MILAN - Christian Vieri memenangkan gugatannya dan
telah mendapatkan ganti rugi sebesar 1 juta euro, kepada Inter Milan.
Kini hal serupa juga akan dilakukan Luciano Moggi, yang telah menerima
perlakuan yang sama dengan Vieri, yaitu dimata-matai.
Penyadapan
telepon yang dilakukan Inter bisa menjadi senjata Moggi untuk menggugat
Nerazzurri. Bahkan mantan direktur umum Juventus ini bakal menuntut
dengan gugatan yang lebih besar dari Vieri.
Inter memang memiliki
alasan bahwa mereka melakukan penyadapan terhadap Vieri. Itu dilakukan
hanya ingin memastikan pemainnya itu bisa mematuhi kode etik yang
tertera dalam kontrak kerjasama.
Kabar terbaru dari hasil sidang
di Pengadilan Milan mengatakan, perlakuan Inter ternyata bukan hanya
dilakukan terhadap Vieri saja, melainkan kepada pemain lain, wasit, dan
juga Moggi.
“Saya juga menjadi korban mata-mata Inter, bukan
hanya Vieri. Inter harus membayar denda lebih besar kepada saya. Saya
tidak bisa menyebutkan angka, namun pastinya di atas satu juta euro,”
ucap Moggi seperti disitat Radio Kiss, Sabtu (8/9/2012).
“Saya
yakin larangan saya dari sepakbola akan segera berakhir. Akankah saya
kembali menjadi direktur? Saat ini saya ingin menikmati diri saya
melakukan pekerjaan sebagai wartawan. Ada yang bilang saya masih
menjalankan sepakbola Italia? Itu hanya sebuah mitos,” sambungnya.
Moggi
kemudian menyindir sidang Calciopoli yang mengacu pada keputusan wasit
musim ini. "Jika Juventus memiliki keuntungan mendapatkan sanksi dan
kartu merah untuk lawan, itu bukan berarti saya dibalik itu semua! Para
pemain hanya fokus bermain. Jika wasit melakukan hal yang salah, itu
tentu bukan kesalahan para pemain di lapangan,” tegasnya. (acf)
Home »
Liga Italia
» Setelah Vieri, Giliran Moggi Menuntut Inter

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !