Headlines News :
Home » » Inter-nya Leonardo Cicipi Kekalahan Pertama

Inter-nya Leonardo Cicipi Kekalahan Pertama

Written By Japrax on Senin, 24 Januari 2011 | 15.07

UDINE, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya sejak ditangani manajer Leonardo, Inter Milan menelan pil kekalahan, yaitu 1-3 dari Udinese, dalam lanjutan Serie-A, di Friuli, Minggu (23/1/2011). Akibat itu, Inter duduk di posisi kelima dengan 35 poin, atau kalah enam angka dari penguasa sementara AC Milan.

Leonardo melatih Inter menggantikan Rafael Benitez pada Desember lalu. Ia sudah memimpin Inter mengarungi empat laga Serie-A dan satu laga Piala Italia dengan rekor selalu menang.

Melawan Udinese, Inter tampak bakal melanjutkan rekor sempurna itu. Bermain sebagai tim tamu, mereka unggul lebih dulu melalui Dejan Stankovic pada menit ke-16. Menguaasai umpan Thiago Motta di tengah kotak penalti, ia melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan bawah gawang, yang gagal diantisipasi Samir Handanovic.

Namun, lima menit kemudian, keunggulan itu hilang akibat gol Udinese yang dicetak Christian Zapata pada menit ke-21. Berada di tengah kotak penalti, ia berhasil menguasai umpan Giampiero Pinzi dan melesakannya ke sudut kanan atas gawang.

Inter belum menciptakan ancaman baru, ketika Udinese berbalik unggul berkat gol Antonio Di Natale pada menit ke-25. Gol bermula dari pelanggaran Stankovic kepada Gokhan Inler, yang berujung hadiah penalti untuk tuan rumah. Di Natale yang dipercaya melakukan eksekusi mengirim bola masuk sudut kanan bawah gawang Luca Castellazzi.

Permainan berlangsung lebih alot dan diwarnai sejumlah aksi saling serang. Pada menit ke-51, misalnya, Udinese kembali menciptakan peluang gol melalui Maurizio Domizi, yang sayangnya mentah di tangan Luca Castellazzi. Inter membalas itu melalui Lucio, yang tembakannya juga tak membuahkan gol akibat aksi Samir Handanovic.

Kedua kubu terus bertukar ancaman tanpa solusi, sampai Maurizio Domizzi melakukannya pada menit ke-69. Gol bermula dari umpan Kwadwo Asamoah yang diterima Domizzi di luar kotak penalti. Domizzi kemudian menembakkan bola secara akurat dan gagal dihalau Luca Castelazzi.

Setelah itu, Udinese bukannya mengendurkan serangan, tetapi sebaliknya semakin ngotot mendesak Inter. Meski kemudian gagal menambah gol, mereka mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit berbunyi panjang.

Selama 90 menit, Udinese menguasai bola sebanyak 45 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 12 usaha. Adapun Inter melepaskan enam tembakan akurat dari 11 percobaan.

Susunan pemain:
Udinese: Samir Handanovic; Christian Zapata, Maurizio Domizi, Medhi Benatia; Kwadwo Asamoah, Giampiero Pinzi, Gokhan Inler, Pablo Armero, Mauricio Isla; Antonio Di Natale (German Denis 88), Alexis Sanchez
Inter: Luca Castellazzi; Ivan Cordoba. Lucio, Cristian Chivu (Davide Santon 90), Maicon; Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic, Thiago Motta (Jonathan Ludovic Biabiany 71), Javier Zanetti; Samuel Eto'o, Goran Pandev
Wasit: Emidio Morganti
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Jangan Lupa Follow Us Interisti

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inter Milan Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger