Langkah yang diambil orang nomor satu di tubuh La Beneamata itu sempat menuai kontroversi. Reputasi dan nama besar seorang pelatih nampaknya bukan acuan sang supremo menunjuk pelatih. Moratti memilih allenatore yang tidak populer dan minim jam terbang untuk menukangi tim senior.
Stramaccioni sebelumnya hanya berstatus sebagai pelatih tim primavera Inter Milan. “Tidak butuh banyak keberanian untuk memilih Stramaccioni,” kata pria berusia 67 tahun tersebut dilansir dari Soccerway. “Dia mempunyai semua kualitas untuk mengemban tugas ini. Saya mengambil keputusan tepat,” ujar Moratti.
Moratti pun mengaku tidak mencemaskan krisis ekonomi yang melanda dunia yang imbasnya sudah dirasakan oleh kontestan Serie A. Inter berada dalam kondisi finansial yang stabil.
“Kami berada dalam situasi ekonomi yang memberikan kami kekuatan untuk menemukan nilai-nilai positif. Saya pikir, Inter akan menjadi model perusahaan dan investasi,” Moratti menambahkan.

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !