Headlines News :

WELCOME LUCIANO

WELCOME LUCIANO

Berita Terbaru FC Internazionale

Tampilkan postingan dengan label Preview Pertandingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Preview Pertandingan. Tampilkan semua postingan

Inter Vs Napoli Ramaikan Boxing Day Liga Italia

Written By Japrax on Selasa, 25 Desember 2018 | 20.25

Inter Vs Napoli Ramaikan Boxing Day Liga ItaliaInter Milan vs Napoli tersaji Boxing Day Liga Italia. (Foto: Getty Images/Valerio Pennicino)
Jakarta - Persaingan gelar juara Liga Italia terus berlanjut di periode Natal. Duel antara Inter Milan vs Napoli meramaikan laga Boxing Day tengah pekan ini.

Inter akan menjamu Napoli di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (27/12/2018) dinihari WIB. Kedua tim terpaut delapan poin di papan klasemen dengan Inter menghuni posisi ketiga sedangkan Napoli di atasnya usai meraup 41 poin.

Nerazzurri akan mencoba bangkit setelah diimbangi Chievo 1-1 di akhir pekan lalu. Namun, Inter menghadapi konsistensi Napoli, yang mendulang delapan kemenangan dan dua seri dalam 10 laga terakhirnya.

Laga Frosinone melawan AC Milan menjadi pembuka pekan Boxing Day, Rabu (26/12) petang WIB. Kedua tim sedang sama-sama terluka setelah menjalani rangkaian hasil buruk.

Frosninone terkubur di zona degradasi usai sudah 10 kali kalah dan baru sekali menang dalam 17 pertandingan. Sementara Milan, cuma sekali menang dalam enam pertandingan liga terakhirnya termasuk menjalani tiga pertandingan terakhir tanpa kemenangan.

Juara bertahan Juventus akan menyambangi kandang Atalanta. Juventus telah memastikan status juara paruh musim setelah unggul delapan poin dari rival terdekatnya, Napoli.

Bianconeri
 wajib mewaspadai Atalanta, yang tampil oke di Azzurri d'Italia. Di musim ini, Atalanta pernah menghempaskan Inter 4-1, mengimbangi Milan 2-2, dan AS Roma 3-3.

Sementara itu Roma masih terus mencoba bangkit. Giallorossi tengah menghadapi krisis usai hanya sekali menang dalam tujuh pertandingan terakhirnya di Serie A sehingga terdampar di peringkat 10 klasemen.

Sassuolo menjadi lawan yang wajib dijinakkan Roma saat berjumpa di Olimpico, Kamis (27/12) dinihari WIB. Apalagi, Roma didukung dengan rekor bagus dengan empat kemenangan dan sekali imbang di lima pertemuan terakhir mereka.


(rin/mrp) (detil.com)

Data dan Fakta Serie A: Inter Milan vs Fiorentina

Written By Japrax on Minggu, 27 September 2015 | 19.00

Data dan Fakta Serie A: Inter Milan vs Fiorentina
Inter Milan © AFP

Bola.net - Inter Milan dan Fiorentina punya kans untuk saling menjauh saat keduanya bertemu, Senin (28/9) dini hari. Andai menang dengan selisih lebih dari satu gol, Fiorentina bisa menggeser posisi Inter dari puncak klasemen, sementara Nerazzurri cukup imbang untuk bertahan sebagai capolista.

Dalam tiga musim terakhir, pertemuan Inter dan Fiorentina masing-masing mencatatkan tiga kemenangan untuk masing-masing tim. Berikut data dan fakta laga yang lain.
  • Fiorentina menang di dua laga pertemuan terakhir musim lalu, sementara Nerazzurri menang di dua edisi sebelumnya.
  • Sebelum kalah 0-1 di bulan Maret, Inter mencatatkan 12 kemenangan kandang beruntun menjamu Fiorentina.
  • Hasil imbang melawan Fiorentina di Giuseppe Meazza pada pentas Serie A terjadi di bulan November 1996 (2-2).
  • Hanya sekali dalam sejarah tim, Inter meraih kemenangan di 5 laga awal Serie A. Hal itu terjadi di musim 1966/67 dan Nerazzurri finis pada posisi runner up setelah Juventus.
  • Fiorentina mencatatkan 9 kemenangan dari 10 laga terakhir Serie A (kalah sekali melawan Torino pada awal musim ini).
  • La Viola mencatatkan clean sheet tandang pertama ketika mengunjungi markas Carpi. Mereka selalu kebobolan pada 7 laga tandang sebelumnya.
  • Terakhir kali Fiorentina meraih 4 kemenangan di 5 laga awal Serie A terjadi pada musim 1998/99, saat itu mereka finis di posisi ketiga. (bola/mac)

Prediksi Inter Milan vs Fiorentina 28 September 2015

Prediksi Inter Milan vs Fiorentina 28 September 2015

Bola.net - Duel Inter Milan menjamu Fiorentina, Senin (28/9) di Giuseppe Meazza layaknya perebutan capolista sementara klasemen Serie A. Menang dengan margin lebih dari satu gol akan membawa Fiorentina ke puncak klasemen, sementara Inter butuh hasil seri pertahankan Capolista.

Musim ini, Inter mencatatkan start apik dengan menyapu bersih poin di 5 laga awal Serie A yang membawa mereka ke puncak klasemen sementara. La Viola menyusul kemudian di posisi runner up dengan 4 kemenangan dari 5 laga yang sudah mereka lakoni.

Dari tuan rumah, kendala terjadi di barisan lini belakang. Miranda dan Juan Jesus kondisinya diragukan untuk tampil, tetapi salah satu di antaranya kemungkinan akan tetap diturunkan sebagai starter.

Di lini depan, Stefan Jovetic bakal menjadi andalan untuk menghadapai mantan timnya. Sementara Rodrigo Palacio diperkirakan akan diparkir.

Beralih ke kondisi tim tamu, Fiorentina tak memiliki kendala berarti untuk bisa menurunkan kekuatan terbaiknya. Hanya Manuel Pasqual yang absen karena cedera. Ini berarti pelatih Paulo Sousa bakal memainkan Marco Alonso di posisi sayap kiri.

Head to Head
02/03/15 Inter Milan 0 - 1 Fiorentina (Serie A)
06/10/14 Fiorentina 3 - 0 Inter Milan (Serie A)
16/02/14 Fiorentina 1 - 2 Inter Milan (Serie A)
27/09/13 Inter Milan 2 - 1 Fiorentina (Serie A)
18/02/13 Fiorentina 4 - 1 Inter Milan (Serie A)

Lima Laga Terakhir Kedua Tim
Inter Milan (M-M-M-M-M)
24/08/15 Inter Milan 1 - 0 Atalanta (Serie A)
31/08/15 Carpi 1 - 2 Inter Milan (Serie A)
14/09/15 Inter Milan 1 - 0 AC Milan (Serie A)
20/09/15 Chievo 0 - 1 Inter Milan (Serie A)
24/09/15 Inter Milan 1 - 0 Hellas Verona (Serie A)

Fiorentina (K-M-K-M-M)
31/08/15 Torino 3 - 1 Fiorentina (Serie A)
12/09/15 Fiorentina 1 - 0 Genoa (Serie A)
18/09/15 Fiorentina 1 - 2 Basel (Liga Europa)
20/09/15 Carpi 0 - 1 Fiorentina (Serie A)
24/09/15 Fiorentina 2 - 0 Bologna (Serie A) 

Preview Serie A Italia: FC Internazionale - Hellas Verona

Written By Japrax on Rabu, 23 September 2015 | 19.00

Preview Serie A Italia: FC Internazionale - Hellas Verona 
 
FC Internazionale berpeluang terus berlari kencang di giornata kelima Serie A Italia tengah pekan ini, saat didatangi Hellas Verona yang berada dalam kondisi krisis.
Verona, selain belum mampu memetik poin penuh dalam empat pertandingan perdana musim ini, juga harus dihadapi dengan badai cedera yang menimpa skuat mereka.

Beberapa pemain andalan seperti bek Rafael Marquez, kiper Rafael, Emil Halfredsson hingga striker veteran Luca Toni harus duduk di kursi pesakitan dan minimal baru akan kembali bulan depan. Sementara itu, penyerang Bosko Jankovic juga dipastikan absen karena mendapatkan kartu merah di laga sebelumnya.

Dengan kondisi seperti itu, Verona tidak akan muluk-muluk dan akan mengincar hasil imbang di Giuseppe Meazza, dengan berharap Giampaolo Pazzini mampu memberi sengatan terhadap mantan klubnya.

Namun, mereka harus mewaspadai Nerazzurri yang saat ini sedang memiliki moril setinggi langit usai membungkus poin sempurna di Serie A sejauh ini untuk bisa memuncaki klasemen sementara.

Terlebih lagi, dalam lima pertandingan terakhir antara kedua tim, La Beneamata berhasil meraih empat kemenangan dan satu sisanya, pada laga di Meazza musim lalu, berakhir sama kuat. Dengan performa dalam bentuk terbaik, akan sulit membendung Inter.

Sebenarnya, Verona masih memiliki harapan untuk bisa mencuri angka di markas Inter nanti dengan jadwal tuan rumah yang harus menghadapi Fiorentina pada laga berikutnya.

Pelatih Roberto Mancini bisa saja melakukan rotasi terhadap skuatnya dan menyimpan beberapa pemain utama agar tetap bugar ketika bertemu La Viola.

Meski demikian, dengan formasi 4-3-3, Inter masih memiliki beberapa pemain yang bisa melapisi pemain utama dengan baik seperti Andrea Ranocchia dan Martin Montoya di lini belakang, Assane Gnoukouri dan Marcelo Brozovic di lini tengah dan juga Adem Ljajic di sektor penyerang.

Prediksi Chievo vs Inter Milan 20 September 2015

Written By Japrax on Minggu, 20 September 2015 | 08.30

Prediksi Chievo vs Inter Milan 20 September 2015

 Bola.net - Inter Milan punya kesempatan melanjutkan tren positif di lanjutan Serie A saat berkunjung ke markas Chievo di stadion Marc'Antonio Bentegodi, Minggu (20/09) petang. Inter butuh tambahan tiga poin untuk mempertegas posisi mereka di puncak klasemen.

Nerazzuri saat ini sedang nyaman sebagai pemegang Capolista dari hasil sempurna di tiga laga. Namun Chievo membayangi mereka di posisi runner up dengan perbedaan dua poin saja. Hanya dengan kemenangan Inter bisa menjadi semakin tak terkejar.

Suasana ruang ganti pasukan Roberto Mancini sedang dinaungi aura positif menyusul kemenangan dalam Derby della Madonnina pekan lalu. Gol tunggal Fredy Guarin membungkam perlawanan rival sekotanya AC Milan di Giuseppe Meazza.

Meskipun begitu, Inter sama sekali tidak boleh meremehkan kekuatan Flying Donkeys. Pasalnya anak buah Rolando Maran nyaris mempermalukan sang juara bertahan Juventus di pertandingan terakhirnya.

Bertarung di depan pendukungnya sendiri tentunya akan membuat Chievo semakin termotivasi untuk menyulitkan Inter. Bila tidak hati-hati bukan tidak mungkin Nerazzurri akan terpeleset.

Untuk mencuri poin dalam lawatannya kali ini, Inter masih akan mengandalkan Stevan Jovetic yang sudah mengemas tiga gol sejauh ini. Mauro Icardi dan Ivan Perisic siap mendampingi di lini depan.

Kondisi Joao Miranda memang masih meragukan. Namun Mancini tak perlu pusing mencari penggantinya karena Garry Medel siap digeser ke belakang seperti saat melawan Milan kemarin.

Tuan rumah kehilangan Mariano Izco dan Ivan Radovanovic karena cedera. Namun Valter Birsa siap menjadi pembeda karena sudah mengukir dua gol dan tiga assist dari tiga pertandingan. Mantan pemain Milan itu juga memainkan peran penting dalam mengorganisasi serangan balik yang cepat.

Head to Head
03/05/15 Inter Milan 0 - 0 Chievo (Serie A)
16/12/14 Chievo 0 - 2 Inter Milan (Serie A)
19/05/14 Chievo 2 - 1 Inter Milan (Serie A)
14/01/14 Inter Milan 1 - 1 Chievo (Serie A)
11/02/13 Inter Milan 3 - 1 Chievo (Serie A)

Lima Pertandingan Terakhir Chievo
13/08/15 Vicenza 2 - 1 Chievo (Friendly)
18/08/15 Chievo 0 - 1 Salernitana (Coppa Italia)
24/08/15 Empoli 1 - 3 Chievo (Serie A)
31/08/15 Chievo 4 - 0 Lazio (Serie A)
13/09/15 Juventus 1 - 1 Chievo (Serie A)

Lima Pertandingan Terakhir Inter Milan
03/08/15 Galatasaray 1 - 0 Inter Milan (Friendly)
17/08/15 Inter Milan 0 - 0 AEK Athens (Friendly)
24/08/15 Inter Milan 1 - 0 Atalanta (Serie A)
31/08/15 Carpi 1 - 2 Inter Milan (Serie A)
14/09/15 Inter Milan 1 - 0 AC Milan (Serie A) 

8 Fakta Derby Della Madonnina: Inter Terlalu Perkasa untuk Milan

Written By Japrax on Minggu, 13 September 2015 | 21.46



Liputan6.com, Milan - Inter Milan akan menjamu AC Milan di Giuseppe Meazza dalam lanjutan Serie A, Senin (14/9/2015) dini hari WIB. Pertarungan ini disebut sebagai Derby Della Madonnina.


Pertarungan paling bergengsi di Kota Milan ini biasanya berjalan dengan tensi tinggi. Tidak jarang para pemain dari kedua kesebelasan saling adu mulut hingga mengeluarkan emosinya.

Fakta Derby Della Madonnina

1. Inter dan AC Milan belum mencetak lebih dari satu gol dalam enam pertandingan terakhir Derby Della Madonnina di Serie A.

2. Dalam 10 pertandingan terakhir di Derby Della Madonnina pada ajang Serie A, Inter hanya menelan sekali kekalahan dari Milan. Inter menang 7 kali dan imbang dua kali. Kekalahan terakhir Inter dari Milan terjadi pada November 2010 dengan skor 0-1.

3. Inter sudah memenangkan dua pertandingan pertama Serie A. Hal yang baru sekali mereka menangkan dalam 11 musim Serie A sebelumnya.

3. Nerazzurri --sebutan Inter-- mengincar kemenangan ketiga demi mengulang rekor pada November 2012, yakni meraih 4 kemenangan secara beruntun.

4. AC Milan baru mencetak 1 clean sheet dari 9 pertandingan terakhir di Serie A. Terakhir kali Milan mencetak clean sheet terjadi pada bulan Mei 2015 saat melawan Torino.

5. AC Milan belum pernah meraih hasil imbang dalam 9 pertandingan terakhir di Serie A. Tim asuhan Sinisa Mihajlovic itu menang 4 kali dan kalah 5 kali.

6. Rossoneri --julukan AC Milan-- merupakan tim Serie A yang paling sedikit melepaskan sepakan terarah pada musim ini. Jumlah shots on target Milan hanya 4.

7. Dari dua pertandingan pertama di Serie A, Inter sudah melakukan 1220 umpan, lebih banyak dari tim lain. Milan hanya melepaskan 447 umpan.

8. Bek Milan, Giacomo Bonaventura telah mencetak empat gol dari enam pertandingan Serie A melawan Inter. Nerazzurri merupakan lawan favoritnya. (Cak/Ian)

Trio PAIJO Siap Tempur di Derby Della Madonnina

Liputan6.com, Milan- Inter Milan mendapat kabar baik jelang Derby della Madonnina melawan AC Milan pada lanjutan Serie A , Senin (14/9/2015) dini hari WIB. Striker Mauro Icardi sudah fit dan siap diturunkan.

Pemain asal Argentina itu sempat diragukan bisa turun di laga pekan ketiga Serie A karena diganggu cedera. Untungnya beberapa hari jelang laga penting tersebut, Icardi sudah fit.

Pelatih Roberto Mancini memastikan Icardi siap tampil. "Icardi baik-baik saja dan akan bermain," ucap Mancini kepada Gazzetta TV.

Dengan fitnya Icardi maka Mancini bisa menurunkan trio PAIJO (Rodrigo Palacio, Icardi dan Stevan Jovetic) untuk menggempur pertahanan Milan.

Inter sedang dalam tren positif. Mereka selalu menang di dua laga awal. Jovetic dua kali jadi pahlawan kemenangan Inter. (Tho/Ary)

25 Pemain Dipanggil Untuk Derby Milan

-
 
Roberto Mancini telah memilih tiga penjaga gawang, sembilan bek, enam gelandang dan tujuh penyerang untuk laga menghadapi rival sekota.


APPIANO GENTILE – Roberto Mancini telah memilih 25 pemain yang menghuni skuatnya untuk laga Inter vs AC Milan besok di laga Serie A TIM 2015/16, yang akan dimulai pukul 20:45 atau 01:45 dini hari WIB.

Berikut daftar lengkap seluruh pemain:

Penjaga gawang: 1 Handanovic, 30 Carrizo, 46 Berni;

Bek: 5 Juan Jesus, 12 Telles, 14 Montoya, 21 Santon, 23 Ranocchia, 24 Murillo, 25 Miranda, 33 D'Ambrosio, 55 Nagatomo;

Gelandang: 7 Kondogbia, 13 Guarin, 17 Medel, 27 Gnoukouri, 77 Brozovic, 83 Felipe Melo;

Penyerang: 8 Palacio, 9 Icardi, 10 Jovetic, 11 Biabiany, 22 Ljajic, 44 Perisic, 97 Manaj.

PREVIEW Serie A Italia: FC Internazionale - AC Milan



PREVIEW Serie A Italia: FC Internazionale - AC Milan


Goal.com - Derby della Madonnina ke-215 akan tersaji pekan ini, bagaimana persiapan kedua tim jelang partai bergengsi ini?

Pertandingan bigmatch Serie A Italia akan tersaji di pekan ketiga, yaitu laga bertajuk Derby della Madonnina antara FC Internazionale dan AC Milan Senin (14/9) dini hari, di Giuseppe Meazza.

Pertandingan nanti akan menjadi laga derby ke-215, dengan La Beneamata sedikit lebih unggul atas saudara tuanya tersebut. Inter meraih 76 kemenangan, sementara Milan mengoleksi 74 kemenangan, dan 64 sisanya berakhir sama kuat.

Demikian juga apabila hanya disorot khusus pada laga Serie A, Inter masih lebih unggul dengan 68 kemenangan dibandingkan dengan Rossoneri yang menang 61 kali.

Tetapi dalam beberapa pertemuan terakhir, justru Milan yang lebih banyak meraih kemenangan. Terakhir, kali Inter menang pada derby terjadi dua tahun silam, sementara sepanjang 2014 dan 2015, Rossoneri lebih mendominasi. Dua pertemuan terakhir di pra-musim juga diborong oleh Milan dengan menang 1-0 di Tiongkok dan 2-1 pada ajang Trofeo TIM.

Dalam laga nanti, Inter akan sedikit lebih diunggulkan atas Milan, menyusul keberhasilan Nerazzurri menyapu bersih dua pertandingan perdana Serie A Italia, sementara Milan sempat merasakan kekalahan di laga pembuka.

Amunisi tambahan jelang derby juga semakin memperbesar status favorit tim tuan rumah. Seperti yang diketahui, Inter mendatangkan beberapa pemain berkualitas, yaitu Ivan Perisic, Adem Ljajic, Alex Telles dan Felipe Melo jelang bursa musim panas ditutup.

                                            Mancini & Mihajlovic akan beradu strategi

Namun, persiapan skuat asuhan Roberto Mancini sedikit terganggu dengan kondisi kebugaran Joao Miranda yang mengalami cedera saat membela timnas Brasil. Tetapi, juga ada kabar baik mengenai striker Mauro Icardi yang dipastikan telah fit.

"Icardi baik-baik saja dan dia akan bermain," ujar Mancini. "tetapi Miranda akan dievaluasi, kita lihat besok atau bahkan Minggu pagi."

Dengan demikian, Mancini bisa memasang Icardi sebagai ujung tombak dengan ditopang oleh trio Jovetic, Ljajic dan Perisic, sementara Kondogbia dan Melo/Medel melengkapi sektor tengah.

Sementara itu, AC Milan juga akan kehilangan Andrea Bertolacci di lini tengah dan Luca Antonelli di lini belakang karena cedera. Hal tersebut kemungkinan akan membuat pelatih Sinisa Mihajlovic memainkan Riccardo Montolivo dan Ignazio Abate di laga derby nanti.

Di lini depan, Milan akan tetap menggantungkan harapan pada duet Luiz Adriano dan Carlos Bacca, terutama nama terakhir yang menyumbang satu gol kala Rossoneri menekuk Inter pada ajang Trofeo TIM di pra-musim.

“Dengan Bacca, saya merasa baik. Pemahaman kami membaik di setiap sesi latihan dan kami sering bicara. Seiring berjalannya waktu kami akan meningkat lebih jauh," ujar Adriano mengenai duetnya bersama Bacca.

Yang Ikonik Dari Derby della Madonnina

Written By Japrax on Sabtu, 12 September 2015 | 20.00

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion

Ketika menyebut derby Milan, sederet kejadian ini bakal selalu terkenang. 
 
Supersoccer.co.id - Rivalitas kedua klub ini sudah tersaji dalam 213 laga resmi. Kedua klub yang memiliki derby paling prestisius di Italia ini selalu memiliki alasan untuk tidak dilewatkan. Secara statistik, Nerazzurri telah memenangi 76 laga, sedangkan Milan 74 laga, dan 63 sisanya berakhir dengan hasil imbang. Hampir sama kuat, dan selalu menarik untuk disimak, karena kedua klub punya momen ikonik yang pernah terjadi dalam beberapa pertemuan.

Jika Anda ingat kejadian ikonik ini, Anda tidak seorang diri. Berikut, beberapa momen yang membuat derby ini pantas menyandang sebagai salah satu derby terpanas di dunia.

1. Tragedi Flare Dida

Derby della Madonnina terjadi di Champions League dua kali sepanjang sejarah. Dan salah satu dari dua laga itu, berakhir dengan kebodohan dari suporter yang tak bertanggung jawab.

Di pertemuan pertama babak perempat final Champions League 2004/2005, Milan unggul sebagai tuan rumah dengan skor 2-0. Di pertemuan kedua, Shevchenko membuat Milan kembali mendapat keunggulan agregat setelah mencetak gol di babak pertama. Di babak kedua, Esteban Cambiasso mampu menjebol gawang DIda, namun wasit Markus Merk dari Jerman menganulir gol tersebut.

Curva Nord yang dipenuhi oleh suporter Inter mulai menjadi tidak terkendali. Kericuhan mulai tersulut. Flare mulai tersulut, dan ada salah satu yang dilempar dari tribun penonton lalu mengenai kepala kiper Milan, Dida. Butuh waktu cukup lama bagi pemadam untuk mematikan seluruh flare yang masuk ke stadion. Dida digantikan oleh Abbiati, namun tidak lama setelah itu flare kembali merangsek ke dalam lapangan. Merk kemudian memutuskan untuk menunda pertandingan untuk keselamatan bersama. Dida mengalami luka bakar level satu, namun masih bisa bertanding di pertemuan selanjutnya.


2. Parade Tujuh Gol

Pasca kejadian Calciopoli, Inter dan Milan kembali bertemu dengan status sebagai dua tim terkuat di Serie-A. Pada musim 2006/2007 ini Inter meraih gelar juara liga, dan Milan meraih gelar Champions League saat membalaskan dendam di final '05 melawan Liverpool.

Di laga ini, Inter meraih keunggulan lebih dulu. Crespo dan Dejan Stankovic sudah mencetak gol di babak pertama, Ibrahimovic kemudian menambah skor menjadi 3-0 saat babak pertama tinggal lima menit. Seeedorf mampu memperkecil ketertinggalan, sebelum akhirnya Materazzi menjebol gawang Milan untuk kali keempat. Tiga menit kemudian, Matrix dikartumerah karena mendapat akumulasi kartu kuning.


Asa kembali ada untuk Rossoneri. Gilardino kemudian mencetak gol kedua pada mneit 79, dan Inter sangat beruntung karena Julio Cesar membuat beberapa penyelamatan penting yang membuat gawang Inter aman. Di perpanjangan waktu, Kaka mencetak gol namun itu menjadi gol terakhir yang terjadi di laga tersebut.

3. Hat-Trick Amadei

Pada era '50, skor besar bukanlah hal yang aneh. Pada pertemuan pertama di musim 29/50, laga panen gol juga tercipta. Di menit 20, Milan sudah unggul 4-1. Tak ingin tertinggal jauh, Inter kemudian bangkit dan mencetak dua gol jelang turun minum. Amadei yang sudah mencetak satu gol di babak pertama, kemudian mencetak gol kedua dan diikuti pula oleh lesakan dari Lornezi. Tidak cukup sampai disitu, Amadei mencetak gol ketiganya lima menit kemudian. Skor akhir pertandingan ini adalah 6-5, dan Inter sanggup membalikkan keadaan serta keluar sebagai pemenang.



4. Derby Perdana di Eropa

Tidak seperti pertemuan serupa yang digelar dua musim kemudian di Champions League, laga ini merupakan representasi kedigdayaan Serie-A pada awal 2000.

Pada semifinal Champions League 2002/2003, leg pertama Derby Milan ini dilewati tanpa sebiji gol. Namun di pertemuan kedua, Milan tampil perkasa dengan gol Shevchenko sebagai pembukanya. Obafemi Martins kemudian mencatatkan namanya di papan skor untuk Inter, namun hingga akhir laga hasil tidak berubah. Milan menang agregat gol 'tandang' dengan skor 1-1, dan menjadi jawara Eropa musim itu karena menundukkan wakil Italia lainnya di final, Juventus, lewat babak adu penalti.

Adu Bukti Kualitas Tridente PAIJO vs Trio BAB

Written By Japrax on Jumat, 11 September 2015 | 21.00

(Foto: AFP)
(Foto: AFP)
MILAN – Duel tim asal Kota Milan, yakni Inter Milan kontra AC Milan akan tersaji di Giuseppe Meazza pada lanjutan Serie A giornata ketiga, Senin 14 September 2015 dini hari WIB. Laga bertajuk Derby della Madonnina itu dipastikan akan berjalan panas mengingat rivalitas kedua tim telah tercipta sejak 1908.
 
Laga nanti juga akan menjadi pembuktian siapa penguasa kota mode tersebut, apakah Milan Biru atau Milan Merah. Sepanjang sejarahnya di semua kompetisi, kedua tim telah berjumpa di 283 pertandingan.

Dalam lima pertemuan terakhir, Milan lebih unggul dengan dua kemenangan, satu kemenangan menjadi milik Inter, dan sisanya berakhir imbang. Namun, lima laga ini tak dapat menjadi tolok ukur, mengingat La Beneamata –julukan lain Inter Milan—belum terkalahkan di awal musim ini.

Pasukan Roberto Mancini sementara waktu bertengger di urutan tiga berkat dua kemenangan atas Atalanta (1-0) dan tim promosi Capri (2-1). Sedangkan sang saudara sudah menelan kekalahan, yakni saat bertamu ke markas Fiorentina di Artemio Franchi (0-2) dan satu kemenangan atas Empoli (2-1). Hasil ini membuat pasukan Sinisa Mihajlovic harus puas berada di urutan 12.

Inter

Membahas kekuatan Inter Milan. Klub milik Erick Thohir itu melakukan investasi besar-besaran dengan melabuhkan sederet nama, di antaranya: Geoffrey Kondogbia, Joao Miranda, Martin Montoya, Stevan Jovetic, Adem Ljajic, Felipe Melo, Alex Telles, Jeison Murillo, serta Ivan Perisic.

Kehadiran Miranda dan Murillo yang merupakan pemain terbaik Copa America 2015 itu dipastikan akan menambah solid lini pertahanan Nerazzurri. Sektor tengah juga tak kalah mengerikan dengan kehadiran Kondogbia dan Melo.

Bila Barcelona memiliki trisula maut di lini serang, yang terdiri dari Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar da Silva, Inter juga memiliki Rodrigo Palacio, Mauro Icardi, dan Stevan Jovetic yang kemudian populer dengan sebutan PAIJO.

Khusus untuk Jovetic –pemain yang dipinjam dari Manchester City itu—tengah on fire. Sebab dalam dua pertandingan yang telah dimainkan, pemain Timnas Serbia itu sukses menyarangkan tiga gol!

Milan

Beralih ke AC Milan. Bukan hanya Inter, klub dengan koleksi 18 gelar Scudetto itu juga aktif di meja transfer musim panas lalu. Sejumlah pemain berhasil dilabuhkan di San Siro, yakni: Gianluigi Donnarumma, Alessio Romagnoli, Rodrigo Ely, Luca Antonelli, Andrea Bertolacci, Jose Mauri, Juraj Kunka, Carlos Bacca, Luis Adriano, dan Mario Balotelli.

Kehadiran sederet pemain ini tentu akan memberi warna berbeda. Meski sempat menelan kekalahan di laga pembuka Serie A, bukan tak mungkin pada pertandingan nanti Diego Lopez dan rekan akan tampil mengejutkan.

Terlebih apabila Milan menurunkan Balotelli. Pemain yang dipinjam dari Liverpool itu bisa saja tampil menggila mengingat ia pernah berikrar tak lagi bengal. Di kesempatan keduanya ini, Super Mario –demikian julukan Mario Balotelli—itu bertekad menjadi pria dewasa demi mengembalikan kariernya yang sempat redup.

Menarik jika Mihajlovic menurunkan sekaligus trio strikernya untuk mengejar kemenangan sekaligus pembuktian kualitas mereka: Bacca, Adriano dan Balo (BAB).

Membedah Duel Lini Per Lini di Derby della Madonnina

i
Membedah Duel Lini Per Lini di Derby della Madonnina
Duel AC Milan vs Inter Milan. (REUTERS/Stefano Rellandini)
 
 VIVA.co.id - Inter Milan akan menghadapi AC Milan dalam lanjutan Serie A, Minggu 13 September 2015 (Senin dini hari WIB). Duel bertajuk Derby della Madonnina ini akan berlangsung di Giuseppe Meazza.

Kedua tim akan menurunkan pemain terbaiknya dalam derby edisi 215 ini. Berikut analisis lini per lini Inter dan juga Milan versi VIVAbola:

Kiper
 
Samir Handanovic
Inter Milan: Di posisi ini, Inter mengandalkan penjaga gawang asal Slovenia, Samir Handanovic. Handa mampu tampil gemilang di laga perdana melawan Atalanta dengan menjaga gawangnya tetap clean sheet.

Sayangnya, di laga kedua, gawang Handanovic harus kebobolan. Gelandang Carpi, Antonio Di Gaudino menjadi pemain perdana yang membobol gawang Handanovic musim ini.
Pertandingan Juventus Vs AC Milan
AC Milan: Diego Lopez kerap membuat penyelamatan gemilang. Namun, gawang mantan pemain Real Madrid ini sudah tiga kali bobol musim ini. Lopez perlu mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat menghadapi barisan penyerang La Beneamata.
 
Lini Belakang
 
Pemain anyar Inter Milan, Jeisson Murillo
Inter Milan: Inter harus kehilangan Joao Miranda yang mengalami cedera lutut. Dia mengalami cedera saat membela Brasil di laga persahabatan. Andrea Ranocchia kemungkinan akan mengisi posisi yang ditinggalkan Miranda.

Jeison Murillo akan menemani Miranda di posisi bek tengah. Juan Jesus dan Davide Santon mengisi posisi fullback

Inter harus bekerja keras mengatasi lubang yang ditinggalkan Miranda. Sebab, trio penyerang Milan bisa menimbulkan ancaman.
Bek anyar AC Milan, Alessio Romagnoli
AC Milan: Andrea Romagnoli dan Cristian Zapata menjadi andalan Rossoneri di posisi bek tengah. Di posisi fullback, mereka akan mengandalkan Mattia De Sciglio dan Luca Antonelli.

Lini belakang Milan harus tampil ekstra waspada. Mereka tak boleh mengulang kesalahan seperti saat takluk 0-2 dari Fiorentina di laga perdana Serie A.

Lini Tengah
 
Gelandang Inter, Fredy Guarin rayakan gol ke gawang Bologna
Inter Milan: Di lini ini, Inter akan menurunkan trio gelandang: Gary Medel, Fredy Guarin, dan Geoffrey Kondogbia. Pergerakan cepat dari Medel dan umpan-umpan matang dari Kondogbia diharapkan bisa memanjakan lini depan Inter. Tiga gelandang ini juga bisa mencetak gol saat penyerang Inter mengalami kebuntuan. Seperti yang ditunjukkan Brozovic saat menghadapi Milan di Trofeo TIM.

Inter bisa saja menurunkan pemain mudanya, Assane Gnoukouri. Pemain 18 tahun ini beberapa kali tampil apik bersama La Beneamata.

Nigel de Jong
AC Milan: Milan harus kehilangan Andrea Bertolacci yang mengalami cedera paha. Ini tentu saja kerugian karena pemain yang baru didatangkan dari Genoa ini sempat mencetak gol ke gawang Inter di ajang Trofeo TIM.

Dengan absennya Bertolacci, lini tengah akan diisi Nigel De Jong, Giacomo Bonaventura, dan Antonio Nocerino. Keisuke Honda juga bisa menjadi pilihan untuk pelatih Sinisa Mihajlovic. Kreativitas dari lini tengah sangat diharapkan Milan untuk membongkar pertahanan Inter.
 
Lini Depan
 
Striker Inter Milan, Stevan Jovetic
Inter Milan: Di laga derby, Inter kemungkinan belum bisa menurunkan Mauro Icardi yang mengalami cedera paha. Dengan demikian trio Paijo (Rodrigo Palacio, Mario Icardi, dan Stevan Jovetic) belum bisa diturunkan secara lengkap.

Dengan demikian, pelatih Roberto Mancini akan menduetkan Palacio dan Jovetic di lini depan. Marcelo Brozovic kembali diandalkan sebagai penyerang lubang.

Jovetic bisa dibilang sebagai pemain paling berbahaya yang dimiliki Inter. Pemain yang didatangkan dari Manchester City ini sudah mencetak 3 gol dari 2 laga di Serie A. Pemain 25 tahun ini juga menyumbangkan gol saat Montenegro menekuk  Liechtenstein 2-0 di Kualifikasi Piala Eropa 2016, 5 September 2015 lalu.

Penyerang AC Milan, Carlos Bacca, merayakan gol
AC Milan: Mario Balotelli diprediksi akan menjalani debut di laga ini. Dengan demikian, Rossoneri bakal memiliki trio penyerang menakutkan. Balotelli akan diturunkan bersama Carlos Bacca dan Luiz Adriano.

Bacca dan Adriano sudah menunjukkan kelasnya saat Milan menekuk Empoli 2-1, 29 Agustus lalu. Kedua pemain ini masing-masing mencetak satu gol kemenangan Milan. Bacca juga sukses mencetak gol ke gawang Inter saat kedua tim bertemu di turnamen Trofeo TIM, 12 Agustus 2015. Di laga tersebut Milan menang 2-1. (One)
 

Inter vs Milan, 4-3-3 vs 4-3-2-1

Written By Japrax on Rabu, 09 September 2015 | 20.30

Inter vs Milan, 4-3-3 vs 4-3-2-1
Inter Milan vs AC Milan © AFP

Bola.net - AC Milan akan menghadapi Inter Milan di giornata 3 Serie A 2015/16, Senin (14/9). Inter sedang on fire seiring kemenangan beruntun dalam dua laga pertama mereka. Milan, terutama para beknya, pun diprediksi bakal dipaksa bekerja sangat keras.

Mantan bek sayap Milan Gianluca Zambrotta mencoba memberikan prediksi jalannya laga di Giuseppe Meazza. Zambrotta juga memberi saran kepada para pemain belakang Milan cara untuk meredam serangan sang rival sekota.

"Saya rasa Milan akan tetap turun dengan formasi 4-3-2-1, seperti yang kita lihat sejauh ini. Jika Inter memakai 4-3-3, maka kedua bek sayap Rossoneri akan menghadapi skema serangan tanpa henti," terang Zambrotta seperti dilansir Gazzetta World.

"Dalam situasi seperti ini, para gelandang Milan harus membantu kedua bek sayapnya untuk meredam serangan Inter, yaitu dengan memainkan bola di area sentral. Para bek Milan harus tampil padu dan menutup setiap celah yang ada," imbuhnya.

Untuk duel ini, menurut Gazzetta, pelatih Sinisa Mihajlovic diprediksi akan memasang Ignazio Abate sebagai bek kanan dan Mattia De Sciglio yang biasanya di posisi tersebut digeser ke sisi satunya. Itu merupakan imbas dari cederanya Luca Antonelli. (gaz/gia)

Preview Pertandingan: Carpi vs INTER

Written By Japrax on Minggu, 30 Agustus 2015 | 21.00

Fakta dan catatan menarik menjelang pertandingan pekan kedua Serie A 2015/16 malam ini, sumber dari Opta


MILAN – Inter berangkat ke Modena hari ini untuk memburu kemenangan lainnya atas tim promosi di Serie A, Carpi, setelah minggu lalu sukses menekuk Atalanta.

Bekerjasama dengan Opta, kami mengungkap koleksi fakta dan catatan menarik menjelang pertandingan pekan ke-2 Nerazzurri di Serie A 2015/16.

PERTEMUAN KEDUA TIM

Ini pertemuan resmi perdana antara Carpi dan Inter.
Inter dan Carpi sebelumnya pernah bersua di duel persahabatan musim panas, Nerazzurri menang 4-2. Palacio, Icardi, Hernanes dan Longo menyumbang gol untuk Inter, sedangkan Matos dan Lasagna memberi gol bagi Carpi.

TAK KEJEBOLAN DI AWAL MUSIM

Dalam dua musim terakhir, Nerazzurri mencatat clean sheet beruntun dalam dua partai pertama Serie A.

CATATAN PERFORMA

Inter mencetak minimal dua gol dalam tujuh dari delapan partai tandang terakhir mereka di liga (menang 5x, seri 1x, kalah 2x), dengan hanya gagal bikin gol saat meladeni Sampdoria di Marassi, Maret 2015 lalu.

Carpi menuai hasil imbang 0-0 dalam tiga laga kandang terakhir mereka di Serie B musim 2014/15 dan tidak kemasukan gol dalam lima pertandingan terakhir.

Hanya kesebelasan Vicenza di 1942 dan Udinese di 1950 kemasukan gol lebih banyak ketimbang Carpi di awal Serie A (kejebolan enam gol).

STATISTIK UMUM

Inter menikmati 68.3 persen penguasaan bola saat melawan Atalanta, paling tinggi di antara semua tim dalam pekan perdana Serie A 2015/16.

Carpi mencatat delapan tembakan tepat sasaran di laga Pekan ke-1 – cuma Lazio yang membuat lebih banyak.

Termasuk peluang yang diblok, Carpi (25) dan Inter (21) masing-masing di urutan kedua dan ketiga dalam jumlah tembakan di pekan pembuka liga, sesudah Torino (26).

Carpi kemasukan tiga kali dalam 15 menit terakhir babak pertama dari Sampdoria. Tidak ada tim Serie A yang kebobolan lebih dari itu selama 90 menit akhir pekan lalu.

Hanya kesebelasan Juventus (43) dan Torino (35) yang memperoleh jumlah crossing lebih banyak daripada Carpi (32) dan Inter (29) dalam Pekan ke-1 (sudah termasuk sepak pojok).

Inter mencatat 160 umpan dalam 30 menit terakhir, tertinggi di liga Pekan ke-1. Inter melakukan total 596 operan (juga terbanyak di liga) dengan tingkat keberhasilan 88.6 persen, tertinggi di antara seluruh klub Serie A.

Inter menempati urutan ketiga duel di udara (39 kali) dalam pekan perdana Serie A 2015/16.
Inter dan Fiorentina adalah dua tim Serie A yang tidak memberi tim lawan di pekan perdana liga untuk melakukan tembakan tepat sasaran.

PLAYERS

Pemain depan Carpi Ryder Matos sudah mengoleksi tiga gol (liga dan piala) musim ini. Tidak ada pemain Serie A yang mencetak gol lebih dari itu.

Geoffrey Kondogbia melepaskan tiga tembakan tepat sasaran dari total empat tembakan pada debutnya di Serie A – tidak ada pemain yang melakukan seperti itu di pekan perdana.
Bek tengah adal Brasil Miranda, pemain lain yang debut di Serie A, adalah pemain outfield yang merebut bola paling banyak (14 kali) di Pekan ke-1.

Stevan Jovetic adalah pemain pertama asal Montenegro yang mencetak gol untuk Inter. Sejak 1994/95, sebanyak 30 negara berbeda yang menyumbang gol untuk Nerazzurri di Serie A. Gol Jobvetic merupakan gol terakhir (menit 92:38) dalam pekan perdana liga. Ujung tombak Inter itu menjadi satu di antara tiga pemain pengganti yang mencatatkan nama mereka di papan skor selama Pekan ke-1.

Rodrigo Palacio bakal mengklaim tim ke-29 Serie A yang dijebolnya jika dia mampu mencetak gol ke Carpi. Satu-satunya tim yang gagal dibobolnya adalah Brescia (tidak ada gol dalam dua pertandingan).

Raphael Martinho tercatat gol terakhirnya di Serie A adalah saat melawan Inter pada Oktober 2013. Sejak itu, ia bermain sebanyak 14 kali di divisi teratas tanpa melesakkan gol. Martinho mungkin bisa memperoleh penampilan ke-50 di Serie A pada hari ini: sebelumnya ia 20 kali bersama Hellas Verona, 18 kali bersama Cesena dan 11 bersama Catania.

Gabriel Silva membuka pundi golnya di Serie A, ke gawang Nerazzurri ketika dia membela Udinese pada Mei 2013.

Andrea Lazzari banyak melepaskan umpan crossing kepada rekan-rekan setimnya sebanyak tujuh kali minggu lalu, lebih banyak dibanding pemain manapun di hari pertama. Sang gelandang memainkan peran aktif dalam 14 tembakan ke Sampdoria (tujuh peluang atas nama dirinya dan tujuh peluang dibuat) – minimal empat lebih banyak dibanding pemain lainnya.

Gary Medel menyelesaikan umpan paling banyak selama pekan ke-1 (112 kali), meneruskan tren atas nama dirinya sebagai pemain yang paling sering terlibat di Serie A musim lalu (2695).

Hanya Stefan De Vrij (98 persen) yang mempunyai tingkat umpan selesai paling tinggi dibandingkan dengan Davide Santon (97.3 persen) di antara pemain yang melepaskan minimal 15 umpan musim ini.

Filippo Porcari membuat 39 operan dalam laga terakhir (paling banyak untuk Carpi), 34 lebih sedikit dibanding jumlah yang dilakukan oleh Medel di tim lawan.

Wallace menghadapi mantan klubnya hari ini, membuat tiga kali penampilan di Serie A bersama Nerazzurri musim 2013/14.

PELATIH

Ini akan menjadi pertemuan pertama di liga antara Roberto Mancini dan Fabrizio Castori.

WASIT DAN KEDISIPLINAN

Carpi punya tiga pemain yang dikartu kuning di pekan pembuka Serie A; hanya Sassuolo yang mendapat lebih banyak (empat).

Davide Massa akan memimpin pertandingan ke-57 di Serie A hari ini, yang pertama musim ini.
Inter sudah tujuh kali diwasiti oleh Massa di liga sebelum hari ini, diantaranya Nerazzurri menang empat kali, seri satu kali dan kalah dua kali.

Terakhir kali Massa memimpin pertandingan yang diikuti oleh Nerazzurri terjadi pada 10 Mei 2015: Lazio 1-2 Inter. Kubu tuan rumah kehilangan dua pemain karena kartu merah hari itu dan Inter menerima hadiah penalti.

Prediksi Carpi vs Inter Milan 31 Agustus 2015

Written By Japrax on Jumat, 28 Agustus 2015 | 20.25

 Prediksi Carpi vs Inter Milan 31 Agustus 2015

Bola.net - Inter Milan siap melanjutkan penampilan positifnya saat berkunjung ke markas Carpi dalam lanjutan kompetisi Serie A giornata 2 di Stadio Alberto Braglia, Senin (31/08) dini hari.

Nerazzuri mengantongi modal berharga jelang laga tandang pertamanya di musim 2015/16 ini. Pasukan Roberto Mancini sebelumnya berhasil mengalahkan Atalanta dengan skor 1-0 di Giuseppe Meazza.

Raihan tiga poin di pekan pertama lalu tentu saja memompa rasa percaya diri Inter menyusul penampilan yang mengecewakan di sesi pramusim. Terlebih para rival Inter seperti Juventus dan AC Milan kalah di pertandingan perdana.

Carpi merasakan promosi ke Serie A untuk pertama kalinya setelah menjadi penguasa Serie B musim lalu. Namun minimnya pengalaman bermain di kasta tertinggi membuat pasukan Fabrizio Castori mempunyai masalah besar.

Sampdoria menjadi mimpi buruk pertama Carpi di musim pada pekan lalu. Walter Zenga dan anak buahnya menang telak dengan skor 5-2 di Stadio Luigi Ferraris. Hasil ini tentunya menjadi modal yang buruk jelang menjamu Inter.

Inter yang mempunyai kedalaman skuat yang lebih mumpuni akan menjadi lawan yang tidak seimbang bagi Carpi. Apalagi Inter pernah menghajar i Biancorossi dengan skor telak 4-2 dalam ajang persahabatan bulan Juli lalu.

Nerazzuri tentunya sangat diunggulkan meraih tiga poin dalam lawatannya kali ini. Sayangnya ambisi tim asal kota Milan untuk meraih poin absolut di laga ini menemui sedikit kendala dengan absennya bomber utama Mauro Icardi karena cedera.

Meskipun begitu, Mancini seharusnya tidak perlu khawatir. Penampilan menjanjikan dari Stevan Jovetic di lini depan siap menutupi absennya Icardi. Kemungkinan Rodrigo Palacio akan diplot sebagai pendampingnya.

Berikut data dan fakta yang mengiringi pertandingan Carpi melawan Inter Milan.
  • Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama antara Carpi dan Inter Milan di ajang Serie A.
  • Di pertandingan kedua musim lalu, Inter mencetak gol tujuh gol melawan Sassuolo di kandang, terbanyak dalam satu musim.
  • Inter mencetak lebih dari dua gol dalam tujuh dari delapan laga tandang mereka di Serie A (5M 1S 2K), hanya gagal mencetak gol melawan Sampdoria pada bulan Maret lalu.
  • Dalam dua musim beruntun, Inter tak pernah kebobolan dalam dua laga pertama di Serie A.
  • Carpi mengemas hasil imbang tanpa gol dalam tiga pertandingan kandang terakhir di Serie B musim lalu.
  • Inter mempunyai penguasaan bola sebesar 68.3% di pertandingan pertama melawan Atalanta, yang tertinggi di pertandingan pertama.
  • Carpi melepas delapan shot on goal di pertandingan pertama Serie A. Hanya kalah dari Lazio yang mengoleksi sembilan.
  • Stevan Jovetic menjadi pemain Montenegro pertama yang mencetak gol untuk Inter.
 Perkiraan Susunan Pemain

Carpi: Brkic, Spolli, Letizia, Bubnjic, Gagliolo, Porcari, Lazzari, Marrone, Gabriel Silva, Ryder Matos, Lasagna.

Pelatih : Fabrizio Castori.

Inter Milan: Handanovic, Juan Jesus, Joao Miranda, Murillo, Santon, Medel, Kondogbia, Gnoukouri, Hernanes, Palacio, Jovetic.

Pelatih : Roberto Mancini. 



Head to Head
 
15/07/15 Inter Milan 4 - 2 Carpi

Lima Pertandingan Terakhir Carpi

23/05/15 Carpi 0 - 0 Catania (Serie B)
15/07/15 Inter 4 - 2 Carpi (Friendly)
02/08/15 Perugia 1 - 0 Carpi (Friendly)
17/08/15 Carpi 2 - 0 Livorno (Coppa Italia)
24/08/15 Sampdoria 5 - 2 Carpi (Serie A)
  

Lima Pertandingan Terakhir Inter Milan

25/07/15 AC Milan 1 - 0 Inter Milan (Friendly)
27/07/15 Inter Milan 0 - 3 Real Madrid (Friendly)
03/08/15 Galatasaray 1 - 0 Inter Milan (Friendly)
17/08/15 Inter Milan 0 - 0 AEK Athens (Friendly)
24/08/15 Inter Milan 1 - 0 Atalanta (Serie A)

Inter Vs Atalanta: Langkah Pertama "Paijo" di Italia

Written By Japrax on Minggu, 23 Agustus 2015 | 18.39

Inter Milan akan menjamu Atalanta di Staduo Giuseppe Meazza, Senin (24/8/2015) dini hari WIB, pada pekan pertama Serie A musim ini. Tim yang dimiliki Erick Thohir itu mengincar kemenangan pertama.

Di pertandingan tersebut, pelatih Inter, Roberto Mancini bakal memainkan tiga penyerang barunya, yakni Rodrigo Palacio, Mauro Icardi dan Stevan Jovetic, atau yang dikenal dengan trio Paijo. Mancini memberikan kesempatan untuk trio Paijo berkibar di Italia.

"Akankah Jovetic dan Icardi berduet di lini depan, dini hari nanti? Kami mempunyai tiga penyerang untuk dipilih sehingga mari kita lihat nanti," imbuh Mancini seperti diwartakan laman resmi klub.

Dengan adanya trio Paijo, Mancini pun tidak mau timnya gagal meraup 3 poin di laga perdana. Terlebih lagi, Inter punya catatan bagus ketiga melawan Atalanta di pekan perdana Liga Italia. Sejarah mencatat, Inter sudah menghadapi Atalanta di pekan perdana Serie A sebanyak 4 kali. Internazionale meraih tiga kemenangan dan sekali imbang.

"Di awal musim, setiap klub berusaha keras demi mencapai posisi terbaik. Kami sadar kualitas yang kami miliki di sini dan itu semua tergantung pada kami. Inter mestinya selalu menargetkan posisi terbaik. Kami semua memulai pada level yang sama dan kami berusaha mengalahkan musuh kami sendiri," papar mantan manajer Manchester City tersebut.

"Kami memiliki sebuah skuat yang kompetitif dan kami mesti yakin tetap dalam perpaduan dengan motivasi terdepan. Fondasi yang kami bangun tahun lalu akan membantu penampilan kami musim ini – itulah yang kami bangun untuk kesuksesan di masa depan. Saya secara adil percaya pada pencapaian tim musim ini," Mancini menegaskan.

Sementara itu, Atalanta yang nyaris terdegradasi musim lalu dengan menempati posisi ke-17 atau satu strip di atas zona merah, telah memperkuat lini tengah dengan mendatangkan beberapa pemain baru seperti Jasmin Kurtic dari Sassuolo dan Marten De Roon dari Heerenveen.

Selain itu, mereka memiliki German Denis yang mencetak enam gol dalam enam pertandingan terakhir menghadapi La Benemata. Atalanta diperkirakan akan kembali mengandalkan striker berusia 33 tahun itu untuk bisa mencuri angka.

Skuat asuhan Edy Reja juga tidak bisa dipandang sebelah mata, mereka mempersiapkan tim dengan sangat baik di pra-musim. Reja hanya kehilangan satu pemain dalam laga ini, Luca Cigarini yang mengalami cedera. Besar kemungkinan Atalanta akan menganggap satu poin sebagai target maksimal mereka di laga ini. Inter pastinya akan memaksakan kemenangan. Dan jika melihat statistik mereka melawan Atalanta, hal itu merupakan target yang realistis. (Cak/Ian)

Mumpung 'Si Elang' Tengah Menukik, 'Si Ular Besar' Punya Kans Menang

Written By Japrax on Minggu, 10 Mei 2015 | 09.56

Roma - Rekor pertemuan dengan Lazio belakangan tak memihak Inter Milan. Meski demikian 'Si Ular Besar' alias Il Biscione punya kans menang akhir pekan ini melawan 'Elang Ibukota' yang tengah menukik turun.

Lazio hanya meraih satu kemenangan dari empat laga terakhir, sisanya dua imbang dan satu kalah, yang membaut posisi runner-up disalip AS Roma. Padahal sebelumnya mereka menyapu bersih delapan laga beruntun dengan kemenangan.

Sementara itu Inter agak membaik penampilannya di enam laga terakhirnya dengan meraih empat kemenangan serta masing-masing satu menang dan kalah.

Meski punya rekor buruk dalam enam pertemuan terakhir tak pernah bisa mengalahkan Lazio, Inter berpeluang menangguk kemenangan saat tandang ke Olimpico, Senin (11/5) dinihari WIB besok.

Berikut data dan fakta terkait pertemuan kedua tim seperti dikutip Opta:

- Sudah 143 kali kedua tim berduel di Serie A: Inter Milan menang 58 kali, Lazio menang 33 kali, dan sisa 52 laga berakhir imbang.

- Dua pertemuan terakhir berakhir kemenangan untuk Inter dan satu hasil imbang: Sebelum itu, Lazio menang di empat pertemuan beruntun dengan Inter di liga.

- Biancocelesti memenangi empat laga kandang terakhir kontra Inter Milan (dua kali dengan skor 3-1, dua kali dengan skor 1-0).

- Usai delapan kemenangan beruntun, Lazio hanya sekali menang di empat laga terakhirnya. Sisanya 2 imbang dan satu kalah.

- Namun Lazio punya 16 poin dari enam laga kandang terakhirnya, di mana tiga kali mereka bikin empat gol.

Roma - Rekor pertemuan dengan Lazio belakangan tak memihak Inter Milan. Meski demikian 'Si Ular Besar' alias Il Biscione punya kans menang akhir pekan ini melawan 'Elang Ibukota' yang tengah menukik turun.

Lazio hanya meraih satu kemenangan dari empat laga terakhir, sisanya dua imbang dan satu kalah, yang membaut posisi runner-up disalip AS Roma. Padahal sebelumnya mereka menyapu bersih delapan laga beruntun dengan kemenangan.

Sementara itu Inter agak membaik penampilannya di enam laga terakhirnya dengan meraih empat kemenangan serta masing-masing satu menang dan kalah.

Meski punya rekor buruk dalam enam pertemuan terakhir tak pernah bisa mengalahkan Lazio, Inter berpeluang menangguk kemenangan saat tandang ke Olimpico, Senin (11/5) dinihari WIB besok.

Berikut data dan fakta terkait pertemuan kedua tim seperti dikutip Opta:

- Sudah 143 kali kedua tim berduel di Serie A: Inter Milan menang 58 kali, Lazio menang 33 kali, dan sisa 52 laga berakhir imbang.

- Dua pertemuan terakhir berakhir kemenangan untuk Inter dan satu hasil imbang: Sebelum itu, Lazio menang di empat pertemuan beruntun dengan Inter di liga.

- Biancocelesti memenangi empat laga kandang terakhir kontra Inter Milan (dua kali dengan skor 3-1, dua kali dengan skor 1-0).

- Usai delapan kemenangan beruntun, Lazio hanya sekali menang di empat laga terakhirnya. Sisanya 2 imbang dan satu kalah.

- Namun Lazio punya 16 poin dari enam laga kandang terakhirnya, di mana tiga kali mereka bikin empat gol.

Inter Bidik Lazio demi Muluskan Jalan ke Liga Europa

Milan - Inter Milan masih terus berupaya untuk mengejar satu tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Untuk memuluskan misi tersebut, kemenangan atas Lazio menjadi target Nerazzurri akhir pekan ini.

Inter masih tertahan di peringkat kedelapan dengan 49 poin dari 34 pertandingan. Hasil imbang melawan Chievo akhir pekan lalu membuat mereka gagal mendekati zona Eropa dan masih tertinggal tiga angka dari Fiorentina yang ada di posisi kelima.

Peluang Inter untuk menembus zona Liga Europa terbuka di giornata ke-35. Syaratnya, mereka harus menang saat melawat ke kandang Lazio, Senin (11/5/2015) dinihari WIB.

Lazio tidak akan jadi lawan yang mudah bagi Inter. Biancoceleste yang bertengger di posisi ketiga sedang berupaya untuk terus mempertahankan posisnya di zona Liga Champions.

Meski demikian, Inter tidak gentar. Masih punya peluang untuk lolos ke Liga Europa, La Beneamata akan memaksimalkan laga melawan Lazio.

"Lazio tidak memiliki jadwal yang mudah. Tapi mereka bisa melakukannya, mereka bisa lolos ke Liga Champions, mereka punya segalanya yang dibutuhkan. Saya harap mereka tampil bagus, tapi setelah pertandingan melawan kami!" ucap Hernanes kepada Il Messaggero.

"Secara matematis kami masih bisa lolos ke Liga Europa, dan untuk itulah kami bertanding, dimulai dari pertandingan melawan Lazio

Kembali ke Olimpico akan menjadi momen emosional bagi Hernanes yang pernah memperkuat Lazio selama empat tahun. Ini akan jadi kali pertama bagi Hernanes bermain melawan bekas klubnya itu di Olimpico setelah hengkang pada Januari 2014 lalu.

"Saya sudah tahu bahwa ada di Olimpico akan jadi momen emosional, akan jadi perasaan yang luar biasa. Sangat sulit mengucap selamat tinggal kepada Lazio," lanjut Hernanes.

"Apakah saya akan merayakan kalau mencetak gol? Kita akan lihat apa yang terjadi di momen itu," katanya.

Skuad Inter vs Napoli

Written By Japrax on Minggu, 08 Maret 2015 | 20.54

Goalkeepers: 1 Handanovic, 30 Carrizo, 46 Berni

Defenders: 5 Juan Jesus, 6 Andreolli, 14 Campagnaro, 15 Vidic, 21 Santon, 22 Dodo, 23 Ranocchia, 26 Felipe, 33 D’Ambrosio

Midfielders: 10 Kovacic, 13 Guarin, 17 Kuzmanovic, 18 Medel, 20 Obi, 77 Brozovic, 88 Hernanes

Forwards: 8 Palacio, 9 Icardi, 11 Podolski, 28 Puscas, 91 Shaqiri

NAPOLI V INTER, DATA DAN FAKTA

Dengan kick-off pertandingan malam ini di Stadio San Paolo yang semakin dekat, lihat lebih dekat catatan statistik dari Football Data

200 kali penampilan Campagnaro di Serie A
Hugo Campagnaro menandai penampilan Serie A ke-200 malam ini. Dia akan debut di divisi teratas sepakbola Italia pada 22 September 2002 di Piacenza dan menang 2-0 atas Udinese. Pemain Argentina itu berkiprah di Piacenza, Sampdoria, Napoli dan Inter.

Duel para striker
Pemain depan paling tajam dan tersubur ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak di Liga Italia akan saling berduel malam ini di Stadio San Paolo. Mauro Icardi dari Nerazzurri memimpin daftar dengan 19 gol (yang membuatnya setara dengan Carlos Tevez dari Juventus), sedangkan Gonzalo Higuain di posisi ketiga dengan 17 gol.

Napoli mencetak gol di 17 pertandingan kandang beruntun
Napoli selalu menjebol gawang lawan dalam 17 laga terakhir di Stadio San Paolo. Totalnya, tim Rafa Benitez melesakkan 41 gol selama periode tersebut dan tidak pernah gagal mencetak gol sejak kekalahan mereka 0-1 dari Chievo pada 14 September 2014.

Tidak menghadapi tendangan penalti
Napoli menjadi satu-satunya tim yang tidak pernah menghadapi tendangan penalti di Serie A musim ini. Terakhir kali Napoli kejebolan gol penalti, terjadi pada 30 Oktober 2013 di Stadio Artemio Franchi, saat Napoli menang 1-2 di kandang Fiorentina (Giuseppe Rossi gagal mengeksekusi dari titik putih). Sejak itu, Napoli melewati 53 pertandingan Serie A tanpa menghadapi tendangan 12 pas.

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger