
Dhabi - Tak dipungkiri lagi jika posisi Rafael Benitez kini tengah digoyang akibat performa Inter Milan sejauh ini. Namun yang Benitez justru adem ayem saja dan memilih berkonsentrasi membawa Nerrazzurri berprestasi di Piala Dunia Antar Klub.
Ditunjuk menggantikan Jose Mourinho musim panas lalu, Benitez punya beban mempertahankan tiga gelar yang direbut musim lalu. Dalam perjalanannya pun Benitez banyak mendapat kritik serta terpaan badai cedera yang membuat penampilan Inter kini jauh menurun.
Di Seri A, mereka terpuruk di posisi ke-5 dengan 23 poin, selisih 10 angka dari AC Milan yang berada di puncak. Sementara di Liga Champions, form mereka pun tak bagus-bagus amat dan terakhir kekalahan 0-3 dari Werder Bremen membuat Massimo Moratti marah besar pada Benitez.
Jelas dengan keadaan seperti sekarang, pria asal Spanyol itu boleh dibilang tengah tak nyaman duduk di kursinya. Sejumlah pengganti pun mulai bermunculan ke publik seperti Fabio Capello. Walter Zenga, Luciano Spalleti dan yang lain.
Tahu posisinya sedang tak aman, Benitez memilih untuk tak berkomentar lebih jauh soal itu. Baginya konsentrasi saat ini adalah Piala Dunia Antar Klub yang sedang diikuti oleh Inter, yang disebut-sebut sebagai pertaruhan terakhir Benitez.
"Saya selalu mencoba untuk rileks. Banyak yang berbicara soal pengganti saya nantinya, namun saya kini adalah pelatih Inter. Saya ingin memenangi Piala Dunia Antar Klub dan saya pastikan jika saya berhasil, maka saya akan lebih lama berada di sini," tegas Benitez seperti dilansir Sky Sports.
Seongnam Ilhwa Chunma akan jadi lawan Il Biscione di semifinal pada 15 Desember mendatang. Jika berhasil menang, maka Wesley Sneijder dkk akan menantang pemenang antara TP Mazembe dan Internacional.
"Kami di sini untuk memenangi Piala Dunia Antar Klub dan jika kami bisa melakukannya itu akan menjadi vital untuk Inter, tim dan seluruh fans kami," sambungnya.
"Ketika seorang pelatih mencapai titik ini, itu adalah kesempatan yang langkah. Jelas hanya ada satu target yaitu berkonsentrasi untuk menang. Saya bekerja untuk Inter selama 14 jam dalam sehari," tuntasnya.
detik.com

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !