
Musim lalu Inter hanya menempati peringkat enam klasemen Serie A Italia dan disingkirkan Olympique de Marseille di babak 16 besar Liga Champions. Kegagalan ini membuat banyak pihak menilai masa keemasan Il Biscione telah habis yang langsung ditepis Cambiasso.
"Inter menderita saat kemenangan menjauh, apalagi sebelumnya kami terbiasa membawa pulang trofi," kata pemain berusia 31 itu pada La Gazzetta dello Sport.
"Perubahan di sektor pelatih mengambil porsi besar dalam kekecewaan musim lalu. Kami dituduh tidak lagi memiliki semangat untuk menang, tetapi itu tidak benar. Tim ini lapar juara."
Cambiasso mengaku menangis saat ditarik keluar ketika Inter bermain imbang 2-2 dengan Catania. Namun musim depan dia menegaskan kesiapan membungkam segala kritikan.
"Saya menangis karena kami mengalami masa yang begitu sulit. Saya menangis bukan karena digantikan," ungkapnya.
"Saya masih memiliki kemampuan yang bisa menghasilkan kontribusi besar bagi tim, saya masih pemain penting."
Gelandang asal Argentina itu kemudian mengutarakan rasa optimistis dengan rencana transfer Inter.
"[Rodrigo] Palacio akan menjadi bagian penting tim musim depan. Lavezzi? Saya tidak tahu apakah dia akan bergabung atau tidak. Kita lihat saja setelah 31 Agustus nanti," tandasnya.
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !