Headlines News :

WELCOME LUCIANO

WELCOME LUCIANO

Berita Terbaru FC Internazionale

Tampilkan postingan dengan label Hasil Pertandingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hasil Pertandingan. Tampilkan semua postingan

Highlights Pertandingan INTER 2-0 Napoli | Serie A matchday 33, 17 April 2016

Written By Japrax on Minggu, 17 April 2016 | 09.39

Highlights Pertandingan INTER 2-0 Napoli | Serie A matchday 33, 17 April 2016


Hajar Frosinone 4-0, Inter Puncaki Klasemen

Written By Japrax on Senin, 23 November 2015 | 06.34

Milan - Inter Milan merebut posisi puncak klasemen Serie A dari tangan Napoli. Nerazzurri memimpin klasemen usai membukukan kemenangan telak atas Frosinone dengan skor 4-0.

Dalam pertandingan di Giuseppe Meazza, Senin (23/11/2015) dinihari WIB, Inter membuka keunggulan di menit ke-29. Gol yang dibuat Jonathan BIabiany memberi Inter keunggulan 1-0 yang bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Inter kian tak terbendung. Tiga gol dibuat oleh Mauro Icardi, Jeison Murillo, dan Marcelo Brozovic untuk memberi Inter kemenangan 4-0.

Tambahan tiga poin dari laga ini mengantar Inter ke puncak klasemen Serie A dengan 30 poin dari 13 laga .Mereka menggeser Napoli yang sebelumnya ada di posisi teratas dengan 28 poin menyusul kemenangan atas Hellas Verona.

Sementara itu, Frosinone belum keluar dari zona degradasi. Mereka menempati posisi ke-18 dengan 11 poin dari 13 pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Tim tamu menebar ancaman lebih dulu di menit ketujuh. Crossing dari Paolo Sammarco disambut dengan tendangan voli oleh Danilo Soddimo yang mampu melepaskan diri dari kawalan Yuto Nagatomo. Tapi Samir Handanovic melakukan penyelamatan dengan satu tangan untuk menghalau bola.

Inter gantian menciptakan lewat tendangan Adem Ljajic dari luar kotak penalti di menit ke-29. Tapi Nicola Leali bisa menepisnya. Namun bola muntah langsung disambar oleh Jonathan Biabiany untuk menjebol gawang Frosinone. Inter unggul 1-0 atas tim tamu.

Tertinggal satu gol, Frosinone bereaksi. Empat menit berselang, Mobido Diakite nyaris mencetak gol untuk Frosinone setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti Inter. Tapi tendangan saltonya masih melebar dari gawang Handanovic.

Memasuki babak kedua, Biabiany nyaris mencetak gol keduanya. Tapi penyelesaian akhirnya setelah melakukan kerja sama satu-dua dengan Icardi masih melambung di atas mistar gawang.

Inter akhirnya menggandakan keunggulan di menit ke-53. Umpan Ljajic dari sisi kiri dengan mudah dituntaskan Icardi yang ada di depan gawang.

Frosinone hampir mencetak gol untuk menipiskan ketertinggalan di menit ke-61. Tapi tendangan Nicolss Castillo memanfaatkan clearance yang buruk dari pemain belakang Inter masih bisa diblok oleh Jeison Murillo.

Murillo kemudian mencetak gol untuk membawa Inter menjauh tiga menit jelang laga usai. Memanfaatkan umpan tumit Stevan Jovetic, Murillo yang merangsek hingga ke kotak penalti melepaskan tembakan dengan kaki kanan untuk menjebol gawang Frosinone.

Gol Marcelo Brozovic di masa injury time melengkapi kemenangan Inter. Ljajic sekali lagi menjadi kreator dengan melepaskan assist yang langsung disambar Brozovic dengan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Inter menutup laga dengan kemenangan 4-0.

Susunan Pemain

Inter: Handanovic; Nagatomo (Ranocchia 60), Miranda, Murillo, Telles; Melo, Kondogbia; Biabiany (Perisic 86), Jovetic, Ljajic; Icardi (Brozovic 88)

Frosinone: Leali; Rosi, Diakité, Blanchard, Crivello; Paganini (Carlini 83), Gori (Gucher 77), Sammarco, Soddimo; D Ciofani (Longo 77), Castillo


(nds/din)

Jinakkan Serigala Roma, Inter Milan Rebut Puncak Klasemen

Written By Japrax on Minggu, 01 November 2015 | 06.25

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan sukses menggusur AS Roma dari puncak klasemen sementara Serie A usai berhasil menaklukan tim asuhan Rudi Garcia itu 1-0 di San Siro, Ahad (1/11) dini hari WIB. Inter menang berkat gol tunggal yang dicetak oleh Gary Medel yang melakukan tendangan jarak jauh di babak pertama, tepatnya pada menit ke-31.

Pertandingan kedua tim sebenarnya berjalan dengan cukup seimbang. Kedua tim sama-sama memainkan tempo permainan yang sangat cepat. Beberapa kali striker I Lupi Edin Dzeko melakukan ancaman terhadap gawang Inter yang dijaga Samir Handanovic.

La Beneamata yang sudah unggul pun juga tak puas dan terus mencoba mencari gol keduanya di pertandingan itu. Pada menit ke-43, Fredy Guarin nyaris saja mencetak gol saat melakukan sepakan melengkung dari bibir kotak penalti. Sepakan pemain asal Kolombia itu melenceng tipis di samping tiang gawang Roma yang dijaga Szczesny.

Memasuki babak kedua, tak banyak perubahan skema yang dilakukan kedua tim. Inter justru memperkuat lini tengahnya dengan memasukan Kondogbia untuk menggantikan Medel. Masuknya pemain yang dibeli dari AS Monaco itu memuat alur serangan Inter menjadi lebih hidup.

Tapi Roma tetap saja tak kenal lelah dalam mencoba mencari gol balasan. Pada menit ke-54 Dzeko lagi-lagi menebar ancaman melalui sundulan akurat. Untung saja Handanovic lebih siap menepis bola dari eks pemain Manchester City itu. Begitu juga dengan peluang Mohamed Salah empat menit setelahnya yang juga belum mampu menaklukkan ketangguhan Handanovic.

Meski tempo pertandingan tetap berlangsung cepat di sisa laga, gol tambahan di San Siro tak kunjung tercipta. Sehingga Roma harus mengakui keunggulan 1-0 Inter Milan. Inter memimpin perolehan angka yaitu 24 poin. Unggul satu poin dari AS Roma yang berada di posisi dua.

Inter Milan (4-3-3)
Handanovic; D’Ambrosio, Miranda, Murillo, Nagatomo; Guarin, Medel, Brozovic; Llajic, Jovetic, Perisic
pelatih: Roberto Mancini

AS Roma (4-3-3)
Szczesny; Maicon, Manolas, Rudiger, Digne; Florenzi, Nainggolan, Pjanic; Salah, Gervinho, Dzeko
pelatih: Rudi Garcia

Inter Milan Raih Kemenangan 0-1 Atas Bologna dengan 10 Pemain

Written By Japrax on Rabu, 28 Oktober 2015 | 05.44

TRIBUNNEWS.COM - Meski bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-60, Inter Milan nazionale tetap sanggup mencuri kemenangan di markas Bologna.
Skuat asuhan Roberto Mancini itu menang dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan lanjutan Liga Italia yang berlangsung di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Rabu (28/10/2015) dini hari.
Kemenangan La Beneamata dipersembahkan oleh sang kapten, Mauro Icardi, yang sukses memaksimalkan umpan manis Adem Ljajic.

Icardi mampu menjebol gawang Bologna pada menit ke-67. Gol itu jadi pemecah kebuntuan setelah kedua tim bermain tanpa gol di sepanjang babak pertama.

Inter Kembali Puncaki Klasemen

Written By Japrax on Minggu, 04 Oktober 2015 | 22.26

Inter Kembali Puncaki Klasemen
Pemain Inter Milan (REUTERS/Giorgio Perottino)
 
VIVA.co.id - Hasil mengecewakan kembali dipetik Inter Milan. Skuad asuhan Roberto Mancini itu hanya bermain imbang 1-1 melawan Sampdoria di Luigi Ferraris dalam lanjutan Serie A, Minggu 4 Oktober 2015.

Setelah laga berjalan alot tanpa gol di babak pertama, Sampdoria memecah kebuntuan di awal paruh kedua. Tepatnya di menit 51, Luis Muriel mengoyak jala Inter dan membawa Sampdoria unggul 1-0.

Tertinggal, membuat Inter bermain lebih menekan. Hasilnya, pada menit 76, Inter sukses menyamakan kedudukan melalui sontekan Ivan Perisic memanfaatkan umpan Mauro Icardi.

Inter sebenarnya mendominasi laga dengan penguasaan bola hingga 65 persen dan melepas 14 tembakan (5 shot on goal). Sayang tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Ini untuk kedua kalinya Inter tidak menang di dua laga terakhir. Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, Inter kalah dari 1-4 Fiorentina. Namun, tambahan satu poin, sudah cukup membuat Inter kembali ke puncak klasemen.

Inter memuncaki klasemen sementara Serie A dengan 16 poin dari tujuh laga. Unggul satu poin dari Fiorentina yang baru akan melakoni laga ketujuh melawan Atalanta pada Senin dinihari nanti.

Sementara itu, hujan gol terjadi di laga Palermo melawan AS Roma. Enam gol tercipta di laga ini. Kubu tamu menang 4-2. Kedua tim saling berbalas gol dari menit 2 hingga penghujung laga.

Susunan Pemain:
Sampdoria:
Emiliano Viviano, Djamel Mesbah, Niklas Moisander, Pedro Pereira, Ervin Zukanovic, Fernando, Édgar Barreto, Joaquin Correa (Angelo Palombo 56'), Roberto Soriano, Citadin Eder, Luis Muriel (Cassano 77')

Internazionale:
Samir Handanovic, Alex Telles, Gary Medel, Davide Santon, Jeison Murillo, Geoffrey Kondogbia (Jonathan Biabiany 63'), Fredy Guarín, Felipe Melo, Rodrigo Palacio (Manaj 71'), Mauro Icardi, Ivan Perisic

Kalahkan Verona, Inter Kokoh di Puncak Klasemen

Written By Japrax on Kamis, 24 September 2015 | 07.19

 Felipe Melo berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Verona
Felipe Melo berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang
REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan mempertahankan tahta capolista atau puncak klasemen Seri A Italia. Inter berhasil menundukkan Hellas Verona dengan skor 1-0 dalam lanjutan Seri A Italia pekan kelima di Giuseppe Meazza, Milan pada Kamis (24/9) dini hari WIB.

Dengan hasil ini, Inter mengoleksi capaian sempurna 15 poin dari lima pertandingan. Tren positif ini menjadi ulangan rekor gemilang Nerazzurri pada musim 1966-1967.

Gol satu-satunya pada pertandingan itu lahir dari sundulan Felipe Melo pada menit ke-56. Berawal dari tendangan sudut yang dilepaskan Alex Telles, Melo menyambutnya dengan sundulan cantik yang meluncur mulus ke gawang Verona. Keunggulan Inter pada pertandingan yang turut disaksikan sang Presiden Erick Thohir itu bertahan hingga wasit meniup peluit berakhirnya pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Usai wasit meniup peluit tanda mulainya pertandingan, kubu tuan rumah langsung menginisiasi serangan. Adem Ljajic yang akhirnya mendapat kesempatan untuk memulai pertandingan sejak menit pertama, bahu membahu bersama penggawa Inter lainnya untuk mempertahankan tren positif musim ini.
Meski begitu, Verona tak menyerahkan permainan begitu saja ke Inter. Pada 10 menit pertama pertandingan, bola justru lebih banyak berkutat di lini tengah permainan.

Pertandingan justru berjalan cukup keras. Wasit pun telah mengeluarkan dua kartu kuning dalam rentang 10 menit pertama pertandingan. Kartu kuning pertama untuk gelandang Inter Fredy Guarin pada menit ke-3 dan gelandang Verona pada menit ke-8.

Permainan keras berlanjut. Pada menit ke-16, striker Verona Giampaolo Pazzini menjadi korban. Ia mendapat tekel keras dari Felipe Melo. Meski sempat berusaha kembali merumput, ia akhirnya diganti pada menit ke-21.

Jual beli serangan terus terjadi. Inter berupaya mengandalkan bola-bola lambung untuk mengancam gawang Verona. Pada menit ke-42, melalui tendangan sudut, Miranda menyambut umpan dan menyundulnya ke gawang lawan. Sayang, sundulannya masih membentur pemain Verona dan kembali menghasilkan tendangan sudut.

Usaha berikutnya tak begitu baik. Umpan dari tendangan sudut melebar jauh dari kotak penalti. Medel yang berupaya memperbaiki serangan melepaskan umpan silang namun berhasil dihalau lini pertahanan Verona. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda turun minum.

Babak kedua dimulai dengan permainan lambat. Inter menguasai penguasaan bola namun kedua tim belum mampu menghasilkan serangan yang benar-benar mengancam.

Pada menit ke-54 justru Verona yang mengancam tuan rumah. Tendangan Sala menghantam mistar gawang yang dikawal Handanovic.

Akan tetapi, dua menit berselang, Inter berhasil menunjukkan kekuatannya sebagai pemangku puncak klasemen. Umpan Tellos dari tendangan sudut berhasil dikonversi menjadi gol oleh Melo. Inter pun unggul 1-0.

Pascalahirnya gol pertama, tempo permainan cenderung menurun. Verona memanfaatkan hal itu dengan menebar ancaman jelang 10 menit terakhir pertandingan. Pemain pengganti Verona Siligardi melepaskan tendangan keras ke gawang Inter pada menit ke-79. Beruntung kiper Handanovic melakukan penyelamatan gemilang. Bola liar pun segera diamankan Miranda.

Gol Tunggal Icardi Jaga Kesempurnaan Inter

Written By Japrax on Minggu, 20 September 2015 | 21.44


Gol Tunggal Icardi Jaga Kesempurnaan Inter 
 
Verona - Inter Milan melanjutkan start sempurnanya di Serie A dengan mengalahkan Chievo Verona. Nerazzurri memetik kemenangan 1-0 lewat gol dari Mauro Icardi.

Dalam pertandingan giornata keempat di Stadio Marc Antonio Bentegodi, Minggu (20/9/2015), Inter kembali memasang Gary Medel di barisan pertahanan. Sementara Alex Telles mendapat kesempatan untuk debut menyusul cederanya Joao Miranda dan Juan Jesus.

Inter mampu mencetak gol tiga menit jelang turun minum lewat sepakan Icardi dari jarak dekat. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Inter dipaksa lebih banyak bertahan oleh Chievo yang mengejar gol penyeimbang. Namun hingga laga berakhir, Chievo tak mampu mencetak gol balasan.

Dengan kemenangan ini, Inter masih mempertahankan laju kemenangannya menjadi empat laga secara beruntun. Dengan 12 poin, pasukan Roberto Mancini itu kokoh di puncak klasemen.

Sementara itu, ini adalah kekalahan pertama bagi Chievo di musim ini. The Flying Donkey untuk sementara tetap berada di urutan kedua dengan tujuh poin.

Jalannya Pertandingan

Ancaman lebih dulu datang dari Chievo di menit ke-19. Tendangan sudut Valter Birsa disambut sundulan oleh Lucas Castro. Namun bola tandukan Castro masih sedikit di atas mistar gawang Inter.

Empat menit kemudian, giliran Inter yang membahayakan gawang Chievo. Alex Telles yang bergerak dari sisi kiri melakukan penetrasi hingga ke kotak penalti. Dia kemudian melepaskan tembakan dari sudut sempit, tapi bola masih bisa ditepis oleh Albano Bizarri.

Di menit ke-33, Chievo mendapat tendangan bebas menyusul pelanggaran terhadan Birsa. Birsa yang mengeksekusinya sendiri masih belum menemui sasaran. Tendangannya melambung di atas mistar gawang.

Tampil lebih agresif dalam menyerang, Chievo justru kebobolan tiga menit jelang turun minum. Mauro Icardi memanfaatkan kelengahan barisan belakang Chievo untuk memaksimalkan umpan terobosan dari Geoffrey Kondogbia. Dia kemudian melepaskan tembakan jarak dekat untuk menjebol gawang Chievo.

Tak lama berselang, Chievo balik mengancam. Birsa melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang memaksa Handanovic melakukan penyelamatan. Bola muntah disambut oleh Castro, tapi sepakannya masih melebar.

Memasuki babak kedua, Chievo yang tertinggal mengambil inisiatif untuk menyerang. Lima menit usai restart, peluang bagus didapat Chievo. Tapi tendangan keras Alberto Paloschi masih melayang di atas mistar gawang Samir Handanovic.

Chievo terus menyerang dan memaksa Inter untuk bertahan. Stevan Jovetic dan Icardi kesulitan untuk menghadirkan ancaman bagi gawang Chievo. Sementara Chievo yang terus menyerang kembali dapat peluang. Tapi crossng Nicolas Frey tak mampu dimaksimalkan oleh Perparim Hatemaj. Tendangannya masih melebar dari gawang Inter.

Inter yang lebih banyak bertahan mendapat sebuah kesempatan lewat serangan balik. Perisic yang bergerak cepat di sisi kiri mampu menembus pertahanan Chievo. Tapi umpannya ke Icardi yang sudah menunggu di depan gawang bisa dipotong oleh Bostjan Cesar.

Chievo terus menyerang. Di menit ke-90, peluang kembali didapat tim tuan rumah. Tapi sundulan Cesar menyambut sebuah umpan dari dalam kotak penalti masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Handanovic.

Hingga wasit meniup peluit panjang, keunggulan Inter tetap bertahan.

Susunan Pemain

Chievo: Bizzarri; Frey, Gamberini, Cesar, Gobbi; Hetemaj, Rigoni (Pepe 80), Birsa (Mpoku 75); Castro, Paloschi (Inglese 68), Meggiorini

Inter: Handanovic; Santon, Medel, Murillo (Ranocchia 69), Telles; Guarin, Melo, Kondogbia (Brozovic 85); Perisic; Jovetic (Palacio 75), Icardi

Hasil Pertandingan: Chievo 0-1 FC Internazionale

Mauro Icardi Inter Chievo 
 
FC Internazionale menjaga catatan seratus persen di awal musim ini usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Chievo dalam lanjutan Serie A Italia di Stadio Marc'Antonio Bentegodi, Minggu (20/9) malam WIB.
Gol tunggal Nerazzurri dicetak Mauro Icardi pada menit ke-42. Dengan kemenangan ini, Inter tetap memuncaki klasemen sementara dengan mengumpulkan 12 poin, hasil dari empat kemenangan secara beruntun. Sementara itu, Chievo harus tertahan di peringkat ketiga dengan raihan tujuh poin.

Babak Pertama

Kedua tim memiliki peluang bagus di empat menit awal babak pertama. Tendangan firts-time Lucas Castro dari dekat kotak penalti mampu dimentahkan kiper Inter Samir Handanovic. Beberapa saat kemudian, Stevan Jovetic mengancam pertahanan Chievo dengan sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti, namun laju bola terlalu lemah sehingga dengan mudah diantisipasi kiper Chievo Albano Bizzarri.

Chievo memiliki peluang bagus pada menit ke-12 ketika Valter Birsa melakukan percobaan dengan tendangan bebasnya, namun hanya membentur pagar betis lawan. Ivan Perisic berusaha melakukan serangan balik, namun ada bek Chievo Nicolas Sebastien Frey yang membaca pergerakannya dengan baik.

Chievo kembali mendapat peluang pada menit ke-19. Castro melakukan sundulan kepala saat menyambut umpan sepak pojok, namun hanya melambung tipis di atas mistar gawang. Empat menit berselang, Alex Telles memaksa Bizzarri melakukan penyelamatan bagus.

Gol yang ditunggu-tunggu Inter akhirnya tercipta ketika pertandingan sudah memasuki menit ke-42. Berawal dari leparan ke dalam, bola mengarah kepada Geoffrey Kondogbia, yang diteruskan dengan kiriman kepada Icardi. Sang kapten berhasil menguasai bola dengan melepaskan sepakan keras ke arah gawang.

Hingga pertandingan babak pertama berakhir, Inter tetap unggul tipis 1-0.

Babak Kedua

Tertinggal, Chievo bernafsu untuk menekan pertahanan Inter di awal kedua. Pada menit ke-50, mereka mengancam melalui Alberto Paloschi, yang melepaskan sepakan keras dari area kotak penalti, namun bola hanya melesat tipis di atas mistar gawang.

Empat menit berselang, Jovetic memiliki peluang melalui tendangan bebas dari jarak 30 yard, namun bola masih belum mengenai sasaran.

Ketika pertandingan sudah memasuki menit ke-81, Perisic melakukan pergerakan membahayakan lawan dengan menyusur dari sisi kiri dan memasuki kotak penalti, namun sepakannya mampu diblok.

Bek Chievo Bostjan Cesar nyaris mencetak gol di injury time, namun sundulan kepalanya hanya menyamping ke sisi kanan gawang. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol dari Inter dan Chievo juga gagal menyamakan kedudukan.

Susunan Pemain Inti:

CHIEVO (4-3-1-2): Bizzarri; Frey, Gamberini, Cesar, Gobbi; Castro, Rigoni, Hetemaj; Birsa; Meggiorini, Paloschi.
INTER (4-3-1-2): Handanovic; Santon, Medel, Murillo, Telles; Melo, Guarin, Kondogbia; Perisic; Jovetic, Icardi.

Tekuk Milan, Inter Puncaki Klasemen Serie A

Written By Japrax on Senin, 14 September 2015 | 06.00

Tekuk Milan, Inter Puncaki Klasemen Serie A
Gelandang Inter Milan, Fredy Guarin rayakan gol ke gawang AC Milan (REUTERS/Giorgio Perottino) 
 
VIVA.co.id -  Inter Milan sukses memuncaki klasemen sementara Serie A. Hal tersebut dipastikan usai La Beneamata menekuk AC Milan 1-0  dalam duel bertajuk Derby della Madonnina, Minggu 12 September 2015 (Senin dini hari WIB).

Tampil di Giuseppe Meazza, Inter tampil menguasai permainan dan mendapatkan banyak peluang. Namun kegemilangan kiper Diego Lopez membuat Inter kesulitan mencetak gol.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir di menit 58. Umpan Davide Santon diselesaikan dengan sempurna oleh Fredy Guarin. Kali ini Lopez dibuat tak berdaya.

Milan menambah daya gedor dengan memasukkan Mario Balotelli di menit 62. Super Mario coba melepaskan tendangan namun gagal menemui sasaran.

Peluang emas didapat La Beneamata di menit 71. Namun, sundulan dari Mario Icardo belum bisa berbuah maksimal.

Milan berupaya menekan. Tendangan bebas Balotelli di menit 82 nyaris saja berbuah gol. Beruntung, masih bisa digagalkan kiper Samir Handanovic.

Tak ada gol tercipta hingga akhir pertandingan. Inter sukses menang 1-0. Hasil ini membawa tim besutan Roberto Mancini memuncaki klasemen Serie A dengan 9 poin dari 3 pertandingan. Sementara itu, Rossoneri tertahan di peringkat 12 dengan 3 poin.

Susunan Pemain

Inter Milan: Samir Handanovic; Davide Santon, Gary Medel, Jeison Murillo, Juan Jesus (Alex Telles 68'); Fredy Guarin, Felipe Melo, Geoffrey Kondogbia; Ivan Perisic (Andrea Ranocchia 85'), Mauro Icardi, Stevan Jovetic (Rodrigo Palacio 72')

AC Milan: Diego Lopez; Ignazio Abate, Cristian Zapata, Alessio Romagnoli, Mattia De Sciglio; Juraj Kucka (Andrea Poli 72'), Riccardo Montolivo, Giacomo Bonaventura; Keisuke Honda (Alessio Cerci 81'); Luiz Adriano, Carlos Bacca (Mario Balotelli 62')

Hasil Laga Internasional Pemain Nerazzurri

Written By Japrax on Sabtu, 05 September 2015 | 18.30


MILAN – Sejumlah penggawa Nerazzurri tampil membela tim nasional mereka masing-masing kemarin. Yuto Nagatomo bermain penuh 90 menit kala tim Jepang yang ditangani oleh Vahid Halilhodžić melibas Kamboja 3-0 di kandang dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018.

Ivan Perisic menjadi starter Kroasia asuhan Niko Kovac kala bertamu ke Azerbaijan, sebelum diganti di menit 83. Rekan setimmya di Inter, Marcelo Brozovic masuk memperkuat negaranya di menit 71, menggantikan Luka Modric.

Andrea Ranocchia tidak ikut main ketika Italia menang tipis atas Malta dalam lanjutan kualifikasi Euro 2016.

Rei Manaj bermain selama setengah jam saat Albania ditahan seri 1-1 dengan Israel (kualifikasi Euro U-21), sedangkan Federico Dimarco tampil lebih dari satu jam ketika Italia diimbangi Belanda tanpa gol dalam duel persahabatan level U-19.

Adem Ljajic mencatatkan namanya di papan skor pada saat Serbia mengalahkan Armenia dengan skor 2-0 dalam kualifikasi Euro 2016. Sang penyerang menorehkan gol kedua negaranya pada menit 53, sebelum digantikan oleh Fejsa 20 menit kemudian.

Sementara itu, Geoffrey Kondogbia menonton dari bangku cadangan ketika Prancis menang 1-0 di Portugal berkat gol tendangan bebas dari Mathieu Valbuena di menit-menit akhir.

Hasil Pertandingan Carpi vs Inter Milan: Skor 1-2

Written By Japrax on Senin, 31 Agustus 2015 | 05.31

Hasil Pertandingan Carpi vs Inter Milan: Skor 1-2
Carpi Vs Inter Milan © AFP

Bola.net - Inter Milan Raih Kemenangan Kedua

Inter Milan kembali memetik kemenangan di Serie A. Melawan Carpi, Senin (31/8), pasukan Roberto Mancini memetik kemenangan 1-2.

Dua gol Inter diborong oleh pemain yang baru bergabung pada musim panas ini, Steven Jovetic. Sedangkan satu gol tuan rumah diciptakan oleh Antonio Di Gaudio.

Meskipun start agak lambat, tapi secara keseluruhan, Inter Milan menguasai jalannya pertandingan. Steven Jovetic membuat timnya unggul pada menit 31. Carpi sempat menyamakan kedudukan pada menit 81. Dan Jovetic kembali menjadi penyelamat setelah mendapat hadiah penalti pada menit 89.

Carpi memiliki peluang memimpin laga ketika pertandingan yang berlangsung di Alberto Braglia ini memasuki menit 8. Handanovic harus menghentikan tendangan keras dari Lorenzo Lollo setelah Wallace memenangkan duel udara dengan Juan Jesus.

Meskipun tak unggul dalam penguasaan bola, Carpi kerap melakukan tusukan berbahaya di depan gawang Inter. Lagi-lagi tuan rumah mampu mengancam gawang Inter. Menit 28, Matos yang lolos dari jebakan offside melakukan tembakan. Untung, Handanovic berhasil menepisnya.

Inter akhirnya mampu menjebol gawang Carpi pada menit 31.  Setelah mendapat umpan lambung dari tengah oleh Guarin, Jovetic melakukan tembakan first time ke gawang Brkic. Meskipun kiper mampu menepis bola, namun bola liar disambut kembali oleh Jovetic dan memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong. Internazionale memimpin 0-1.

Pada menit 43, Carpi memiliki peluang menyamakan kedudukan. Namun tembakan Wilczek masih melambung tipis di atas mistar Handanovic.

Di paruh kedua, Inter masih menguasai pertandingan. Namun pasukan Nerazzurri kesulitan menambah keunggulan.

Sementara itu, mendekati menit akhir, Carpi terus berusaha menyamakan kedudukan setelah dalam pertandingan sebelumnya menelan kekalahan 5-2 dari Sampdoria.

Usaha keras ini berujung pada terjadinya gol pada menit 81. Berawal dari Lasagna yang memberikan umpan dari sisi kanan kepada Di Gaudio, ia langsung menjebol gawang Handanovic. Carpi kini membuat skor kembali imbang.

Delapan menit kemudian, menit 89, Inter mendapat hadiah penalti setelah Guarin dijatuhkan Silva di dalam kotak penalti. Jovetic yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menyelesaikan tugasnya tersebut. Ketika akhirnya wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga, Inter unggul atas Carpi dengan skor 1-2.

Susunan pemain kedua tim:

CARPI (3-5-2): Brkic; Letizia, Bubnjic, Gagliolo; Wallace (Antonio Di Gaudio 76'), Lollo, Marrone, Fedele (Andrea Lazzari 79'), Gabriel Silva; Ryder Matos, Wilczek (Kevin Lasagna 69').

INTER (4-3-1-2): Handanovic; Santon (Nagatomo 80'), Miranda, Murillo, Juan Jesus; Guarin, Medel, Kondogbia; Brozovic (Hernanes 85'); Palacio, Jovetic (Andrea Ranocchia (90').

Statistik Carpi vs Inter Milan

Penguasaan bola: 31% - 69%
Shot (on goal): 10 (5) - 12 (5)
Pelanggaran: 11 - 17
Offside: 6 - 1
Kartu kuning: 3 - 4
Kartu merah: 0 - 0 (bola/shd)

Jovetic Hantar Internazionale Awali Musim dengan Kemenangan

Written By Japrax on Senin, 24 Agustus 2015 | 09.15


Stevan Jovetic berhasil menghantar klub barunya, Internazionale mengawali Serie A musim 2015/16 dengan kemenangan. Di mana penyerang yang didatangkan dari Manchester City itu mencetak gol telat yang membuat La Beneamata menang tipis 1-0 atas Atalanta, Senin (24/8) dini hari WIB.
===

Bermain di Giuseppe Meazza, Inter tampil menekan sejak awal pertandingan. Geoffrey Kondogbia mendapat peluang empat menit pasca kick-off. Tapi sepakannya masih melambung di atas mistar. Assane Gnoukouri juga mendapat peluang di menit ke-14. Dia bernasib serupa dengan Kondogbia.
Di menit ke-22, Jovetic yang menggantikan Mauro Icardi memeroleh peluang pertamanya. Menyambut umpan Juan Jesus, Jovetic melepaskan tembakan ke arah kiri bawah gawang Atalanta. Tapi Sportiello mampu membaca datangnya bola.

Atalanta sendiri baru mendapat peluang di menit ke-25. Mauricio Pinilla menyundul bola kiriman Alejandro Gomez. Tapi bola tidak mengarah dengan benar. Tiga menit kemudian, Inter kembali tebar ancaman lewat Jovetic. Sayang, tembakannya melenceng.

Kondogbia mendapat dua peluang untuk membuat Inter mengakhiri babak pertama dengan keunggulan. Tapi dua sepakannya masih berada dalam pelukan Sportiello. Sehingga pertandingan babak pertama berakhir dengan tanpa gol.

Di awal babak kedua, Inter kembali melancarkan serangan bertubi-tubi. Marcelo Brozovic mengawali rangkaian peluang di menit ke-48, disusul Kondogbia dua menit berselang. Tapi upaya keduanya masih tidak membuahkan hasil.

Disiplinnya pertahanan Atalanta terbukti membuat tim besutan Roberto Mancini ini kesulitan mencetak gol. Peluang baru kembali tercipta di menit ke-72 lewat Jovetic. Itupun berakhir di kaki bek Atalanta.
Di menit ke-84, Hernanes melepaskan tembakan keras dari jarak dekat. Sayang, bola melenceng ke kiri gawang Atalanta. Di menit ke-89, publik di Meazza nyaris bersorak girang jika saja tendangan Rodrigo Palacio tidak membentur tiang gawang sebelah kiri.

Beruntung, Jovetic dapat memaksimalkan peluang yang didapatnya saat pertandingan memasuki masa injury time menit ke-tiga. Tendangan keras melengkungnya bersarang di kanan gawang Atalanta. Sportiello tidak dapat berbuat banyak melihat bola merobek gawangnya. Inter pun menutup jalannya pertandingan dengan skor 1-0.


===
Internazionale 1–0 Atalanta (Stevan Jovetic 90+3’)
Susunan Pemain:
Internazionale: Handanovic, Miranda, Santon, Murillo, Juan Jesus, Medel, Brozovic (Manaj 85’), Gnoukouri (Hernanes 46’), Kondogbia, Palacio, Icardi (Jovetic 15’).
Atalanta: Sportiello, Drame, Stendardo, Masiello, Cherubin, Gomez (Migliaccio 75’), Moralez (D’Alessandro 64’), Carmona (Kartu Merah 71’), De Roon, Kurtic, Denis (Pinila 24’).
===
Hasil pertandingan lainnya di Giornata pertama Serie A 2015/16:
Sassuolo 2-1 Napoli, Sampdoria 5–2 Carpi FC, Palermo 1–0 Genoa, Frosinone 1-2 Torino, Fiorentina 2–0 AC Milan, Empoli 1-3 Chievo, Juventus 0–1 Udinese, Lazio 2–1 Bologna, Hellas Verona 1–1 AS Roma.
Nanda (Macanbola)

Bayern Muenchen Tekuk Inter Milan 1-0

Written By Japrax on Selasa, 21 Juli 2015 | 22.32

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Bayern Muenchen kembali mendapatkan hasil positif di turnamen pra musim kali ini. Menghadapi Inter Milan dalam laga yang bertajuk Audi Football Summit, tim berjuluk FC Hollywood itu unggul tipis dengan skor 1-0.

Pertandingan antara kedua keseblasan ini berlangsung di Shanghai stadium, Shanghai, Selasa, (21/7) malam WIB.

Muenchen yang menurunkan semua pemain terbaiknya langsung mengambil kendali permainan sejak menit pertama. Kendati demikian, Inter cukup sigap menghalau serangan anak asuhan Josep Guardiola itu.

Alhasil hingga turun minum tak ada gol yag tercipta dari kedua tim. Skor kacamata mewarnai 45 menit awal ulangan final Liga Champions lima tahun silam tersebut.

Memasuki babak kedua, baik Guardiola maupun Roberto Mancini sama-sama melakukan pergantian pemain. Namun gol yang ditunggu tak kunjung datang.  Baru pada 10 menit sebelum laga berakhir, Die Roten akhirnya bisa memecah kebuntuan.

Adalah Mario Goetze yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor, memanfaatkan umpan sebastian Rode. Skor kemenangan 1-0 raksasa Bundesliga atas Nerazzurri itu bertahan hingga akhir pertandingan.

Hernanes Dua Gol, Inter Kalahkan Sembilan Pemain Lazio

Written By Japrax on Senin, 11 Mei 2015 | 06.45

Roma - Inter Milan meraih kemenangan tipis 2-1 atas Lazio. Dua gol dari Hernanes memastikan tiga poin Nerazzurri dalam drama yang diwarnai dua kartu merah.

Bertandang ke Olimpico, Senin (11/5/2015) dinihari WIB, Inter sejatinya mengawali dengan tak�menyenangkan. Mereka langsung kemasukan saat laga baru berjalan delapan menit melalui Antonio Candreva.

Namun situasi mulai berubah di menit ke-24. Lazio harus bermain dengan 10 orang usai bek mereka, Mauricio, menerima kartu merah langsung dari wasit. Sebagai orang terakhir, dia dianggap menggagalkan potensi Rodrigo Palacio untuk berhadapan satu lawan satu dengan kiper dan mencetak gol.

Pelanggaran itu berbuah tendangan bebas, yang dieksekusi dengan sempurna oleh Hernanes. Sepakan kerasnya bersarang di pojok kiri bawah gawang Lazio. Meski unggul jumlah pemain, Inter menutup babak pertama dengan skor sama kuat 1-1.

Keberuntungan tampak kembali menaungi Inter, saat Lazio kembali mendapatkan kartu merah di menit ke-61. Kiper Biancoceleste, Federico Marchetti, diusir karena mengganjal Icardi di dalam kotak terlarang. Penalti pun diberikan. Namun sepakan Icardi terbaca oleh kiper pengganti, Etrit Berisha.

Unggul jumlah, Inter terus menggempur Lazio. Upaya mereka baru berbuah hasil di menit ke-84, kembali melalui Hernanes. Itu jadi gol terakhir di laga ini, sekaligus jadi pil pahit untuk Lazio mengingat dua gol Inter diciptakan mantan pemainnya.

Dengan kemenangan ini, Inter naik ke peringkat tujuh sementara dengan nilai 52 dari 35 pekan. Mereka menggeser Genoa yang baru bermain kontra Torino pada Selasa (12/5/2015) dinihari WIB.

Sedangkan Lazio gagal menyalip AS Roma di posisi dua, yang sebelumnya ditahan imbang AC Milan. Anak asuh Stefano Pioli masih di urutan tiga dengan nilai 63 dari 35 laga, tertinggal satu angka Roma.

Jalannya Pertandingan

Baru delapan menit laga berjalan, Antonio Candreva sudah menjebol gawang Samir Handanovic usai meneruskan umpan Felipe Anderson.

Inter punya kesempatan membalas di menit ke-14. Hernanes menyodorkan umpan terobosan ke Mauro Icardi dan diakhiri dengan sepakan. Tapi upaya Icardi cuma melambung tipis.

Lazio nyaris memperbesar keunggulan di menit ke-17. Sepakan mendatar Marco Parolo dengan cemerlang ditepis Handanovic, lalu upaya susulan disapu oleh Andrea Ranocchia dengan sundulan.

Di menit ke-24, Lazio mendapatkan petaka. Mauricio mendapatkan kartu merah langsung usai melanggar Rodrigo Palacio di depan kotak penalti. Sebagai bek terakhir, dia dianggap menggagalkan peluang apik Palacio untuk berhadapan satu lawan satu dengan kiper dan mencetak gol.

Hernanes maju sebagai penendang dan sukses menempatkan bola terarah melewati pagar pemain ke pojok kiri bawah gawang.

Inter kemudian mendapatkan dua peluang beruntun. Sepakan Icardi di menit ke-29 masih di atas mistar gawang, sedangkan upaya Palacio diamankan oleh Marchetti.

Di menit ke-44, giliran Fredy Guarin menebar bahaya untuk Lazio. Sepakannya menyusul skema tendangan bebas ditepis dengan gemilan oleh Marchetti di pojok kanan gawang.

Di masa injury time, Lazio mendapatkan kesempatan lewat bola mati tak jauh dari kotak penalti. Hanya saja sepakan Lucas Biglia masih tipis di atas mistar gawang. Babak pertama berakhir.

Pada menit ke-59, Lazio mendapatkan sebuah peluang apik. Umpan terobosan Candreva disambut sepakan Miroslav Klose. Tapi Handanovic dengan sigap menahan bola dengan tubuhnya.

Petaka lain lantas menimpa Lazio di menit ke-61. Inter menyerang lewat Icardi yang merangsek ke dalam kotak penalti, saat itulah Marchetti berupaya mencuri bola dengan tangannya sambil menjatuhkan diri. Tapi alih-alih mengenai bola, dia justru mengganjal Icardi sampai terjatuh.

Penalti pun diberikan, sementara Marchetti dikartu merah wasit. Icardi lantas maju sebagai eksekutor berhadapan dengan kiper pengganti Etrit Berisha. Tapi Inter gagal memetik keunggulan karena eksekusi Icardi terbaca.

Unggul jumlah pemain, Inter terus menekan. Sebuah percobaan dari Lukas Podolski di menit ke-78 digagalkan Berisha. Sementara upaya Hernanes tak selang lama masih melambung.

Upaya mereka mencetak gol pada akhirnya berbuah manis di menit ke-84. Dari sebuah serangan balik, Mateo Kovacic mengirimkan umpan terobosan ke Hernanes yang kemudian menuntaskannya dengan sepakan ke pojok kanan bawah gawang. Tak ada gol lain di sisa waktu.

Susunan pemain:

Lazio: Marchetti; Basta, Mauricio, Ciani, Radu; Biglia, Parolo; Candreva (Keita 77), Mauri (Braafheid 27), Felipe Anderson; Klose (Berisha 62)

�Inter: Handanovic; D'Ambrosio (Nagatomo 69), Ranocchia, Vidic, Juan Jesus; Guarin (Podolski 46), Medel, Kovacic; Hernanes; Palacio (Brozovic 92), Icardi

Inter Diimbangi Chievo Tanpa Gol

Written By Japrax on Senin, 04 Mei 2015 | 05.51

Milan - Inter Milan hanya meraih satu poin saat menjamu Chievo di lanjutan Serie A. Meski tampil dominan, Inter gagal membobol gawang Chievo dan harus puas dengan skor imbang 0-0.

Dalam pertandingan di Giueseppe Meazza, Minggu (3/5/2015) malam WIB, Inter mendominasi permainan dengan penguasaan bola 71:29. Meski demikian, serangan Inter tak efisien. Dari 24 kali percobaan, hanya empat yang mengarah ke gawang Chievo.

Sementara itu, tim tamu yang lebih banyak mengandalkan serangan balik beberapa kali mengancam gawang Inter di babak kedua. Namun Samir Handanovic yang tampil prima mampu mengamankan gawang Inter dari kebobolan. Dia tercatat melakukan empat penyelamatan sepanjang pertandingan.

Dengan tambahan satu poin, Inter masih belum mampu memangkas jarak dengan tim-tim yang ada di zona Eropa. Nerazzurri kini mengumpulkan 49 poin, tertinggal tiga angka dari Fiorentina yang di saat bersamaan menang atas Cesena dan naik ke posisi kelima dengan 52 poin.

Sementara itu, Chievo berada di peringkat ke-13 dengan 41 poin.

Jalannya Pertandingan

Inter Milan sudah hampir membuka keunggulan di menit ketujuh. Rodrigo Palacio bisa mencuri bola dari Ezequiel Schelotto dan kemudian mengopernya kepada Fredy Guarin. Tapi penyelesaian akhir Guarin masih melebar di sisi kanan gawang Chievo.

Peluang bagus juga didapat Mauro Icardi di menit ke-20. Tapi sundulannya masih menyamping dan gawang Chievo masih selamat.

Inter yang dominan terus menekan pertahanan tim tamu. Namun masih belum mampu menjebol gawang Chievo. Peluang Marcelo Brozovic di menit ke-34 juga masih bisa diamankan oleh Albano Bizarri.

Hingga turun minum, tak ada gol yang tercipta dari kedua tim. Skor 0-0 menutup jalannya laga babak pertama.

Memasuki babak kedua, Inter yang ingin menambah daya gedor memasukkan Lukas Podolski dan menarik keluar Brozovic. Di menit ke-64, Hernanes juga ditarik keluar dan digantikan oleh Xherdan Shaqiri.

Sementara itu, Chievo mulai menebar ancaman. Di menit ke-65, tembakan Alberto Paloschi dari muka kotak penalti memaksa Handanovic untuk melakukan penyelamatan. Bola muntah disambar Riccardo Meggiorini tapi masih melambung.

Lima menit berselang, Chievo kembali meneror gawang Inter. Kali ini Meggiorini melepaskan tembakan usai menerima umpan dari Paloschi. Namun Handanovic masih sigap untuk menepis bola.

Ancaman untuk gawang Inter belum berakhir. Di menit ke-74, serangan Chievo lagi-lagi memaksa Handanovic melakukan penyelamatan. Kali ini dia memblok sepakan Paloschi dari jarak dekat.

Inter bukan tanpa peluang. Di menit ke-76, Podolski yang menerima bola dari Shaqiri melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Tapi upayanya ini masih belum menemui sasaran.

Semenit berselang, peluang Shaqiri juga belum menghasilkan gol. Tembakannya masih melambung dari gawang Chievo.

Chievo kembali mengancam di menit ke-84. Dari luar kotak penalti, Cristiano Biraghi yang punya ruang lantas melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri. Tapi, sial bagi Biraghi, upayanya itu masih membentur mistar gawang.

Di masa injury time, Chievo lagi-lagi mendapat peluang bagus. Paloschi yang mampu melepaskan diri dari kawalan Ranocchia kemudian masuk ke dalam kotak penalti. Tapi ruang tembaknya lebih dulu ditutup oleh Handanovic dan bola berhasil diblok.

Hingga laga usai, tak ada gol yang tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan Pemain

Inter: Handanovic; D'Ambrosio, Ranocchia, Vidic, Jesus; Guarin, Medel, Brozovic (Podolski 52); Hernanes (Shaqiri 64); Palacio (Kovacic 77), Icardi

Chievo: Bizzarri; Schelotto, Dainelli (Sardo 60), Cesar, Frey (Biraghi 7); Izco, Christiansen, Radovanovic, Hetemaj (Gamberini 57); Paloschi, Meggiorini

Inter Menang Tipis 2-1 Atas Udinese

Written By Japrax on Rabu, 29 April 2015 | 04.00

Udine - Inter Milan hanya bisa menang tipis atas Udinese pada pekan ke-33 Serie A. Padahal, tuan rumah harus tampil hanya dengan sembilan pemain sejak menit ke-58.

Bermain di Stadion Friulli, Udine, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB, Inter hanya menang 2-1 atas Udinese. Mauro Icardi membuka keunggulan Inter. Kemudian digandakan oleh gol dari Lukas Podolski.

Sejumlah insiden mewarnai laga itu. Udinese sudah kehilangan satu pemainnya sejak menit-menit terakhir babak pertama. Wasit kembali mengusir satu pemain Udinese di awal babak kedua.

Dengan tambahan tiga poin itu, untuk sementara Inter melompat tiga setrip ke urutan ketujuh dengan koleksi 48 poin.

Jalannya pertandingan

Satu kesempatan emas didapatkan Inter pada menit ke-28. Berawal dari assist Danilo D'Ambrosio dari sisi kanan dan diterima Mauro Icardi. Tapi, sundulan Icardi melebar ke kanan gawang.

Dua menit kemudian satu kesempatan didapatkan lagi. Tapi, sundulan Hernanes bisa diantisipasi kiper tuan rumah, Rodrigo Palacio.

Satu insiden terjadi di menit ke-34 sampai-sampai pertandingan dihentikan cukup lama. Cyril Thereau bertabrakan kepala dengan wajah Nemanja Vidic. Kepala Thereau sampai mengucurkan darah. Thereau pun mendapatkan perawatan dari tim medis. Kepala dia dibebat perban tapi sang pelatih Andrea Stramaccioni kembali menginstruksikan dia untuk turun ke lapangan usai perawatan itu.

Di menit ke-40, Udinese sudah kehilangan satu pemain. Maurizio Domizzi diusir keluar lapangan.

Di akhir babak pertama Hernanes mendapatkan peluang lagi. Mendapatkan umpan dari Rodrigo Palacio, sepakan Hernanes masih bisa dimentahkan kiper.

Hingga babak pertama usai, skor masih imbang 0-0.

Di menit pertama babak kedua, Inter diganjar penalti. Umpan dari tengah diterima Kovacic yang meneruskan bola sampai ke kotak penalti. Sudah amat dekat dengan gawang, Kovacic dilanggar bek Udinese, Danilo.

Icardi menjadi eksekutor penalti. Menembak gawang ke pojok kiri, kiper yang sudah memprediksi dengan benar tak menggapai bola.

Tapi, keunggulan itu tak bertahan lama. Baru dua menit memimpin pertandingan, Antonio di Natale menyamakan kedudukan. Mendapatkan umpan dari tengah lawapangan, Di Natale meyambut drai sisi kiri dan menembakkan bola ke gawang Samir Handanovic. Kedudukan imbang 1-1.

Petaka bagi Udinese di menit ke-57. Mereka harus kehilangan satu pemain lagi karena kartu merah. Emmanuel Baddu protes berlebihan terhadap wasit.

Setelah kehilangan beberapa kali kesempatan, akhirnya Inter bisa memanfaatkan unggul jumlah pemain itu. Podolski menggandakan keunggulan Inter di menit ke-65. Upaya Podolski pertama gagal karena bola mampu diblok oleh kiper. Bola muntah disambut dan usaha kedua dilakukan Podolski dan berbuah gol untuk Inter. Kedudukan 2-1 untuk keunggulan Inter.

Beberapa kesempatan untuk menambah skor kembali didapatkan Inter. Tapi, tak satupun berbuah gol. Malah gawang Inter sempat terancam di injury time tapi tak menjadi gol untuk Udinese.

Kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan Inter hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan pemain:

Udinese: Karnezis, Danilo, Domizzi, Widmer, Piris; Loureiro, Badu, Di Natale (Kone 61'), Guilherme (Pasquale 44'), Pinzi; Thereau

Inter Milan: Handanovic, Vidic, Santon, Felipe, D'Ambrosio; Icardi, Kovacic, Guarin (Podolski 65'), Medel, Hernanes (Gnokouri 90'); Palacio

Hasil Pertandingan: Inter Milan 2 vs 1 AS Roma

Written By Japrax on Minggu, 26 April 2015 | 18.34

Di laga panas yang menghasilkan total 9 kartu kuning ini, sang tuan rumah, Inter Milan berhasil keluar sebagai pemenang berkat gol Mauro Icardi di menit-menit akhir pertandingan.

Bermain dihadapan publik sendiri, Inter Milan langsung mengambil inisiatif untuk melakukan serangan. Hasil nyata langsung terlihat. Di menit ke 15 Hernanes berhasil membawa Inter memimpin berkat gol yang dicetaknya.

Tersentak oleh gol Hernanes, AS Roma langsung coba membalas lewat sontekan dari Victor Ibarbo. Namun sayang peluang emas Ibarbo masih digagalkan oleh kokohnya mistar gawang.

Jelang berakhirnya babak pertama, kapten sekaligus legenda hidup AS Roma, Francesco Totti mencoba melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sayang tendangannya masih mampu dimentahkan pemain Inter

Hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor masih tetap tidak berubah, Inter Milan 1-0 AS Roma.

Babak kedua dimulai, lagi-lagi Inter berinisiatif untuk melancarkan serangan terlebih dahulu. Pemain andalan Inter, Mauro Icardi melakukan dua percobaan di menit 52, sayang tidak ada satupun yang berubah menjadi gol.

Terlalu asik menyerang Inter kecolongan di menit 62. Adalah pemain Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan dengan tendangan kerasnya mencetak gol penyama kedudukan bagi AS Roma.

Tak lama berselang, Roma nyaris saja memimpin andai tendangan bebas Miralem Pjanic tidak dimentahkan oleh Samir Handanovic.

Pada menit 84 Icardi nyaris saja mampu membawa Inter kembali memimpin. Namun sayang tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti masih melambung tinggi.

Rasa penasaran Icardi akhirnya terpuaskan setelah ia akhirnya mampu menjebol gawang De Sanctis di menit 88 dengan memanfaatkan assist pemain yang baru saja masuk, Lukas Podolski.

Gol dari Icardi tersebut ternyata menjadi gol terakhir di laga ini. Skor akhir Inter Milan 2-1 AS Roma.

Susunan Pemain

Inter Milan: Handanovic; D'Ambrosio, Ranocchia, Vidic, Jesus; Guarin (78' Shaqiri), Gnoukouri (86' Podolski), Brozovic (71' Kovacic); Hernanes; Palacio, Icardi.

AS Roma: De Sanctis; Florenzi, Manolas, Mapou, Cholevas; Pjanic (78' Iturbe), De Rossi (89' Doumbia), Nainggolan; Ibarbo, Totti (52' Keita), Gervinho.

Statistik Pertandingan

Ball possession: 46% - 54%

Shots: 11 - 11

Shots on target: 3 - 4

Offsides: 4 - 3

Corners: 4 - 4

Kartu kuning: 5 - 4

Kartu merah 0 - 0. (bola/jrc)

Imbangi Napoli, Inter Siap Hadapi Wolfsburg

Written By Japrax on Senin, 09 Maret 2015 | 20.16

INILAHCOM, Milan - Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, puas pasukannya bisa menahan imbang Napoli 2-2 pada lanjutan Seri A di San Paolo, kandang Napoli, Senin dini hari (9/3/15) WIB.

Hasil imbang diraih setelah Inter sempat tertinggal dua gol lebih dulu lewat Marek Hamsik dan Gonzalo Higuain. Nerazzurri lantas membalas lewat tendangan Rodrgio Palacio, memanfaatkan bola muntah, serta tendangan penalti cantik Mauro Icardi dengan teknik panenka, atau mencongkel boleh ke arah tengah gawang sementara kiper lawan terkecoh dengan bergerak ke kiri atau kanan.

Icardi adalah orang yang berani dan itu adalah salah satu kekuatannya. Saya bahkan tak melihat penalti itu, karena saya tak berani melihatnya, ujar Mancini kepada Sky Sport Italia.

Inter mendominasi jalannya pertandingan namun selalu kewalahan menghadapi serangan balik mematikan. Kedua gol Napoli tercipta lewat serangan balik, begitupun empat peluang Napoli yang lain, termasuk tiga peluang Higuain dalam situasi satu lawan satu.

Kami bermain di Naples lawan tim yang hebat, jadi kami tak menyangka kami bisa mendominasi. Masalahnya adalah kami terlalu mudah kehilangan bola dan Napoli memang menunggu kami untuk itu, ia menambahkan.

Inter akan menghadapi leg pertama putaran 16 besar Liga Europa tengah pekan ini di kandang Wolfsburg. Laga ini menjadi bekal berharga bagi Nerazzurri.

Mereka (Wolfsburg) adalah tim yang sangat mirip dengan Napoli, karena mereka memainkan umpan-umpan pendek dengan baik dan punya sejumlah penyerang yang sangat gesit, yang suka berlari di antara celah. Mereka juga meninggalkan ruang untuk mencetak gol, pelatih berusia 50 tahun itu mengakhiri.

Dengan hasil imbang ini, Inter saat ini berada di peringkat kesembilan dengan 36 poin dari 26 pertandingan.

Sumber: Football Italia

Empat Gol Inter untuk Laga Terakhir Zanetti di Giuseppe Meazza

Written By Japrax on Minggu, 11 Mei 2014 | 07.00

Inter berhasil mempersembahan kemenangan 4-1 atas Lazio di laga terakhir Zanetti di San Siro (Foto: Getty Images)
Inter berhasil mempersembahan kemenangan 4-1 atas Lazio di laga terakhir Zanetti di Meazza (Foto: Getty Images)

VIVAbola - Kado manis berhasil didapatkan kapten Internazionale Milano, Javier Zanetti dalam laga terakhir di Giuseppe Meazza sebelum pensiun. La Beneamata menghabisi Lazio dengan skor telak 4-1, Minggu 10 Mei 2014 (Senin dini hari WIB). Rodrigo Palacio mencetak 2 gol, Mateo Kovacic tak kalah brilian dengan menciptakan 3 assist.

Lazio sempat mengejutkan publik tuan rumah dengan unggul cepat saat laga baru berjalan 2 menit. Giuseppe Biava sukses membobol gawang Inter yang dikawal Samir Handanovic. Umpan tarik Bruno  Pereirinha disambut sundulan oleh Lorik Cana. Biava meneruskannya dengan membobol gawang Inter dari jarak dekat.

La Beneamata tak butuh waktu lama untuk membalas. Empat menit kemudian, Rodrigo Palacio sukses membobol gawang Lazio yang dikawal Etrit Berisha. Umpan matang Mateo Kovacic sukses dimaksimalkan menjadi gol oleh Palacio.

Inter sukses berbalik unggul pada menit 34 melalui aksi Mauro Icardi. Kovacic kembali memberikan assist terukur yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Icardi.

Dua menit kemudian, Inter kembali membobol gawang Lazio. Rodrigo Palacio sukses mencetak gol keduanya dalam laga ini. Gol ini berawal dari pergerakan Yuto Nagatomo di sisi kiri. Umpan silang Nagatomo sempat mengenai pemain Lazio. Bola liar lalu dimanfaatkan oleh Palacio menjadi gol.

Pelatih Inter, Walter Mazzarri akhirnya memasukkan Javier Zanetti pada menit 52 menggantikan Jonathan. Seperti diberitakan sebelumnya, pemain 40 tahun ini mengenakan ban kapten khusus. Beberapa kali pergerakan Zanetti menebar ancaman.

Kiper tuan rumah, Samir Handanovic tampil cemerlang dalam laga ini. Beberapa kali pemain Biancocelesti harus frustrasi karena peluang mereka digagalkan pemain internasional Slovenia ini.

Inter justru menambah keunggulan pada menit 79. Tendangan jarak jauh Hernanes sukses membobol mantan klubnya. Tendangan ini juga lahir dari assist Kovacic.

Skor 4-1 untuk keunggulan La Beneamata bertahan hingga akhir laga. Hasil ini membuat peluang Inter lolos ke Europa League sangat besar. Inter menempati peringkat kelima dengan 60 poin dari 37 pertandingan. Sementara itu Lazio ada di peringkat ke-10 dengan torehan 53 poin.


Susunan Pemain
Internazionale (3-5-2):
Samir Handanovic; Andrea Ranocchia, Walter Samuel, Rolando; Jonathan (Javier Zanetti 52'), Hernanes, Zdravko Kuzmanovic (Saphir Taider 74'), Mateo Kovacic, Yuto Nagatomo; Mauro Icardi, Rodrigo Palacio (Diego Milito 64').

Lazio  (3-4-2-1):
Etrir Berisha; Giuseppe Biava, Lorik Cana, Andre Dias; Alvaro Gonzalez (Cristian Ledesma 46'), Ogenyi Onazi, Lucas Biglia, Bruno Pereirinha; Balde Keita, Felipe Anderson; Miroslav Klose.

Inter Ditumbangkan Genoa

Written By Japrax on Senin, 20 Januari 2014 | 06.00

Foto: Ist
GENOA - Inter Milan belum mampu keluar dari tren buruk. Usai diimbangi Chievo, kali ini I Nerazzurri dipaksa bertekuk lutut tim semenjana, Genoa dengan skor tipis 1-0.

Tandang ke Stadio Comunale Luigi Ferraris pada giornata ke-20 Serie A, Minggu 19 Januari 2014, Inter berambisi meraih kemenangan perdana setelah tiga laga gagal memetik kemenangan di semua kompetisi.

Allenatore Walter Mazzarri langsung duet striker andalannya, Rodrigo Palacio dan Diego Milito. Lima gelandang dalam pola 3-5-2 andalannya, diisi oleh Yuto Nagatomo, Jonathan, Esteban Cambiasso, Zdravko Kuzmanovic dan Ricky Alvarez

Inter langsung mengambil inisiatif serangan dan mendapat peluang pertama lewat aksi Alvarez. Aksinya meliuk-liuk melewati pemain Genoa berujung pada sepakan yang sayangnya masih bisa digagalkan kipper Genoa, Mattia Perin.

Genoa membalas pada menit ke-9, lewat aksi Luca Antonelli. Sayang, upayanya masih belum menemui sasaran. Semenit berselang, Inter kembali mendapat peluang. Kali ini lewat Jonathan. Namun, lagi-lagi Inter harus gigit jari lantaran Perin tampil gemilang dalam mengamankan gawangnya.

Pertandingan terbuka terus diperagakan kedua tim, meski kondisi lapangan tidak cukup mendukung lantaran cukup becek. Saling serang dan peluang pun diciptakan kedua tim. Inter yang tampil lebih ngotot punya peluang emas pada menit ke-24. Sial, Palacio dan Milito yang punya kesempatan mencetak gol, justru gagal menyarangkan bola ke gawang. Hingga turun minum, skor masih 0-0.

Masuk interval kedua, Inter kembali mendapat peluang emas lewat kaki Palacio pada menit ke-47. Sayang, tembakan mantan striker Genoa dari jarak dekat ini masih melebar.

Genoa juga terus menciptakan peluang-peluang berbahaya. Seperti yang terjadi pada menit ke-50. Alberto Gilardino sukses merangsek ke kotak penalti setelah bek Inter Rolando terpeleset karena lapangan yang licin. Namun, upaya dari mantan striker AC Milan ini juga gagal berbuah gol.

Peluang kembali didapat Genoa pada menit ke-64. Fetfatzidis melepaskan umpan yang mengenai punggung Rolando dan membuat bola berbelok arah dengan cukup deras. Beruntung bagi Inter, Samir Handanovic cukup refleks dalam menghalau bola masuk ke gawangnya.

Tiga menit berselang, Inter kembali punya peluang. Kali ini lewat Freddy Guarin yang baru masuk di babak kedua. Sayang, tembakan voli gelandang internasional Kolombia ini masih belum mampu menaklukkan ketangguhan Perin di bawah mistar.

Sepuluh menit laga tersisa, petaka bagi Inter datang pada menit ke-83. Lewat sebuah skema tendangan penjuru, Antonelli berhasil menanduk bola dan akhirnya menaklukkan Handanovic yang tampil cukup baik sepanjang laga.

Inter yang tertinggal 0-1 di sisa lima menit laga, coba merespon dengan melakukan serangan sporadis dari berbagai sisi lapangan. Palacio punya dua peluang dalam satu momen, tapi Perin kembali menggagalkannya.

Di masa injury time, Nagatomo berpeluang kembali menyelamatkan Inter dari kekalahan seperti yang dilakukannya saat melawan Chievo. Sayang, upayanya kali ini masih bisa digagalkan Luca Antonini. Skor 1-0 untuk Genoa bertahan hingga laga usai.

Kekalahan ini membuat Inter gagal memetik kemenangan di empat laga terakhirnya, usai menang atas AC Milan. Hasil ini membuat skuad Biru-Hitam terpaku di posisi enam klasemen sementara dengan 32 poin.

Susunan Pemain:
Genoa:
Perin; Antonini, De Maio, Marchese; Vrsaljko, Sturaro, Cofie, Antonelli; Bertolacci, Fetfatzidis, Gilardino.

Inter Milan: Handanovic; Rolando, Campagnaro, Juan Jesus; Nagatomo, Cambiasso, Kuzmanovic, Jonathan; Ricky; Milito, Palacio. (acf)

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger