Perseteruan antara pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni dengan Antonio Cassano membuat Presiden Massimo Moratti angkat bicara. Dalam masalah ini, sang patron enggan mengkritik atau bahkan menyalahkan Cassano.
Bukan rahasia lagi, Cassano kerap terlibat konflik dengan beberapa pelatih yang sempat menanganinya, ambil contoh Fabio Capello dan Massimiliano Allegri. Citra pemberontak lantas tersemat dalam dirinya. Tetap saja, Moratti menilai bakat Cassano di lapangan hijau telah menutup perilaku negatifnya di luar lapangan.
"Seperti yang kita tahu, Cassano mencerminkan sebuah talenta dan merupakan seorang seniman yang spesial. Pada dasarnya, kami perlu memahami dirinya," ungkap Moratti seperti dilansir Football Italia.
Namun, Moratti menyayangkan kisah antara Cassano dan Stramaccioni harus sampai ke telinga para wartawan. Menurut Moratti, kubu I Nerazzurri tetap harus menanggung malu karena insiden ini.
"Saya tidak berada di sana sehingga tidak bisa menceritakan apa yang terjadi," tutur Moratti.
"Ada 40 orang di ruang ganti sehingga lumrah berita ini bocor (ke media). Jelas, kami merasa malu karena hal ini tidak seharusnya terjadi," sambungnya. (Anju)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !