Musim lalu Jose Mourinho gagal mengantar Inter Milan menjadi juara di level Eropa. Ia menyebut, menjadi juara Liga Champions butuh kerja keras dan skuad yang mapan, bukan dengan menggunakan sihir layaknya Harry Potter.
Pada perhelatan Liga Champions musim lalu, La Beneamata tersingkir di babak 16 besar. Berhadapan dengan Manchester United, juara Seri A musim lalu ini kalah agregat 0-2.
Pelatih yang pernah membawa FC Porto menjuarai turnamen yang sama pada tahun 2004 ini pun berkilah dengan mengatakan bahwa skuad Inter saat itu belum cukup untuk menandingi raksasa Eropa lainnya. Demikian pula saat ini. Ia pun menyebut, Inter masih tertinggal di belakang beberapa klub top Eropa.
"Saya tak ingin mengkritik tim saya sendiri, tetapi ini bukanlah skuad yang saya inginkan. Saya tak bisa meminta apa-apa lagi kepada presiden klub," tandasnya seperti dilansir Channel4.
"Ini berarti, saya harus bekerja lebih keras lagi. Tapi, saya tak bisa membuat keajaiban. Saya bukanlah Harry Potter atau Merlin," lanjutnya.
"Liga Champions adalah kompetisi yang membutuhkan detil dan kualitas. Melihat kekuatan kami sekarang, kami masih berada di belakang tiga atau empat klub terbaik."

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !