Headlines News :

Agen Tak Menampik Kaka Mungkin Pindah

Written By Japrax on Rabu, 29 Desember 2010 | 14.42

Gaetano Paolillo yang bertindak sebagai agen Kaka di Italia tak berani menutup pintu kemungkinan untuk playmaker milik Real Madrid itu pindah ke Inter Milan.

Meskipun demikian, sang agen menegaskan prioritas mantan punggawa AC Milan itu saat ini adalah membuktikan kapasitasnya di Santiago Bernabeu.

"Sulit mengatakan apakah pindah ke Inter akan menjadi masalah bagi Kak. Dia adalah seorang pria dengan nilai-nilai dan moralitas luar biasa. Sekarang dia berencana kembali ke performa terbaik di Real," kata Paolillo seperti dilansir Tribalfootball.
"Saat di AC Milan, dia mengatakan Milan ada di hatinya karena dia merasa demikian ketika itu..., tapi kita tidak tahu tentang masa depan."

"Saya tak berpikir ada koneksi antara Leonardo dan Ricardo, tapi saya bisa mengatakan bahwa terdapat respek di antara keduanya, dan jika Kaka menganggap Leonardo sebagai temannya, itu karena dia sopan dan memberikan respons kepada semua orang."

"Kaka mengira akan menghabiskan sepanjang kariernya di Milan, tapi kemudian dia pergi ke Real, jadi tak ada kepastian tentang masa depan."

goal.com

‘Kaka ke Chelsea, bukan Inter’

Ketimbang Inter Milan, Chelsea lebih berpeluang mendapatkan gelandang Real Madrid, Ricardo Kaka. Demikian disampaikan agen asal Italia, Ernesto Bronzetti, yang mengaku dekat dan sangat mengenal Presiden Madrid, Florentino Perez.

“Saya adalah satu-satunya orang Italia yang mengenal Florentino Perez dengan sangat baik. Kami sudah berteman selama sepuluh tahun. Saya bicara dengannya beberapa hari lalu,” ujar Bronzetti.

“Florentino sedikit keras kepada dan ia tak akan mau kalah taruhan dalam soal Kaka, sama seperti halnya bek Maicon dan penyerang Diego Milito tak akan meninggalkan Inter untuk Madrid,”

“Inter memiliki pesaing kuat (dalam mendapatkan Kaka), yaitu Chelsea. Jika Kaka akhirnya dilepas akhir musim nanti, ia berpeluang 90 persen bergabung dengan Chelsea, bukan ke Inter,” paparnya

via Kompas

Inter Ingin Pastikan Terlebih Dahulu Kondisi Kaka

Inter Milan kabarnya ingin memastikan seratus persen terlebih dahulu kondisi gelandang asal Brasil Kaka sebelum mereka melakukan pendekatan kepada pihak Real Madrid untuk memulai proses negosiasi.

Kaka memang diisukan akan bergabung ke Giuseppe Meazza pada bursa transfer musim panas tahun depan. Namun, usaha itu tidak akan buru-buru dilakukan.

Pihak Nerazzurri kabarnya sudah mengirim tim untuk memantau perkembangan Kaka saat ini. Tim tersebut akan menyaksikan sang bintang yang mulai berlaga setelah kembali dari cedera panjang, saat Los Blancos melawan Getafe (3/1) dalam lanjutan Primera Liga Spanyol dan juga Levante (6/1) di ajang Copa del Rey.

Pantauan itu dilakukan agar pihak Inter bisa memastikan apakah Kaka benar-benar dalam kondisi fit dan bisa kembali tampil dalam form yang sebenarnya.

Usaha Inter mendatangkan Kaka memang sempat mendapat ancaman dari klub lain. Seperti dinyatakan seorang agen ternama, Ernesto Bronzetti, Kaka kemungkinan besar tidak akan bergabung ke Inter, tapi justru pindah ke Chelsea pada bursa transfer musim dingin Januari nanti.

Meski demikian, kubu Inter tidak mau terganggu dengan pernyataan agen yang memang terkenal dekat dengan pihak Madrid itu. Seiring kedatangan Leonardo sebagai pelatih baru Inter, mereka yakin akan mampu memboyong Kaka ke Italia.
goal.com

Agen: Lazio Tak Minati Mariga

Lazio tak memiliki niat untuk mendatangkan MacDonald Mariga di transfer window II. Ini ditegaskan oleh Federico Pastorello, agen gelandang Inter Milan itu.

Pastorello mengaku ia memang sempat berbicara dengan presiden Gli Aquilottii, Claudio Lotito, dan direktur olahraga Igli Tare, tapi pembicaraan itu sama sekali tak menyinggung soal transfer Mariga.

"Saya sama sekali tak tahu ada ketertarikan dari Lazio, itu saya baca di media" kata Pastorello kepada Radio Sei.

"Saya tak merasa di sana tempat yang cocok untuk gaya main Mariga karena banyak klub telah menanyakan tentangnya, tapi Inter selalu menolak tawaran-tawaran tersebut. Lagipula pelatih baru [Leonardo] telah tiba dan dia bisa menjadi faktor penting dalam skuad tim."

"Dengan Lotito dan Tare, saya membicarakan banyak hal, tap[i tidak tentang Mariga. Kami mendiskusikan masalah tentang bursa transfer, tapi saya tak bisa memberitahu isi pembicaraan yang dilakukan lewat telepon itu."

"Tujuan Lazio adalah mengembangkan skuad mereka, meski mungkin itu sulit. Tapi mereka tampil sangat baik," tutupnya.

goal

Duo Milan Rebutan Gelandang Chievo

Menurut La Gazzetta Dello Sport, dua klub asal kota Milan "berperang" memperebutkan tanda tangan gelandang Chievo, Kevin Constant.

Milan tertarik mendapatkan pemain 23 tahun yang menjulang setelah direkrut Chievo dari Chateauroux musim ini, tapi mereka tidak sendiri karena Inter juga sudah pasang ancang-ancang.

Banderol Constant diperkirakan berkisar antara €4-5 juta. Jika dilihat dari perkembangan situasi, Inter unggul selangkah karena bersiap mengajukan penawaran kepemilikan bersama. Ada kemungkinan Genoa juga terlibat dalam penawaran tersebut.

Pelatih baru Inter, Leonardo, berada di balik langkah tersebut karena sudah lama mengagumi kemampuan Constant. Namun, untuk bergerak Inter harus menunggu sampai setelah Tahun Baru karena direktur olahraga Chievo, Giovanni Sartori, sedang melancong ke luar negeri.

"Dia 99 persen takkan pindah dari Chievo," tukas Sartori melalui telepon.

"Memang ada sejumlah penawaran. Satu-satunya solusi adalah mereka membelinya Januari nanti dan membiarkannya kami pinjam sampai Juni."
goal

Inter Tantang United Dapatkan Sanchez

Alexis Sanchez sebelumya menjadi incaran utama Manchester United. Winger bertalenta milik Udinese ini dilaporkan akan diboyong kubu Setan Merah pada Januari mendatang.

Namun belakangan, Inter turut memanaskan perburuan Sanchez. Mereka sudah menyiapkan taktik khusus demi melampaui United.

Kubu Nerazzurii sedang menyusun proposal tawaran senilai €15 juta. Tak hanya itu, dalam penawaran tersebut, disisipkan nama Jonathan Biabiany demi memuluskan rencana ini.

Mendengar Inter yang juga berminat, Sir Alex Ferguson dipastikan tidak tinggal diam dan segera bergerak cepat melayangkan tawaran konkret.

Pemain asal Cili ini sudah lama menjadi incaran Fergie dan berniat menjadikannya sebagai pemain jangka panjang.

Akan tetapi media di Italia percaya, Udinese akan lebih timpang ke Inter. Pasalnya, dengan adanya Biabiany dalam kesepakatan, maka klub papan tengah Serie A Italia itu diyakini bersedia melepas Sanchez.

Capello Doakan Leonardo Sukses

Banyak suara sumbang dari kubu AC Milan muncul setelah Leonardo Nascimento de Araujo menerima pinangan sebagai pelatih Inter Milan.

Sejumlah figur yang pernah dan masih memiliki hubungan dengan Milan menyayangkan keputusan eks pemain dan juru taktik Tim Merah-Hitam itu menyeberang ke Il Biscione, yang notabene musuh sekota Milan. Tak sedikit pula yang mencap Leonardo sebagai pengkhianat.

Namun tak demikian dengan Fabio Capello. Eks pelatih Il Diavolo yang kini menangani timnas Inggris itu menghargai keputusan Leonardo, dan mendoakan yang terbaik baginya di Inter.

"Semua orang dalam hidup mereka harus membuat keputusan, dan Leonardo telah membuat keputusan ini," ujarnya seperti dikutip Sky.

"Banyak orang mungkin menentangnya, tapi saya mendoakan yang terbaik untuknya karena saya memiliki hubungan yang baik dengannya, dan dia adalah sosok yang pintar."

goal

Inter Serius Ingin Datangkan Kaka

Inter Milan disebut Il Corriere dello Sport serius menjajaki kemungkinan mendatangkan gelandang Real Madrid, Ricardo Kaka. Menurut mereka, Inter akan mengamati performa Kaka di sejumlah pertandingan, sebelum mengajukan proposal.

Kaka sama sekali belum bermain musim ini akibat cedera pangkal paha. Menurut media-media Spanyol, cedera itu sudah sembuh, tetapi Kaka baru akan dimainkan pada pekan pertama Januari 2011, yaitu melawan Getafe di Liga BBVA dan Levante di Copa Del Rey.

Menurut Il Corriere dello Sport, Inter akan mengirim delegasi untuk menyaksikan Kaka pada kedua pertandingan itu. Evaluasi performa Kaka pada laga itu akan menjadi pertimbangan Inter sebelum mengajukan proposal penawaran.

Mancini Yakin, Leonardo akan Menuai Sukses di Inter

Manajer Manchester City, Roberto Mancini, mengaku terkejut dengan pendeknya usia kerja Rafael Benitez di Inter Milan. Meski begitu ia mengaku menilai positif keputusan Inter mengangkat Leonardo sebagai pengganti.

Benitez melatih Inter akhir musim lalu. Belum lama ini ia membawa Inter menjuarai Piala Dunia Antarklub. Usai itu, ia meminta Inter membeli sejumlah pemain baru pada jendela transfer kedua, Januari mendatang.

Benitez mengatakan, jika tak dipenuhi, ia akan meminta agennya untuk mengevaluasi kontrak kerja sama dengan Inter.

Menurut media-media Italia, hal itu membuat Presiden Inter, Massimo Moratti kesal dan memutuskan mengakhiri kerja sama.

Inter kemudian memilih Leonardo sebagai pengganti. Dibanding Benitez, Leonardo kalah dalam soal pengalaman, karena karier kepelatihannya hanyalah menangani Milan pada musim 2009-2010.

Meski begitu, Mancini menilai, Leonardo sangat mengenal sepak bola dan Serie-A karena pernah berkarier sebagai pemain dan menjabat direktur Milan, sebelum akhirnya diangkat sebagai pelatih di sana.

“Awalnya, saya pikir (pemecatan Benitez) hanya rumor. Apa yang bisa saya katakan? Tak ada lagi dari sepak bola yang membuat saya terkejut,” ujar Mancini.

“Leonardo adalah orang yang luar biasa. Ia mengenal sepak bola dan ia akan baik-baik saja di klub besar seperti Inter. Inter adalah klub istimewa. Namun, yang terpenting adalah menang,” tambahnya.
bolapagi.com

Mourinho: Inter Yang Terbaik, Bukan Barca!

Written By Japrax on Selasa, 28 Desember 2010 | 14.09

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho tak sepakat jika menyebut Barcelona sebagai tim terbaik di dunia. Ia justru menyebut mantan klubnya, Inter Milan, sebagai tim yang lebih baik untuk menyandang predikat bergengsi tersebut.

Mourinho tercatat pernah memberikan treble gelar kepada Beneamata pada musim lalu sebelum ia resmi menangani los Merengues. Namun pada bulan lalu, Mourinho sempat dibungkam saat los Blancos dipaksa menyerah 5-0 oleh pasukan Blaugrana dalam laga el Clasico di Camp Nou.

Meski sudah pernah kalah, namun Mourinho tetap yakin tim asuhan Pep Guardiola tersebut masih belum pantas menyandang predikat sebagai tim terbaik dunia.

"Tidak, tim terbaik adalah Inter yang telah berhasil memenangkan Liga Champions dan juga menjuarai Piala Antarklub Dunia," kata Mourinho dalam wawancaranya kepada Record.

Sementara itu berkaitan dengan Madrid, Mourinho kembali menyampaikan keinginannya untuk mendatangkan lagi seorang striker pada Januari mendatang.

"Kami masih butuh [seorang striker] yang secara kuantitatif bisa berbicara. Saya suka [Gonzalo] Higuain dan [Karim] Benzema. Mereka itu punya caranya sendiri-sendiri."

"Dengan adanya tambahan itu maka akan membuat saya memiliki lebih banyak pilihan di depan. Yang pasti ketika satu saya mainkan, saya masih ada dua lagi di bangku cadangan."

"Lalu ketika saya mainkan keduanya, saya juga masih menyimpan satu lagi yang siap untuk bermain," ujarnya.

goal

Mahar Nerazzurri untuk Sanchez


Liputan6.com, Milan: Rencananya Leonardo Araujo bakal tiba di Appiano Gentile, kamp latihan Inter Milan pada 29 Desember mendatang untuk memulai tugas barunya menangani Wesley Sneijder dkk menggantikan Rafael Benitez. Pada Jumat (24/12) lalu, Nerazzurri secara resmi memberi konfirmasi pengangkatan mantan pelatih AC Milan asal Brasil itu yang diikat kontrak sampai 30 Juni 2012.

Langkah pertama yang akan dilakukan Leonardo adalah memperbaiki lini pertahanan menyusul cedera panjang yang mendera bek tangguh asal Argentina Walter Samuel. Defender Genoa, Andrea Rannochia, digadang-gadang bakal jadi kandidat pengganti Samuel. Kebetulan, 50 persen dari hak kepemilikan Rannochia dipunyai Inter.

Tak hanya itu, Leonardo pun akan meminta bantuan Presiden Klub Massimo Moratti untuk meluluskan permintaanya di bursa Januari yaitu mendekati bintang muda Udinese Alexis Sanchez. Winger mungil Timnas Cile berusia 22 tahun itu tampil gemilang bersama La Roja di pergelaran PD 2010 lalu.

Guna membujuk Zebrette, julukan Udinese, Inter telah menyiapkan paket khusus sebagai mahar untuk melamar Sanchez, yaitu berupa dana segar sebesar 15 juta euro atau sekitar Rp 180 miliar plus pemain sayap muda alumnus akademi Inter asal Prancis, Jonathan Ludovic Biabiany.

Udinese sendiri diyakini menyematkan bandrol sebesar 25 juta euro kepada Sanchez. Walhasil, keberhasilan Leonardo memboyong Sanchez ke San Siro sangat tergantung kepada upaya negosiasi yang dilakukan Nerazzurri.

Demi Sanchez, Inter Siap Lepas Biabiany

Pelatih baru Inter Milan, Leonardo kembali melakukan gerilya dalam berburu pemain baru di bursa transfer Januari nanti. Kali ini, nama pemain sayap lincah Udinese, Alexis Sanchez masuk ke dalam radar I Nerazzurri.

Upaya mendatangkan Sanchez rupanya tidak main-main dilalukan Leonardo. Bahkan mantan pelatih AC Milan tersebut siap melakukan tukar tambah kepada Udinese.

La Beneamata siap memberikan tawaran 15 juta euro atau sekitar Rp178,06 miliar plus Jonathan Biabiany. Sebuah tawaran yang dinilai kubu Inter cukup laik.

Pasalnya, Biabiany juga merupakan aset berharga milik La Beneamata. Gaya bermain kedua pemain ini juga tidak jauh berbeda. Sama-sama mengandalkan kecepatan yang dimiliki untuk mengelabui lawannya.

Namun, upaya memboyong Sanchez dipastikan tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Hal tersebut karena, Sanchez juga sedang dipantau beberapa klub besar dan kaya di Eropa, misalnya Manchester United, Chelsea, dan Real Madrid.

duniasoccer

Hodgson Tertarik Datangkan Santon

Sektor bek sayap masih menjadi perhatian utama Roy Hodgson. Ia mengincar sejumlah pemain untuk mengisi pos tersebut.

IMScouting memberitakan kalau Liverpool sebenarnya sudah melayangkan tawaran sebesar €10 juta pada pihak Inter untuk memboyong Santon yang bisa dimainkan sebagai bek maupun gelandang sayap kanan.

Pemain berusia 19 tahun itu juga punya fisik yang kuat dan diyakini bisa cepat beradaptasi dengan atmosfer sepakbola Inggris yang sangat mengandalkan kecepatan dan kekuatan.

Meskipun sudah mendapat penolakan, Hodgson tidak menyerah. Kabarnya, ia akan menyertakan Babel dan Kuyt dalam usahanya mendatangkan Santon.

Bukan hanya The Reds, sejumlah klub lainnya seperti Arsenal, Chelsea dan Spurs juga tertarik pada pemain muda asal Italia itu. Santon sendiri terikat kontrak dengan Inter sampai 2014.

goal

Ranocchia Jadi Pembelian Pertama Leonardo

Bola.net - Bek Genoa, Andrea Ranocchia sudah meninggalkan klubnya untuk bergabung bersama Inter hari ini, demikian dijelaskan sendiri oleh ayahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Presiden Genoa, Enrico Preziosi mengatakan bahwa kedua klub itu sudah mendekati kata sepakat dari negosiasi mereka selama ini, meski ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai kepindahan pemain belakang tim nasional Italia U-23 itu.

"Dapat saya konfirmasikan bahwa Andrea meninggalkan kamp Genoa sore ini (Senin, waktu setempat)," kata sang ayah, Marco Ranocchia kepada Tuttomercatoweb.

"Kini ia sudah mengemasi tasnya. Andrea sendiri berat untuk mempercayainya."

Sang ayah menjelaskan, "Saya sendiri tidak berpikir ia akan tenggelam jika ia bermain untuk klub besar seperti Inter."

"Ia sendiri tidak takut karena berbekal karakter kuat yang dimilikinya, akan tetapi ia sangat berantusias dengan pengalaman baru ini," jelas Marco.

"Saya membayangkan momen penuh emosional saat ia mengenakan kostum Nerazzurri untuk pertama kalinya," tambahnya.

Jika memang Andrea resmi pindah ke Giussepe Meazza, maka ia adalah pembelian pertama Inter di bawah kepelatihan Leonardo, dan dapat dipastikan ia akan ikut menjalani latihan perdana Il Bianamata di bawah asuhan pelatih asal Brasil tersebut.

Mourinho Minta Fans Dukung Leonardo

Beritabola.com Milan - Kehadiran Leonardo di Inter Milan mendapat dukungan dari Jose Mourinho. Ia pun mengajak suporter Inter untuk mendukung pelatih baru Nerazzurri tersebut.

Leonardo resmi dipilih Inter sebagai suksesor Rafa Benitez. Pria asal Brasil tersebut diikat dengan kontrak selama satu setengah tahun.

Penunjukan Leonardo mendapat dukungan dari mantan pelatih La Beneamata, Jose Mourinho. Menurut Mourinho, Leo adalah sosok yang pantas menduduki posisi tersebut. Ia pun berharap fans Inter mendukungnya.

"Leonardo hebat. Saya minta fans Inter menyambut dan mendukungnya seperti yang mereka lakukan kepada saya dulu," tukas Mourinho kepada La Gazzetta dello Sport.

"Di musim lalu Leo membuktikan diri sebagai pelatih yang benar-benar potensial. Dia adalah profesional yang hebat dan tak perlu dilabeli sebagai seorang Milanisti. Dia berdedikasi bertahun-tahun untuk Milan dan sekarang akan melakukan hal yang sama untuk Inter dengan semangat yang sama," sambungnya.

Pria Portugal yang kini menangani Real Madrid itu pun berharap Inter bisa bangkit di bawah asuhan Leonardo.

"Saya benar-benar berharap dia akan sukses. Jadi tolong dukung dia," pungkasnya.

Van Basten: Leonardo Telah Berkhianat

Bola.net - Mantan rekan Leonardo, serta legenda hidup dari AC Milan, Marco Van Basten, mengaku kecewa atas langkah yang diambil Leo menyeberang ke Inter, ia pun mencap sang rekan sebagai sang pengkhianat.

Pada malam Natal kemarin Leonardo resmi diangkat Inter Milan sebagai pelatih baru mereka menggantikan, Rafael Benitez yang dibebastugaskan di Giuseppe Meazza.

Namun, Van Basten, yang merupakan salah satu pemain depan Milan paling produktif sepanjang masa, tidak senang dengan keputusan Leonardo yang menerima pekerjaan Inter setelah musim lalu bertugas sebagai manajer AC Milan.

"Saya tidak punya masalah apapun dengan Inter, tapi saya merasa itu hal yang tidak benar, jika ada anggota keluarga dari Rossoneri harus pergi ke Inter," kata Van Basten kepada Sky dalam sebuah wawancara. "Ini akan terasa seperti pengkhianatan.

"Leonardo meninggalkan Milan pada kondisi buruk, tapi tidak begitu dengan saya."

Legenda timnas Belanda itu juga mencurahkan pujian pada kinerja Milan saat ini dan secara khusus memberikan sanjungan kepada Zlatan Ibrahimovic.

"Skuad yang baru ini penuh dengan pemain-pemain berkualitas. Tapi saya pikir mereka sudah tidak perlu memperbaikinya jika ingin menang di Italia dan Eropa,"katanya.

"Saya yakin Ibrahimovic akan melakukannya dengan baik, karena telah melakukan hal ini di Inter dan Juventus. Bahkan di Spanyol, ia melakukannya dengan baik,"

"Meski Barcelona memainkan gaya yang berbeda dari sepak bola miliknya sekali pun, dia hanya punya masalah dengan pelatih, itu saka"pungkasnya.

Milan saat ini duduk di puncak klasemen sementara Serie A dengan 36 poin. Menjadi Capione D'Inverno alias juara paruh musim, yang biasanya akan selalu bertahan hingga musim berakhir dalam tradisi beberapa tahun terakhir.

Kaka Tolak Tawaran Reuni Leonardo

Bola.net - Kaka baru saja merilis komentar bahwa ia menolak ajakan Leonardo untuk bereuni dengannya di Inter, meski begitu upaya kabarnya belum surut.

Pada malam Natal kemarin Leonardo resmi diangkat Inter sebagai pelatih baru mereka menggantikan, Rafael Benitez yang dibebastugaskan di Giuseppe Meazza.

Maka dari itu isu keinginannya merekrut Kaka untuk mau join bersamanya, kembali merebak. "Saya percaya datangnya Leonardo akan semakin membuat peluang Kaka ke Inter kian terbuka," ucap salah satu pengamat transfer sekaligus agen pemain Antonio Caliendo.

"Dia bisa melakukannya dengan sangat baik dan sudah membuktikan karakter yang besar di bangku pelatih Milan. Namun, saya pikir sangat sulit bagi kita melihat pertukaran antara Kaka dan Douglas Maicon di pertengahan musim. "

Cerita ini telah beredar selama beberapa hari yang lalu, terutama karena Leonardo adalah pencari bakat yang bertanggung jawab untuk membawa Kaka ke Milan untuk pertama kalinya di masa lalu.

Namun, pemain yang kini telah berumur 28 tahun itu merilis pernyataan di situs resmi Real Madrid. "Rumor kepindahan saya ke Inter hanya ada di dunia sepak bola fantasi. Saya senang di sini dan saya bahkan tidak mempertimbangkan keberangkatan ke mana pun. "

Leonardo secara resmi akan memulai latihan dengan skuad barunya pada tanggal 29 Desember mendatang, dengan pelatih baru Nerazzurri siap menyambut tahun baru dengan harapan serta semangat baru pastinya.

Marchisio: Saya Tak Akan Pernah Kenakan Seragam Inter

Gelandang Juventus Claudio Marchisio menegaskan dirinya tak akan pernah terpikir untuk pindah ke Inter Milan.

Penegasan ini disampaikan di tengah munculnya rumor yang menyebut pemain berusia 24 tahun ini telah mendapatkan tawaran yang lebih baik dari Inter.

"Inter? Saya ini seperti [Pavel] Nedved, yang tak akan pernah bisa melihat diri saya sendiri mengenakan seragam Nerazzurri," kata Marchisio kepada Il Giorno.

"Saya tahu sudah ada beberapa kali kontak dan saya tersanjung sebuah tim yang telah memenangkan segalanya telah menanyakan soal saya."

"Tapi sekarang ini yang saya pikirkan hanyalah Juve dan saya berharap bisa memperbarui [kontrak saya] secepatnya. Saya ingin bertahan di Turin untuk selamanya."

goal

Van Basten: Leonardo Pengkhianat!

MILAN – Tak sedikit yang mempertanyakan keputusan Leonardo Araujo menerima pinangan Inter Milan. Mantan attacante Rossoneri pun ikut angkat bicara.

Marco van Basten tak habis pikir mengapa Leonardo bisa hijrah ke Nerazzurri. Maklum, Leonardo merupakan salah satu anggota keluar besar Milan.

Van Basten menilai kontra kerja sama Leonardo bersama Inter baru-baru ini adalah sebuah pengkhianatan kepada Milan.

“Saya tak punya alasan melawan Inter, tapi saya rasa tak bisa dibenarkan berangkat dari keluarga Milan lalu kemudian ke Nerazzurri,” cetus Van Basten.

“Itu seperti sebuah pengkhianatan. Leonardo meninggalkan Milan dalam kondisi buruk, tapi saya tidak,” lanjut pemain asal Belanda, seperti dilansir Goal, Selasa (28/12/2010).

Leonardo pernah berkarier sebagai gelandang serang Il Diavolo pada dua periode, yakni 1997-2001 lalu kembali lagi pada 2002-2003. Setelah gantung sepatu, pemain yang pernah membela Sao Paolo ini terpilih sebagai arsitek Milan pada 2009-2010 menggantikan posisi Carlo Ancelotti yang hijrah ke Chelsea.

okezone

Maldini Bisa Ikuti Leonardo ke Inter

Usai penunjukkan Leonardo sebagai pelatih baru Inter Milan, kubu AC Milan sepertinya bakal kembali mendapat kejutan. Kabarnya, eks kapten I Rossoneri, Paolo Maldini kemungkinan akan bergabung dengan Leo di skuad I Nerazzurri.

Inter Milan tengah memulai era baru pada musim dingin ini. Setelah pemecatan Rafael Benitez, Leonardo beserta staff baru pun diboyong ke Giuseppe Meazza.

Tak hanya sampai di situ, La Gazzetta dello Sport melaporkan Leo dapat membawa Maldini ikut menyeberang ke rival sekota I Rossoneri itu.

Jelas kabar ini cukup mengejtkan bagi para Milanisti. Betapa tidak, saking besarnya jasa Maldini kepada AC Milan, jersey nomor 3 juga ikut dipensiunkan. Ini sebagai penghargaan terhadap sang legenda yang hanya bermain bagi I Rossoneri sepanjang karier profesionalnya.

duniasoccer

Cesar Antusias Menyambut Leonardo

Tepat di malam natal lalu, Inter Milan telah menetapkan Leonardo sebagai pengganti Rafael Benitez. Penunjukkan itupun disambut antusias oleh kiper Julio Cesar. Menurutnya, Leonardo adalah orang yang tepat buat Inter.

"Dia akan menjadi pelatih yang baik. Dia orang yang tepat untuk Inter dan dia juga teman saya. Penting bahwa dia telah mengenal baik sepakbola Italia. Aku pikir ini akan berhasil," kata Cesar kepada Football Italia.

Leonardo sebelumnya telah menghabiskan 13 tahun bersama AC Milan sebagai pemain, pencari bakat, direktur, dan pelatih sebelum secara mengejutkan menyeberang ke I Nerazzurri.

Beban yang dipikul Leonardo sendiri cukup berat. Dia harus mempertahankan gelar yang sebelumnya berhasil didapatkan Inter, yaitu Liga Champion, Scudetto, Coppa Italia, Italian Super Cup, dan Piala Dunia Antar Klub.

Paham Italia, Leonardo Pilihan Tepat untuk Inter

Beritabola.com Milan - Usai meraih treble winners, Inter Milan justru tampil loyo di bawah asuhan Rafael Benitez. Kedatangan Leonardo, yang paham benar kondisi sepakbola Italia, dinilai tepat oleh Julio Cesar.

Tepat di malam Natal lalu, Inter resmi mengontrak Leonardo sebagai pelatih baru Inter. Pria asal Brasil itu ditunjuk menggantikan Rafael Benitez, yang diberhentikan sehari sebelumnya.

Kedatangan Leonardo memunculkan sedikit kontroversi di Italia mengingat dia adalah mantan pemain dan pelatih AC Milan. Pria 41 tahun itu bahkan tercatat 13 tahun membela Rossoneri baik sebagai pelatih, direktur teknis hingga kemudian jadi pelatih.

Namun kiper Julio Cesar tak mau memusingkan semua hal tersebut. Secara pribadi dia menyambut kedatangan Leo karena selain sudah menjadi teman, mantan gelandang internasional Brasil itu paham benar kondisi sepakbola Italia.

"Dia akan hebat. Dia orang yang tepat untuk Inter dan dia juga teman saya. Sangat penting mengingat dia sudah tahu dengan sangat baik sepakbola Italia. Saya pikir ini semua akan berjalan baik," ungkap Cesar dalam wawancaranya dengan Globo Esporte seperti dikutip dari Football Italia.

Pernyataan Cesar tersebut bisa dianggap sebagai sindiran terhadap Rafa. Meski sempat sukses bersama Valencia dan memberi Liverpool titel Liga Champions, pria asal Spanyol tersebut tak mampu memaksimalkan kekuatan Nerazzurri, yang membuatnya harus rela dipecat setelah baru bekerja selama enam bulan.

"Pinang Leonardo Bukan Untuk Memprovokasi Milan"

Bola.net - Massimo Moratti membuktikan kepandaiannya berkelit dari tudingan miring. Presiden Inter Milan ini menyebut bahwa langkahnya meminang mantan pelatih AC Milan, Leonardo, bukanlah sebuah usaha untuk memprovokasi klub rivalnya itu.

"Kami meminang Leonardo karena dia memiliki kemampuan yang baik. Saya yakin dia bakal bisa membantu Inter meraih prestasi gemilang. Kami tidak memilihnya hanya sekedar untuk memprovokasi Milan," tegas Moratti, seperti dilansir ESPN.

"Kerja sama dengannya bakal menjadi sebuah petualangan yang menakjubkan. Dia memiliki cukup waktu untuk melakukan tugasnya dengan baik. Saya percaya kemampuan Leonardo dan bahagia dia bisa bergabung dengan kami," tegasnya.

Sebelumnya, April 2010 lalu, Leonardo dipecat dari posisinya sebagai pelatih AC Milan. 24 Desember lalu, pelatih asal Brazil ini diumumkan telah resmi menjadi pelatih anyar Inter Milan menggantikan Rafael Benitez.

Moratti sendiri memiliki alasan mengapa ia mengumumkan nama pelatih baru Inter Milan tepat di malam Natal, padahal, sebelumnya dia bersikeras untuk tidak akan buka mulut mengenai sosok arsitek anyar Inter Milan sampai libur Natal usai.

"Saya rasa sangat menyenangkan bagi para suporter apabila mereka menghabiskan libur Natal mereka tanpa bertanya-tanya lagi siapa yang bakal menjadi pelatih anyar klub kesayangan mereka. Bagi saya, hal ini seperti sebuah hadiah yang sangat berharga bagi mereka. Saya rasa, mereka layak mendapatkannya," tandas Moratti.

Moratti Pilih Leonardo Bukan Untuk Gerogoti Milan

Bola.net - Presiden Inter Milan, Massimo Moratti mengungkapkan alasan kenapa ia memilih Leonardo dan menjelaskan bahwa ia tidak membalas dendam kepada AC Milan dengan menggerogoti seteru abadi timnya itu.

Banyak yang meyakini bahwa pemilihan pelatih asal Brasil itu adalah usaha balas dendam Moratti karena Milan di awal musim ini mendatangkan Zlatan Ibrahimovic, yang merupakan mantan pemain Nerazzurri.

Namun, presiden Il Bianamata itu menegaskan bahwa ia tidak dendam dan melakukan upaya licik menggerogoti Milan dengan mengambil mantan pemain dan pelatih Rossonerri tersebut.

"Kami memilih Leonardo bukan untuk menggerogoti Milan," kata Moratti tegas. "Kami memilihnya karena talenta yang dimilikinya dan yakin ia akan meraih sesuatu yang besar di Inter.

Ia pun menjelaskan, "Leonardo adalah orang yang sangat cerdas, sesuatu yang mendukung saya untuk menempatkannya sebagai pilihan pertama adalah karirnya selama mejadi pemain."

"Musim lalu di Milan ia juga menjelma menjadi pelatih hebat yang bekerja dengan sangat baik."

"Ini akan menjadi petualangan yang menarik baginya. Saya percaya Leonardo dan saya senang ia bersama kami," tandas Moratti.

Leonardo Datang, Inter Bidik Kaka-Fabiano-Montolivo

Written By Japrax on Minggu, 26 Desember 2010 | 15.49

Leonardo baru akan resmi bertugas menangani Inter Milan pada 29 Desember nanti, tapi media di Italia sudah santer mengabarkan daftar buruan eks allenatore AC Milan itu.

Satu nama yang paling mentereng tentu playmaker milik Real Madrid yang kini tengah menjalani masa pemulihan pascacedera panjang, Kaka. Menurut Il Corriere dello Sport, Leonardo adalah pengagum berat rekan senegaranya itu, dan ia siap meluncurkan tawaran guna mendatangkan Kaka ke Giuseppe Meazza.

Satu dari tiga harian olahraga terbesar di Italia itu juga memberitakan Leonardo tertarik dengan penyerang Brasil yang bermain untuk Sevilla, Luis Fabiano. Agen Fabiano sendiri telah mengatakan, "Kami akan senang menuju Inter, untuk bergabung dengan Leo."

Sementara itu, La Gazzetta dello Sport mengklaim bek muda Genoa, Andrea Ranocchia, kemungkinan besar akan bergabung dengan Si Biru-Hitam pada bursa transfer Januari. Mereka juga mengabarkan Leonardo tertarik merekrut pemain serbabisa Udinese, Alexis Sanchez.

Pemain terakhir yang dilaporkan diminati Leonardo adalah Ricardo Montolivo. Kontrak kapten Fiorentina itu akan habis pada 2012, karena itu I Viola diyakini akan siap melepas Montolivo jika datang tawaran yang cukup menggiurkan di akhir musim nanti.

Orang yang dipecat demi memberi jalan bagi Leonardo, Rafael Benitez, mungkin kurang beruntung karena ia tak diberi "jatah" untuk mendatangkan suntikan kekuatan yang signifikan lantaran manajemen Inter masih percaya dengan skuad warisan Jose Mourinho yang berhasil membawa La Beneamata meraih trigelar musim lalu.

Dan jika laporan dari pers Italia di atas bisa dipercaya, Leo seharusnya tak akan kesulitan melakukan penataan ulang di tubuh Inter.

goal.com

Resmi Latih Inter, Leonardo Incar Fabiano

Setelah resmi melatih Inter Milan, Leonardo diberitakan mulai sibuk melakukan pembenanhan tim. Nama beberapa pemain besar siap diangkut Leonardo ke Giuseppe Meazza pada jendela transfer musim dingin.

Menurut La Gazzetta dello Sport , Leonardo akan membenahi seluruh lini I Nerazzurri. Yang menarik tentu, keinginan Leonardo memulangkan Ricardo Kaka ke Kota Milan.

Bahkan Leonardo menyiapkan Maicon sebagai alat barter mendapatkan Kaka. Selain Kaka, salah satu gelandang terbaik milik Italia, Riccardo Montolivo juga masuk incaran.

Untuk sektor belakang, Leonardo sependapat dengan pihak manajemen Inter untuk memboyong Andrea Ranocchia dari Genoa. Meskipun, Ranocchia sendiri telah memutuskan untuk tetap bertahan di I Grifone.

Nama striker Sevilla, Luis Fabiano menjadi buruan terakhir Leonardo untuk barisan depan. Kebetulan, Fabiano sendiri begitu antusias saat mengetahui ketertarikan Leonardo terhadap dirinya. "Aku sangat senang bila bisa bergabung dengan Leo di Inter," harap Fabiano yang sempat diincar AC Milan kala masih dibesut Leonardo.

Leonardo Langsung Berburu Bintang Brasil

Bola.net - Setelah memastikan Leonardo sebagai pelatih baru mereka, Inter dikabarkan langsung bergerak cepat memburu pemain-pemain Brasil favorit sang allenatore anyar tersebut.

Leonardo memang baru akan resmi menangani timnya pada tanggal 29 Desember nanti, namun media-media Italia menilai gerakan bantuan dari para petinggi Inter langsung digagas.

Sejumlah amunisi baru siap direkrut agar Inter sesuai dengan keinginan Leonardo, apalagi Leo terkenal akrab dengan pemain-pemain asal Samba dan juga gemar bermain ofensif.

Corriere dello Sport menyebut ada beberapa nama pemain Brasil yang siap menysul pendaratan Leonardo di Appiano Gentile, yang pertama tentu saja Kaka. Playmaker tersebut adalah pemain favorit Leo.

Leo pula yang dulu membawa Kaka ke AC Milan hingga bisa menjadi pemain terbaik dunia, keinginannya bereuni dengan Kaka juga demi membalas dendam kepada mantan klub keduanya Milan Merah.

Selain itu di lini depan Luis Fabiano langsung menanggapi kabar penunjukan Leo sebagai nahkoda baru, ia berucap, "Saya akan sangat senang jika bisa ke Inter bergabung bersama Leo."

Silahkan Anda artikan sendiri ucapan penyerang milik Sevilla yang sudah mengemas 100 gol dalam masa pengabdiannya selama 5 musim bagi Los Rojiblancos.

Sementara harian lain yang berbasis di Milan, La Gazzetta dello Sport, menyebut Andrea Ranocchia selangkah lagi akan bergabung, dirinya kemarin sudah tertangkap kamera di markas Inter.

Mereka juga menyebut Inter juga sedang melakukan proses negosiasi dengan bintang muda lain, yakni Alexis Sanchez milik Udinese, serta Riccardo Montolivo dari Fiorentina, apalagi kontrak Montolivo akan segera berakhir musim 2012.

Kedatangan Leo Undang Sejumlah Nama

Kedatangan Leonardo Araujo ke Inter Milan langsung berimbas kepada rumor transfer. Mantan pelatih AC Mian tersebut dikabarkan akan segera menggaet beberapa pemain anyar.

Leonardo baru saja mengikat kontrak dengan Nerazzurri. Dia menggantikan posisi Rafael Benitez yang dipecat belum lama ini.

Meskipun baru mulai bertugas pada 29 Desember, namun selentingan mencuat kabar kalau Leo sudah mempersiapkan calon rekrutan anyar untuk melengkapi skuad yang ada sekarang. Seperti disitat Goal, Sabtu (25/12/2010) nama-nama yang belakangan disebut adalah Ricardo Kaka, Luis Fabiano, Riccardo Montolivo, Andrea Rannochia dan Alexis Sanchez.

Khusus untuk Fabiano, agen penyerang Sevilla tersebut sempat menyatakan kliennya sangat tertarik bergabung dengan La Beneamata, terlebih saat ini ditangani oleh Leonardo.

“Kami akan sangat senang jika bisa bergabung ke Inter bersama Leonardo,” ujar sang agen.

Resmi: Leonardo Ditunjuk Inter Hingga 2012

Bola.net - Inter Milan dalam website mereka mengumumkan bahwa mereka telah menunjuk Leonardo menjadi pelatih baru Nerazzurri hingga Juni 2012. Leonardo dipilih Massimo Moratti untuk menggantikan Rafael Benitez yang diputus kontraknya dua hari lalu.

"Semua orang di Internazionale F.C. menyambut bahagia kedatangan Leonardo ke klub. Pelatih asal Brasil berusia 41 tahun itu akan mulai menangani Juara Eropa dan Juara Dunia ini sejak 29 Desember nanti, saat Nerazzurri memulai latihan lagi di Appiano Gentile," seperti yang tertulis dalam press release dalam website Inter.

"Leonardo malam ini (24/12, Sabtu dinihari) sudah menandatangani kontrak yang akan berjalan hingga 2012."

Pemilihan Leonardo ditengarai merupakan aksi balas dendam Inter kepada seteru abadi mereka, AC Milan, yang di awal musim panas lalu mendatangkan Zlatan Ibrahimovic. Kedatangan mantan bintang Nerazzurri itu dari Barcelona ke San Siro membuat Inter berang. Sebab, sebelum musim lalu menangani Rossoneri dan mengantarkan tim itu finish di urutan keempat Serie A, Leonardo notabene adalah mantan pemain seteru mereka tersebut. Aksi Inter ini diyakini akan lebih besar lagi setelah Leonardo menginginkan kompatriotnya asal Brasil, Kaka, yang merupakan mantan icon Il Diavollo Rosso.

Inter berharap pelatih baru mereka itu dapat mempertahankan treble yang mereka raih musim lalu, dalam statemenya pihak klub mengatakan, "Kami berharap keberuntungan yang terbaik dari Leonardo dan kelasnya, pengalaman dan mentalnya dapat membawa tim mendapatkan hasil yang diharapkan semua orang di Inter dan para pendukung Inter."

Davide Santon Dibela Mantan Pelatih


MILAN – Mantan pelatih Italia U-21 Pierluigi ‘Gigi’ Casiraghi membela bek Inter Milan Davide Santon. Di tengah spekulasi bahwa Santon akan dilepas Inter di bursa transfer Januari nanti, Casiraghi yakin anak asuhnya itu akan segera menemukan sentuhan magisnya.

“Santon tidak diragukan lagi memiliki kualitas luar biasa. Dia hanya membutuhkan kepercayaan diri untuk menunjukan kemampuannya lagi,” ujar Casiraghi seperti dikutip Football Italia, Jumat (24/12/2010).

Nama Santon mulai bersinar dan digadang-gadang sebagai pemain masa depan setelah Jose Mourinho memasukannya sebagai skuad inti di Inter Milan pada musim 2008-2009.

Setelah itu kariernya di level timnas pun menanjak. Arsitek Azzurri ketika itu Marcelo Lippi, menariknya masuk skuad.

Tapi setelah itu grafik Santon justru menurun menyusul persoalan kebugaran sehingga membuat pemain kelahiran 1991 ini terpinggirkan di skema Inter.

”Dia pemain berintelejensi baik, dan masih akan berkembang,” yakin Casiraghi.

Santon mencatat debutnya di Serie A saat Inter menekuk Sampdoria 1-0 pada Januari 2009. Musim ini Santon tampil sembilan kali. Tapi belum diketahui apakah pemecatan Rafael Benitez pekan ini akan berdampak pada karier Santon di Inter. Jika dilepas, Genoa dan Fiorentina kemungkinan besar menjadi klub terdepan yang akan memburunya.

okezone.com

Pesangon Rafael Benitez Tembus Rp 90 Miliar

Dipecatnya Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Inter Milan mendatangkan keuntungan tersendiri. Ia berhasil mendapatkan dana kompensasi sebesar 2,5 juta pounds dari klub Italia tersebut. Hal ini berarti pelatih asal Spanyol itu telah mendapatkan total 6,5 juta pounds (lebih dari Rp90 miliar) dari dua pemecatannya selama satu tahun ini.

Seperti diberitakan Daily Mail, Benitez sebelumnya telah menerima 4 juta pounds sebagai kompensasi ketika ia meninggalkan Liverpool Juni lalu. Seminggu kemudian eks pelatih Liverpool ini menerima pinangan Inter, tetapi hanya berkisar enam bulan ia kembali menghadapi pemecatan akibat performa buruk I Nerazzurri di Serie A.

Angka 6,5 juta pounds merupakan nilai yang lebih besar dari gaji tahunan manajer-manajer Premier League pada umumnya. Bandingkan saja dengan pelatih Chelsea Carlo Ancelotti, ia diperkirakan mendapatkan gaji maksimal sekitar 6 juta pounds per tahun.

Menyikapi pemecatannya, Benitez pun berbesar hati mengucapkan terima kasih kepada I Nerazurri yang telah memberikan kesempatan melatih di Giueseppe Meazza. “”Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang sudah mendukung selama ini di Inter. Staf, pemain, direksi, klub, dan fans yang sudah mempercayai saya. Dua gelar menjadi indikasi komitmen yang kami capai selama ini. Sedih meninggalkan klub sebesar Inter. Kami sudah memberikan kebahagiaan dan kenangan kepada fans setelah memenangi Piala Dunia Antarklub,” ujar Benitez.

Benitez Dipecat, Legenda Inter Prihatin


MILAN -- Dipecatnya Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Inter Milan menimbulkan penyesalan tersendiri dari legenda Inter, Evaristo Beccalossi.

Punggawa La Beneamata yang tenar di era 1980-an itu sebenarnya sudah memprediksi, kejatuhan Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Inter mencermati rapor minus The Spaniard sepanjang awal musim ini.

Hanya saja, Beccalosi menyayangkan keputusan Massimo Moratti cs yang memilih mendepak Benitez, pasca keberhasilan Inter merengkuh trtofi Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi, Desember ini. “Saya tidak terkejut dengan apa yang terjadi meski kecewa,” ucap Beccalossi di Goal, Sabtu (25/12/2010).

Apa alasannya? “Secara teknis, Benitez pelatih terorganisir, serius dan individu baik. Berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai antara dirinya dan manajemen menunjukkan, ia seorang professional dari Spanyol,” tutur Beccalossi, sebaiknya Benitez diberi waktu dan kesempatan untuk mengendalikan Inter.

“Pemain sontak kaget. Namun perkembangan berita menunjukkan, mereka (pemain) harus siap dengan keputusan tersebut,” tandas Beccalossi.

Tidak lupa, Beccalossi pun mengomenatari kehadiran arsitek anyar Inter, Leonardo yang sempat menggawangi AC Milan.

“Leonardo pelatih muda yang belum bisa membuktikan kemampuannya. Tapi tentu saja, sangat menarik melihat pekerjaannya nanti menekan Milan. Pesan saya, ia harus menyeimbangkan lini tengah yang berporos pada Wesley Sneijder,” pungkas Beccalossi mengomentari gosip Ricardo Kaka yang ingin didatangkan Inter.
okezone.com

"9 Dosa-Dosa" Rafael Benitez Yang Membuatnya Dipecat Dari Inter Milan

Written By Japrax on Jumat, 24 Desember 2010 | 16.46

Beberapa pekan terakhir, spekulasi tentang masa depan Rafael Benitez di Inter Milan terus bergejolak dan hari Kamis (23/12) kemarin semua mencapai puncaknya dengan berakhirnya kepemimpinan pelatih asal Spanyol itu di San Siro.

Semua saga ini bermula dari pernyataan Rafa usai membawa La Beneamata memenangkan trofi Piala Dunia Antar Klub, di mana ia memberi ultimatum pada pihak klub, khususnya presiden Massimo Moratti untuk memenuhi permintaannya akan pemain baru atau ia mengancam akan pergi.

Banyak pihak menyebut itu adalah langkah konyol yang dilakukan Benitez. Kemenangan melawan tim Kongo, TP Mazembe di final merupakan sesuatu yang dirasa wajib dan sudah diperkirakan semua orang – karena jika tidak, Benitez pun akan kehilangan pekerjaannya.

Benitez rupanya merasa sudah melakukan pekerjaan besar dan tidak belajar dari pengalaman pendahulunya, Roberto Mancini dan Luigi Simoni. Mancini dipecat Inter hanya sebulan setelah surat pengunduran dirinya ditolak, dan Simoni pun dilengserkan saat ia merasa layak menerima respek lebih besar usai memenangkan penghargaan Pelatih Terbaik.

Berikut adalah ‘dosa-dosa’ Rafael Benitez yang membuatnya terlempar dari kursi panas pelatih Nerazzurri:

1. Menyalahkan Kurangnya Amunisi Baru
Rafa terus-terusan mengeluh tentang kurangnya aktivitas transfer di tubuh Inter sejak kedatangannya musim panas kemarin, namun ia melupakan dua faktor penting. Pertama, pihak klub harus melakukan upaya untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka, dan kedua, skuad yang dimilikinya adalah adalah tim yang sama yang memenangkan lima trofi dalam tujuh bulan terakhir. Jadi kekuatan tim Inter sejatinya bukanlah masalah utama.

2. Menyalahkan Badai Cedera
Badai cedera yang menimpa Nerazzurri memang mengerikan dan itu tak diragukan lagi. Kehilangan tiga atau empat pemain adalah hal biasa, namun kehilangan hampir separuh skuad utama adalah masalah lain. Meski demikian, jika dirunut ke belakang, di awal musim Inter ditahan imbang tanpa gol oleh Bologna, kemudian dibekuk Roma serta bermain seri kontra Juventus, maka jelas bahwa hasil buruk dan performa mengecewakan Inter sudah muncul jauh sebelum badai krisis mendera.

3. Tak Bisa Mempertahankan Hubungan Dengan Skuad
Lihatlah komentar Marco Materazzi dan Dejan Stankovic usai final Piala Dunia Antar Klub. Stankovic menggambarkan posisinya di bangku cadangan bagaikan ‘luka tersayat’ sementara Materazzi mengatakan jika ‘apa yang dilakukan Benitez bukanlah urusan kami’. Dua pemain ini merupakan figur kunci, pemimpin di ruang ganti dan sikap mereka menggambarkan seluruh skuad Inter. Mereka tahu bahwa pelatih mereka tengah karam, namun mereka tak mau memberikan sedikit pun pertolongan.

4. Tak Memiliki Kekuasaan
Para pemain Inter mungkin tak membenci pelatihnya, namun mereka tak menghormatinya dan itu hal yang jauh lebih buruk. Saat melawat ke Roma, Cristian Chivu menerobos ke sisi lapangan sembari berteriak pada Benitez. “Jika tak ada yang berubah, maka aku akan pergi,” serunya memprotes kegagalan Samuel Eto’o membantu pertahanan. Apakah ia berani melakukannya pada Jose Mourinho? Sepertinya tidak. Wesley Sneijder bahkan mengatakan jika ia rela mati demi Mourinho, namun ia tak mau susah payah berkorban untuk Benitez.

5. Terlalu banyak Berkelit
Enam kekalahan dan enam hasil imbang yang didapat Inter sejauh ini mungkin akan lebih mudah dicerna bagi fans Inter jika sang Spaniard sedikit lebih merendah dalam komentarnya usai pertandingan. Namun sebaliknya, ketimbang memuji penampilan lawan atau mengakui buruknya penampilan anak asuhnya, Benitez lebih suka mengajukan berbagai macam alibi, mulai dari cedera, kondisi lapangan, kepemimpinan wasit dan sebagainya.

6. Kalah di Laga Penting
Takluk dalam partai Derby della Madonnina, tumbang saat bertandang ke kandang Roma dan Lazio, juga saat melawat ke markas Tottenham dan Werder Bremen, yang digambarkan Benitez sebagai ‘laga yang tak harus dimenangkan’, namun nyatanya itu telah membuang peluang mereka untuk mempertahankan posisi pemuncak klasemen Liga Champions – dan tentunya menambah berat langkah mereka di babak knockout.

7. Bermain Api
Piala Dunia Antar Klub mungkin menjadi peluang Benitez untuk menyelamatkan pekerjaannya dan ia sudah berhasil melakukannya, jika saja ia tak terhanyut oleh kemenangan. Sebelum turnamen, Moratti menyatakan jika memenangkan trofi itu akan mengangkat nilai Benitez dari 6 menjadi 10. Inter sukses merengkuh gelar kelima mereka, dan jika saja Benitez mau mempertahankan egonya, mungkin ia akan mendapatkan respek yang ia inginkan. Sebaliknya, ia bermain api dengan ultimatum ‘dukung aku atau pecat aku’ yang kemudian memulai saga pemecatannya.

8. Tak Tahu Terima Kasih
Aksi ultimatum Benitez itu mungkin menjadi hal yang jelas betapa ia tak tahu rasa berterima kasih pada Moratti. Ia gagal memahami bahwa ia bisa dan mungkin saja dipecat jauh sebelum Piala Dunia Antar Klub digelar, jika itu bukan karena sang presiden.

9. Mengambil Alih Tugas Yang Beresiko
Posisi jabatan pelatih Inter yang lowong di musim panas kemarin layaknya merupakan minuman racun, terutama untuk Benitez. Mourinho tampaknya telah mempersiapkan semuanya untuk sang rival lama di Liga Premier: memenangkan treble, kemudian meninggalkan Milan dan menyaksikan musuhnya itu mengambil alih tugas yang tampak mustahil yakni melanjutkan kesuksesannya sementara The Special One terus ‘mengejeknya’ dari Real Madrid.

Mengingat blunder transfer yang dilakukan Benitez semasa di Liverpool, kemungkinan besar Moratti kini bisa bernafas lega bahwa ia tak menuruti kemauan Benitez dan lebih memilih untuk melepasnya pergi.

bolapagi.com

Aroma Dendam Buat Moratti Pilih Leonardo?

Bola.net - Presiden klub Inter Milan, Massimo Moratti kini menempatkan mantan pelatih seteru mereka AC Milan musim lalu, Leonardo untuk menjadi suksesor Rafael Benitez yang baru beberapa jam lalu didepak.

Sebelumnya ada empat nama yang disebut-sebut akan menggantikan Benitez, yakni Leonardo, Fabio Capelllo, Walter Zenga, dan Luciano Spaletti.

Capello sendiri sempat diketahui keberadaannya di kota Milan beberapa hari ini, namun sang agen menegaskan bahwa pelatih tim nasional Inggris itu hanya akan mundur dari The Three Lions usai Piala Eropa 2012 nanti.

Begitu juga yang terjadi dengan Luciano Spalletti, yang sebenarnya sangat diinginkan oleh Moratti untuk sudi ke Giuseppe Meazza. Tapi sejak mantan pelatih AS Roma itu menegaskan bahwa hubungannya dengan Zenit kini sedang erat-eratnya, presiden Nerazzurri itu pun mengalihkan buruannya pada nama lain.

Meski sempat beredar nama Walter Zenga yang notabene mantan pemain Inter, namun beberapa media Italia seperti La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Moratti sudah menghubungi Leonardo. Selain sudah hapal dengan kondisi San Siro karena lama bermain untuk AC Milan, dan sempat menukangi Rossoneri di musim lalu, tercium aroma dendam dari Moratti akibat ulah seteru mereka yang di bursa transfer musim lalu mendatangkan Zlatan Ibrahimovic.

Maicon-Kaka akan Ditukar

Inter Milan mengumumkan akan melakukan negosiasi dengan Real Madrid mengenai pertukaran pemain mereka, Douglas Maicon, dengan pemain tengah Real Madrid, Ricardo Kaka.

Sportmediaset memberitakan, juara Italia dan Eropa itu berniat memboyong Kaka ke San Siro untuk melapis Wesley Sneijder yang sedang berkutat dengan masalah cedera. Kaka yang sudah tampak berlatih dengan para pemain Madrid lainnya. Sebenarnya ia diharapkan dapat kembali membela “El Real” pada awal Januari tahun 2011 nanti.

Namun, melihat padunya Mezut Oezil dan Cristiano Ronaldo di lini tengah Madrid, tampaknya pelatih Madrid, Jose Mourinho, tak terlalu membutuhkan Kaka lagi. Maka, dia menyambut baik tawaran Inter tersebut. Apalagi, sejak awal dia amat mengagumu Maicon.

“The Special One” sendiri sebenarnya sudah berusaha untuk mendatangkan Maicon ke Bernabeu pada musim panas lalu. Namun, mahalnya harga Maicon membuat pihak manajemen Madrid berpikir dua kali untuk membelinya.

Dipecat Al-Nassr, Zenga ke Inter?


Liputan6.com, Milan: Spekulasi kemungkinan ditunjuknya Walter Zenga menjadi suksesor Rafael Benitez di Inter Milan kian kencang terdengar menyusul pemutusan kontrak kerja mantan kiper Gli Azzurri itu bersama Al-Nassr. Zenga, 50 tahun, ditunjuk menangani klub yang bermarkas di King Fahd Stadium itu pada 11 Mei lalu.

Belum diketahui, alasan di balik pemecatan tersebut. Yang pasti, sampai usainya pergelaran Liga Premier Saudi Arabia di pekan ke-16, Al-Nassr masih bertengger di peringkat kedua dengan jumlah 29 poin atau terpaut lima poin dari pimpinan klasemen, Al Hilal yang baru menyelesaikan 14 partai. Posisi Al-Nassr terancam dilangkahi saingan terdekatnya Al-Ittihad yang mempunyai jumlah poin yang sama namun unggul satu laga.

Pada Juli lalu, Zenga yang sempat mengenyam pengalaman berlaga di Serie A dengan menukangi Catania dan Palermo, dengan terbuka menyatakan kesiapannya menangani Nerazzurri. “Saya mantan pemain Inter. Jika mereka meminta saya untuk melatih tim, tentunya saya tidak bisa menolaknya. Tapi, itu tidak akan terjadi sekarang. Saya pelatih profesional dan terikat kontrak dengan Al-Nassr,” tegas Zenga saat itu.

Namun, Zenga sempat menepis kabar kedekatannya dengan Massimo Moratti menyusul terpuruknya penampilan skuad Benitez pasca-kekalahan beruntun dari AC Milan dan Chievo Verona. Ketika itu Zenga menyatakan keyakinannya jika Benitez mampu menghindarkan Nerazzurri dari kondisi yang lebih buruk (Baca: Zenga Bantah Didekati Nerazzurri).

Selain Zenga, di mata publik dan media massa Italia, ada dua kandidat yang diunggulkan menjadi pengganti Benitez, yaitu pelatih Zenit St Petersburg Luciano Spalletti dan mantan pelatih AC Milan, Leonardo Araujo.

Inter Inginkan Leonardo & Kaka

MILAN - Ternyata tak hanya sosok Leonardo Araujo yang disiapkan kubu Inter Milan untuk menggantikan pelatih Rafael Benitez. Ternayata, kubu Nerazzurri juga ingin melengkapinya dengan merekrut megabintang Real Madrid, Ricardo Kaka.

Ketegangan hubungan antara manajemen Inter dan Benitez memang kian memanas seiring komentar pedas Benitez usai mengantar Inter menyabet gelar Piala Dunia Antarklub beberapa waktu lalu, yang membuat presiden klub Massimo Moratti kecewa dan marah. Terkini, agen Benitez kabarnya tengah berbicara dengan kubu Inter untuk melepaskan kontrak agennya.

Terlepas dari hasil pembicaraan kedua kubu, Spotmediaset, Kamis (23/12/2010), Inter dikabarkan telah menyiapkan sosok Leonardo sebagai suksesor Benitez jika nantinya mantan arsitek Liverpool tersebut hengkang.

Namun, pemilihan nama Leonardo sebagai allenatore Inter bukan tanpa alasan. Pihak manajemen Inter kabarnya berharap dengan datangnya Leo, La Beneamata bisa mendapatkan tanda tangan mantan bintang Brasil tersebut ke Giuseppe Meazza. Pasalnya, Leo diketahui merupakan sosok yang paling berjasa dalam mendatangkan Kaka ke Milan pada 2003.

Untuk mendapatkan jasa Kaka, kubu Inter bahkan berani melepas salah satu bintangnya Douglas Maicon ke Santiago Bernabeu untuk bergabung dengan mantan mentornya, Jose Mourinho. Kebetulan, kubu Madrid juga sempat menyatakan ketertarikannya untuk merekrut Maicon di bursa transfer musim panas kemarin.

okezone

Galliani Bingung, Leonardo Latih Inter,

Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, mengaku bingung dirinya akan bereaksi seperti apa jika Leonado benar-benar akan menjadi pelatih Inter Milan. Galliani tak harus berkata apa karena Leo selama ini merupakan salah satu simbol Milan.

Leonardo menghabiskan lebih dari satu dekade bersama Milan, baik sebagai pemain, Direktur, maupun pelatih. Musim lalu ia menangani Milan menggantikan Carlo Ancelotti. Namun, karier kepelatihannya hanya bertahan setahun karena perselisihan dengan Presiden Silvio Berlusconi.

Media-media Italia memberitakan bahwa Presiden Inter, Massimo Moratti, sudah melakukan pembicaraan intensif dengan pihak Leo. Hal ini tentu saja membuat Galliani frustrasi. “Saya tidak tahu bagaimana reaksi saya jika ini benar-benar terjadi,” kata Galliani kepada Sky Italia.

“Dia memiliki sejarah yang sangat penting bersama Milan. Saya ingat betul ketika saya pergi untuk mengontrak Leonardo di Paris (PSG, Red) pada tahun 1997. Ia memiliki karier 13 tahun di Milan,” lanjut Galliani.

Galliani juga mengungkapkan alasan pemecatan Leonardo musim lalu. “Tahun lalu hal-hal tidak berjalan baik. Kami seharusnya bisa melakukannya yang lebih baik dari posisi ketiga, tanpa banyak cedera. Ada kesalahpahaman antara Leonardo dan Berlusconi dan saya menyesal akan hal ini,” tuntas Galliani.

Hingga kini, jabatan pelatih Inter masih lowong pascaditinggal Rafael Benitez. Nama Leonardo dan Luciano Spaletti adalah nama yang paling difavoritkan media-media Italia sebagai pemimpin baru Wesley Sneijder dan kawan-kawan.

bolapagi.com

Galliani Soal Isu Leonardo ke Inter

Beritabola.com Milan - Leonardo bukan cuma mantan pelatih di AC Milan karena dia punya sejarah panjang dengan Rossoneri. Maka saat muncul kabar pria Brasil itu akan membesut Inter Milan, Adriano Galliani langsung buka suara.

Leonardo tercatat 13 tahun membela AC Milan. Dimulai sebagai pemain, dia kemudian menjabat direktur teknik dan dapat promosi jadi pelatih skuad utama menggantikan Carlo Ancelotti yang pindah ke Chelsea.

Kinerja Leonardo di Milan sesungguhnya tak bisa dibilang buruk. Dia membentuk Rossoneri menjadi tim yang bermain ofensif dengan kerap memasang tiga striker. Namun hubungan yang kurang buruk dengan Silvio Berlusconi akhirnya membuat kedua pihak sepakat untuk menyudahi kerjasama di akhir musim kemarin.

Kabar yang santer beredar di Italia menyebut kalau Leonardo bakal kembali ke Kota Milan, tapi untuk memperkuat Inter Milan. Dia jadi kandidat paling kuat mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Rafael Benitez.

"Saya tak tahu bagaimana saya akan bereaksi (jika itu terjadi). Dia jelas punya peran penting dalam sejarah Milan. Saya ingat benar saat akan mengontraknya di Paris tahun 1997. Dia punya karir sepanjang 13 tahun di Milan," sahut Galliani pada Skysport Italia dan dikutip Football Italia.

Sesungguhnya bukan hanya Leonardo saja yang dikabarkan bakal direkrut Nerazzurri. Belakangan terdengar kalau Kaka juga bakal dikontrak.

"Tahun lalu tak berakhir buruk karena kita bisa saja meraih hasil lebih baik dibanding posisi tiga jika tidak mengalami cedera pemain. Ada kesalahpahaman antara Leonardo dan Berlusconi dan saya menyesal soal hal itu," tuntas Galliani.

Zanetti Mengaku Senang Jika Leonardo Melatih Inter

Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, mengaku akan senang bila klubnya jadi mengangkat mantan manajer AC Milan, Leonardo, sebagai pelatih, menggantikan Rafael Benitez, yang baru dipecat.

“Aku mengenal Leonardo sangat baik. Ia sangat pintar dan cerdas. Sebagai pelatih, ia bisa memberi sangat banyak. Ia menimba banyak ilmu sejak masih bermain dan setelahnya,” ujar Zanetti.

Menilik sejarah dan rivalitas kedua Milan-Inter, Leonardo adalah “musuh” Inter. Ia mengalami “bertempur” dengan Inter langsung di lapangan ketika bermain pada 1997-2001 dan 2002-2003, di belakang meja, ketika menjadi direktur setelah gantung sepatu pada 2003, dan di pinggir lapangan ketika menjadi pelatih pada 2009-2010.

Sejauh ini, Presiden Inter, Massimo Moratti, mengatakan belum menentukan siapa yang akan dijadikan target prioritas menggantikan Benitez. Namun, menurutnya, Leonardo masuk kategori pelatih yang dipertimbangkan Inter.

Sejumlah media-media Italia bahkan mengklaim, Inter dan Leonardo sudah mencapai kesepakatan kerja sama dan hanyalah soal waktu bagi Milan melihat salah satu pemain besarnya berdiri di bawah panji rival sekota.

Leonardo Ditolak Legenda Inter

Pemain legendaris Inter Milan, Sandro Mazzola, menilai sosok Leonardo kurang tepat sebagai pelatih baru “La Beneamata”. Menurut Mazzola, kehebatan Leo sebagai pelatih jempolan belumlah teruji benar.

Leonardo memang baru sekali menangani tim, yakni AC Milan, selama setahun. Dalam kurun waktu tersebut, ia mengantarkan “I Rossoneri” finis ke peringkat ketiga Serie-A. Ada yang menilai bahwa prestasi itu sudah cukup baik. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa Leo telah gagal.

“Saya anggap Leonardo bukan figur yang tepat menggantikan pelatih Rafael Benitez,” kata Mazzola kepada Radio Radio.

“Saya mengagumi Leonardo sebagai pribadi dan juga pebola, tetapi saya tidak tahu bagaimana menilainya sebagai seorang pelatih,” lanjut Mazzola.

“Saya mengerti sepak bola sudah berubah. Ambil contoh Zlatan Ibrahimovic yang pernah bermain untuk Juventus, Inter, dan AC Milan dalam kariernya. Tapi, saya takkan mendatangkan Leonardo. Saya akan memilih kandidat lain.”

Mengenai pemecatan Rafael Benitez, Mazzola mengungkapkan pandangannya. “Saya rasa Benitez pelatih yang bagus, tapi dia tidak paham lingkungan yang dia datangi. Ini beda jauh dengan sepak bola Inggris. Dia mengatakan sesuatu yang ditujukan kepada presiden klub. Mungkin niatnya benar, tapi jadinya salah karena dilakukan di depan publik,” pungkas Mazzola.

bolapagi.com

Zanetti Berikan Dukungan untuk Leonardo

Kapten Inter Milan Javier Zanetti mendukung langkah tim jika benar ingin meminang Leonardo untuk menggantikan Rafael Benitez yang baru saja dipecat. Menurutnya, sosok Leonardo adalah pelatih yang tepat bagi Nerazzurri.

“Saya tahu Leonardo adalah pelatih yang baik, dia adalah pelatih yang cerdas dan tahu apa yang harus ia lakukan,” kata Zanetti kepada Sky.

Zanetti menambahkan, Leonardo adalah pelatih berpengalaman. Selain itu, bek berusia 37 tahun itu menilai, Leonardo adalah pelatih berkualitas.

Tapi, tahun lalu karir pelatih asal Brasil itu di Italia kurang berjalan mulus. Saat menjadi arsitek di AC Milan, pelatih berusia 41 tahun itu dipecat karena gagal mengangkat prestasi Milan.

Sebelum nama Leonardo menguat, ada calon lain yang juga disebut-sebut akan menggantikan Benitez. Nama-nama itu adalah Luciano Spalletti dan Fabio Capello.

Javier Zanetti Beri Leonardo Lampu Hijau

Kapten Inter Javier Zanetti mendukung rencana klub menggaet Leonardo sebagai pengganti Rafael Benitez sebagai pelatih. Pemain veteran Argentina itu merasa mantan arsitek Milan akan membawa segudang pengalaman ke Giuseppe Meazza dan meningkatkan kualitas tim.

"Saya mengenal Leonardo dengan baik. Dia sangat pintar dan tahu persis apa yang sedang dilakukannya," ungkap Zanetti pada Sky.

"Leonardo memanfaatkan karir gemilangnya sebagai pemain untuk melengkapi kemampuan melatih dan masih banyak yang bisa ditawarkannya.

Pada saat yang sama, nama Walter Zenga naik ke permukaan setelah dia dipecat tim Arab Saudi, Al-Nassr.

goal.com

Zanetti: Latihlah Inter, Leonardo

MILAN, KOMPAS.com - Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, mengaku akan senang bila klubnya jadi mengangkat mantan manajer AC Milan, Leonardo, sebagai pelatih, menggantikan Rafael Benitez, yang baru dipecat.

"Aku mengenal Leonardo sangat baik. Ia sangat pintar dan cerdas. Sebagai pelatih, ia bisa memberi sangat banyak. Ia menimba banyak ilmu sejak masih bermain dan setelahnya," ujar Zanetti.

Menilik sejarah dan rivalitas kedua Milan-Inter, Leonardo adalah "musuh" Inter. Ia mengalami "bertempur" dengan Inter langsung di lapangan ketika bermain pada 1997-2001 dan 2002-2003, di belakang meja, ketika menjadi direktur setelah gantung sepatu pada 2003, dan di pinggir lapangan ketika menjadi pelatih pada 2009-2010.

Sejauh ini, Presiden Inter, Massimo Moratti, mengatakan belum menentukan siapa yang akan dijadikan target prioritas menggantikan Benitez. Namun, menurutnya, Leonardo masuk kategori pelatih yang dipertimbangkan Inter.

Sejumlah media-media Italia bahkan mengklaim, Inter dan Leonardo sudah mencapai kesepakatan kerja sama dan hanyalah soal waktu bagi Milan melihat salah satu pemain besarnya berdiri di bawah panji rival sekota.

Galliani Kaget Leonardo Didekati Inter

Wakil presiden AC Milan Adriano Galliani mengaku tidak tahu harus bereaksi apa jika Leonardo memilih bergabung dengan tim rival, Inter Milan.

Leonardo menghabiskan lebih dari satu dasawarsa sebagai pemain Milan dan kemudian menjadi direktur hingga akhirnya menjabat sebagai pelatih.

Musim panas lalu, kontrak Leonardo diputus dan diduga akibat perbedaan opini dengan Silvio Berlusconi.

"Entah saya harus bagaimana. Dia punya peran penting dalam sejarah Milan. Saya masih ingat dengan baik ketika saya merekrut Leonardo di Paris 1997 lalu. Dia lalu menjalani 13 tahun karier di Milan," ujar Galliani kepada Sky Italia.

"Tahun lalu tidak berjalan baik karena kami harusnya bisa lebih baik daripada mendekam di posisi ketiga klasemen tanpa diganggu krisis cedera."

"Ada pula kesalahpahaman antara Leonardo dan Berlusconi, saya menyesal soal itu."

Terakhir, posisi Milan sebagai pemuncak klasemen Serie A saat ini ingin diakhiri Galliani dengan manis, yakni merebut scudetto.

goal.com

Siapa pelatih baru Inter?

Kursi kepelatihan Inter Milan kini kosong menyusul putusnya hubungan dengan Rafael Benitez. Ada banyak nama yang muncul sebagai kandidat pengganti, siapa yang dipilih Massimo Moratti?

Beberapa jam lalu Inter dan Rafa menyudahi kerjasama mereka yang berlangsung hanya enam bulan. Kegagalan memberi Nerazzurri hasil memuaskan serta hubungan yan belakangan kurang baik dengan bos besar membuat pelatih Spanyol itu akhirnya hengkang.

Soal pelatih pengganti yang nantinya akan membesut Zavier Zanetti cs, pihak Inter hingga kini belum mengumumkannya. Meski begitu, bahkan sebelum Rafa resmi berhenti, beberapa nama sudah muncul ke permukaan sebagai kandidat pelatih klub Biru-Hitam tersebut.

Salah satu yang paling santer terdengar adalah Leonardo. Eks pembesut Milan itu saat ini sedang tak melatih klub manapun dan sempat berucap bersedia melatih La Beneamata. Dengan performa yang cukup meyakinkan yang dia dapat bersama Rossoneri musim lalu, duduk di posisi tiga klasemen akhir, Leonardo dianggap kandidat terkuat.

Nama lain yang juga terdengar adalah Luciano Spalletti. Berbeda dengan Leonardo, pria berkepala botak itu kini masih terikat kontrak bersama Zenit St. Petersburg with.

Yang mungkin sangat diharapkan Interisti untuk membesut tim kesayangannya adalah Frank Rijkaard. Pelatih yang memberi Barcelona gelar juara Liga Champions tahun 2006 itu kini juga tengah menganggur, setelah menjalani periode tak sukses dengan Galatasaray.

Dengan dana yang dimiliki, Inter sesungguhnya bisa mendatangkan pelatih bernama besar buat membesut timnya. Nama-nama lain yang kemudian juga terdengar jadi kandidat adalah Diego Simeone, Fabio Capello, Giovanni Trapattoni, Luis Figo, Beppe Baresi hingga Pep Guardiola.

“Semua nama yang dijagokan menjadi pelatih masa depan Inter menarik saya,” sahut Moratti saat ditanya soal calon pengganti Rafa.

Siapapun yang nantinya diikat, Inter harus berhati-hati memilih. Setelah meraih tiga gelar bersama Jose Mourinho musim lalu, ekspektasi mereka terhadap timnya masih sangat tinggi. Dan mungkin tak banyak pelatih yang langsung menanggung beban dibandingkan dengan Mourinho.

Ini bisa berbahaya karena pergantian pelatih kembali akan membuat Inter jadi tidak stabil. Sebuah kondisi yang terjadi sebelum Roberto Mancini dan kemudian Jose Mourinho bermukim di Giuseppe Meazza.

sepakbola.com

Moratti: Ultimatum Benitez Membuat Kesabaran Saya Habis

Presiden Inter Massimo Moratti, mengaku kecewa dengan cara pelatih Rafael Benitez menghabiskan waktu di Giuseppe Meazza.

"Saya menyesalkan bagaimana hubugnan ini berakhir. Ini pengalaman baru dan pengalaman selalu berguna," kata Moratti pada Reuters.

"Meski demikian, pengalaman ini telah menghadirkan dua trophy. Situasi ini cukup memuaskan dan menjadi modal untuk melewati masa sulit dan memulai semuanya dari awal."

Moratti kemudian mengatakan motif pemecatan Benitez terkait dengan hasil buruk Inter di Serie A. Sang juara bertahan saat ini berada di urutan ketujuh, tertinggal 13 poin dari AC Milan yang menyandang predikat Capolista.

Moratti menyebut ultimatum yang dikeluarkan Benitez semakin memantapkan keputusan.

"Saya tidak puas dengan hasil kompetisi domestik sebelum final Piala Dunia Antarklub, kemudian Benitez mengeluarkan pernyataan itu [ultimatum]."

"Ucapan Benitez membuat kesabaran dan itikad baik saya untuk menunggu datangnya hasil positif musnah," tandas Moratti.

goal.com

Simpati Mancini untuk Rafa


Manajer Manchester City yang pernah menangani Inter Milan, Roberto Mancini, merasa kasihan dengan nasib Rafael Benitez di “La Beneamata”. Menurut Mancini, Inter seharusnya memberi Benitez kesempatan waktu lebih untuk menujukkan kepintarannya meracik strategi.

Benitez hanya bertahan enam bulan di San Siro. Presiden Masimmo Moratti memutuskan memecatnya setelah pelatih asal Spanyol itu memberikan ultimatum usai final Piala Dunia Antarklub, akhir pekan lalu. Ketika itu, Benitez meminta klub memberinya dukungan penuh dan membeli pemain baru, jika tidak Benitez meminta dirinya dipecat saja.

“Sebagai kolega, saya kasihan padanya. Meski Rafa memiliki masalah, dia telah memenangkan Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub. Dan saya yakin bahwa Inter akan kembali mengikuti perburuan scudetto (jika Rafa diberi kesempatan),” kata Mancini kepada La Stampa.

“Inter tidak mendapat hasil yang terlalu buruk, tetapi sekali lagi, bahkan saya saja dipecat ketika kami memenangkan scudetto,” lanjut Mancini.

Ketika dimintai pendapatnya mengenai peluang Leonardo melatih Inter, Mancini mengatakan, “Saya tidak tahu alasan di balik keputusan ini, tetapi tak ada lagi di sepak bola yang mengejutkan saya.”

“Saya tidak tahu mengapa Rafa berbicara seperti itu setelah sebuah kemenangan penting di final Piala Dunia Antarklub. Tetapi, jika ia mengatakan hal-hal tertentu, ini pasti karena ia merasa memang harus mengatakannya. Semua orang bereaksi dengan cara mereka sendiri. Dan mereka melakukannya juga dengan mengetahui mereka bakal menanggung akibatnya,” tuntas Mancini.

via Kompas

Inilah Ucapan Perpisahan Benitez

MILAN - Rafael Benitez menerima lapang dada pemutusan kerja sama yang dilayangkan Inter Milan. Dirinya pun tak lupa melontarkan ucapan terima kasih pada seluruh awak Nerazzurri, sebagai tanda perpisahan.

“Saya ingin berterima kasih pada siapapun atas dukungan selama saya di Inter,” ujar Benitez, seperti dilansir ANSA, Kamis (23/12/2010).

“Saya juga ingin berterima kasih secara personal dan atas nama seluruh staf saya, para pemain, seluruh karyawan klub dan para tifosi yang telah menanamkan kepercayaan pada saya,” tuturnya.

Berkiprah di Giuseppe Meazza selama tak lebih dari enam bulan, setidaknya Benitez sempat menorehkan tinta emas, kala mengantarkan Javier Zanetti dkk merengkuh trofi Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub.

“Dua gelar yang kami raih merupakan hasil dari komitmen semua yang terlibat dalam skuad, yang menjaga prinsip dasar profesionalisme, edukasi, kehormatan, serta dedikasi pada klub,” imbuh pelatih kelahiran Madrid, 50 tahun silam.

“Tanpa peduli kesedihan merupakan hal wajar jika Anda meninggalkan klub sebesar Inter. Kami akan membawa semua memori indah tentang para tifosi, yang menyambut kami setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub.”

“Saya juga akan menemui para pemain, staf dan smua karyawan. Karena ini sedang masa liburan, saya akan menyalami mereka secara personal dalam beberapa hari kedepan. Saya berharap mereka akan meraih kesuksesan terhebat di masa datang,” lanjutnya.

“Dan akhirnya, saya berkewajiban untuk mengucapkan terima kasih pada (Presiden) Massimo Moratti yang telah memilih saya sebagai pelatih,” tutup mantan pelatih Liverpool.

Alasan Moratti Harus Memecat Benitez

Bola.net - Setelah memecat Rafael Benitez pada malam hari kemarin, akhirnya sang tapian Massimo Moratti menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya.

Dari apa yang Moratti paparkan sebenarnya masih ada itikad baik baginya untuk mempertahankan hubungannya dengan Benitez, namun semua itu sirna akibat noda yang sengaja dituang Rafa akhir Minggu kemarin.

Ultimatum yang dilayangkan Rafa usai Inter Milan menjuarai Piala Dunia Antar Klub ternyata sebagai pemantik api yang akhirnya membakar niatan baik Moratti untuk memberikan kesempatan kedua bagi Benitez.

"Saya sebenarnya sungguh menyayangkan hal ini harus terjadi, hubungan ini harus berakhir seperti ini, namun bagaimana pun kita semua harus tetap melangkah ke depan," ucap Moratti.

"Dengan hasil kompetisi domestik sebelum Piala Dunia Antar Klub saya memang tidak puas, kemudian Benitez malah mengeluarkan utimatum tersebut."

"Apa yang Rafa ucapkan membuat itikad baik, serta kesabaran saya untuk mau menunggu datangnya hasil positif harus sirna,"

Kemudian Massimo Moratti juga langsung diberondong pertanyaan seputar siapa nama pengganti Benitez, yang akan ia pilih untuk segera memimpin pasukannya sebelum libur Natal usai.

"Untuk masa depan kepelatihan Inter, siapa yang bakal terpilih, bisa saya katakan, semua nama yang dikaitkan begitu menarik,"

"Semua pelatih yang ada di pikiran kami, semua berkualitas, berpengalaman, berani, dan begitu pandai, bagaimana pun juga ketika nanti waktunya tiba saya akan beritahukan,"

"Kita semua akan lihat nanti, saya nanti akan segera memberitahukan Anda semua siapa yang bakal terpilih, ketika waktunya telah tiba," imbuhnya.

Dihubungkan Dengan Inter, Leonardo Pilih Kalem

Bola.net - Leonardo nama yang terus dikait-kaitkan dengan pos lowong di Appiano Gentile markas Inter Milan, memilih memberikan komentar netral terkait isu panas tersebut.

Nama mantan pelatih AC Milan disebut berada di baris terdepan oleh media Italia, sebagai pengganti Rafael Benitez, yang baru saja diberhentikan pada malam hari kemarin oleh Moratti.

Namun pria asal Brasil itu ketika ditemui para wartawan mengaku belum tahu menahu bagaimana bisa ia disebut sebaga calon utama penerus tongkat estafet Benitez di bangku kepelatihan Nerazzurri.

"Saya bahkan tahu lebih sedikit dari yang Anda semua ketahui," ucap Leonardo kepada stasiun televisi Sky Sport 24.

"Satu hal yang bisa saya katakan kepada Anda semua adalah Selamat Natal,"

Sementara kabar panas ini juga menarik komentar wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, yang menilai akan aneh jika salah satu mantan orang terdekatnya tersebut memilih 'berkhianat' ke Giuseppe Meazza.

"Saya tidak tahu harus bereaksi seperti apa, karena Leonardo memiliki sejarah dan cerita penting bersama AC Milan,"

"Dia memulai karirnya bersama Milan, pertama pemain, lalu manajer, kemudian hingga menjadi pelatih,"

"Apa yang terjadi di tahun lalu hanyalah sebuah kesalahan, saya pikir jika para pemain tidak cedera, ia akan bisa lebih baik, saya hanya bisa meminta maaf atas segala yang harus terjadi,

Ucapan Terima Kasih Terakhir Benitez

Bola.net - Usai menyepakati pemutusan kontrak dengan Inter Milan, Rafael Benitez mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para pendukungnya dan mengaku sedih harus meninggalkan Inter Milan.

"Saya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung perkataan saya selama saya di Inter. Saya ucapkan terima kasih kepada staf, pemain, direksi, dan fans yang sudah mempercayai saya," kata Benitez.

"Dua gelar yang kita menangkan adalah hasil komitmen dari apa yang kita kerjakan di sini."

"Sedih bagi saya meninggalkan klub sebesar Inter dan saya berharap tim ini akan meraih segala kesuksesan di masa depan," tuturnya.

Ia yang sempat bersitegang dengan Massimo Moratti sebelumnya, juga mengucapkan terima kasihnya karena telah diberi kesempatan untuk melatih di klub yang musim lalu merengkuh treble itu.

"Dan pada akhirnya saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Massimo Moratti yang sudah menunjuk saya sebagai pelatih Inter," tutupnya.

Belum ada keterangan resmi dari Inter siapa yang akan menjadi penerus Benitez selanjutnya, hanya saja santer kabar di Italia bahwa Leonardo lah yang akan menjadi penggantinya.

Benitez Selesai di Inter

Beritabola.com Milan - Kerja sama Inter Milan dan Rafael Benitez berakhir. Dalam pernyataan klub hari ini, Kamis (23/12/2010), pelatih asal Spanyol itu dinyatakan tak lagi melatih La Beneamata.

Disebutkan bahwa Inter dan Benitez sepakat mengakhiri kontrakmereka, enam bulan semenjak pria 50 tahun itu bekerja di Giuseppe Meazza, sebagai suksesor Jose Mourinho yang membawa Nerazzurri meraih tiga gelar juara di musim lalu.

"Inter dan Rafael Benitez memberitahukan bahwa, dengan kesepahaman dan kepuasan bersama, mereka telah mencapai kesepakatan untuk resolusi lebih awal dari hubungan kerjanya," demikian pernyataan Inter.

Benitez tidak memberi impresi bagus sejak memimpin Inter. Mereka tidak lagi mendominasi di kompetisi domestik dan walaupun lolos ke babak 16 besar Liga Champions tapi cuma jadi runner up grup di bawah tim debutan, Tottenham Hotspur.

Di saat terus digoyang isu akan dipecat, mantan pelatih Valencia dan Liverpool itu malah melontarkan pernyataan kontroversial seusai membawa Inter memenangi Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi minggu lalu. Dia mengisyaratkan mundur jika Inter tidak membeli pemain baru di bulan Januari.

"Inter sekali lagi berterima kasih pada Rafael Benitez atas pekerjaannya buat tim ini, yang mana dia telah memberikan kesuksesan di Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub," demikian pernyataan Inter.

Benitez pun berterima kasih pada Inter "atas pengalaman dan kemenangan-kemenangan yang pernah dia raih bersama-sama".

Isu yang beredar adalah Leonardo, yang musim lalu membesut AC Milan, akan menggantikan Benitez untuk menukangi Javier Zanetti dan kawan-kawan. Nama lain yang masuk bursa adalah Luciano Spalletti, Fabio Capello, Walter Zenga, dan Andre Villas-Boas.

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger