Massimo Moratti mengkhawatirkan Juventus kembali terlibat kongkalikong dengan wasit setelah melihat kejadian di laga kontra Catania akhir pekan kemarin.
Memang ada sejumlah keputusan wasit di laga yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Bianconerri itu yang dipandang berbagai pihak sebagai langkah yang salah. Juventus mencetak gol tunggal berbau offside melalui Arturo Vidal, namun ironisnya, sebelum gol itu Catania sejatinya bisa unggul lebih dulu andai gol Gonzalo Bergessio disahkan. Sebaliknya, wasit melihat Bergessio justru berada di posisi offside, tetapi faktanya tidak demikian.
Sontak, selepas pertandingan, kubu Catania tidak terima dengan sejumlah keputusan sang pengadil lapangan. Moratti bahkan melihat kesalahan si wasit bisa saja mengindikasikan bakal lahirnya memori 2006 jilid dua, apalagi kalau bukan skandal pengaturan skor yang paling masyhur ketika itu: Calciopoli. Skandal yang kemudian menyeret Juve terdegradasi ke Serie B.
"Saya kira semua orang tidak ingin kembali mengulang memori 2006 [Calciopoli]. Kami berada dalam sebuah pengalaman yang kelam pada 2006, sungguh sebuah citra buruk di sepakbola Italia," tegas Moratti.
Namun Moratti juga berusaha memaklumi kesalahan krusial yang dibuat wasit yang memimpin laga itu.
"Kami harus berpikir jika ini hanyalah kesalahan dari seorang wasit," tandas Moratti.
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !