Beritabola.com Turin - Juventus boleh dalam lima tahun selalu di bawah bayang-bayang musuh abadinya Inter Milan. Namun jika setiap keduanya bertemu, laga tersebut akan selalu bermakna khusus dan menyajikan pertarungan yang ketat dan penuh emosi.Kasus Calciopoli pada tahun 2006 telah menenggelamkan Juve ke Seri B dan membuat mereka kehilangan dominasinya di Seri A. Sebaliknya Inter kemudian bangkit dan merajai sepakbola Italia dalam sampai saat ini termasuk merebut titel Liga Champions.
Hal ini kemudian yang bikin Juve selalu "panas" dan merasa diperlakukan tidak adil dalam kasus Calciopoli. Maka sejak promosi ke Seri A tahun 2008, laga kedua tim selalu berjalan lebih menarik dari yang sudah-sudah.
Dari tujuh pertemuan yang sudah berlangsung, kedua tim memang berbagi masing-masing dua kemenangan. Sisanya laga berakhir imbang. Pertemuan pertama musim ini berakhir 0-0 di Giuseppe Meazza.
Untuk itulah raihan tiga poin sangat penting bagi kedua tim mengingat Juve maupun Inter punya misi masing-masing. Juve sedang menatap Zona Eropa dan Inter mengejar AC Milan di puncak klasemen.
Siapa pemenangnya? Jika Giorgio Chiellini boleh berharap timnya lah yang akan keluar dengan tersenyum dari laga itu. Sebab mereka tengah dalam kepercayaan diri tinggi pasca kemenangan 3-1 atas Cagliari dan laga Senin (14/2) dinihari WIB besok pun dihelat di Olimpicu Turin.
"Tidak ada yang perlu disembunyikan lagi. Laga melawan Inter adalah laga di dalam laga. Ini adalah laga spesial bagi kami, klub dan fans. Juga untuk posisi di klasemen," sahut Chiellini di Football Italia.
"Ini adalah laga yang melibatkan banyak emosi. Tapi pada akhirnya tiga poin lah yang jadi incaran, terkait sensasi berbeda yang didapat. Kami yakin bahwa kami sedang dalam performa yang baik dan kami ingin menang," tegasnya. (dtc/mrp)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !