
Januari lalu, Thiago Motta hijrah dari Inter Milan dan bergabung dengan Paris Saint-Germain. Namun, kenangan bersama Inter ternyata begitu membekas di benak sang pemain.
Lantaran masih merasakan kedekatan psikologis dengan para penggawa Inter, Motta pun menaruh harapan untuk kembali ke Giuseppe Meazza. Namun, niatan itu mungkin tak akan terealisasi dalam waktu dekat.
"Jika dapat kembali suatu saat nanti, aku tentu akan merasa bahagia. Tapi, kini fokusku hanyalah PSG," ungkap Motta seperti dilansir Sportal.
Keberadaan pelatih Andrea Stramaccioni turut mengundang atensi Motta. Padahal, pemain berdarah Brasil ini tak sempat merasakan sentuhan sang pelatih saat berkostum I Nerazzurri.
"Aku tak terlalu mengenalnya. Tapi, para pemain mengatakan bahwa dia cukup bagus. Bila mendapat dukungan, Stramaccioni dapat melakukan tugasnya dengan baik," ucap Motta. (Anju)
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !