VIVAbola - Grafik performa Inter Milan semakin menurun dalam dua musim terakhir. Mereka kehilangan Scudetto yang berhasil diraih secara lima musim berturut-turut sejak 2006.
Yang lebih buruk, musim lalu mereka hanya sanggup finis di posisi keenam klasemen sementara Serie A. Dengan demikian, Nerazzurri kini gagal tampil di Liga Champions dan hanya bisa berlaga di Liga Europa, itu pun melalui babak kualifikasi lebih dulu.
Atas nasib buruk yang menimpa Inter itu, Direktur Tim, Luis Figo, mengakui bahwa era sukses tim "hitam-biru" kini nyaris tamat. Namun, pria asal Portugal tersebut menegaskan kalau segenap tim juga sedang berusaha keras membangun "puing-puing" kejayaan mereka supaya bisa kembali bersaing di level atas.
"Era kejayaan Inter hampir tamat, namun tim terus berusaha bangkit," kata Figo dikutip Football Italia, Jumat, 14 September 2012.
"Scudetto? Kami harus membuktikan bahwa kami memang layak. Gagal ke Liga Champions adalah kerugian baik secara prestise maupun pemasukan uang. Tapi, sekarang kami masih di Liga Europa dan akan mengupayakan yang terbaik di sana," sambungnya.
Figo sempat disebut-sebut bakal maju menggantikan Claudio Ranieri setelah allenatore tersebut dipecat Inter. Namun, mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu membantah pernah ditawari menangani tim oleh manajemen.
Inter sendiri akhirnya mengangkat pelatih tim primavera, Andrea Stramaccioni, sebagai suksesor "Tinkerman".
"Tidak, mereka tidak pernah memintanya. Itu hanya rumor. Lagi pula, saya juga belum memikirkan berkarier sebagai pelatih, karena posisi itu penuh dengan tekanan," tuturnya. (art)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !