Pasalnya, mereka dipastikan tak bisa menurunkan dua pemain andalannya.

Adalah playmaker jenius Wesley Sneijder dan palang pintu, Lucio yang dikabarkan bakal absen dalam laga di Giuseppe Meazza. Kondisi keduanya belum sepenuhnya fit, dan pelatih Leonardo Araujo menolak untuk mengambil risiko memainkan keduanya di laga tersebut.

Kebijakan ini sengaja diambil Leo agar kedua pemainnya tersebut tampil fit saat Nerazzurri melakoni duel leg pertama babak 16 besar Liga Champions, tengah pekan ini. Sneijder dan Lucio akan diturunkan Leo saat Inter menjamu Bayern Munich pada laga ulangan final musim lalu.

Duel melawan Bayern memang menjadi laga perdana Leo mendampingi Inter di Liga Champions, sejak mengambil tampuk kepelatihan dari Rafael Benitez, akhir Desember lalu.

Terlepas dari ‘debut’ yang akan dilakoni Leo, Inter memiliki kenangan manis saat bentok kontra FC Hollywood. Di final musim lalu, Inter sukses menggasak Bayern dengan skor meyakinkan 2-0, dan tampil sebagai juara.

Inter Tunggu Kabar Sneijder

Beritabola.com Milan - Wesley Sneijder dipastikan absen saat Inter Milan menghadapi Cagliari di Liga Italia akhir malam nanti. Sang gelandang ditunggu kabar kepulihannya untuk laga kontra Bayern Munich di Liga Champions.

Sneijder tak dimasukkan Leonardo dalam skuad Inter untuk menjamu Cagliari dalam lanjutan Lig Italia, Sabtu (19/2/2011) waktu setempat. Gelandang asal Belanda itu mengalami cedera pada ototnya saat menghadapi Fiorentina tengah pekan lalu.

Cedera Sneijder awalnya dikabarkan ringan dan dia akan bisa bermain malam nanti. Namun Nerazzurri sepertinya tak mau berjudi dengan memainkan dia di Liga Italia dan terancam absen justru di Liga Champions.

Meski memberi Sneijder waktu istirahat lebih lama dengan tidak menyertakannya dalam pertandingan Seri A, namun hingga kini pihak Inter masih belum memberikan keterangan lanjutan soal pemain yang sempat membela Real Madrid tersebut. Demikian dikutip dari Football Italia.

Juga bakal absen dalam laga malam nanti adalah Lucio. Namun setelah mengalami cedera tengah pekan kemarin, bek asal Brasil itu diyakini akan fit saat menjamu FC Hollywood.

"Pertandingan menghadapi Bayern terlalu penting. Saya pasti akan berada di sana," tegas Lucio di Yahoosports.

Inter Dikenai Dakwaan Terkait Transfer Pandev

Beritabola.com Jakarta - Transfer Goran Pandev ke Inter Milan dipermasalahkan oleh kubu Lazio. Setelah dilakukan pemeriksaan, jaksa federal memberikan dakwaan kepada Inter dan juga agen Pandev.

Pandev bergabung dengan Nerazzuri pada Januari 2010. Sebelumnya pemain berpaspor Makedonia itu berseragam Lazio.

Di tahun 2009, Pandev terlibat masalah dengan presiden Lazio Claudio Lotito yang menyebabkan pemain berposisi striker itu statusnya dibekukan. Masalah ini bahkan berlanjut hingga ke jalur hukum.

Lazio mempermasalahkan kepindahan Pandev ke tim "biru-hitam". Klub ibukota Italia itu selanjutnya meminta dilakukan pemeriksaan. Presiden klub Claudio Lotito mengajukan dokumen-dokumen yang diperlukan ke komisi disiplin nasional untuk membuka kasus tersebut.

Diberitakan AFP Kamis (17/2/2011) malam WIB, jaksa federal mendakwa dua ofisial Inter, Rinaldo Ghelfi dan Marco Branca serta Carlo Pallavicino selaku agen Pandev terkena dakwaan secara individual.

Pallavicino didakwa telah melakukan pembicaraan dengan Inter tanpa memberitahu Lazio. Sementara Ghelfi dan Branca dituduh melakukan kesepakatan dengan Pallavicino di belakang punggung Lazio.

Dakwaan juga dialamatkan kepada La Beneamata dan mereka dituntut untuk bertanggungjawab atas segala hal yang terjadi terkait transfer Pandev.

Fokus ke Inter, Leonardo Tak Pikirkan Milan

Beritabola.com Milan - Meski berhasil meraih banyak kemenangan, Adriano Galliani menyangsikan kebangkitan Inter Milan. Leonardo tak mau ambil pusing dengan komentar wakil presiden AC Milan itu karena fokusnya hanya pada Nerazzurri.

Inter mengalami grafik penampilan yang menajak sejak dibesut Leonardo. Dalam 10 pertandingan terakhir di Seri A, delapan di antaranya berkesudahan dengan kemenangan dan dua kekalahan.

Publik sepakbola pun mulai memprediksi kalau Zavier Zanetti cs akan bisa menggusur Rossoneri dari puncak klasemen. Kondisi yang kemarin diragukan Galliani, yang menyebut kalau dibanding saat Natal Inter cuma merapatkan dua poin ke arah Milan.

"Jujur saja saya tak membuat kalkulasi apapun dan jika Anda bertanya pada saya berapa banyak poin yang Milan punya sejak awal 2011 saya tak akan bisa mengatakannya pada saya," seru Leonardo di Football Italia.

"Saya memikirkan soal kami (Inter), bukan Milan. Ada 13 pertandingan tersisa, sepertiga musim. Itu jumlah yang banyak. Segala hal bisa terjadi," lanjut pelatih asal Brasil itu.

Upaya Inter mengejar Milan di Seri A harus terbagi dengan kiprah mereka di Liga Champions. Empat hari setelah menjamu Cagliari di Liga Italia, Inter harus menjamu Bayern Munich di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

"Tim ini sudah menunjukkan kontinuitasnya dan di 12 pertandingan terakhir kami meraih hasil yang bagus. Ada banyak kontinuitas dan bahkan kami bisa terus berkembang. Saya tak percaya kalau Liga Champions akan mengganggu kami."

"Ini adalah tim yang punya hasrat untuk memenangi segalanya dan itu normal untuk berpikir memenangi segalanya tanpa memilih target. Di 12 pertandingan yang sudah dijalani kami sudah menunjukkan kemampuan untuk menjaga standar tinggi dan kami sudah menunjukkan apa yang kami pantas dapatkan," tuntas Leonardo.

Zanetti & Galliani Bela Gattuso

Beritabola.com Milan - Gennaro Gattuso melakukan tindakan tak sportif di ajang Liga Champions. Tindakan itu memang tidak pantas, tapi Gattuso tetap dapat pembelaan.

Di akhir partai AC Milan kontra Tottenham Hotspur, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB, Gattuso berusaha menanduk Joe Jordan yang asisten manajer tim lawan. Hal itu terjadi setelah keduanya juga terlibat adu mulut dalam pertandingan.

Tindakan si gelandang senior AC Milan jelas tidak layak dilakukan, apalagi saat itu ia tengah menyandang ban kapten. Namun, pembelaan bahkan datang dari klub rival, Inter Milan.

"Aku melihatnya sedikit kesal, tapi hal semacam ini bisa terjadi dalam sebuah laga yang amat sengit," ujar kapten Inter Javier Zanetti di Football Italia.

"Lagipula Rino (sapaan Gattuso) sudah minta maaf, jadi kita juga harus mempertimbangkan itu," lanjut Zanetti membela.

Pembelaan serupa dilontarkan Wakil Presiden Milan Adriano Galliani. Menurutnya publik terlalu cepat mengutuk Gattuso.

"Apa yang dilakukan Rino adalah insiden keliru yang sangat disayangkan, tapi ia diprovokasi dengan serius," tegas Galliani di AFP.

"Tentu saja ia tidak semestinya bereaksi seperti itu, tapi jangan pukul rata. Gattuso sudah melakoni 104 laga di Eropa dan hanya sekali dikartu merah pada tahun 2003 usai menampar (Zlatan) Ibrahimovic, yang kini jadi rekan satu tim," paparnya.

Kasus Gattuso sendiri sudah sampai ke meja UEFA yang juga telah menjatuhkan dakwaan. Dalam usaha meringankan hukumannya, Milan pun siap menjadikan rekam jejak Gattuso di laga-laga sebelumnya.

Buru Scudetto, Inter Ditunggu Partai-partai 'Final'

Written By Japrax on Kamis, 17 Februari 2011 | 13.56

Beritabola.com Florence - Inter Milan langsung bangkit usai hasil buruk akhir pekan lalu, dengan kemenangan atas Fiorentina. Tapi Inter tak boleh bersantai karena perjalanan tidak akan semakin ringan.

Dijamu La Viola, Kamis (17/2/2011) lepas tengah malam WIB, Nerazzurri memetik kemenangan 2-1 setelah sebelumnya juga unggul lebih dulu.

"Ini adalah sebuah kemenangan penting. Kami benar-benar butuh tiga poinnya dan kami mendapatkan itu. Fiorentina termasuk ke dalam tim dengan performa baik saat ini, tapi kami tetap solid," nilai Asisten Pelatih Inter Milan Beppe Baresi di Football Italia.

Berkat hasil tersebut Inter kini berhasil naik ke posisi tiga klasemen Seri A dengan poin 47. Di atasnya ada Napoli (49 poin) dan AC Milan yang memuncaki klasemen dengan poin 52.

Kemenangan atas Fiorentina juga berarti La Beneamata lekas bangkit dari kekalahan usai akhir pekan lalu kalah di tangan Juventus.

"Scudetto? Kami akan menuju sejumlah partai final dari sini sampai dengan akhir musim," tegas Baresi mengindikasikan ketatnya persaingan di papan atas Seri A.

Inter Buktikan Tekad Jadi Juara

Beritabola.com Florence - Laga atas Fiorentina disebut sebagai ajang pembuktian tekad juara Inter Milan. Maka kemenangan pun ditegaskan sebagai sebuah tanda bahwa La Beneamata siap berjibaku dalam mengejar gelar.

Inter menjalani laga tandang kontra Fiorentina, Kamis (17/2/2011) dinihari WIB, setelah beberapa hari sebelumnya mengalami kekalahan menyakitkan dari Juventus yang adalah salah satu rival beratnya.

Meski demikian, Inter berhasil bangkit dari hasil buruk di akhir pekan dan meraih kemenangan. La Viola ditekuk La Beneamata 2-1.

"Partai hari ini adalah salah satu laga di mana kami harus menunjukkan kalau kami masih siap untuk itu (mengejar gelar)," tegas bek Inter Ivan Cordoba di situs resmi klubnya.

"Tim bangkit dari kekalahan atas Juventus: hari ini kami bermain dengan menyadari kekuatan kami sendiri dan siapa diri kami - Inter," lugasnya.

Tiga poin tambahan yang dipetik di markas Fiorentina membawa Inter ke posisi tiga klasemen Seri A dengan selisih lima poin saja dari pemuncak klasemen AC Milan. Di antara keduanya ada Napoli yang unggul dua poin dari Inter.

"Seperti biasa saat kami datang ke sini (markas Fiorentina) kami harus berkeringat, tapi tim butuh kemenangan dan kami akhirnya layak mendapatkannya."

"Kemenangan ini adalah sebuah pertanda penting dan kami sangat senang dengan hal tersebut. Papan klasemennya seperti itu dan yang kami bisa lakukan hanyalah menantikan partai berikutnya," tukas kapten Inter Javier Zanetti.

Dipuji, Nagatomo Tak Besar Kepala

Florence - Debut Yuto Nagatomo sebagai starter berakhir manis dengan kemenangan untuk Inter Milan. Mendapat sanjungan akibat penampilannya yang kian membaik, Nagatomo memilih merendah dan mengaku masih harus belajar banyak untuk lebih baik.

Nagatomo yang dipinjam dari Cesena pada dua laga sebelumnya kontra AS Roma dan Juventus selalu bermain sebagai pemain pengganti. Kesempatan datang pada laga kontra Fiorentina dinihari tadi menyusul absennya Thiago Motta yang membuat Javier Zanetti, yang sebelumnya mengisi posisi bek kiri, dipasang sebagai gelandang tengah.

Kepercayan Leonardo pun dibayar tuntas dengan penampilan apik dari bek berusia 24 tahun itu sepanjang 90 menit laga. Alhasil Inter menang 2-1 dan mendekatkan diri dengan AC Milan serta Napoli yang berada di posisi dua besar.

"(Nagatomo) tampil dengan sangat baik di debutnya sebagai starter melawan lawan yang tangguh," ungkap asisten pelatih Franco Baresi di situs resmi Inter.

"Dia menjalani tugasnya dengan sangat baik. Kami bekerja dengan sangat keras saat latihan bertahan dari set pieces dan itu berhasil malam ini. Saya merasa senang dengan kekuatan kami tentunya," sambungnya.

Dipuji oleh tim kepelatihan, Nagatomo mengaku senang bisa melakoni debutnya bermain selama 90 menit dan tentunya berakhir dengan poin penuh. Ia pun bisa membuktikan Nerazzurri tidak salah membawanya ke Giuseppe Meazza usai penampilan cemerlangnya bersama timnas Jepang di Piala Asia lalu.

"Saya senang dengan permainan saya di debut 90 menit saya. Saya sedikit gugup namun saya mendapat kepercayaan diri kembali dan mencoba melakukan yang terbaik, baik saat menyerang maupun bertahan. Dan selalu bergerak di atas lapangan," sahut Nagatomo.

"Saya selalu berlatih dengan keras dan lebih keras untuk mencoba menyesuakan diri dengan gaya permainan tim. Itu selalu tidak mudah namun saya akan mencoba meningkatkannya dari hari ke hari," tuntas Nagatomo.

Pazzini Menangkan Inter Atas Fiorentina

Inter Milan akhirnya sukses mencuri tiga poin saat bertemu dengan Fiorentina dalam lanjutan Serie A di Stadion Artemio Franchi, Italia, Kamis, 17 Fabruari 2011.

Bertandang ke markas Fiorentina, Inter yang sejak menit awal berambisi untuk memetik kemenangan langsung tampil menekan. Saat laga baru berjalan menit ke-6, Inter sudah unggul 1-0.

Gol terjadi karena kesalahan pemain Fiorentina Michele Camporese yang melakukan gol bunuh diri. Camporese salah mengantisipasi bola dan akhirnya masuk ke gawang sendiri.

Sebelum turun minum, Fiorentina yang menekan Inter sejak tertinggal 1-0 akhirnya mampu menyamakan skor menjadi 1-1. Gol balasan tuan rumah terjadi pada menit ke-33 yang dicetak oleh Manuel Pasqual.

Pada babak kedua, Inter tampil lebih agresif. Serangan yang dibangun dari sektor tengah dan kanan serta kiri lapangan terus dilakukan di paruh kedua.

Hasilnya, memasuki menit ke-61 Inter kembali menjebol gawang Fiorentina. Gol kedua Inter dicetak oleh Giampaolo Pazzini.

Fiorentina yang kembali tertinggal tak mau ambil diam. La Viola kembali mengembangkan irama permainan di 45 menit kedua. Namun, hingga laga usai, skor 2-1 tetap tidak berubah.

Susunan pemain

Fiorentina: Boruc; Comotto, Gamberini, Camporese, Pasqual; Montolivo, Donadel, Behrami; Santana, Gilardino, Mutu.

Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Ranocchia, Cordoba, Nagatomo; Zanetti, Cambiasso, Stankovic; Sneijder; Pazzini, Eto'o.

"Ditekuk Juve, Inter Segera Bangkit"

Written By Japrax on Senin, 14 Februari 2011 | 14.58

TURIN - Para punggawa Inter Milan memang menerima kekalahan dari Juventus dengan lapangan dada. Bek Douglas Maicon misalnya. Dia mengatakan, “meski kalah, timnya tetap mampu menampilkan permainan berkualitas.”

Nerazzurri memang harus membayar mahal penampilan lambat mereka di babak pertama yang berujung gol kemenangan Juve yang dicetak Alessandro Matri di menit ke-30. Namun, menurut pandangan Maicon sudah tampil dengan sangat baik terutama di babak kedua.

“Juventus pantas unggul jika merujuk performa kami di babak pertama. Namun selepas jeda, kami pantas menang karena kami berhasil memaksa pemain mereka bertahan merebut bola,” tutur Maicon kepada Inter Channel selepas pertandingan, Senin (14/2/2011).

“Sayangnya, kami tak bisa memasukkan bola ke gawang malam ini, dan kami harus menerima nasib buruk (kalah). Tapi sekali lagi, kami tampil jauh lebih baik di babak kedua,” sambungnya.

Kekalahan ini memang membuat peluang Inter mendekati AC Milan di puncak klasemen kian sulit karena terpisahkan jarak delapan angka. Namun, Maicon percaya timnya masih bisa mengejar. Bek andalan timnas Brasil ini kemudian menyebut bila duel tunda melawan Fiorentina, tengah pekan ini merupakan laga yang akan menjadi penentu peluang Nerazzurri dalam memburu gelar scudetto musim ini.

“Pertandingan di Florence (markas Fiorentina) akan menjadi laga penentu kami untuk bisa memburu gelar scudetto. Tapi, kami masih santai karena kami semua tahu apa yang harus kami lakukan untuk bisa terus berada dalam persaingan,” tutup bek 29 tahun ini. (acf)

Gagal Cetak Gol, Leonardo Tak Salahkan Eto'o

Inter Milan gagal mendapat tambahan tiga poin saat dijamu Juventus dalam lanjutan Serie A, Minggu 13 Februari 2011 (Senin dini hari WIB). Dalam laga derby d'Italia itu, Inter kalah 1-0 di Stadion Olimpico, Turin.

Kekalahan Inter, tampaknya bukan sebuah keberuntungan bagi striker Inter Milan, Samuel Eto'o. Padahal, melalui kaki Eto'o, Inter seesungguhnya memiliki peluang menyamakan kedudukan.

Bahkan, peluang emas diperoleh striker asal Kamerun ini di menit terakhir. Namun, sepakannya masih membentur tiang. Padahal, kiper Gianluigi Buffon sudah out of position.

Meski demikian, pelatih Leonardo menolak menyalahkan Eto'o. Menurut dia, Eto'o tetap menunjukkan permainan terbaik dalam laga besar itu.

"Itu bukan kesalahan Eto'o. Dia tetap bermain bagus. Pergerakan bolanya memang agak pelan. Saya memang sudah memperkirakan bakal menghadapi tim yang tangguh. Juve telah kembali dengan menampilkan performa terbaiknya," ujar Leonardo seperti dikutip Goal.

Pelatih asal Brasil ini mengakui timnya kesulitan mencetak gol ke gawang Juve. Pertahanan Bianconeri yang kokoh menyulitkan pemain Inter mengejar ketinggalannya.

"Kami mengalami kesulitan di babak pertama. Juve bermain bagus dan kompak. Ini menyulitkan kami membongkar pertahanannya," jelasnya.

"Di babak kedua, kami bermain bagus dan banyak melakukan tekanan. Namun, Juve bertahan dengan bagus dan sangat berbahaya saat melakukan serangan balik," tutur Leonardo.

Kekalahan itu menggagalkan Inter mendekati AC Milan yang kukuh di puncak klasemen. Inter kini berada di peringkat empat dengan 44 poin.

Inter Tak Hilang Keyakinan Raih Scudetto

Beritabola.com Milan - Inter Milan kembali terhambat dalam upaya mengejar AC Milan di puncak klasemen. Kalah dari Juventus, kubu Nerazzurri masih yakin akan peluangnya merapat ke posisi atas dan bertarung jadi juara.

Sebuah gol yang dilesakkan Alessandro Matri di menit 30 menjadi pembeda antara Juventus dan Inter Milan saat keduanya saling berhadapan di Stadion Olimpico Turin, Senin (14/2/2011) dinihari WIB. Ini merupakan kekalahan kedua Inter di bawah pelatih Leonardo setelah yang pertama ditundukkan Udinese beberapa pekan lalu.

Hasil tersebut menghambat upaya Zavier Zanetti dkk untuk terus merapat ke puncak klasemen. Dengan poin 44 La Beneamata sementara ketinggalan delapan poin atas Rossoneri, meski masih punya satu pertandingan sisa.

Walau kalah, kubu Inter tak lantas kehilangan keyakinan atas peluangnya jadi juara. Mempertimbangkan roda kompetisi yang masih panjang dan rentetan hasil bagus pasca kedatangan Leonardo, merapat ke puncak klasemen adalah sesuatu yang sangat mungkin didapat.

"Apakah kekalahan ini mengubah sesuatu? Tidak, tidak seharusnya begitu karena kami memiliki serangkaian hasil positif untuk membawa kami ke bagian klasemen di mana kami bisa menjadi penantang serius gelar juara," ungkap Direktur Teknik Inter, Marco Branca, di situs resmi klubnya.

"Lalu masih banyak pertandingan yang harus dilalui. Saya pikir kejuaraan tahun ini berbeda, seperti yang terjadi setelah Piala Dunia, dengan banyak pertandingan berat harus dilakoni," demikian lanjutnya.

Upaya Inter terus memberi tekanan pada Milan akan berlanjut pada Rabu (16/2/2011) mendatang. Di Artemio Franchi, Inter akan menjalani satu pertandingan tersisanya menghadapi Fiorentina.

"Kami menyadari kekuatan yang kami miliki dan sudah menyiapkan diri menghadapi Fiorentina. Rabu akan menjadi pertandingan yang krusial yang bisa menjaga kami dalam persaingan menjadi juara. Lebih baik untuk bermain langsung demi untuk bisa bangkit. Ada pertandingan di mana bola masuk ke dalam gawang dan tidak pada pertandingan lain. Mari berharap segalanya membaik di hari Rabu," timpal Maicon.(dtc/din)

Inter ditahan Juve, Leo positif

Kekalahan 0-1 yang diderita Inter Milan ketika menghadapi Juventus bukanlah masalah besar bagi Leonardo. Baginya, Inter hanya sedikit terhambat akibatnya.
Di Stadion Olimpico Turin, Senin (14/2/2011) dinihari WIB, Juve yang bermain menekan sejak awal akhirnya meraih gol di menit 30 melalui sundulan Alessandro Matri. Gol tersebut akhirnya gagal disamai Inter sampai akhir laga.

Imbasnya, posisi Inter kini tertahan di urutan empat klasemen. Mereka kini mengoleksi 44 poin atau tertinggal delapan angka di belakang AC Milan, yang masih menjadi pemimpin klasemen sementara.

Leonardo mengakui bahwa Juve bermain dengan baik, namun meyakini bahwa penampilan skuadnya sebenarnya juga tidak jelek.

“Kami kesulitan untuk menciptakan peluang di babak pertama. Juve bermain dengan baik, tetap kompak dan sulit untuk menerobos pertahanan mereka,” ujar Leonardo di Football Italia.

“Setelah istirahat, kami bermain lebih baik dan menghabiskan banyak waktu untuk menekan ke depan. Tapi Juve bertahan dengan solid dan berusaha membuat diri mereka menjadi berbahaya ketika serangan balik.”

“Sejujurnya, saya pikir ini tak mengubah apa-apa.”

“Saya melihat penampilan yang positif. Terutama di babak kedua, dan saya cukup puas. Kami memang kurang tajam secara umum dan tak bermain dengan tempo kami yang biasa,” tutupnya.

Bagi Inter, kekalahan ini memupus tiga kemenangan beruntun yang sebelumnya mereka raih. Termasuk di dalamnya adalah ketika mereka dengan brilian menundukkan AS Roma 5-3.

via Detiksport

Inter Kalah, Leonardo Tetap Puas

Beritabola.com Turin - Kekalahan 0-1 yang diderita Inter Milan ketika menghadapi Juventus bukanlah masalah besar bagi Leonardo. Baginya, Inter hanya sedikit melambat akibatnya.

Di Stadion Olimpico Turin, Senin (14/2/2011) dinihari WIB, Juve yang bermain menekan sejak awal akhirnya meraih gol di menit 30 melalui sundulan Alessandro Matri. Gol tersebut akhirnya gagal disamai Inter sampai akhir laga.

Imbasnya, posisi Inter kini tertahan di urutan empat klasemen. Mereka kini mengoleksi 44 poin atau tertinggal delapan angka di belakang AC Milan, yang masih menjadi pemimpin klasemen sementara.

Leonardo mengakui bahwa Juve bermain dengan baik, namun meyakini bahwa penampilan skuadnya sebenarnya juga tidak jelek.

"Kami kesulitan untuk menciptakan peluang di babak pertama. Juve bermain dengan baik, tetap kompak dan sulit untuk menerobos pertahanan mereka," ujar Leonardo di Football Italia.

"Setelah istirahat, kami bermain lebih baik dan menghabiskan banyak waktu untuk menekan ke depan. Tapi Juve bertahan dengan solid dan berusaha membuat diri mereka menjadi berbahaya ketika serangan balik."

"Sejujurnya, saya pikir ini tak mengubah apa-apa."

"Saya melihat penampilan yang positif. Terutama di babak kedua, dan saya cukup puas. Kami memang kurang tajam secara umum dan tak bermain dengan tempo kami yang biasa," tutupnya.

Bagi Inter, kekalahan ini memupus tiga kemenangan beruntun yang sebelumnya mereka raih. Termasuk di dalamnya adalah ketika mereka dengan brilian menundukkan AS Roma 5-3.

Tekuk Inter, Derby d'Italia Milik Juve

Beritabola.com Turin - Juventus memenangi Derby d'Italia kali ini. Bertanding di kandang sendiri, Juve sukses menekuk Inter Milan 1-0 berkat gol Alessandro Matri.

pada laga yang berlangsung di Stadion Olimpico Turin, Senin (14/2/2011), Inter sempat menggebrak di awal-awal pertandingan. Tepat di menit kedua, Wesley Sneijder mengirimkan umpan terukur kepada Giampaolo Pazzini. Sial bagi Inter, tendangan voli Pazzini masih belum menemui sasaran.

Juve membalas di menit kesembilan. Operan Milos Krasic kepada Alberto Aquilani dilanjutkan nama terakhir dengan sebuah tendangan keras dari luar boks penalti. Tapi tendangan mantan gelandnag Liverpool itu masih bisa diblok.

Dua menit berselang giliran Luca Toni yang mendapatkan kesempatan. Toni berhasil menyambut umpan silang Giorgio Chiellini dengan sundulan, namun sundulan tersebut pada akhirnya melambung di atas mistar gawang Inter.

Juve masih memberikan tekanan kepada Inter. Aquilani kembali mendapatkan kans di menit 14, tapi tendangannya lagi-lagi belum menemui sasaran. Kali ini tendangannya melebar di sisi gawang.

Juve akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 30 ketika Alessandro Matri memaksa Julio Cesar memungut bola dari dalam gawangnya.

Gol tersebut terjadi dengan diawali oleh kerjasama Krasic dan Frederik Sorensen. Bola yang diterima Sorensen langsung diteruskan menjadi umpan lambung ke area depan gawang Inter. Matri ada di sana, dan dengan sundulannya, ia pun sukses menaklukkan Cesar.

Gol tersebut pun bertahan sampai babak pertama usai. Juve untuk sementara unggul 1-0.

Juve masih melanjutkan tekanan mereka di babak kedua. Pada menit 66, Claudio Marchisio mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. tapi tendangan Marchisio masih melebar.

Kegagalan serupa dialami oleh Pazzini di sisi lapangan yang lain. Usahanya untuk membobol jala Juve gagal setelah tendangannya melebar di samping gawang.

Samuel Eto'o pun demikian. Kali ini tendangannya dari luar kotak penalti, usai menerima operan dari Pazzini, masih bisa diblok.

Eto'o kembali mendapatkan kans di menit 82. Tapi tendangannya masih bisa diselamatkan oleh Gianluigi Buffon. Usaha Eto'o belum berakhir sampai di sini.

Pada menit 89, penyerang asal Kamerun itu menyambut umpan dari Maicon dengan sebuah tendangan keras. Hasilnya? Bola masih membentur mistar gawang.

Sampai peluit panjang dibunyikan, Inter gagal mencetak gol penyama kedudukan. Kemenangan pun menjadi milik Juve.

Inter ke Turin Cuma Ingin Menang

Written By Japrax on Sabtu, 12 Februari 2011 | 13.34

Milan - Giampaolo Pazzini sudah menunjukkan performa gemilangnya bersama Inter Milan meski belum genap sebulan bergabung. Sebuah performa harus 'Pazzo' lanjutkan saat melakoni Derby d'Italia pertama dalam karirnya.

Pazzini ditarik Inter dari Sampdoria pada bursa transfer Januari kemarin. Di debutnya saat melawan Palermo, ia jadi inspirasi kemenangan 3-2 Nerazurri lewat dua gol dan satu aksi yang berbuah penalti.

Di laga melawan Bari ia mencetak gol kedua dalam kemenangan 3-0. Meski tak mencetak gol pada laga melawan AS Roma kemarin, namun Pazzini berhasil membuat Nicolas Burdisso melanggarnya di kotak penalti, yang kemudian berbuah penalti Samuel Eto'o dan kartu merah.

Sebuah impresi awal yang membuat Pazzini menyebut debutnya bersama Inter adalah sebuah mimpi baginya. Sampai saat ini pun penyerang 26 tahun itu masih tak percaya mengenai penampilan awalnya tersebut.

"Saya sangat gembira tiba di klub yang merupakan juara Eropa dan Dunia. Selalu mencetak gol di tiga laga dan mendapat penalti membuatku sangat bangga bisa memulai petualangan di Inter seperti ini," ujar Pazzini Sky Sport Italia yang dilansir Football Italia.

"Perbedaan besar yang saya temukan di dalam ruang ganti adalah rasa lapar akan kemenangan dari para pemain dan pelatih, dari mulai saat bertandinga maupun berlatih. Anda akan melihat hal seperti ini dan sadar ini adalah benar-benar klub besar yang ingin menggapai kesuksesan besar," sambungnya.

Kini Pazzini akhirnya dapat bermain di klub besar macam Inter, setelah banyak melewati karirnya di tim-tim seperti Atalanta, Fiorentina dan Sampdoria. Form bagusnya pun diharapkan bisa ditunjukkan kembali saat melakoni Bigmatch kontra Juventus, Senin (14/2/2011) dinihari WIB.

Apalagi La Beneamata tak akan diperkuat Diego Milito yang harus absen selama sebulan. Jadilah Pazzini andalan di lini depan bersama Samuel Eto'o dan Wesley Sneijder.

"Jelas itu merupakan laga yang sulit, namun kami pergi Turin cuma ingin menang. Juga untuk Scudetto, itu tak bergantung seluruhnya pada kami karena Milan berada di atas. Namun Inter akan mencoba hingga akhir," tuntas Pazzini.

Legendaris Inter: Sneijder Ajaib!

MILAN – Bintang Inter Milan Wesley Sneijder kembali mendapat pujian. Kali ini giliran legenda hidup I Nerazzurri Alessandro Altobelli yang angkat topi untuk Sneijder.

Altobelli menyebut Sneijder bak Midas, segala sesuatu yang disentuhnya berubah menjadi emas. Itu diungkapkannya setelah melihat penampilan mantan punggawa Real Madrid lepas dari cedera.

Pemain 26 tahun kembali menunjukkan penampilan fantastis dengan membukukan tiga gol di tiga laga, termasuk ketika melawan AS Roma dan Austria di laga ujicoba tengah pekan kemarin.

“Sneijder hidup dalam momen magis, mencetak gol di setiap laga Inter dan Belanda. Kembalinya dia membuat tim makin tak bisa diprediksi,” tandas Altobelli, dilansir Goal, Jumat (11/2/2011).

“Dia memiliki teknik luar biasa, sebelum bola datang dia sudah tahu apa yang harus dilakukan dan siap melayani rekan setimnya. Dia juga berbahaya saat akan mencetak gol,” lanjut pemain yang membela Inter pada periode 1977-1988.

Sneijder telah membukukan 15 gol sepanjang musim ini di Serie A.

Sneijder: Inter Lebih Baik Tanpa Rafa

MILAN, KOMPAS.com — Playmaker Inter Milan, Wesley Sneijder, menilai klubnya menjadi lebih baik pascaphengkangnya Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Inter. Sneijder juga menuturkan, ia sama sekali tak bahagia saat Rafa berkuasa di San Siro.

Ketika Benitez pergi dari Inter, "La Beneamata" masih terpaku di peringkat ketujuh Serie-A dan tertinggal 13 angka dari AC Milan di puncak klasemen. Namun, semuanya berubah setelah kedatangan Leonardo. Suasana ruang ganti menjadi lebih harmonis dan "I Nerazzurri" berhasil bangkit.

Mereka sanggup memenangkan 8 dari 10 laga bersama Leo. Hasilnya, Inter pun melesat ke peringkat ketiga dan kini hanya tertinggal lima angka dari AC Milan. Perlu diingat, Javier Zanetti dan kawan-kawan juga masih memiliki satu laga tersisa. Kesuksesan Leo tak berhenti di situ. Ia juga sanggup membawa Inter ke semifinal Piala Italia.

"Pelatih baru, Leonardo, bekerja seperti (mantan pelatih) Jose Mourinho. Setiap pemain merasa jauh lebih baik bersamanya," seru Sneijder.

Sneijder juga mengungkapkan kekecewaannya karena Benitez kerap mengubah posisinya di lapangan. "Aku frustrasi bersama Benitez. Dia ingin aku menjadi striker. Aku merasa lebih baik sekarang dan lebih nyaman bermain di lapangan."

"Aku akan berbohong jika mengatakan perubahan pelatih tidak ada hubungannya dengan hal ini," tuntas Sneijder kepada AD Sportwereld.

Derby d'Italia, Moggi Jagokan Inter

TURIN, KOMPAS.com — Mantan Direktur Juventus Luciano Moggi mengklaim dirinya akan selalu menjadi penggemar "I Bianconeri". Namun, pada Derby d'Italia akhir pekan ini, Moggi lebih menjagokan Inter sebagai pemenangnya.

Moggi menilai, Juve takkan kuat menghentikan laju positif Inter. Dalam 8 laga terakhir, Javier Zanetti dan kawan-kawan sanggup menyapu bersih tujuh laga. Adapun Juve justru tak stabil sejak awal Januari lalu. Felipe Melo dan kawan-kawan telah menelan empat kekalahan dari delapan pertandingan.

"Jantung saya berdetak untuk Juventus, tetapi penilaian teknis saya menjagokan Inter. 'I Nerazzurri' lebih dari sebuah tim dan mereka juga lebih kuat. Mereka juga memiliki pemain yang luar biasa," tulis Moggi dalam kolomnya di Tuttomercatoweb.

"Kembalinya Wesley Sneijder telah mengembalikan kekuatan skuad Leonardo. Mereka lebih cair dan menawarkan permainan spektakuler sebagai hasilnya," sambung Moggi.

Lebih lanjut, Moggi kemudian mengomentari persaingan scudetto antara Inter dan pimpinan klasemen, AC Milan. "Inter memiliki semua kesempatan untuk mengganggu Milan hingga akhir musim nanti. Namun, saya masih merasakan 'I Rossoneri' sebagai favorit utama," tuntasnya.

Juventus Ingin Hentikan Inter Milan

Duel klub raksasa Italia akan tersaji akhir pekan ini. Klub itu adalah Inter Milan dan Juventus yang akan bertempur dalam lanjutan Serie A, Italia, 14 Februari 2011.

"Laga nanti sangat penting bagi kami. Kami berharap bisa memetik hasil yang positif," kata bek Juventus Giorgio Chiellini seperti dilansir dari laman klub.

Apalagi, Bianconeri yang saat ini terperosok di papan tengah klasemen sementara sedang berambisi untuk masuk zona Liga Champions. Sedangkan Inter juga ingin terus memetik tiga angka agar bisa kembali ke puncak klasemen.

"Inter adalah klub yang besar. Kami harus bermain baik seperti saat melawan Cagliari," ujar Chiellini.

Inter pekan ini nongkrong di posisi tiga klasemen sementara dengan mengoleksi 44 poin dari 23 laga. Sedangkan Juventus mengoleksi 38 poin dari 24 laga.

Menurut Chiellini, timnya harus fokus selama 90 menit. Sebab, menghadapi tamu seperti Inter tidaklah mudah.

"Kuncinya bahwa kami harus menunjukkan tetap kompak dan fokus," tegasnya.

Juventus punya kans untuk mengalahkan Inter. Selain bermain di kandang sendiri, Juve punya catatan manis saat mampu menahan imbang 0-0 di pertemuan pertama musim ini di kandang Inter.

Jelang Derby d'Italia - Valeri Tak 'Bersahabat' untuk Juve-Inter

Beritabola.com Turin - Paolo Valeri telah ditunjuk sebagai wasit yang akan memimpin laga Derby d'Italia akhir pekan ini. Namun pada setiap laga yang dipimpin Valeri, baik Juventus maupun Inter Milan jarang meraih hasil maksimal.

Seperti dilansir dari situs resmi Juve, sebelum memimpin laga Juve kontra Inter, Valeri lebih dulu akan mewasiti laga seru lainnya di stadion Olimpico Roma saat AS Roma menghadapi Napoli.

Valeri baru naik pangkat menjadi wasit Seri A musim lalu. Wasit berusia 33 tahun ini sudah memimpin laga yang melibatkan Bianconerri sebanyak tujuh kali. Hasilnya tak begitu bagus karena Juve cuma mampu menang satu kali, kalah dua kali dan tiga kali seri.

Dua kali hasil seri didapat Juve di musim ini saat ditahan Fiorentina 1-1 27 November 2010 dan imbang tanpa gol melawan Sampdoria 23 Januari lalu.

Sementara untuk laga yang melibatkan Inter, Valeri baru memimpin empat kali. Hasilnya pun tak berakhir baik bagi Nerazzurri di mana mereka sekali kalah yaitu 1-3 dari Catania musim lalu. Dua kali hasil imbang adalah 0-0 dengan Bologna serta 1-1 dengan Lecce musim ini.

Satu laga lagi sebenarnya berakhir imbang saat Inter bertemu Napoli di perempatfinal Coppa Italia musim ini. Namun Il Biscione berhasil lolos setelah menang 5-4 lewat adu penalti.

Jika melihat rekor Valeri tersebut, laga Juve-Inter besok diprediksi bakal berjalan seru dan ketat. Valeri akan didampingi asistennya Nicoletti dan Romagnoli. (dtc/mrp)

'Derby D'Italia Selalu Ketat dan Penuh Emosi'

Beritabola.com Turin - Juventus boleh dalam lima tahun selalu di bawah bayang-bayang musuh abadinya Inter Milan. Namun jika setiap keduanya bertemu, laga tersebut akan selalu bermakna khusus dan menyajikan pertarungan yang ketat dan penuh emosi.

Kasus Calciopoli pada tahun 2006 telah menenggelamkan Juve ke Seri B dan membuat mereka kehilangan dominasinya di Seri A. Sebaliknya Inter kemudian bangkit dan merajai sepakbola Italia dalam sampai saat ini termasuk merebut titel Liga Champions.

Hal ini kemudian yang bikin Juve selalu "panas" dan merasa diperlakukan tidak adil dalam kasus Calciopoli. Maka sejak promosi ke Seri A tahun 2008, laga kedua tim selalu berjalan lebih menarik dari yang sudah-sudah.

Dari tujuh pertemuan yang sudah berlangsung, kedua tim memang berbagi masing-masing dua kemenangan. Sisanya laga berakhir imbang. Pertemuan pertama musim ini berakhir 0-0 di Giuseppe Meazza.

Untuk itulah raihan tiga poin sangat penting bagi kedua tim mengingat Juve maupun Inter punya misi masing-masing. Juve sedang menatap Zona Eropa dan Inter mengejar AC Milan di puncak klasemen.

Siapa pemenangnya? Jika Giorgio Chiellini boleh berharap timnya lah yang akan keluar dengan tersenyum dari laga itu. Sebab mereka tengah dalam kepercayaan diri tinggi pasca kemenangan 3-1 atas Cagliari dan laga Senin (14/2) dinihari WIB besok pun dihelat di Olimpicu Turin.

"Tidak ada yang perlu disembunyikan lagi. Laga melawan Inter adalah laga di dalam laga. Ini adalah laga spesial bagi kami, klub dan fans. Juga untuk posisi di klasemen," sahut Chiellini di Football Italia.

"Ini adalah laga yang melibatkan banyak emosi. Tapi pada akhirnya tiga poin lah yang jadi incaran, terkait sensasi berbeda yang didapat. Kami yakin bahwa kami sedang dalam performa yang baik dan kami ingin menang," tegasnya. (dtc/mrp)

Moratti-Benitez Saling Serang

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, langsung bereaksi terhadap kritik yang dilancarkan Rafael Benitez perihal pemecatannya dari kursi pelatih Inter Milan musim lalu.
Benitez mengeluhkan badai cidera yang menimpa skuad Inter membuatnya sulit membawa tim tampil baik, akibat tim medis Il Biscione yang tak mampu melakukan pekerjaan dengan baik, karena cedera yang sama terjadi berulang kali.
Namun, menanggapi kritik Benitez itu, Moratti langsung melancarkan serangan balik atas tudingan pelatih asal Spanyol itu.
“Saya belum berbicara dengan dokter Franco Combi (ketua tim medis Inter), tapi yang pasti saya sangat menyayangkan Benitez mengeluarkan pernyataan-pernyataan itu,” lanjut Moratti.
Combi telah bersama Inter selama beberapa tahun dan menjadi salah satu kekuatan klub. “Jadi jika maksud Benitez adalah cideranya para pemain diakibatkan kesalahan sang dokter, saya tak setuju dengannya.”
“Cedera otot berkelanjutan yang menimpa Diego Milito? Mungkin itu karena Benitez mendoakan demikian,” jelas Moratti berkelakar.
Karena itu, sebagai Presiden Inter, Moratti tidak ingin disebut publik bahwa Inter tidak profesional dalam menangani pemain yang cedera, seperti yang dikatakan Benitez.
“Dengan hasil-hasil yang didapat Inter setahun ke belakang (treble winners), kami harus bereaksi seperti ini dengan Benitez. Kami tidak setuju dengan pendapatnya itu (Benitez sebut tim medis Inter tak profesional),” jelasnya seperti dikutip Goal.
Tak hanya masalah medis, sebelumnya Benitez juga mengkritik keputusan Presiden Massimo Moratti yang enggan mendatangkan pemain anyar saat badai cidera menghantam Nerazzurri.

Inter mengirim Milito ke Argentina

MILAN – Kembali dibekap cedera, Inter Milan memilih mengirim attacante Diego Milito ke Argentina.

Mantan punggawa Real Zaragoza dan Genoa masuk ruang perawatan setelah otot kaki kanannya kembali bermasalah untuk keempat kali musim ini. Lantaran cederanya cukup parah, Nerazzurri tak membiarkan Milito berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Pahlawan Inter saat merebut treble winners musim lalu dikirim ke Argentina sebagai jalan untuk memulihkan cederanya, demikian diwartakan Football-Italia, Jumat (11/2/2011).

Cuaca di Buenos Aires dianggap lebih hangat dan kondusif untuk memperepat proses rehabilitasi striker kelahiran 31 tahun lalu.

Selain Milito, Inter juga kehilangan Lucio dan Dejam Stamkovic. I Nerazzurri hampir pasti tak menurunkan ketiganya dalam duel sengit bertajuk Derby d’Italia kontra Juventus, Minggu (13/2/2011) dini hari WIB.

Lawan Bayern, Inter Tanpa Milito

Written By Japrax on Selasa, 08 Februari 2011 | 21.10

MILAN, KOMPAS.com — Dokter Inter Milan, Franco Combi, mengumumkan bahwa penyerang Inter Milan mengalami cedera paha dan akan absen selama empat pekan. Dengan begitu, Milito akan absen dalam laga pertama 16 besar Liga Champions melawan Bayern Muenchen, 23 Februari mendatang.

Milito mengalami cedera pada pertandingan Serie-A melawan AS Roma, yang berakhir 5-3 untuk Inter, akhir pekan lalu. Meski menilai hal ini sebagai kehilangan besar, Manajer Leonardo mengaku tak ingin memaksakan Milito pulih lebih cepat.

"Milito merasa nyaman (sebelum laga versus AS Roma) dan tak menduga hal ini terjadi," ujar Leonardo.

"Ia tak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun dan tahu ia adalah pemain penting untuk Inter. Ia harus tenang dan kembali pada kondisi terbaiknya," tambahnya. (INT)

Musim Depan, Inter Seleksi 5 Bintang Muda

Empat pemain sudah datang pada musim dingin ini, namun hal itu belum menyurutkan ambisi memboyong talenta-talenta muda berbakat di Eropa. Kebetulan, musim panas mendatang I Nerazzurri pun sudah menyiapkan 5 nama untuk diseleksi.

Januari ini Inter sudah mendatangkan Andrea Ranocchia, Houssine Kharja, Giampaolo Pazzini, dan yang terakhir Yuto Nagatomo. Selain keempatnya, Inter juga sudah pasti mendapatkan striker belia asal Feyenoord, Lucas Castaignos. Namun penyerang yang digadang-gadang sebagai penerus Thiery Henry itu baru akan datang pada musim depan.

Bersamaan saat Castaignos datang, Inter ternyata sudah menyiapkan beberapa nama lain yang siap diincarnya. Dan posisi gelandang agaknya menjadi fokus buruan mereka pada bursa transfer mendatang.

Menururt Sky Sports , setidaknya ada 5 nama yang masuk daftar incaran Inter. Itupun tidak termasuk dua nama dari Udinese yang sudah menjadi incaran Inter sejak lama, Gokhan Inler dan Alexis Sanchez.

Mereka yang masuk daftar antara lain tiga gelandang muda asal Borussia Dortmund, Mario Götze, Nuri Sahin, dan Sven Bender. Penampilan ketiga gelandang muda itu mengundang decak kagum banyak klub besar Eropa. Betapa tidak, Dortmund mampu mereka bawa ke puncak klasemen Bundesliga 1, dan menjadi kandidat kuat peraih gelar juara.

Meski begitu,agaknya Inter tak akan mengambil ketiganya sekaligus. Tiga nama tersebut akan diseleksi siapa yang dirasa lebih pantas dan harganya pun sesuai dengan keinginan Inter.

Selain mereka, Inter masih mempunya dia nama lain yang siap diseleksi. Keduanya berasal dari Ligue-1 Perancis. Yakni gelandang Stade Rennes, Yann M'Vila, dan pilar Toulouse, Moussa Sissoko. Khusus untuk nama terakhir, Inter pernah coba mendekatinya pada bursa transfer musim lalu. Namun saat itu pilihan akhirnya jatuh kepada McDonald Mariga. (Irawan)

Mourinho Dapat Penghargaan Panchina d'Oro

Jose Mourinho dinobatkan sebagai Panchina d'Oro, pelatih terbaik di Italia untuk musim 2009-10, Senin waktu setempat, 7 Februari 2011. Gelar ini dianggap layak disandang pria Portugal itu berkat tiga gelar (treble) yang dipersembahkannya kepada Inter Milan tahun lalu.

Mourinho menghantarkan Inter gelar Scudetto, Coppa Italia, dan Liga Champions dalam satu musim. Prestasi ini menjadikan Inter sebagai tim Italia pertama yang pernah merebut treble winner dalam satu tahun kompetisi.

Seperti dilansir Tribal, Mourinho yang kini pindah ke Real Madrid, berhasil mengalahkan Luigi Del Neri dan Claudio Ranieri. Del Neri yang saat ini melatih Juventus, dianggap berjasa membawa Sampdoria ke Liga Champions musim lalu. Sedangkan Ranieri masuk dalam nominasi karena berhasil membawa Roma sebagai runner up Scudetto dan Coppa Italia musim 2009-10.

Sejak Mourinho hengkang dari Inter, klub ini sudah berganti dua pelatih dalam waktu kurang dari setahun. Awalnya, Rafael Benitez yang dipercaya sebagai pengganti Mourinho. Namun, karena tidak sepaham dengan Presiden Massimo Moratti dia akhirnya dipecat. Kini, posisi pelatih dipercayakan pada Leonardo, mantan pemain dan pelatih tim sekota, AC Milan.

Leonardo Ampuni "Dosa" Inter

MILAN, KOMPAS.com - Manajer Inter Milan, Leonardo, mengaku tak memasalahkan tiga gol AS Roma yang bersarang di gawang Julio Cesar, karena pertandingan berakhir 5-3 untuk timnya.

Kelima gol Inter dicetak oleh Sneijder (3), Samuel Eto'o (35, 63-penalti), Thiago Motta (71), dan Esteban Cambiasso (90). Adapun gol Roma diciptakan oleh Fabio Siplicio (13), Mirko Vucinic (75), dan Simone Loria (81).

Sekadar catatan, sejak menit ke-62, Roma bermain dengan sepuluh orang akibat kartu merah yang diterima Nicolas Burdisso setelah melanggar Giampaolo Pazzini di kotak penalti.

"Kami membuat hidup kami sendiri sulit hari ini. Namun, saya tak terkejut dengan gol yang bersarang di gawang kami. Ada tendangan bebas, bola muntah, dan tendangan sudut, tetapi tak ada pergerakan yang benar-benar (berbahaya)," ujar Leonardo.

"itu adalah momen di mana pertahanan kami rapuh. Namun, kami berusaha dengan baik sampai meraih gol kelima dan mendapatkan konsentrasi kami kembali,"

"Apakah kebobolan begitu banyak gol merupakan masalah? Saya tak bisa bicara buruk ketika saya begitu gembiran dengan kemenangan ini. Yang penting adalah menjaga antusiasme,"

"Saya melihat pertandingan luar biasa antara dua tim. Marco Borriello (penyerang Roma) masih merupakan penyerang terbaik di Serie-A. (Gelandang Inter) Wesley Sneijder menampilkan permainan hebat malam ini, seperti Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini, Daniele De Rossi, Fabio Simplico, dan banyak lainnya," paparnya. (FBI)

Kejar Milan, Sneijder Bidik Juve & Fiorentina

Eindhoven - Inter Milan masih terus berusaha mendekati pucuk klasemen Seri A. Wesley Sneijder bahkan yakin Inter akan menyalip AC Milan di posisi teratas jika bisa mengalahkan Juventus dan Fiorentina.

Kemenangan dramatis 5-3 atas AS Roma akhir pekan lalu membuat Inter kini sukses menempati posisi tiga klasemen dengan raihan 44 dari 23 pertandingan.

Jumlah poin tersebut terpaut dua saja dari Napoli dan lima dari Milan, kedua tim yang ada di atas Inter. Nerazzurri sendiri punya satu laga sisa dibandingkan dengan Napoli dan Milan.

Dengan kenyataan tersebut maka Sneijder, yang baru kembali tampil di dua partai terakhir Inter pasca cedera, berkeyakinan kalau timnya memiliki kans besar untuk segera duduk di pucuk klasemen.

"Senang sekali bisa bermain lagi, jelas aku tidak dalam kondisi puncak setelah absen 50 hari. Aku harus menemukan ritmeku lagi, tapi gol lawan Bari dan Roma sudah memberiku motivasi besar," komentar Sneijder di Football Italia.

"Selisih dengan Milan sudah jadi lebih dekat. Jika kami menang lawan Juve dan Fiorentina, kami benar-benar bisa memenangi Scudetto," lugas si pemain Belanda.

Akhir pekan ini Inter akan melawat ke markas Juve, Senin (14/2/2011) dinihari WIB. Sehari sebelumnya Milan akan berhadapan dengan Parma sedangkan Napoli dijamu Roma.

Sneijder: Inter Dapat Mengejar Milan

Bola.net - Menurut Wesley Sneijder, pemain Internazionale, jika Inter dapat mengalahkan Juventus dan Fiorentina pada pekan depan, dirinya yakin Inter akan dapat melampaui AC Milan yang berada pada puncak klasemen sementara.
Setelah mengalahkan AS Roma di pertandingan kandang yang berakhir dramatis dengan skor 5-3, tim yang dibesut oleh Leonardo itu berhasil memangkas selisih poin dengan Milan menjadi lima poin.

"Sangat menyenangkan dapat kembali bermain. Meskipun belum dalam kondisi terbaik setelah 50 hari tidak bermain," kata Sneijder.

"Saya berusaha untuk kembali berada dalam irama permainan, tapi gol ke gawang Bari dan Roma membuat semangatku berlipat ganda. Jarak dengan Milan semakin dekat."

"Jika kami menang melawan Juve dan Fiorentina, kami bisa memenangkan scudetto." yakin Sneijder.

Mengenai pertandingan persahabatan melawan Austria, Sneijder mengungkapkan, "Saya sangat ingin bermain dalam pertandingan itu karena saya sangat menghormati panggilan dari negara."

"Namun saya akan meminta pelatih untuk memainkan saya dalam 45 atau 60 menit saja. Setelah itu, saya akan kembali lagi. Tapi semakin banyak bermain semakin cepat pula saya kembali ke bentuk permainan terbaik, tentu saja itu akan menguntungkan Inter karena saya yakin Inter akan menjadi juara lagi musim ini." yakin Sneijder

Moratti Menikmati Mengejar Milan

Beritabola.com Milan - Kondisi Inter Milan yang masih tercecer di posisi tiga klasemen tidak lantas membuat Massimo Moratti kecewa. Karena Nerazzurri terus menang, dia justru menikmati pengejaran terhadap AC Milan.

Berstatus juara bertahan, Inter sempat terlempar hingga keluar dari posisi lima besar klasemen saat masih berada di bawah arahan Rafael Benitez. Beruntung Leonardo, yang masuk menjelang Natal 2010, berhasil membangkitkan kembali performa La Beneamata.

Zavier Zanetti cs bahkan sempat meraih empat kemenangan beruntun sebelum akhirnya ditundukkan Udinese. Namun setelah itu rentetan kemenangan kembali didapat, yang jumlahnya kini sudah tiga kali tanpa terputus.

Jadilah Inter kembali ke persaingan menuju Scudetto. Cuma lima poin yang kini memisahkan mereka dengan Milan di puncak klasemen, jumlah yang bisa merapat menjadi hanya dua angka jika mereka bisa memenangi satu pertandingan sisa yang dimiliki.

Meski kini masih berada di belang musuh terbesarnya, Moratti tak lantas kecewa dengan kondisi tersebut. Grafik meningkat Inter dan keberhasilan terus merapatkan jarak membuatnya menikmati pengejaran terhadap Rossoneri.

"Kami menikmati diri kami sendiri, mengejar sang pemimpin adalah sebuah sensasi baru. Tapi buat fans kebangkitan ini menegangkan," sahut Moratti di La Gazzetta Dello Sport.

"Bagaimanapun, peluang juara kami kembali terbuka dan untungnya kami benar-benar berada di jalur itu sekarang. Tapi, kita masih akan melihatnya, ini masih terlalu dini....," tuntas taipan minyak itu.
(dtc/din)

Diego Milito Kembali Cedera

Inter Milan mendapat pukulan dalam perjalanan mereka melewati musim 2010-2011. Mereka harus kehilangan striker andalan, Diego Milito.

Pemain asal Argentina itu memang sering bolak-balik mengalami cedera musim ini. Yang terbaru akan memaksanya untuk istirahat selama 40 hari.

Milito mengalami cedera otot saat Inter menang 5-3 atas Roma hari Minggu, 6 Februari 2011. Lewat sebuah scan, dipastikan ada otot yang tertarik pada paha kirinya.

Inter sudah bersiap kehilangan sang pemain selama 40 hari. Sebuah hal yang sangat tidak diinginkan oleh Manajer Leonardo.

Dengan cederanya Milito, striker baru Giampaolo Pazzini sepertinya akan bisa menguatkan posisinya sebagai ujung tombak utama.

Inter Kirim Pesan Ancaman kepada Milan

MILAN, KOMPAS.com - Kiper Inter Milan, Julio Cesar, mengatakan, para rival Inter, terutama AC Milan, kini harus berhati-hati. Sebab, Inter kini sudah kembali menjadi tim papan atas Serie-A setelah ditagani Leonardo dan siap menyingkirkan.

Apalagi, saat ini Inter sudah duduk di tempat ketiga dengan 44 poin, atau hanya kalah lima angka dari penguasa sementara, AC Milan.

Di partai terakhir, Inter berhasil menang 5-3 dari AS Roma di Giuseppe Meazza, Minggu atau Senin (7/2/2011) dini hari WIB. Ini menjadi kemenangan ketujuh Inter di Serie-A sejak ditangani Leonardo, 6 Januari lalu. Inter baru mengalami satu kekalahan saat bertandang ke kandang Udinese di pekan ke-21. Saat itu, Inter takluk dengan skor telak 1-3.

"Kami mengirimkan pesan kepada semua tim yang berada di depan kami. Sekarang kami punya kesempatan untuk bermain melawan mereka dan meraih scudetto," ujar Julio Cesar kepada Tuttomercato Web.

"Dalam satu bulan semuanya berubah. Yang terpenting adalah mengambil keuntungan dari kegagalan rival yang berada di depan kami. Milan seharusnya khawatir dengan kami," tambahnya.

Kebangkitan Inter ini juga tak lepas dari penampilan apik dari kiper asal Brasil ini. Di tiga pertandingan terakhir (melawan Roma, Bari, dan Palermo), Julio Cesar melakukan beberapa kali penyelamatan gemilang untuk membuat gawang Inter tak banyak kebobolan.

"Aku sangat senang dengan pertandingan yang kumainkan malam ini. Aku senang bisa memberikan kontribusi dalam pertandingan, terutama di babak pertama dengan penyelamatanku," kata kiper yang jadi incaran Manchester United ini. (GL)

Inter Akan Bertempur Hingga Pertandingan Terakhir

Kemenangan Inter Milan atas AS Roma 5-3 telah mengantarkan Nerazzurri ke dalam persaingan perebutan Scudetto musim ini. Inter sementara bertengger di posisi tiga klasemen dengan mengoleksi 44 poin dari 23 laga.

"Semua tim akan bertempur sampai akhir karena poin antar tim saling berdekatan," kata pelatih Inter, Leonardo seperti dilansir dari Football Italia.

Leonardo sadar, untuk mendapatkan tiga angka di setiap pertandingan tidaklah mudah. Untuk itu, Inter tidak ingin jumawa atas kemenangan melawan Roma.

Kemenangan atas Roma juga menimbulkan pekerjaan tersendiri bagi pelatih asal Brasil tersebut. Meski menang, Inter dalam laga itu banyak kebobolan.

Namun, Leonardo sendiri rupanya tidak memikirkan banyaknya gol dalam laga itu. Menurut dia, yang penting Inter bisa menang dan terus melaju ke puncak klasemen.

"Saya tidak bisa membicarakan hal-hal yang buruk saat saya senang dengan kemenangan ini. Yang lebih penting adalah terus berjalan dan menjaga antusiasme ini," ujarnya.

Cesar: Milan Mulai Khawatir

Beritabola.com Milan - Inter Milan terus merapatkan jarak ke puncak klasemen. Menyusul kemenangan 5-3 atas AS Roma, Julio Cesar yakin kalau performa timnya sudah membuat AC Milan khawatir saat ini.

Lewat laga sengit dengan total lahir delapan gol, Inter meraih kemenangan 5-3 saat menjamu AS Roma. Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun didapat Zavier Zanetti cs, yang membuat mereka kini duduk di posisi tiga klasemen sementara dengan poin 44.

Di sisi lain, langkah Milan (49 poin) di puncak klasemen semakin tersendat. Malam tadi untuk kali kedua secara beruntun Rossoneri dipaksa bermain imbang saat melawat ke Genoa. Total dalam enam laga terakhir Christian Abbiati dkk cuma dua kali menang dan empat kali imbang.

Bukan cuma Napoli yang kini membayangi Diavolo Rosso karena Nerazzurri juga jadi ancaman nyata. Dengan masih punya satu pertandingan sisa, selisih poin Inter dengan Milan yang kini lima angka bisa dipangkas menjadi hanya dua poin saja.

"Saya sangat gembira dengan hasil pertandingan hari ini. Penting buat kami untuk menang dan mengirim pesan pada tim lain. Sekarang kami telah kembali ke perebutan gelar juara," seru Julio Cesar usai pertandingan.

Terkait kompetisi dengan Milan, kiper nomor satu Brasil itu yakin kalau anak didik Massimilliano Allegri kini berada dalam tekanan. Milan disebutnya dalam kondisi khawatir tersusul Inter.

"Apakah AC Milan mulai khawatir pada kami sekarang? Saya tidak tahu. Anda harus menanyakan langsung. Mereka punya tim juara. Meski begitu saya yakin mereka mulai khawatir."

"Saya pernah berada dalam posisi ini sebelumnya. Berada di posisi teratas dan kehilangan poin sementara tim lain terus mendekat, itu bukan perasaan yang menyenangkan," tuntas Cesar di situs resmi klubnya.

Seru, Inter Hantam Roma 5-3

Beritabola.com Milan - Delapan gol tercipta saat Inter Milan menjamu AS Roma dalam lanjutan Liga Italia. Lewat laga bertempo tinggi dan keluarnya satu kartu merah, Nerazzurri memetik kemenangan dengan skor 5-3.

Di Giuseppe Meazza, Senin (7/2/2011) dinihari WIB, Inter mendapat perlawanan sengit dari Roma. Lima gol yang dibuat kubu tuan rumah datang dari Wesley Sneijder (menit 3), Samuel Eto'o ('35 dan '63), Thiago Motta (74) dan Esteban Cambiasso (90).

Sementara trigol Il Lupi tercipta dari Fabio Cimplicio (13), Mirco Vucinic (75) dan Simone Loria (81). Roma harus bermain dengan 10 orang setelah Nicola Burdisso diusir wasit pada menit 62, namun dalam kondisi kekurangan pemain mereka malah mampu melesakkan dua gol.

Tambahan tiga poin dari kemenangan ini membuat Inter kini naik satu anak tangga ke posisi tiga dengan poin 44, tertinggal lima poin dari AC Milan di posisi teratas. Anak didik Leonardo masih bisa merapatkan lagi jaraknya karena punya satu pertandingan sisa.

Jalannya Pertandingan

Inter tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan atas Roma karena baru tiga menit laga berjalan Sneijder berhasil menjebol gawang Julio Sergio. Mendapat sodoran bola dari Douglas Maicon, gelandang Belanda itu melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kiri atas gawang.

Roma yang tak terkalahkan sejak 9 Januari lalu tak tinggal diam karena mereka mampu membalas di menit 13. Umpan panjang Mirco Vucinic berhasil diterima oleh Marco Casetti yang langsung mengopernya ke ara tiang jauh, di mana Fabio Simplicio mampu mendorongnya ke dalam gawang sambil menjatuhkan diri.

Dua menit berselang Roma nyaris berbalik unggul, namun kegemilangan kiper Julio Cesar menghindarkan gawang tuan rumah dari kebobolan. Cesar membuat dua penyelamatan beruntun saat dia menghadang upaya Jeremy Manez dan Marco Boriello.

Inter akhirnya kembali dalam posisi memimpin di menit 34 lewat Samuel Eto'o. Menusuk di sisi kanan, Eto'o kemudian melepaskan tembakan yang gagal dihalau Julio Sergio. Inter unggul 2-1.

Striker asal Kamerun itu nyaris mencetak gol keduanya semenit berselang. Melakukan kerjasama dengan Maicon, sepakan Eto'o ke arah gawang terhalang Daniele De Rossi. Babak pertama berakhir dengan keunggulan tuan rumah 2-1.

Sengitnya pertandingan masih terjadi di babak kedua. Sepuluh menit pertandingan berjalan Giampaolo Pazzini menambah keunggulan Inter menjadi 3-1, meski kemudian gol tersebut dibatalkan karena asisten wasit mengangkat bendera tanda terjadi offside.

Inter benar-benar mengubah kedudukan menjadi 3-1 di menit 63 melalui eksekusi penalti Eto'o. Wasit menunjuk titik putih setelah Burdisso, yang menjadi pemain terakhir Roma, melanggar Pazzini. Dari momen tersebut Roma harus bermain dengan 10 orang karena Burdisso dikartu merah.

Memasuki menit 71 Inter mampu memperlebar keunggulan. Umpan silang Sneijder yang dipantulkan Eto'o berhasil dilesakkan ke dalam gawang oleh Motta.

Tertinggal dua gol dan hanya bermain dengan 10 orang ternyata tak membuat Roma menyerah. Mereka bahkan mampu mencetak dua gol tambahan yang membuat skor berubah menjadi 4-3.

Gol kedua Roma datang dari Vucinic yang meneruskan umpan tendangan bebas De Rossi di menit 75. Sementar gol berikutnya diciptakan oleh Loria setelah dia menyambar bola mental hasil tandukan Juan yang membentur tiang gawang.

Skor 4-3 membuat laga kembali berjalan menegangkan buat Interisti. Namun tiga poin akhirnya bisa diamankan Zavier Zanetti cs karena mereka bisa mencetak satu gol tambahan yang mengubah skor menjadi 5-3.

Gol penutup tersebut dibuat Cambiasso pada menit 89 memanfaatkan kerja keras Eto'o.

Susunan Pemain

Inter: Julio Cesar; Maicon, Ranocchia, Cordoba, Zanetti; Kharja, Thiago Motta, Cambiasso; Sneijder (Nagatomo 75); Pazzini (Milito 70), Eto'o

Roma: Julio Sergio; Cassetti, N Burdisso, Juan, Riise; Perrotta (Taddei 67), De Rossi, Simplicio (Greco 70), Menez (Loria 64); Borriello, Vucinic (dtc/din)

FIFA Izinkan Motta Berkostum Italia

FIFA kabarnya telah memberi izin kepada gelandang Inter Milan Thiago Motta untuk memperkuat timnas Italia. FIFA memutuskan Motta dapat mengenakan kostum Azzurri meski pernah memperkuat timnas Brasil.

Ya, Motta sangat berambisi memperkuat timnas Italia, negara asal kakeknya. Harapan itu disampaikan langsung Motta kepada pelatih Italia Cesare Prandelli. Laga persahabatan kontra Jerman, pekan depan, menjadi target debut Motta bersama Italia.

Namun keinginan Motta ini sempat terganjal dengan kenyataan bahwa ia pernah memperkuat timnas U-23 Brasil di ajang Gold Cup 2003. Saat itu, Motta bersama beberapa pemain Brasil macam Kaka, Diego dan Robinho memperkuat tim Samba sebagai negara undangan.

Sebelumnya, Presiden FIGC Giancarlo Abete juga telah mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk dapat menyertakan Motta dalam laga persahabatan kontra Jerman. FIGC menganggap ajang Gold Cup bukan ajang resmi dan Motta hanya memperkuat U-23.

Menurut Football Italia, FIFA kabarnya berkenan memutihkan catatan Motta yang tercatat dua kali pernah memperkuat Brasil di ajang Gold Cup 2003 silam.

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger